Cerai Muda

Cerai Muda
ku pilih bayi ku


__ADS_3

"kinan gugurkan bayi ini dan kamu tetep jadi anak ibu……"


"tidak kinan, jangan kamu gugurin . mas akan tanggung jawab"


kinan menatap wajah ibu nya dan wajah bian.


"aku harus bagaimana"gumam kinan dalam hatinya.


"yank.... kita akan besarkan anak kita Bersama-sama yank... bayi itu tidak berdosa"


"kinan... jawab ibu... kamu pilih ibu atau dia???""


"a... ak... aakkuu.... pilih bayi ku bu... "


"pergi kamu dari sini... aku tidak punya anak sepertimu... mulai saat ini kamu aku anggap sudah mati kinan" ucap bu lilis.


"bu maafin aku... "


"pergi.... !!" usir bu lilis


"ayo yank.... kita pergi dari sini" bian menggandeng tangan kinan


kinan menangis.... bian mendekap kinan.


"ini salah mas... maafin mas ya"


bian memeluk kinan. mereka menangis bersama.


bian mengajak kinan ke sebuah rumah sederhana.


banyak terdapat tanaman bunga-bunga...


"kamu suka gak yank??"



"rumah siapa mas ??"


"ini rumah kita "


"kamu suka ???"


"iya... aku suka mas"

__ADS_1


"senyum dong"


"tapi mas.... ""


"tapi apa yank ?""


"kita kan belum nikah... apa kata tetangga nanti... "


"iya secepatnya mas akan nikahi kamu yank. ayo masuk... "


"nanti aku akan mencari asisten rumah tangga untuk menemani dan melayani mu ketika mas kerja"


"oh iya mau makan apa ??"


"pengen nasi goreng mas "


"tunggu disini mas beli dulu ya"


kinan duduk di sofa ruang tamu. dia teringat ibu nya. tapi kini ibu nya tak mau menerima nya lagi.


kinan menangis...


melihat bian pulang, kinan sesegera menyapu air mata nya. agar bian tidak melihat dirinya menangis.


"yank... ini nasi goreng nya"


"kamu nangis yank ?? " bian jongkok di depan kinan dan menggenggam tangan kinan.


"maafin mas udah bikin hidup kamu hancur "


kinan memeluk bian. bian mengusap kepala kinan.


"udah jangan nangis lagi... ini nasinya di makan ya... "


"iya mas "


"mas mau beresin kamar dulu "



"semoga kinan suka kamar nya"


setelah selesai bian langsung membersihkan diri.

__ADS_1


malam ini bian masih menemani kinan tidur. kinan tertidur lelap. sedangkan bian bingung harus bagaimana... apa mungkin alina mau di poligami... bian bener-bener tidak bisa tidur. melihat kinan yang tertidur ia tak tega meninggalkan nya. karena bian sangat menyayangi kinan tapi di sisi lain alina dan anak-anak nya.


"mas gak tidur ???"


"kok kamu bangun yank? "


"aku lapar mas"


"kamu pengen makan apa yank, ntar mas cariin. "


"rujak mas"


"malam-malam makan rujak.... ?? mana ada yank yang jualan rujak malam-malam. ??"


"ya udah gak usah mas... "


"iya mas cariin... tapi jangan ngambek ya... "


bian mengambil kunci mobil nya dan berburu rujak malam-malam. bian pusing kemana harus mencari nya.


"ya ampun Muter-muter gak ada satu pun yang jualan"


bian berbicara sendiri.


"aku beliin mangga aja apa ya... kan rujak juga ada mangga nya" bian berbicara sendiri


mobil bian berhenti di depan toko buah. bian turun.


"pak mangga nya ada ??"


"ada mas. manis-manis mangga nya.. "


"yang asem ada gak pak ?"


"ada mas... mau berapa kilo ?"


"2 kg aja. berapa pak?"


"30 ribu mas"


bian membawa mangga tersebut ke kinan. kinan melihat bian tersenyum bahagia.


"mana rujaknya mas?"

__ADS_1


"gak ada yank... tapi mas beliin mangga ni... rasa nya juga sama kok"


kinan memanyunkan bibirnya. menolak mangga yang bian bawa.


__ADS_2