Cerai Muda

Cerai Muda
AWAL PENDERITAAN


__ADS_3

Pagi ini kinan dan dika pulang dari rumah sakit. Di perjalanan pulang dika senyum bahagia terukir di wajah dika.


"pagi-pagi udah senyum-senyum aja... " ucap kinan melihat dika tersenyum ketika melihat nya.


"aku bahagia ki... akhirnya kamu tetap jadi milikku" kata dika membuat ekspresi wajah kinan berubah bingung


"maksud kakak ??" tanya nya tak mengerti dengan ucapan dika


Sementara dua insan yang di landa kebahagiaan tengah menuju perjalanan ke rumah nya. berbeda dengan Bian yang sibuk mengurus sendiri putri kecilnya.


"ayo sayang... jangan main air terus... nanti gak selesai-selesai mandinya. "kini bian tengah memandikan kia di kamar mandi kamar yang dulu di tempati kinan.


"emang tepet-tepet mau kemana dad... ??" tanya kia dengan polosnya


"daddy kan harus ke kantor sayang"jawab bian sambil membilas badan kia


"nah selesai ayo kita pake baju nya" ajak bian pada sang putri.


sikap bian sungguh manis pada putri kecilnya.Sangat telaten dalam memakai kan baju dan menyisir rambut kia.


"cantik sekali anak daddy" bian memuji putrinya sendiri. Kia tersenyum "meski wajahmu mirip daddy tapi senyuman mu mirip dengan senyuman mommy mu sayang" batin bian melihat senyuman kia.


"daddy.... !!"panggil kia


"hmm.... "jawab bian


"ayo kita sarapan.. "ajak bian pada putrinya..

__ADS_1


Di ruang makan Alina beserta kedua putranya tengah menunggu. Dengan tatapan sinis Alina menatap anak dari madunya. dan yang di tatap beringsut ke belakang tubuh daddy nya.


"kenapa kia ??" tanya bian melihat tingkah kia yang berubah


"sini duduk sebelah daddy... "bian mengangkat tubuh mungil putrinya dan mendudukkan nya di kursi sebelah nya.


"pah.... aska pengen di anter papa "kata putra keduanya


"papa gak bisa sayang... kak aska di anter mama atau supir aja ya... " bian menolak permintaan sang anak


"sekali-kali masak mas gak bisa. ngurusin anak itu aja bisa, masak anak sendiri minta di anter gak bisa" sindir Alina


"lin... aku ada meeting pagi hari ini... " bian tetap menolak


"kak arka sama kak aska di anter supir. papa gak Terima protes. oke... !!" ucap bian dengan suara tegas dengan menyuapi kia nasi goreng.


Bian berjalan keluar sambil menggendong kia. sedang Alina berjalan di sebelah bian membawakan tas kerja nya.


"daddy kerja dulu ya... kia di rumah sama mama Alin... ingat kia gak boleh nakal atau bandel... oke... harus nurut sama mama alin... " bian berpamitan dan berpesan pada putrinya. mencium kedua pipi kia. kia hanya mengangguk.


"lin... aku titip kia. "ucap bian setelah mengecup kening Alina


"hemmm" jawaban Alina


Bian memasuki mobil, membuka kaca mobilnya melambaikan tangan pada putri kecilnya. Serasa berat meninggalkan nya di rumah. Tapi tak mungkin jika harus membawa nya ke kantor.


Mobil bian keluar dari pintu gerbang rumah nya.

__ADS_1


Alina dengan kasar menyeret tubuh kecil kia kedalam rumah.


"hiks....hikss...... "tangisan kia merasakan sakit di pergelangan tangan karena cengkraman Alina.


"Kau sama saja seperti ibu mu... !!! merebut kasih sayang suami ku. " ucap alina dengan memegang dagu kia dengan keras.


Lagi-lagi gadis kecil itu menangis. Mendengar tangisan kia, bik iroh mencari sumber suaranya.


"Nyonya... kasian non kia... dia masih kecil" bik Iroh merasa tak tega melihat gadis kecil itu di cengkram pipinya oleh majikan nya.


"Aku benci anak ini bik.... !!" teriknya


"Tapi nyonya.. anak ini tidak bersalah" bik iroh mengiba


"Dia sama ibu nya itu sama.. !!! "bentak Alina di depan muka gadis kecil yang malang itu


"Nyonya saya mohon lepasin non kia. biar bibik bawa ke belakang.. supaya nyonya tak emosi lagi" saran bik iroh


"Bawa dia... !! jangan sampai aku melihat dia berkeliaran di rumahku.. " perintah alina


"baik nyonya, saya yang akan menjaga non kia" ucap bik iroh sambil menangis dan berjalan ke arah dapur bersama kia dalam gendongan nya .


"bik.... "panggil alina


"iya nyonya" bik iroh membalikkan badan nya


"jangan pernah kamu mengadu pada tuan... !!! kalau sampai tuan tau.. bibik saya pecat.. !!" ancaman Alina

__ADS_1


__ADS_2