Cinta Lama Dini

Cinta Lama Dini
MELARIKAN PERASAAN


__ADS_3

Keesokan harinya aku masuk kerja seperti biasa. Karena ini hari Sabtu Kami pulang gasik, kerja setengah hari. Tapi sampai di ruangan ku terutama di mejaku, sudah menunggu setumpuk faktur pembelian yang belum masuk transaksi ke system. Whaaduhh berarti pekerjaanku nggak dikerjakan nih sama Mbak Tini, memang ada beberapa yang sudah dikerjakan tapi tidak seberapa. Padahal aku sama Mbak Wati sudah berencana mau nge mall bareng.


"Nggak usah kaget Yan" senyum Mbak Wati mengembang melihatku terlongong dengan berkasku.


"Kagetlah Mbak, wong sudah tak serahkan baik baik yang perintah juga pak bos kok" sahutku. Wah harus tak laporin nih biar bos tahu nggak selamanya nih orang bisa mentang mentang. Aku ke ruangan Pak bos kebetulan beliau sedang membaca jurnal pagi.


"Selamat pagi Pak" sapaku


"Ya, piye Yan?" tanya Pak bos


"Ini Pak mau laporan. Hari ini Saya tidak mau dimarah sama orang gudang Pak karena faktur belum masuk system tapi para salesman sudah mengajukan order" kataku sedikit emosi


"Lha itu faktur kapan?"


"Kemaren Pak"

__ADS_1


"Tini kan sudah kamu serahin tugas buat handel kan?"


"Iya Pak sudah, cuma beberapa saja yang sudah diproses masuk system"


"Coba panggil Tini, fakturmu tinggal aja di sini. Kamu lanjutin aja kerjaan kamu yang lain"


"Baik Pak"


Aku keluar ruangan Pak bos dan kembali ke ruangan ku.


"Ada apa?" aku hanya mengangkat bahuku


Entah apa yang disampaikan Pak bos ke Mbak Tini. Yang pasti sekembalinya dari ruangan Pak Bos Mbak Tini merengut dan berjalan kasar sambil menenteng faktur-ku tadi. Hampir dilempar berkas yang dibawa-nya tadi ketika pak bos tiba tiba masuk ruangan ku.


"Kertas yang kamu pegang itu duit, kalau nggak kamu kerjakan kamu nggak akan gajian juga teman teman-mu yang lain" Pak bos langsung berdiri di belakang Mbak Tini. Kertas yang sudah siap terlempar langsung di taruh meja dan Mbak Tini menarik kasar kursinya. Sekilas aku melihat Koh Tony sudah akan memasuki ruanganku tapi melihat Pak bos yang sedang meradang dia tidak jadi masuk. Dan sepanjang hari itu Kami tidak ketemu. Karena saat Kami pulang, dia dan teamnya sedang meeting di ruang meeting. Dan info dari Mbak Wati kalau sepanjang hari kemarin Koh Tony mencariku. Ahh .... sudahlah biarin ajah.

__ADS_1


\=\=\=\=\=\=\=\=


Urusan dengan supplier baru dan beberapa pekerjaan penting sudah aku selesaikan. Ahhh aku pengen istirahat sejenak buat refresh tenaga dan pikiranku.


Aku mengajukan cuti selama 3 hari, Jumat, Sabtu, dan tentu saja Senin. Aku pengen kembali sejenak ke hoby lamaku naik naik ke puncak gunung. Tapi kali ini pilih gunung wisata saja yang nggak terlalu berat medannya. Pilihanku jatuh ke Bromo saja lah. Disana aku punya teman yang bisa buat jujugan. Aku pengen mbolang he he he buat melarikan perasaanku yang entahlah aku sendiri tidak tahu rasa apa yang aku rasakan.


Ada sedih, kecewa, gemes, jengkel, marah yang terpendam, tersakiti, menyalahkan diri sendiri, campur aduk pokoknya.


"Kamu sendirian ke sana Din?" tanya Mami


"Iyalah Mi, mau sama siapa lagi?" jawabku


"Hati hati, kalau muncak harus ada temennya" wanti wanti Mami


"Nanti kan minta ditemenin Jindul, Iwonk, sama Nopek Mi" nama nama itu adalah teman temanku di Jawa Timur pas dulu sering muncak bareng.

__ADS_1


__ADS_2