Cerai Muda

Cerai Muda
KESEPAKATAN antara dua lelaki


__ADS_3

kia tertidur dalam gendongan dika. sedangkan bian menatap kia dengan tatapan yang tak biasa.


ingin rasa nya bian menggendong putri kecilnya yang sangat dia rindukan. putri yang sangat dinantikan...kelahiran nya kala itu.


"ki.... ini kia putri kita" kata dika berusaha mengembalikan ingatan kinan


"anakku.... ??" ucap kinan bingung


"sayang... kenapa kamu begini nak.... " sang bunda menitikan air mata.. dan dengan segera sang ayah menenangkan hati istrinya.


"besok.. aku akan bawa kinan berobat keluar negeri" kata bian dengan sombongnya


"tidak... aku tak mengijinkan itu... dia istriku... !!" dika mulai geram


"hehh... ck.... kau bilang dia istrimu... hei... apa yang menjadi milikku harus tetap menjadi milikku.. kecuali aku dah tak menginginkan nya" ucap bian dengan santai setengah meremehkan dika


"cukup.... !!!" teriak kinan menghentikan perdebatan dua pria yang mengaku sebagai suami nya


"aku ingin sendiri... pergi... !!" bentak kinan pada semua orang yang berada di ruang itu.


"baiklah sayang.. aku pergi"bian mengelus kepala kinan dengan lembut


dika terdiam dengan kia dalam gendongan nya. kedua orang tua dika pun pergi meninggalkan kinan. "ayo nak.. biarkan kinan istirahat" ajak sang bunda pada putranya yang seolah enggan meninggalkan istrinya sendirian.


bian terlihat tenang... sedangkan dika gelisah karena takut kehilangan orang yang amat di cintai nya.


"aku ingin bicara dengan mu " dika berdiri di depan bian


"hemm... okey" bian mengiyakan


dika dan bian berjalan beriringan menjauh dari kedua orang tua dika.


tak begitu jauh dari ruang dimana kinan di rawat.


"mau ngomong apa ?" tanya bian

__ADS_1


"dia istri ku... ku mohon lepas kan dia "kata dika


"hemmmm.... tidak semudah itu... " kata bian


"maksudnya??" tanya dika


"dia istriku... dan aku tidak merasa menceraikan nya... dia wanita yang sangat aku cintai... " ucap bian


"tapi aku akan memberimu kesempatan, jika kinan mengingat mu sebagai suaminya...aku akan melepaskan nya... tapi jika dia mengingat ku sebagai suaminya kau harus melepaskan nya " sambung bian dan berlalu pergi kembali ke ruangan kinan.


dika terpaku... mencerna Kata-kata bian...


"maaf.baik saya menyetujui nya" dika menyusul bian ke dalam ruangan kinan dan melakukan kesepakatan.


"ijinkan kinan tinggal bersama ku setelah dokter mengijinkan pulang" ucap dika


"baik.. tapi cuma seminggu" kata bian


"mana bisa... sebulan... bagaimana?" tawar dika


Dua hari setelah kesepakatan dokter telah mengijinkan kinan pulang. dika dan kedua orang tua nya menjemput nya di rumah sakit.


"kita mau kemana??" tanya kinan


"kita pulang hari ini... "Jawab dika dengan kelemah lembut an.


"kau siapa ??" tanya kinan


"hmm nanti kamu akan tau setelah kita sampai di rumah" jawab nya sambil memasukkan pakaian kinan ke dalam tas.


"assalamu'alaikum" pintu terbuka ternyata orang tua dika datang untuk menjemput.


"akhirnya kamu sudah di ijinkan pulang nak" ibu dika memeluk menantu Satu-satunya itu


kinan hanya terdiam tak berkata.. baginya mereka orang asing yang tak ia kenal.

__ADS_1


dalam perjalanan pulang kinan hanya diam. melihat ke arah luar jendela mobil.


"mama.... kia kangen" kata kia


"ma... maamaa???" kinan bingung dengan sebutan mama untuk nya


"iya... itu kia.. anak kita... " ucap dika sambil nyetir


"anak... anak kita??" tanya nya lagi


"iya... "jawab dika


*


*


*


*


*


MINAL AIDIN WAL FAIDZIN ya reader's


**Maaf ya reader's... up nya lama.... maklumin yaa karena lebaran jadi aku nya gak sempat up...


di tambah lagi acara keluarga yang menguras tenaga...


tapi... jangan lupa selalu dukung karya ku ini..


selalu beri vote , like... juga rate...


dan komentar kalian yaaa


... maaf author juga sering drop ni... kurang istirahat... tapi ini aq up lg demi kaliaaan.....

__ADS_1


thanks yaaa**....


__ADS_2