Cerai Muda

Cerai Muda
keinginan bian berkunjung


__ADS_3

"aahhhh.... " kinan merasa kan sakit di perutnya... keringat dingin keluar dari tubuh nya... bian memeluk dan mengelus perut nya... sakit yang kinan rasa seakan perlahan hilang... "masih sakit yank ???" tanya bian.. kinan menggeleng... bian langsung memeluk kinan dan mencium puncak kepala kinan... kinan pun balas memeluk.


"maafin mas ya yank... mas dah ngecewain kamu" ucap bian. kinan mendongak kan kepala nya memandang wajah bian.


"mas akan meninggalkan alina... dan kita akan pergi jauh dari sini... kita buka lembaran baru" ucap bian sambil memegang wajah kinan dengan kedua tangannya.


"tapi mas.... " ucap kinan belum selesai


"kamu adalah cinta ku... alina itu pilihan orang tua ku... jadi aku mohon hargai keputusan ku untuk hidup bersama mu " kata bian memeluk erat tubuh kinan yang berisi.


"tuan muda makan malam sudah siap" suara bik ira mengangetkan kedua nya.


"ayo sayang... " ajak bian menggandeng tangan istrinya itu.


di meja makan kinan mengambil kan nasi beserta lauk untuk suami nya. mereka duduk bersebelahan.


bian merasakan ada yang aneh dengan masakan bik ira yang tak seperti biasa nya.


"kok rasa nya aneh... hambar kek gini " protes bian


"oh mungkin bik ira lupa memasukkan garam mas... "ucap kinan

__ADS_1


"bik.... "panggil kinan


"iya non... " saut bik ira


"ini masakan nya kurang garam bik... mas bian gk suka, jadi masak lagi bik... jangan lupa garam nya ya bik... " kata kinan sambil mengedipkan satu mata nya pada bik ira


bik ira mengambil masakan yang hambar menurut bian. setelah beberapa menit bik ira menyiapkan makanan nya.


"emmm.... nah kalau gini kan jadi enak... "bian memuji masakan bik ira.


"ayo sayang kamu makan yang banyak!! " perintah bian... kinan pun terpaksa memakan makanan nya pada hal jelas itu pantangan nya...


"iya mas... " kinan mengangguk


di dapur bik ira mencuci piring ,sedangkan kinan membuat kopi dan mengambil cemilan untuk suami nya.


"mas... ini kinan bikinin kopi... "kata kinan sambil meletakkan kopi di meja.


"makasih sayang... kamu memang istri terbaik ku" bian memuji istri kesayangan nya


di ruang itu bian dan kinan menonton acara TV kadang terdengar gelak tawa keduanya...

__ADS_1


"yank.... " bian memanggil dengan lembut


"hemm... " jawab kinan tanpa menoleh


"kamu cantik sekali" bian mulai menggoda istrinya


"ngombal banget" kinan menoleh sambil mencubit perut bian yang sixpack


"dah malam yank... tidur yuk... " ajak bian sambil menarik pelan tangan istri nya


"tapi masih bagus tuh mas acara nya" kinan menolak dengan posisi masih duduk di sofa sambil melihat TV .


"tapi aku ingin.. berkunjung menengok anak kita. "renggek bian dengan manja nya


"hemmm.... tapi bentar aja ya mas" respon kinan dengan ekspresi cemberut


mereka pun masuk ke kamar... dan pastinya kalian tau apa yang di lakukan bian ketika berkata ingin berkunjung menengok anak mereka.


ya lagi dan lagi tanpa bosan tanpa lelah hingga bian lupa jika istri kesayangan nya itu tengah hamil tua...


setelah pergulatan selesai bian menjatuhkan tubuhnya di samping kinan dan menutupi tubuh mereka dengan selimut tebal mereka.

__ADS_1


kinan tertidur pulas karena kecapean melayani bian. sedang bian terus saja menatap wajah kinan seakan mereka akan berpisah.


__ADS_2