Cinta, setelah pernikahan

Cinta, setelah pernikahan
jadi kesal


__ADS_3

"I'm sorry. Sir... there's a flower bucket sent" Ucap cleaning sevis kamar hotel itu.


"... Bucket bunga? Sorry you got the wrong room" Hans kesal dan lekas menutup pintu itu kasar.


BLAM!!!


"Huh apa apaaan itu? Kiriman buket bunga? Memang siapa yang mengirimkan itu pada ku? Bahkan tak ada satupun yang tahu kedatangan kami kemari?" Gerutu Hans dengan kekesalannya.


Baru berjalan dua langkah untuk kembali menggerayangi istrinya. Pintu pun kembali di ketuk lalu bel di bunyikan beberapa kali.


"Uuuhhhh! Apa apaan ini! Padahal sudah ku bilang!! Mereka salah kamar? Kenapa mereka tak paham sedikitpun!!" Amuk Hans kembali memutar langkahnya.


BRAKK! Hans yang kesal pun kembali membuka pintu itu kasar "What Is it???" Bentak Hans pada cleaning servis tersebut.


"Sorry, but these flowers were sent to Miss Kania" Jelas sang Cleaning servis itu. Sontak Hans kaget dan lekas menarik buket bunge tersebut dari genggaman pria yang sedari tadi menganggunya itu.


"Whats??? Are you sure?" Tanya Hans tak habis pikir.

__ADS_1


"Yes. True, but the sender's name was not recorded in the memo" jelas sang cleaning servis tersebut.


"Oh I see? Yes already... thanks" Akhirnya Hans menyerah dan mulai kembali menutup pintu itu lemas. Banyak pertanyaan dalam pikirannya yang tengah memutar hebat.


"Siapa yang mengirim bunga ini pada istriku?" tanya Hans kelimpungan.


"Mas, siapa?" tanya Kania. Hans mulai menatap istrinya dan mulai mencercidkan alisnya.


"Sayang... Kok malah berpakaian lagi?" tanya Hans heran. Ia sedikit kesal pada Kania, kok tau tau dia malah berganti pakaian... Rencananya pasti gagal lagi untuk menghabiskan malam pertama mereka. Bathin Hans berkecamuk.


"Ya mas. Karna gerah aku tadi langsung pergi mandi" Balas Kania seraya mendekati Hans. Pandangan Kania mulai mengarah ke sebuah bucket bunga di tangan Hans.


"Kamu sangat perhatian. Makasih sayang..." Puji Kania lekas memeluk Hans dan sesaat memejamkan matanya dengan sebuah senyuman mengambang, tak pernah terbayang oleh Kania, Jika Hans yang dulunya dingin padanya sungguh berubah drastis tigapuluh lima derajat seslius...


"Aku sungguh bahagia sayang..." Sambung Kania makin erat memeluk Hans dari depan. Hans yang tak ingin membuat Kania kecewa, malah bicara blak blakan karna itu memang bukan rencananya untuk memberikan surpize.


"...Sebenarnya, ini bukan milikku sayang..." Komen Hans atas pujian Kania.

__ADS_1


Kania yang saat itu memeluk Hans pun mulai membuka matanya dan melepas pelukannya lalu menatap Hans dalam dalam "Bukan kamu? Lalu itu kiriman dari siapa? Lalu untuk siapa?" Tanya Kania membelalak, ia sesaat sedikit cemburu pada Hans.


"Entahlah... Yang jelas, tak ada nama pengirim di bucket tersebut" jelas Hans.


"Sungguh? Coba ku lihat..." Pinta Kania merampas bucket bunga itu lalu menyimaknya setelah ia puas membacanya.


"For, Kania?" Sambung Kania.


"Kira kira siapa ya? Tidak mungkin ada seorang penguntit di sini... Apakah Wilyy tahu jika kita akan berbulan madu di Korea?" tanya Hans menatap Kania intrentas.


Kania menggelengkan kepalanya "Mana mungkin mas, sudah beberapa hari ini aku tak bertemu dengannya. Bahkan sebelum keberangkatan kita kemari... Dia tak pernah muncul muncul lagi" jelas Kania. Hans mengangguk dan dia pun percaya pada apa yang Kania jelaskan.


"Lalu siapa?" Tany Hans mencercidkan alisnya.


"Haah... Gara gara bunga ini, aku tak jadi menjamah istriku..." Sedih Hans.


Kania tersenyum dan mulai menyuport Hans "Jangan khawatir mas, kita bisa melakukannya malam ini, dan sekarang lebih baik kamu mandi lalu kita jalan jalan... Ada tempat yang ingin aku kunjungi... Bisa kan?" tanya Kania mencuri rasa simpatik di hati Hans. Lama berfikir dan mulai meredam rasa penasaran pada istrinya, Hans pun mulai mengangguk...

__ADS_1


"Baiklah... Aku akan membersihkan diri, lalu kita pergi dinner" Jelas Hans. Kania pun mulai mengangguk diam seraya tersenyum manis pada suaminya.


"Senyumanmu itu selalu membuatku sangat candu..." Bisik Hans seraya merenggut kecupan mesra istrinya sesaat sebelum ia pergi membersihkan diri.


__ADS_2