Cerai Muda

Cerai Muda
Aku mau dan siap jadi ayah untuk kiabi


__ADS_3

Kinan menata belanjaannya tadi. kini warung nya dah terisi lengkap. dengan menghembuskan nafas dengan kasar untuk menghilangkan rasa capek nya.


-


"dik.... kinan masih sangat cantik kan??" tanya bu Ani pada putranya.


"iya" jawab dika singkat sambil fokus menyetir.


"tadi... ibu dah ngobrol banyak lho ma Kinan" kata ibu ani mencoba memancing perasaan anaknya.


"terus?"tanya dika


"Kinan dah resmi cerai dik"jawab bu Ani


"apa hubungannya dengan dika bu ??" tanya dika tak mengerti arah pembicaraan ibu nya


"berarti kamu punya kesempatan dik"kata bu ani sambil memandang wajah sang anak. sedangkan dika menautkan kedua alisnya. tetap menatap lurus ke depan.


sementara kinan sibuk dengan warung nya. lain hal nya dengan bian dan alina. mereka telah sampai di rumah sakit untuk melakukan pemeriksaan.


setelah lama menunggu kini bian dan alina masuk ke ruang periksa. dokter dengan teliti memeriksa tubuh alina.


"gimana dokter... keadaan istri saya?"tanya bian khawatir


"e.... istri anda hanya masuk angin dan kurang istirahat"jawab sang dokter.


"terimakasih dok" kata bian


"kalau begitu saya bikinin resep obat untuk di tebus ya pak "kata sang dokter


akhirnya bian dan alina pulang dari rumah sakit.


"bi.... ??" panggil alina yang melihat bian hanya diam dan pandang an lurus ke depan.


"ah... iya ki... " kata bian spontan. "maksudku iya lin, ada apa?" bian membenarkan ucapan nya.


"kok diem lin... marah ya??" tanya bian.


"aku tau kamu tidak bisa melupakan kinan bi..., jika kamu bahagia dengan nya... carilah dia bi... dan tinggalkan aku dan anak-anak" kata alina menahan bulir-bulir bening yang sudah hampir tumpah.


ssiittttt.....


bian berhenti tiba-tiba dan menepikan mobilnya. agak lama mereka saling menatap. "aku pulang sendiri saja" kata alina yang mau membuka pintu mobil.

__ADS_1


"lin..... " bian menahan tangan alina


"untuk apa bi... aku harus bertahan. sedangkan aku berjuang sendirian untuk membangun rumah tangga kita lagi" alina berkata dengan suara bergetar.


"lin... maafin aku. aku akan berusaha melupakan nya" kata bian


"tapi... aku begitu bingung lin... setelah aku pikir-pikir kok ada yang janggal... " sambung bian


"kinan tidak mungkin menghianati aku... sebenarnya ada apa lin??"tanya bian penasaran


alina bingung harus berbuat apa... "aku tidak tau bi... " kata alina


*


*


*


*


alina dan bian sedang berdebat sepulang dari rumah sakit. sedangkan kinan lagi asyik bermain dengan putri kecil nya.


siang itu


"wa'alaikumussalam" jawab bik ira sambil membuka kan pintu.


"kinan nya ada bu ??" tanya pemuda tampan.


"ada.... maaf anda ini siapa ya ??" bik ira pun balik tanya.


ketika pemuda itu mau menjawab. terdengar suara dari dalam" siapa bik yang datang??"tanya kinan berjalan menghampiri bik ira dengan menggendong kiabi.


"ini nak... "kata bik ira belum selesai


"mas dika... ??? kok tau rumah ku dari siapa??" tanya kinan


"tadi di gang yang tadi pagi kamu turun aku nanya warga "jelas dika


"lha kok berdiri di depan pintu... hayuk masuk nak dika... bibik buatin minum dulu" bik ira mempersilahkan dika dan kembali masuk ke dalam.


mata dika menyatakan seluruh ruangan... dan pandangan dika berhenti pada bayi imut nanti cantik.


"ini anak mu ki.. ??" tanya dika sambil mengelus pipi gembul kiabi.

__ADS_1


"iya mas... "jawab kinan singkat


"dimana suami kamu ki... ??" tanya dika to the point


"aku udah cerai mas... di hari kelahiran kiabi" jawab kinan dengan wajah berubah sendu


"maaf ki... aku gak bermaksud" kata dika


"tidak apa-apa mas" kinan memaksakan senyumnya... dalam lubuk hati nya yang paling dalam.. kinan masih sangat mencintai abian.


"ki.... maaf kalau aku lancang... tapi kalau boleh jujur... dah lama aku suka kamu... dan sekarang aku baru bisa mengatakan nya. "kata dika


"mas dika tuh becanda nya kelewatan" kinan berkata


"aku nih janda mas dah punya anak pula" kata kinan


"ki... aku mau dan aku siap jadi ayah untuk kiabi" kata dika dengan keseriusan nya.


*


*


*


**


**Hai readers maaf baru bisa up...


gara-gara lembur bekerja di dunia nyata... othor nya jadi gk up2...


maaf ya sekali lagi....


jangan lupa selalu dukung karya ku ya


beri vote.... vote.... vote....


beriπŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘


rate..


juga komentar kalian ya....


makasih**

__ADS_1


__ADS_2