Cerai Muda

Cerai Muda
siapa pelakunya


__ADS_3

bian meninggalkan ruangan dan turun ke lantai bawah... tak peduli dengan karyawan nya ia berjalan menuju parkiran.


bian melaju dengan kencang ke alamat rumah sakit dimana kinan di rawat.


sengah jam perjalanan kini telah sampai di rumah sakit X. dengan ke khawatiran dia menuju ruang VIP di buka nya pintu kamar dan terlihat istri kesayangan nya tengah berbaring di banker rumah sakit.


"tuan" sapa bik ira.


"kenapa bisa begini??? "tanya bian pada bik ira


"tadi pagi non Kinan pingsan saat.... " ucap bik ira terhenti ketika seorang dokter masuk ke ruang an.


"siang Pak bu , saya periksa pasiennya dulu" kata dokter


"silahkan dok" bian mempersilahkan


"gimana dok keadaan istri dan anak saya??" tanya bian setelah dokter selesai memeriksa


"keadaan bayi nya baik-baik saja tapi keadaan istri anda yang sangat di khawatir kan" jawab dokter


"maksudnya dok??" tanya bian bingung


"sebaiknya Bpk ikut ke ruangan saya" perintah dokter


"baik dok" bian menggangguk


dokter pun meninggalkan ruangan kinan. bian mendekati istrinya yang sedang berbaring belum sadarkan diri.


mencium kening istrinya. "bik aku titip kinan" ucap bian

__ADS_1


"iya tuan"jawab bik ira


bian keluar ruangan, berjalan ke ruang dokter yang menangani kinan.


tok…tok…tok…


"masuk" kata dokter


"misi dok" ucap bian


"silahkan duduk pak" dokter mempersilahkan bian untuk duduk


"Terima kasih dok" ucap bian sambil menarik kursi


"begini pak... keadaan bayi anda baik-baik saja tapi yang di khawatir kan keadaan istri anda. " kata dokter


"maksudnya dok??" tanya bian


"saya gak ngerti dok ??" tanya bian lagi


"maksud saya di badan istri anda banyak lebam seperti bekas pukulan pak. "dokter berusaha menjelaskan


"dan saat ini keadaan istri anda sedang lemah... saya harap anda benar-benar menjaga nya. dan kurangi garam dalam makanan nya pak . "lanjut dokter


"baik dok" ucap bian


"saya rasa itu cukup pak. "kata dokter


"kalau begitu saya permisi dulu dok"ucap bian berdiri dari duduknya

__ADS_1


"silahkan pak"


bian keluar dari ruangan dokter, tapi pikiran nya berjalan kemana-mana. "kata dokter tubuh kinan lebam-lebam., siapa yang melakukan kekerasan itu?? " **bian bertanya dalam pikiran nya


ckleek**....


bian membuka ruangan kinan... terlihat bik ira sedang duduk di samping kinan.


"bik.... " panggil bian


"iya tuan" jawab bik ira


dan Tiba-tiba mbak narti masuk begitu saja.


krekk....


pintu terbuka. "eh maaf tuan saya tidak tau kalau tuan di sini" kata mbak narti


bian hanya mengangguk. "kebetulan ada bik ira ma mbak narti saya mau tanya tapi tolong jawab sejujurnya.. "kata bian


"iya tuan" jawab kompak bik ira dan mbak narti


"selama saya tidak di rumah apa saja yang kinan kerjakan ???" tanya bian kepada kedua pelayannya


bik ira dan mbak narti saling pandang . "jawab saja !" perintah bian


"maaf tuan tapi saya takut " kata mbak narti


"begini tuan selama tuan gak di rumah, nyonya besar sering menyiksa non kinan" jawab bik ira dan di iya kan mbak narti

__ADS_1


"tapi tuan jangan bilang nyonya besar ya tuan" pinta mbak narti


__ADS_2