Cinta Lama Dini

Cinta Lama Dini
BERTEMU KEMBALI


__ADS_3

Setelah resmi aku memutuskan hubungan dengan Bli Radit, Kami masih tetap berhubungan dalam pekerjaan meskipun terkadang masih ada candaan atau sapaan mesra darinya. Tapi aku tetap berusaha untuk bersikap profesional. Dan setelah kontrak ( antara perusahaan tempat aku bekerja dan supplier tempat Bli Radit bekerja ) maka secara otomatis hubungan kerja Kami pun berakhir. Hal yang melegakan aku, karena bagaimanapun aku sebenarnya masih berharap bisa bersama Bli Radit. Dan dengan begini aku bisa move on dari Bli Radit.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Tak terasa setahun berlalu setelah putusnya hubunganku dengan Bli Radit, dan aku menikmati kejombloanku. Meskipun terkadang Bli Radit mengirimkan sapaan atau sekedar ucapan ucapan di hari hari tertentu. Hanya sesekali saja aku balas. Dan setahun ini aku disibukkan dengan tugas baruku menggantikan Mbak Tini yang resign.


Kriiingg .... kriiingg ... kringgg


Telepon di mejaku berdering, biasanya jam jam menjelang istirahat teman teman di cabang melaporkan pekerjaan nya.


"Halo selamat siang" sapaku


"Hai, selamat siang juga" suara renyah yang duluuu selalu aku rindukan. Dan aku berusaha menata hatiku supaya debarannya tidak kedengaran 😀


"Haiii, apa kabar Koh?" sapaku riang


"Alhamdulillah baik, dirimu apa kabarnya Yang?" sapanya balik


"Alhamdulillah baik juga. Koh maaf jangan gitu ah nggak enak sama Nyonyamu" aku mengingatkan mengenai status nya.

__ADS_1


"Oh, nggak pa pa kok. Santai aja" jawabnya. Aku jadi sebal mendengar jawaban itu.


"Sorry Koh, ada yang bisa aku bantu?" aku malas berlama lama ngobrol dengannya.


"Bisa minta tolong dilihatkan stok barang ..." kata kata nya menggantung karena langsung aku potong.


"Kalau stok barang sama Mbak Wati aja ya Koh" tanpa menunggu jawabannya aku mengoper panggilan telepon itu ke meja Mbak Wati. Dan aku segera keluar ruangan, tiba tiba dadaku sesak aku perlu menghirup udara luar. Sejenak aku menuju kolam ikan di samping kantor untuk melepas sesak di dada. Ketika aku kembali aku berpapasan dengan Mbak Wati.


"Hehh darimana aja Yan tak cariin" Mbak Wati menoel pundakku


"Dari belakang Mbak, Napa?" aku balik bertanya


"Pantes aku oper telepon mbalik terus ke aku" jawabnya


Setengah jam lagi adalah jam pulang kantor, tapi pekerjaanku masih menumpuk banyak. Hufffttt alamat lembur deh. Gara gara Ci Lani yang kelupaan taruh nota. Setelah jam istirahat tadi siang aku dan Ci Lani mencari keberadaan nota pembelian itu.


"Tadi perasaan aku taruh sini, kok sekarang nggak ada. Duuuhhh dimana ya? Tolong bantuin cari Yan" saat aku ke gudang untuk ambil nota. Seharusnya sebelum istirahat itu nota sudah ada di mejaku. Setelah hampir seluruh sudut gudang Kami ubek ubek, ternyata itu nota ngejogrok dengan manisnya di keranjang file sementara. Haaddeeehhh sabar sabar Diinnn, aku menghibur diri sendiri.


Sudah hampir jam tujuh saat aku keluar kantor setelah menyelesaikan semua nota pembelian. Capek, laper, badan rasanya lengket, dan yang pasti bau asem 😀.

__ADS_1


"Yahhhhh, kuota abis pula" gerutuku kesal saat membuka aplikasi ojol. Terpaksa naik angkot nih, harus siapin stok sabar yang banyak kalau naik angkot. Selain nunggunya lama, ngetemnya pun nggak kalah lama.


Selagi aku berjalan keluar halaman kantor, seseorang memanggilku.


"Dini!" suara yang sama dengan penelepon siang tadi. Duhhhh ... males banget. Aku menengok ke arah asal suara. Cowok dengan motor biru nya menggunakan helm full face yang terbuka kacanya.


"Hai Koh! Loh kok di sini?" basa basiku


"Iya mau jemput kamu" jawabnya sambil melepas helmnya.


"Lembur ya?" sambungnya lagi


"Huum" sahutku sambil mengangguk


"Nih pake" dia mengulurkan helm merah padaku.


"Sori Koh, aku naik angkot aja. Soalnya aku mau mampir Kampus dulu" tolakku halus.


"Ya ayo aku Anter ke kampus" katanya lagi sambil bersiap memasangkan helm di kepalaku.

__ADS_1


"Maaf Koh, terimakasih. Besok lain kali aja" buru buru aku naik ke angkot yang kebetulan berhenti di dekatku untuk menurunkan penumpang


Hatiku bergemuruh deg deg an, takut dianggap pelakor, dan heran dengan sikapnya. Setelah hampir dua tahun tidak ada kabar tiba tiba muncul menemui ku. Ada apa yaaa? berbagai pertanyaan muncul di benakku.


__ADS_2