CINTA SETELAH AKAD

CINTA SETELAH AKAD
Eps 19


__ADS_3

Kini Ibra dan Ataya sudah berada di dalam mobil yang melaju perlahan, mencari keberadaan apotek yang buka 24 jam.


Setelah bebetapa menit mencari, kini mobil milik Ibra pun terparkir tepat di depan salah satu apotik yang masih buka, tentu saja! mereka buka duapuluh empat jam bukan.


"Biar Ataya aja yang turun!"Ataya berujar sambil mengambil tas kecil milik nya.


"Engga, enak aja kamu ngatur-ngatur abang!"Ibra menjawab sambil memperlihat kan wajah serius nya.


Ataya pun hanya tersenyum gugup, melihat sifat usil suami nya ini.


Bagus lah perlahan sifat canggung nya berkurang, pikir Ataya.


"A,ada pembalut yang ukuran nya tigapuluh lima centi nggak?"Tanya ataya pada seorang Apoteker.


"Ada di sebelah sana bu!"Jawab laki-laki itu.


Sambil mencari barang yang Ataya perlukan, Ataya terus terlihat mengomel pelan.


"Emang nya kaya ibu-ibu apa!"Bisik Ataya sambil membawa pembalut ke kasir.


"Berapa mas?"Tanya Ibra.


"Ataya yang bayar aja bang!"Timpal Ataya.


"Kumu tu yah kaya sama siapa aja, tenang ini semua aku notain kok, nanti boleh bayar pas awal bulan."Tutur Ibra dengan nada candaan.


Setelah selesai, mereka pun kembali menuju mobi hitam milik Ibra yang terparkir tidak jauh dari pintu masuk.


"Mau cari sarapan atau mau sarapan di hotel aja?"Tanya Ibra kembali sambil melaju kan mobil nya perlahan.


"Nanti aja di hotel ya bang, aku cuma pake tissu sekarang takut keburu nembus"Pinta Ataya kembali, wanita itu terus mengalih kan pandangan nya, tidak berani menatap Ibra.


"Emang yah! godaan dateng nya dari mana aja!"Ibra berkata sambil melirik.


"Hehe...maaf ya abang, untuk hari ini sampai seminggu kedepan, di tahan dulu!"Cicit Ataya dengan candaan, namun terlihat sangat gugup.


"Hemm, kurang sabar gimana lagi ini!"Ibra kembali menjawab


Setelah beberapa menit, kini Ataya dan Ibra pun sudah sampai di kamar hotel.


Terlihat Ataya yang membuka koper nya mencari-cari baju ganti nya.


Beberapa detik ia pun terdiam, menatap kotak kado ukurang sedang yang di berikan Aisyah beberapa waktu lalu.


Tak lupa Ataya meletakan nya di atas ranjang untuk segera membuka nya.


"Buka nya abis mandi aja"Gumam Ataya, lalu berjalan menuju kamar mandi.


Ibra yang melihat Ataya meletakan sesuatu di atas kasur, cukup penasaran, lalu berjalan menghampiri barang tersebut.


"Kado istimewa dari bunda!"Ibra melihat tulisan di atas kotak tersebut.


Ohh kado dari bunda, gumam nya sambil menganggukan kepala.


Duapuluh menit berlalu, kini Ataya sudah keluar dari kamar mandi, menggunakan celana kulot berwarna putih di padukan kemeja panjang berwarna hijauh lumut dengan lilitan handuk di kepala nya.


Ibra yang sedari tadi hanya memain kan ponsel nya di atas ranjang, kini tatapan nya tertuju pada Ataya yang sedang berjalan ke arah nya.

__ADS_1


"Cantik banget mau kemana?"Goda Ibra.


"Ish..gombal deh, nggak kemana-mana.Emang nggak boleh istrinya pakai baju rapih?!"Sergah Ataya.


"Kenapa nggak pake daster aja sih?"Tanya Ibra.


"Ataya tuh ngertiin abang, jadi pake baju yang serba panjang!"Jawab Ataya sambil tersenyum.


"Itu apa sih?"Ibra pun mengalih kan pembicaraan nya, lalu menunjuk sesuatu yang Ataya keluarkan tadi.


"Ohh...itu kado dari bunda, kata bunda buka nya abis acara nikahan kita!"Jelas Ataya.


"Coba buka abang mau liat juga!"Ibra pun terlihat sangat antusias.


Ataya dan Ibra pun sudah duduk di pinggir ranjang.Lalu mulai membuka kado dari sang bunda tercinta.


Awal nya Ataya dan Ibra hanya melihat lipatan kain berwarna hitam dengan rapi.


Namun ketika Ataya membawa nya keluar, lalu membentang kan nya, wanita itu terlihat sangat terkejut.


"Ya allah!!"Ataya yang merasa kaget dan jijik. "Baju macam apa ini!"Pekik nya kembali dengan dahi yang berkerut.


Berbeda dengan Ataya. Ibra justru tersenyum lebar ketika melihat kado istimewa dari ibu mertua nya itu.


"Uuuuuu....Bunda pengertian banget yah!"Kata Ibra sambil senyum jahil.


"Ish.. abang apaan sih! udah ah nanti Ataya buang?"Jawab nya kesal.


"Ih jangan! nanti gimana perasaan bunda! masa di buang!"Kata Ibra.


"Abis nya bunda, nagsih ko baju ke kurangan bahan banget!"Ataya masih kesal.


Tut..


( sambungan telepon )


📞Hallo assalamualaikum teh


wa'alaikumsalam, bunda teteh udah buka kado nya .


📞Gimana suka ga ?


Bunda mah ,nggak ada baju yang lebih tipis lagi gitu?


📞Itu udah tipis ko🤭


Ih bunda😑


📞Nanti di pake, biar suami kamu makin sayang😁


Iya ,,iya ,,terimakasih kado nya bunda😌


📞Yaudah ya , bunda lagi siapin sarapan , teteh jangan lupa sarapan, sampein salam bunda ke Ibra ya.


Iya bunda, titip salah juga buat ayah sama ade, assalamualaikum.


📞waalaikumsalam.

__ADS_1


Tut.


( sambungan telepon terputus )


Ibra yang melihat tingakah istri nya hanya terdiam, baru kali ini ia melihat sifat manja istri nya.


"Abang mandi dulu, udah itu nanti kita kebawah."Jelas Ibra.


Ataya mengangguk, lalu tersenyum tipis kepada suaminya yang mulai berjalan menuju kamar mandi.Begitu pun dengan Ataya, ia kembali bersiap dengan mengenakan make up tipis di waja cantik nya.


Lima belas menit pun berlalu, kini Ibra sudah keluar dari kamar mandi, dengan hanya menggunakan lilitan handuk di pinggang nya.


Ataya yang melihat suami nya bertelanjang dada pun tiba-tiba berbalik memunggungi Ibra.


"Ihh! abang Ataya malu!"Rengek Ataya dengan nada sedikit manja.


"Lah ko jadi kamu yang malu sayang!"Kata Ibra sambil mencari pakaian nya di koper.


"Cepetan pake baju!"Titah Ataya kembali.


"Yakin nggak mau lihat roti sobek dulu?!"Goda nya sambil cengengesan.


"Ih abang cepetan Ataya laper, aku punya mag loh gimana kalo kambuh!"Ataya ngeles.


"Iya,, iya sabar sedikit dong sayang!"Dengan cepat Ibra memakai pakaian nya.


Setelah beberapa detik, Ibra pun sudah siap dengan celana pendek dan kaos hitam nya.


"Udah ayo!"Ujar Ibra kepada istrinya.


Ataya berbalik arah, lalu menatap suaminya dengan penuh kekaguman.


Laki-laki berkulit putih,dengan tinggi mungkin sekitar 179cm kini telihat sempurna dengan hanya menggunakan kaos oblong saja.


"Yukk!"Jawab Ataya sambil tersenyum.


Tak seperti biasa nya, kini Ataya menggandeng tangan Ibra terlebih dulu.


Ibra yang tak menyangka dengan perlakuan istri nya ini hanya melirik dan saling melempar senyum tampa banyak protes.


"Nggak apa-apa kan bang?!"Tanya Ataya seraya tersenyum manis.


"Nggak apa-apa sayang ku, malahan abang seneng!"Sahut Ibra sambil mengelus punggung tangan Ataya, lalu mencium nya lembut.


Cup...


satu kecupan di tangan Ataya.


"I love you my lovely wife!"Ibra mengutarakan perasaan nya dan tersenyum.


"Love you to suamiku!"Ataya menatap Ibra dan membalas senyum.


...TBC🌻🌻🌻...


...Terimakasih jangan lupa like nya😊...


...Author bukan penulis handal , hanya ingin menyalurkan hobby saja....

__ADS_1


...Maaf kalo masih banyak kurang nya....


...Love you gengs💛**...


__ADS_2