
maaf readers aku gak bisa up tiap hari... di maklumin yaaa
karena bulan puasa dan jadwal yang padet... jadi gk bisa up tiap hari....
tetep dukung karya ku dengan selalu
beri vote...
jempol kalian...
rate.... dan tak lupa komentar kalian yaaaa....
****
*
*
*
*
*
melihat dika di pukul, kinan berlari memeluk dika... sontak bian semakin marah.... di hatinya muncul rasa cemburu yang besar.
"kinan sayang minggir. !!" perintah bian tapi kinan tak menghiraukan ucapan bian
"kinan... aku bilang minggir... !!" bentak bian dan mencoba melepaskan pelukan mereka dengan paksa
ketika bian akan menghantam dika, spontan kinan menghadangnya di depan dika. dan pukulan itu mendarat di wajah kinan... "bukkk.... !" begitu keras pukulan itu hingga membuat kinan jatuh tersungkur.
"kinan.... !!!" teriak kedua lelaki yang saling hantam itu
dika langsung mengangkat tubuh lemah kinan yang tersungkur.... sedangkan bian terdiam melihat wanita nya jatuh karena pukulan dirinya.
"ayo bawa dia ke rumah sakit" ucap bian. kedua pria itu membawa kinan ke rumah sakit dengan mobil bian. dika mengendong kinan dan duduk di bangku belakang. sedangkan bian menyetir.
tak lama kemudian sampai lah di rumah sakit. segera dokter memeriksa keadaan kinan. dan kedua pria itu menunggu di depan ruang periksa. dika duduk dan berusaha tenang. sedang bian sedari tadi mondar mandir tak karuan...
merasa bersalah karena pukulan nya wanita pujaan nya jatuh pingsan.
tidak berapa lama seorang suster keluar dari ruang tersebut.
__ADS_1
"keluarga pasien ?"" panggil sang perawat
"saya suaminya.. " kedua pria itu kompak menjawab. suster bingung melihat kedua pria itu mengaku sebagai suami dari pasien.
"maaf siapa yang sebenarnya suami dari pasien ???" tanya suster itu lagi...
"saya Sus.. " Lagi-lagi keduanya berucap bersamaan.
karena suster semakin bingung. akhirnya suster menyuruh mereka masuk.
"dok ini suami pasien" kata suster setelah bertemu dokter.
"gimana keadaan istri saya dok??" tanya kedua pria itu kompak. mendengar itu dokter menatap kedua pria itu dengan penuh tanda tanya.
"maaf Pak tolong jangan bikin saya bingung"kata dokter
"saya suaminya dok" Lagi-lagi mereka kompak
"baiklah kalau begitu... keadaan istri anda berdua mengalami cidera pada kepala karena kepala pasien membentur benda keras.. dan kami akan memeriksa nya secara spesifik lagi" kata dokter dengan bingung dengan kedua pria di hadapan nya.
dika dan bian pun menunjukkan wajah cemas. mereka pun masuk ke ruangan dimana kinan di rawat.
"ki... "dika menatap kinan dengan tatapan sendu tangan nya mengenggam tangan kinan
kedua pria tersebut berada di sisi kanan dan kiri kinan yang terbaring.
beberapa menit kemudian kinan mengerjapkan mata nya... pandangan matanya menyapu seluruh sudut ruangan yang bernuansa serba putih.
di tatap nya kedua orang yang berada di kedua sisinya. " kinan.... " keduanya memanggil
kinan menatap mereka satu persatu. "siapa kalian ??" tanya nya seolah tak mengenali kedua nya.
"ki... aku dika... suami mu... "dika mencoba mengingatkan kembali ingatan kinan
"sayang... liat aku... aku suami mu... yang sangat mencintai mu" ucap bian tak mau kalah dengan dika
kinan semakin bingung dan memegangi kepala nya merasakan sakit "aa... sakit.... !!!" teriaknya dengan memegangi kepala nya. dika berlari memanggil dokter.
dokter pun memeriksa nya kembali. betapa mengejutkan kinan kini kehilangan ingatan nya.
"maaf tuan-tuan... pasien mengalami amnesia dikarenakan terjadi benturan keras di kepala bagian belakang" kata dokter
"jadi saya harap tuan-tuan bersabar. bantu lah pasien mengingat kembali ingatan nya. saya permisi"" kata dokter
__ADS_1
"ini semua gara-gara kamu.. !!" bentak dika dengan mengangkat kerah baju bian.
"ini gara-gara kamu... coba kamu tak menghindari pukulan ku" seru bian....
sore itu bian mendapatkan telepon dari ada masalah di perusahaan nya. sehingga bian dengan terpaksa meninggalkan kinan dengan dika.
"saya... aku pergi dulu ada urusan bentar... nanti aku kembali lagi" pamit bian
ketika hendak mengecup kening kinan dika menghalanginya. " ki... kamu harus ganti perban dulu... " ucap dika dan mau tidak mau bian mengurungkan niat nya. dan pergi meninggalkan mereka berdua.
kinan menatap dika lekat. ketika dika menyuapi nya bubur.
"kau ingat... tadi pagi kita pergi kencan berdua"dika mencoba mengingatkan kejadian tadi pagi, namun kinan menggeleng kan kepala nya.
"apa kau ingat kia... ?" tanya dika sambil menunjukkan foto kia di ponsel nya.
kinan terdiam dan tetap menggeleng. dika mengusap dengan sayang... dan bercerita tentang Hari-hari mereka selama kira-kira dua tahun hidup bersama.
"aku tak ingat" kata kinan
"aku ini suami mu... dan ini kia putri kecil kita" dika berusaha mengembalikan ingatan kinan dengan menunjukkan foto-foto mereka berdua di ponsel.
*
*
*
*
*
*
maaf ya up nya dikit... coz author nya sibuk... hehehe....
jgan lupa vote yg banyak
jempol kalian...
dan komentar-konentar kalian ya para readers....
love you.....
__ADS_1