Cinta, setelah pernikahan

Cinta, setelah pernikahan
Si Gadis Cantik


__ADS_3

***


Pakaian basah dan wajah terlumuri tanah basah. Hans pun putuskan untuk membersihkan wajah Kania sebelum ia mempertemukan Kania dengan ayah dan Adiknya "Bisa makin di maki aku kalau dia tampak kucel begini" Bisik Hans.


Hans lekas melepas jas milik Wily dan melemparnya ke kursi belakang "He. Kau sangat merepotkan!" bentak Hans. Saat jas Wily tak membalut tubuh Kania lagi, Hans tampak tepana dengan gaun indah yang Kania kenakan, Gaun itu tampak melekat dan sedikit transparan ketika basah. Hingga sesekali Hans harus menelan salivanya sendiri.


Sial, apa yang sedang aku pikirkan. Hans lekas membuanh wajahnya dan mulai fokus kembali untuk membenahi wajah cantik Kania. Ia meraih tisue bsah di depannya dan mulai menghempas beberapa kotoran di wajah Kania.


"Kenapa aku harus repot repot denganmu!" Bentak Hans. Kania masih tak sdarkan diri... Hans ingat jika di mobil itu masih ada gaun Marsha yang dia beli beberapa hari yang lalu.


"Apakah aku harus mengantinya sekarang?" tanya Hans pada dirinya sendiri.

__ADS_1


"Ah... Tapi bagai mana jika dia bangun dan salah paham tentangku?" jawab nya sendiri.


"Tapi jika tidak di ganti. Maka ayah akan murka padaku..." tanya nya lagi pda dirinya sendiri.


"Ah... Ini angat mengesalkan!" Bisiknya.


Alhasil, Hans pun mulai menyugesti dirinya sendiri untuk mengganti pakaian Kania dengan pakaian milik Marsha.


"Aku tak berpengalaman soal tububh wanita. Kau harus tahu, jika ini adalah kai pertamanya aku membuka pakaian wanita. Jadi ini sedkit canggung bagiku... Bahkan aku tak prnah melakukan apapun pada kekasihku. Tapi karna statusmu adalah istrku maka kau sedikit beruntung. Jadi jangan slaah paham" Cerocosnya seraya lepas beberapa helai kain yang memabalut tubuh Kania.


Hans membuang wajahnya dan lekas meraih pakaian Marsha... ia membuka rel sleting pakaian Marsha lalu memakaikannya ke kepala Kania. Namun saat ia meraih tubuh Kania yang pingsan itu, Kania terkulai di dadanya. Dan membuat jantung Hans makin berdebar kencang, Karna dada Kania yang bulat terawat itu menempel erat di dada bidangnya.

__ADS_1


Dug dug dug. Jantungnya berdetak tak karuan, Hans adalah pria tulen yang tak pernah berjelajah dengan tubuh wanita manapun. Hingga saat ia meliha tubuh Kania yang indah, ia pun mulai kehilangan akalnya dan mulai ingin melakukan hubungan suami istri di tempat tersebut.


Hans menciumi lekuk tubuh Kania dengan lembut. Matanya terpejam kala mengendu tubuh istrinya yang harum semerbak itu. Ia mulai tak kuasa, ia memaanfaakan ketidak sadaran istrinya dan menjelajahi setiap lekuk tubuh istrinya. Perlahan kenakalan tangannya sampai di area terlarang yang sensitif. Ia pastikan jika Kania bukanlah perawan karna menurut perkiraan Hans, Kania telah bersetubuh denga Wily di sebuah hotel.


Hingg jari manisny ia sematkan di gua sempit istrinya dan mulai memastikan nya sendiri. Namun, betapa terkejutnya jika setalah jarinya masuk kearea itu, Ia dapati bahwa istrinya belum terjamah sedikitpun. Hans pun terdiam sesaa dan mulai terenyum, ia mengembangkan pipinya dan lekas tertawa tanpa sebab "Hahahahahaha.... Hahahaha... Betapa bodohnya aku. Sudah ku kira, istiku tak semudah itu" Hans mulai menyenderkan tubuh Kania di kursi mobil dan lekas memberi pakaian yang telah ia siapkan. Hans memutuskan untuk tak menyentuh istriny dan memaanfaatkan ke tidak berdayaannya.


Dari sana Hans mulai sadar, jika sebenarnya ayahnya memilihkan menantu yang tepat untuk jadi istrinya.


"Aku akan membawanya kembali ke hadapan ayah... Setidaknya dia adalah barang langka yang sangat bagus" Umpat Hans.


Hans mulai melajukan mobilnya ke arah kediamananya. Sedangkan satu mobil yang ada di sebrang jalan hanya bisa memperhatikan dengan tatapan kesal.

__ADS_1


"Sungguh menjengkelkan! Aku tak bisa membiarkan wanita itu bersama Hans selamanya... Aku akan buat perhitungan denganya!"


Kira kira siapa itu ya...


__ADS_2