Cinta Lama Dini

Cinta Lama Dini
TAHUN BARU


__ADS_3

Nanti malam pergantian tahun baru, banyak orang menyambut suka ria. Banyak rencana di susun banyak acara di susun dan disiapkan.


Mami pagi pagi sudah heboh berencana pergi pasar mau beli Jagung Manis, kacang kulit, Roti Tawar beserta printilannya, dan banyak pokoknya.


"Heboh Kali Mamiku ini" ledekku saat Kami sarapan, kebetulan Papi sedang dinas di luar kota dan nanti malam baru pulang.


"Kan anak kesayangan Mami nanti sore mau pulang" jawab Mami digenit genitkan


"Deni pulang ya Mi?"


"Hu um, sama bawa pacar katanya"


"Sudah pacaran rupanya" senyumku


"Kamu kapan punya pacar?" tanya Mami.


"Aku nggak mau pacar mau-nya langsung suami" jawabku asal dan mencium punggung tangannya berpamitan berangkat ke kantor.


"Berangkat dulu Mi"


"Ya hati hati salam buat calon mantu Mami ya" tertawa lepas Mami-ku berhasil dia meledekku.


\=\=\=\=\=\=≠\=\=


"Yan, ntar yang sudah kelar kerjaan boleh pulang gasik" berita Mbak Wati membuatku resah. Mesti ntar disindir soal pacar lagi sama Mami apalagi kalau ada Deni dan pacarnya.


"Oh ya? yang mau tahun baruan asik nih" jawabku.


"Kamu ada acara nggak ntar malem?"


"Emang mo diajakin apa?"


"Gabung aja deh sama kita di kost-ku. Anak - anak sales juga ngikut"

__ADS_1


"Lahhh males ntar ada berita miring lagi"


"Nggak bakal, orang Dewi juga ada kok"


"O ya? oke deh. Jam berapa kumpulnya?"


"Jam 9 an, ntar kamu disamper sama Rony dia searah rumahnya sama kamu"


"Tapi si Rony aman nggak nih?" tanyaku kuatir


"Aman jaminan mutu dia"


"Okelah, sipp. Thanks Mbak"


\=\=\=\=\=\=\=


Jam Sembilan kurang aku sudah siap, tak berapa lama.


Tok .. tok ... tok ..


"Wa'alaikumsalam, hai Ron. Masuk dulu yuk"


"Trims Mbak, kita langsungan aja. Tolong Bapak atau Ibu Mbak, Saya mau minta ijin sekalian pamit"


Aku panggil Mami


"Malam Tante, Saya Rony mau minta ijin jemput Mbak Rian untuk acara tahun baruan Tante"


"Oh, iya silahkan. Kira kira pulang jam berapa ya Nak?"


"Jam 2an Tante, kita biasanya ikut konvoi kota kota"


"Oh, Tante titip Riandini ya"

__ADS_1


"Iya Tante, Kami permisi dulu"


"Ya, hati hati ya Nak Rony"


"Ya Tante"


"Mah, Dini pergi dulu" pamitku


"Ati ati, nggak yang aneh aneh" kata Mami


"Siap Mi"


Kami melaju membelah malam yang kelihatannya semakin malam malah jalanan semakin ramai.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Acara dimulai dengan doa bersama dipimpin Pak Agus selain yang paling tua, beliau juga paling tinggi jabatannya diantara kami. Dilanjut acara makan makan.


Diantara yang hadir ada Koh Tony dan Dewi yang asik ngobrol berdua. Beberapa kali aku pergoki Dewi memandang tajam ke arahku entah apa yang ada dibenaknya.


"Dah cuekin aja nggak usah diladeni" ternyata mbak Wati tahu


"Iya Mbak, selagi dia nggak menyiggung namaku Mbak"


Sudah jam sebelas lebih sedikit ketika Koh Tony minta ijin pergi sebentar.


"Pak Agus, teman teman maaf Saya tinggal dulu. Mau nganter calon ke gereja dulu" Wooooo ternyata sudah punya calon to? dan ternyata bukan Dewi? tp kenapa Dewi repot sama kedekatan Kami? Ah sudahlah mungkin cinta tak berbalas .... Aawww sakkiiittt


"Lhah Mbak orang sudah punya calon sendiri kok aku yang dicrmburui Dewi Mbak?" aku yang penasaran bertanya sama Mbak Wati


"Dah biarin saja"


"Nggak sih harus aku lurusin. Aku nggak mau dimusuhi gara gara cowok. Malu maluin" jawabku

__ADS_1


"Terserah kamu, cuma jangm sampai ribut"


"Nggak lah Mbak, sudah pada dewasa ini" kataku lagi.


__ADS_2