
Seperti yang sudah pernah terjadi, setelah kejadian tahun baru itu merebak gosip gosip soal aku dan Koh Tony. Karena kemaren sudah pernah, gosip itu nggak tak ambil pusing. Yang penting niatanku di sini adalah kerja.
Hingga pada suatu hari ada trainee dari supplier yang datang untuk memberikan pelatihan. Awalnya Pak bos menawarkan siapa yang mau mengikuti pelatihan, tetapi tidak ada satu pun admin yang mau. Akhirnya Pak bos menunjuk aku untuk mngikuti pelatihan tersebut.
"Mbak kok nggak mau sih ikut pelatihan?" tanyaku pada Mbak Tini, secara dia yang paling senior di antara Kami dan yang pasti dia selalu ingin memonjol.
"Males Yan, pelatihan paling ya gitu gitu aja. Habis pelatihan pasti ditambahin kerjaan" jawabnya.
"Oooo gitu" padahal setahuku kerjaannya dia tidak sepadat Aku atau Mbak Wati karena kerjaannya bisa disambi ngantuk ngantuk bahkan tidur. Tapi lucunya meskipun pules tangan Mbak Tini pinter acting, matanya merem tidur tapi tangannya bergerak pura pura mengetik 😀😀😀
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Waktu pertama masuk kantor cewek cewek pada heboh.
__ADS_1
"Ada orang ganteng , ada orang ganteng" Walah ganteng e tuh kayak apaaa kok sampe heboh gitu, paling ya gitu gitu aja. Kalau ganteng mah pasti jadi model atau nggak bintang pilem nggak bakalan kerja di pabrik meskipun jadi trainer sekalipun.
Hari ini hari pertama pelatihan, sudah aku siapkan semua-nya. Semua tugas sudah aku lembur semalem dan sudah terselesaikan supaya tidak mengganggu pelatihan.
Pak Bos masuk ke ruanganku dengan di ikuti beberapa orang dari supplier.
"Nhaaa ini ruangan admin jual beli dan marketing Pak, dan ini Rian yang akan mengikuti pelatihan" Pak Bos memperkenalkan aku
"Salam Mbak Rian, tolong nanti diperhatikan ya step step nya. Kalau ada yang kurang jelas jangan sungkan untuk bertanya. Ini Pak Andre Alexander trainer anda" Bapak dari supplier memperkenalkan seseorang. Wahhhh ternyata coooyy bener, pantess cewek cewek pada heboh. Alamaaakk orangnya tinggi proporsional, putih, dan ganteeeengg. Ini orang terganteng yang pernah aku lihat secara langsung dan nyata seumur hidup aku.
"Iya Bapak, salam Pak Andre" sapaku
"Salam Mbak Rian, nama panggilannya unik" ujarnya sambil tersenyum. Whaduhh??? mimpi apa aku semalam? dikasih senyum orang ganteng.
__ADS_1
"Ya sudah Rian, nanti Pak Andre pelatihan privat disini saja. Tini tolong meja ini diberesin biar dipakai Pak Andre ngasih pelatihan Rian" perintah Pak Bos
Memang karena merasa senior dan merasa dibutuhkan Mbak Tini terkadang suka berbuat seenaknya sendiri. Meja itu sebetulnya untuk menumpuk berkas berkas salesman, tapi karena dipakai Mbak Tini akhirnya salesman mengalah berkasnya ditumpuk di atas lemari pendek yang ada di belakang tempat dudukku.
Dengan muka ditekuk dan grabag grubug Mbak Tini membereskan berkasnya. Pak bos yang melihat itu hanya diam saja. Setelah pak bos dan utusan supplier keluar ruangan, Pak Andre bertanya padaku:
"Rian, itu siapa sih? kok belagu amat?" Pak Andre menunjuk Mbak Tini dengan dagunya sambil mempersiapkan laptopnya.
"Dia EDP kami Pak, Mbak Tini namanya. Dah cuekin aja pak" sahutku geli. Belum tau dia bagaimana sok dan belagunya dalam keseharian.
"Bisa kita mulai pak?" lanjutku mengalihkan topik pembicaraan.
"Oke, kita mulai saja ya" dan aku duduk manis di sampingnya dengan sesekali memandang wajah gantengnya. Ahhh nikmatnya hidup he he he ... Tapi aku tetep memperhatikan apa yang dia ajarkan.
__ADS_1