
dika terdiam sejenak. berfikir baiknya. "maaf Bu saya nanti malam harus ngerjain tugas kuliah, jadi sekali lagi saya minta maaf. "tolak dika dengan sopan.
"em... ya sudah kalau kamu gak bisa" kata bu rita sedikit kecewa
dika melanjutkan pekerjaan nya. sedangkan sang bu bos berjalan kembali ke ruangan nya.
pukul 18.00 dika bersiap untuk pulang. setelah semua pekerjaan nya selesai. dika mengambil tas nya, dari arah belakang sentuhan di pundak sempat meng kagetkan dika.
"pulang bareng yuk" ajak rena
"aku bawa motor ren seperti biasa nya"jawab dika
"em..... ya dah aku bonceng ya??"pinta rena
"lha emang nya kamu gak bawa motor ren?"tanya dika. rena menjawab dengan senyuman
dika berjalan menuju parkiran dan rena mengekor di belakang nya. entah apa yang merasuki gadis itu... segitu cinta nya pada dika. merasa ada yang mengikuti dika berbalik menoleh dan siapa yang mengikuti nya. seketika pandangan matanya bertemu. "rena... !" dika terkejut
"eh... i.. iya" rena cengengesan
"ngapain ngikutin aku... ??"tanya dika sambil memakai helm nya.
"cuma pengen pulang bareng aja dik" jawab rena dengan nada manjanya
dika menghela nafas...
"gimana dik... boleh ya... aku takut pulang sendiri" rayu rena
"hmm... baiklah" dika pun tak enak hati dan mengizinkan rena pulang bareng dengan motor nya.
dengan motor nya dika memboncengkan rena. di tengah jalan tangan rena memeluk tubuh dika. dengan sengaja rena menempelkan tubuhnya. dika mengurangi kecepatan lajunya.
"ren... pegangan nya biasa aja dong... gak enak kalau ada yang liat" dika protes atas perlakuan rena
"gak papa ya dik... aku takut" alasan rena
karena kesal rena tak mengubris omongan nya , dika malah mempercepat laju motornya hingga di atas Rata-rata.
"dik.... kenceng banget!!" rena protes
tapi dika pura -pura tak mendengar nya
tak lama kemudian sampai lah di kosan rena.
rena turun dengan tampilan acak-acakan.
"makasih dik" ucap rena
"aku pulang dulu" kata dika
"mampir dulu dik" ajak rena
__ADS_1
"gak Terima kasih... anak istri aku pasti dah nunggu di rumah" ucapnya agar rena tak mengganggunya
"apa ?!!" rena kaget mendengar ucapan dika
"iya... aku dah nikah... seminggu yang lalu" tambah dika lagi
serasa di sambar petir hati rena pria pujaan nya ternyata telah beristri. antara percaya dan tidak
"aku pulang ya"dika melanjutkan perjalanan pulang.
30 menit kemudian dika sampai di rumah... benar saja kinan tengah duduk di teras menunggu sang suami pulang. senyuman manis nya membuat rasa capek dika jadi hilang.
kinan menyalim tangan dika. dan mengiringi dika masuk ke dalam rumah mereka.
dika menjatuhkan tubuhnya di sofa ruang tamu. kini kinan tak lagi tinggal bersama bik ira karena bik ira tiga hari lalu memutuskan pulang kampung.
"ini kak kopinya" kinan membawakan kopi hangat untuk sang suami (dika).
"makasih ki... " dika pun menyeruput kopi yang di buatkan untuk nya
"putriku mana??"tanya dika
"sudah tidur... "jawab kinan
"aku siapin air hangat dulu kak..". Tiba-tiba tangan kinan di cekal nya. dan di tarik hingga jatuh ke pangkuan nya. tatapan mereka saling beradu. dika memeluk tubuh kinan dengan erat... kinan seakan menolak dan mencoba melepaskan diri.
dengan cepat bibir mungil kinan di ***** nya.
lumayan lama dika ******* bibir kinan tapi kinan tak membalas nya. dika pun mengakhiri ciuman nya. melihat rasa kecewa di wajah dika.. kinan menakup wajah suaminya itu dan mencium bibir nya. tanpa menunggu lama dika pun membalas ciuman istrinya. saling menyesap menghisap *******... dika menurunkan ciuman nya keleher kinan. entah tiba-tiba mereka melakukan malam pertama mereka di malam itu dan di ruang tamu.
ini pertama kalinya dika melakukan itu. berkali-kali mereka melakukan nya dengan berbagai gaya...
tengah malam dika terlelap di sofa dengan tubuh polosnya. kinan mengambil pakaian nya dan mengenakan nya.
mengambil selimut menutup tubuh dika dengan selimut. dan kinan berlari ke kamar mandi dengan tangis yang di tahan.
masuk kamar mandi dan menangis karena hati dan tubuh nya yang tak sejalan. hati menolak nya tapi tubuhnya menginginkan itu.
di keheningan malam itu terdengar tangis kia dari dalam kamar. kinan membasuh muka nya dan buru-buru menghampiri kia yang tengah menangis.
sesampainya di kamar ternyata dika sudah mengendong kia. menimangnya.
sungguh seorang ayah yang baik.
ketika telah tertidur lagi dika meletakkan kia dalam box nya.
"dari mana saja?" tanya dika dengan suara pelan takut putrinya terbangun lagi.
namun kinan hanya diam. dika mendekati kinan.
"maafkan aku telah melakukan itu pada mu, "dika mencoba meminta maaf meski itu bukan kesalahan nya.
__ADS_1
"kenapa meminta maaf?" tanya kinan
"karena aku telah memaksa mu... aku tau kamu belum siap untuk melakukan itu padaku"jawab nya
"itu sudah kewajiban ku"sambung kinan
"boleh lagi?"tanya nya mencoba menggoda kinan
kinan mendorong dika hingga jatuh ke ranjang...
dika tersenyum... telah berhasil membuat kinan tersipu
"ayo tidur"ajak dika
hingga pagi mereka terlelap dengan bermimpi indah.
pagi ini kinan berusaha menjadi istri yang baik... dan berusaha menerima dika sebagai suaminya.
dika bangun... dirinya tak mendapati kinan di samping nya. tersenyum mengingat kejadian semalam.. bahwa kini dia benar-benar telah memiliki kinan seutuhnya. dika bangun bersiap untuk mandi.
sedang kinan sedang memasak di dapur.. membuatkan sarapan untuk suaminya. dari belakang tangan kekar melingkar di pinggang ramping kinan. sontak kinan kaget.
"pagi sayang" sapa dika dan mencium pipi istrinya
"mengagetkan saja" ucap kinan
"maaf" ucap dika
dika membalikkan tubuh kinan. mencium bibir kinan. dika mengangkat tubuh kinan dan mendudukkan nya di meja... dika membuka satu persatu kancing baju kinan. mengeluarkan benda kenyal itu dari bungkus nya dan mengisap pucuknya... aaahhh kinan melengkuh... mendesah.... ketika dika mulai menghisap nya dan memainkan pucuk nya. setelah puas di situ, dika menyikap rok kinan dan melepas kan CD nya melemparnya kesembarang. dika yang hanya mengenakan handuk dengan mudah mengarahkan senjatanya dan menghujam berkali-kali ke milik kinan... hingga kedua nya lemas di atas meja makan.
"kak.... masakan ku"kinan mendorong tubuh dika dan berlari mematikan kompor.
dika tersenyum melihat kinan yang kesal.
"maaf in aku ya sayang"ucap dika
kinan diam tak menjawab nya.
"nanti biar aku ke warteg ya beli sarapan" sambungnya.
sudah 6 bulan usia pernikahan kinan dan dika. sejauh ini kehidupan mereka baik-baik saja.. kinan sudah mulai menerima dan terbiasa melayani suaminya yaitu dika. dan di hari ulang tahun kia yang setahun mereka berencana untuk Jalan-jalan. tapi itu masih rencana dika ingin mengajak ani istri nya Jalan-jalan.
sementara ABIAN SATRIA MAHENDRA tetap mencari keberadaan wanita yang amat sangat di cintainya.
lanjut gak readers.... jgn lupa beri dukungan untuk karya ku ini...
beri vote
jempol kalian...
rate....
__ADS_1
jg komentar kalian ya...
mksih...