
bian membuka pintu kamar kinan. mata nya menyapu keseluruh ruangan tapi yang di carinya tak ia temukan. kamar itu tetap rapih seperti tak di tempati lagi. kaki bian melangkah ke kamar mandi mungkin kinan disana.. tapi tetap saja kosong. bahkan lantai nya pun seperti tak tersentuh air.
"aneh... kenapa seperti tak di gunakan lagi... " gumam bian dalam hati nya.
bian bergegas keluar kamar mencari mami nya.
"mi... dimana kinan??"tanya bian
tapi sang mami tetap saja diam. seakan tak mendengarkan pertanyaan putra nya itu.
"mi... jawab mi... "kata bian memohon pada sang mami
"bi... sebenarnya mami tak tega mengatakan nya pada mu.. " kata mami
"maksud mami apa ???" tanya bian bingung dengan ucapan mami nya.
"kamu yang sabar bi.... mami bener-bener tak tega mengatakan nya ma kamu bi... " air mata palsu sang mami mulai di turunkan.
"cerita mi... kinan kenapa??" bian semakin penasaran.
"lupain dia bi.... dia udah hianati kamu" kata mami memerankan sandiwara nya.
"gak mi... aku tau siapa kinan... dia gk mungkin hianati aku " bian menggeleng kan kepala nya.
dengan emosi dan amarah... bian menghancurkan barang-barang di dekat nya. "aaaaaaa........ !!!" teriakan bian mengema di segala penjuru ruangan.
"sabar bi... mami gk bohong" kata mami untuk meyakinkan bian.
bian melangkah dengan gontai menuju kamar kinan. mendekati ranjang dan mengambil foto kinan yang di pajang di atas nakas.
bian memandangi foto kinan.. Tiba-tiba mami memasuki kamar dimana bian berada. mami mengelus pundak bian dan duduk di samping bian.
__ADS_1
"mami tau apa yang kamu rasakan. mami memergoki kinan bersama Laki-laki lain bi... mereka berpelukan dan mami gak tega menyampaikan ini padamu" mami pura-pura menangis di depan bian. dan menyerahkan beberapa lembar foto editan kinan dengan Pria lain yang sedang bermesraan.
"mi... tolong tinggalin aku sendiri" kata bian dengan terus menatap foto kinan.
mami keluar dari kamar kinan. dan menuju ke dapur mengumpulkan para pelayan.
"kalian tau kenapa saya mengumpulkan kalian" kata mami
"tidak nyonya" jawab mereka
"pokok nya jangan sampai ada yang memberi tau bian kalau kinan melahirkan. paham !!.. " ancaman mami untuk para pelayan.
"paham nya... "jawab mereka
"ya sudah bubar !!" perintah mami. dan kini mami berjalan meninggal kan dapur.
sementara alina yang baru pulang dari tempat les Anak-anak nya kaget melihat rumah yang berantakan.
"tadi tuan ngamuk nyonya muda" jawab mbak sari pelayan yang bertugas membersihkan ruangan tersebut.
"oh... mbak nani tolong bawa Anak-anak untuk istirahat " perintah alina pada pengasuh Anak-anak nya.
"baik nyonya muda" jawab mbak nani
arka dan aska di bawa pengasuhnya ke kamar mereka. sementara alina masih berada di ruang tengah.
"mbak sari... sekarang tuan dimana??" tanya alina
"di kamar non kinan nya" jawab sari
Alina berinisiatif menemui suami nya. di lihatnya wajah bian berantakan sedih bercampur kecewa.
__ADS_1
alina mendekati bian "bi.... " panggil alina dengan Hati-hati
bian menengadahkan wajahnya di tatapannya wajah alina dengan pandangan sendu.
"lin... kenapa kinan setega itu paduku" bian memeluk alina. alina bingung mendengar ucapan bian. tapi ia berusaha mencerna ucapan suaminya.
"dia ninggalin aku dan kabur dengan pria lain.. apa selama ini yang aku berikan kurang"sambung bian
alina tetap diam "bi andai kamu tau cerita kinan yang sebenarnya... maafkan aku bi...meski aku kadang cemburu atas perlakuan mu terhadapnya tapi aku juga tidak tega melihat nya difitnah seperti ini..tapi apalah daya ku. di sisi lain aku ingin bersamamu tanpa ada orang ketiga. maafkan aku bi... " batin alina
"kamu percaya apa yang kamu dengar??"tanya alina
bian melepaskan pelukan nya dan memperlihatkan foto-foto kinan yang mami berikan tadi.
alina begitu kaget melihat nya. " mami benar-benar tega memfitnah kinan... aku tidak bisa membayangkan andai aku di posisi kinan... " batin alina
-
-
visual mami ABIAN
**Dukung selalu karya ku ini ya....... 🥰🥰🥰🥰
jangan lupa vote... vote.... vote.... terussss
beri 👍👍👍👍
dan tinggal kan komentar kalian
__ADS_1
thankz yaaa😘😘😘😘😘😘**