
Sore hari nya mobil Ibra sudah sampai dan terparkir di halaman rumah kedua orang tua istrinya itu.
Brugh..
Ataya kelur dari mobil , bersama Zio yang berada di pangkuan nya.Ia pun terus berjalan menuju pintu depan yang terlihat tertutup , tapi ketika tangan nya akan menyentuh knop pintu , pintu itu terbuka secara tiba-tiba.
Grekkk..
Hardian membuka pintu.
" Ya allah , ada cucu kake yang sangat ganteng " Cicit nya ,lalu membawa Zio pada pangkuan Hardian.
" Assalamualaikum yah " Ucap Ibra dan Ataya bersamaan lalu mencium punggung tangan Hardian .
" Ayo masuk-masuk " Ajak Hardian kepada tamu nya yang tak lain adalah anak dan menantu nya sendiri.
Mereka pun masuk beriringan kedalam rumah .
" Mbo kalo mau istirahat , Ataya antar ke kamar bi Nita " Tawar nya sambil berjalan terlebih dahulu.
" Oh iya neng " Jawab nya.
" Bi " Panggil Ataya ." Mbo ikut di kamar bibi yah , kasian cape mau istirahat " Jelas nya kepada bi Nita.
" Iya teh , biar mbo sama bibi disini " Sahut nya kepada Ataya.
" Yaudah teteh kedepan dulu ya mbo , bi Nita " Pamit Ataya lalu nerjalan kembali ke ruang tengah tempat suami nya berada.
" Yah bunda mana ?" Ataya bertanya kepada laki-laki yang tengah sibuk bermain dengan putra nya Zio.
" Barusan aja baru keluar , di anter Zaydan kata nya mau beli martabak" Jelas nya tanpa mengalih kan pandangan nya dari Zio.
" Abang , Ataya bikinin kopi mau ?"
" Air putih aja sayang " Jawab nya.
" Ataya ambilin dulu yah " Ibra pun tersenyum ke arah istrinya.
" Berangkat dari Jakarta jam berapa ?" Tanya Hardian kepada Ibra.
" Siangan yah , sekitar pukul setengah dua " Jawab nya kepada ayah mertuanya.
" Kalo mau kesini bilang dong , biar kake siapin makanan buat cucu kake" Canda kepada Ibra.
" Ini juga dadakan yah , kebetulan kerjaan Ibra beres , mama nya Zio minta ke Bandung terus jadi ya dadakan " Jelas nya kepada sang mertua.
" Udah dua minggu loh yah ,abang ga ada waktu buat teteh sama Zio tiap hari pulang nya melam terus " Ataya menyambar pembicaraan Ibra kepada ayah nya.
" Kan kerja sayang " Ibra membela diri ,ketika Ataya berbicara dan datang tiba-tiba.
" Iya tau kerja , tapi apa ga kangen gitu seharian ga pernah kirim pesan" Sindir Ataya kepada suaminya , lalu meletakan air minum yang Ibra minta.
Saat mereka sibuk berbincang , akhir nya seorang yang Ataya cari kini telah datang dengan sangat heboh.
" Haaaaaa cucu nena dateng " Pekik nya sambil berlari ke arah Zio ,Aisyah langsung menyambut cucu nya tanpa menghiraukan anak dan menantunya.
" Aduh, udah ganteng , putih , pipi nya temben lagi" Cecar nya dengan kecupan bertubi-tubi di pipi Zio.
" Bun cuci tangan dulu " Titah hardian kepada istrinya.
" Bersih ko yah , bunda ga pegang siapa-siapa" Jelas Aisyah.
__ADS_1
Dari arah pintu luar terlihat Zaydan pun masuk dengan menenteng sesuatu di tangan nya.
" Zioooo " Teriakan Zaydan membuat anak kecil itu sedikit terkejut.
" Om kangen sama Zio " Zaydan pun langsung mendekat kepada Aisyah yang kini sedang memangku cucu nya itu.
" Udah aja kita mah di cuekin ya bang " Sindir nya kepada dua orang yang tengah sibuk bersma Zio.
" Eh ada teteh , kirain Zio kesini bawa mobil sendiri " Sahut nya tanpa mengalih kan pandangan .
" Bun abang mau titip Zio " Jelas Ibra kepada Aisyah.
" Oh iya titip aja ga apa-apa kalian mau pergi sebulan juga bunda ga keberatan " Jawab Aisyah.
" Abang ko mau titip Zio sih " Ataya mengerut kan dahi.
" Ga apa-apa teh biar Zio bunda ,ayah ,sama Zaydan yang jaga " Jelas nya kembali.
" Tapi teteh takut Zio rewel bun" Jelas Ataya.
" Udah kalo kalian mau pacaran , pacaran aja sana " Hardian pun bersuara.
" Iya teh , kan Zio pernah di bantu susu formula , untuk sementara kalian pergi pake susu botol ya yah , kalo enggak ya pompa dulu " Aisyah memberi solusi.
Ataya pun terlihat perfikir , sebenar nya ia tak bisa berjauhan dari putra mungil nya Zio.
" Malam nanti kita berangkat ya bun " Sahut Ibra.
" Abang" protes Ataya.
" Iya kalian berangkat aja , kamu bawa anak bunda liburan biar ga setres " Aisyah pun tersenyum ke arah Ataya.
"Tapi Zio " Ataya masih berberat hati.
" Ih apalagi sama kamu , nanti anak teteh di bikin nangis terus " Tolak Ataya kepada adik nya.
" Susu sama perlengkapan lain nya udah ada di mbo ya bun " Jelas Ibra tanpa menghirau kan keputusan istrinya.
" Oh mbo ikut juga ?"Tanya Aisyah.
"Ikut bunda , sengaja biar yang jaga in Zio bnyak " Canda nya kepada Aisyah.
" Iya deh , Zio disini aja yah , biarin mama ,papa seneng-seneng dulu " Aisyah berbicara kepada Zio.
" Bunda , Zaydan mau gendong " Pinta Zaydan kepada Aisyah.
Aisyah pun memberikan Zio kepada Zaydan.
" Kita main game sama om oke " Ajak nya kepada bayi yang kini sedang melihat nya dengan tatapan aneh .
" Ini om , ko lihat nya kaya aneh gitu " jelas nya.
" Ih kasih ke bunda lagi de , Zio udah mau nangis " Titah Ataya .
" Engga yah orang mau sama om " Tangan Zaydan terus memain kan pipi Zio.
" Aaaaaaaaaa" Tiba-tiba Zio menangis di pangkuan Zaydan .
" WAHHHHH" Suara sorakan Ibra dan Hardian pun bersamaan .
" Kita mimi dulu ya sayang " Ataya pun membawa Zio dari pangkuan Zaydan ,lalu berjalan menuju kamar miliki nya.
__ADS_1
...****************...
Malam harinya sekitar pukul delapan malam , Ataya sudah berada di dalam kamar , menemani putranya yang kini sudah terlelap.
Rambut coklat panjang nya kini sudah tak tertutup kerudung , Ataya membuat rambut nya terurai , dengan dress rumahan yang ia kenakan.
"Sayang hayu " Ajak nya kepada Ataya yang kini sedang berbaring menemani Zio yang sudah tertidur pulas , tangan nya terus memain kan rambut Ataya.
" Kemana abang , udah malem .Zio juga udah tidur " Jawab nya sedikit berbisik .
" Ya hayu , ga usah bawa Zio " pekik Ibra kepada Ataya.
" Iya iya , ganti baju dulu sama pake kerudung " Ataya pun beranjak dari ranjang nya.
Ibra pun tersenyum senang kala melihat Ataya yang beranjak untuk mengganti baju.
Setelah beberapa menit Ibra menunggu Ataya , akhir nya Ataya sudah siap, ia terlihat kembali memakai makeup , dengan ABAYA serba hitam yang ia kenakan.
" Ko dandan nya cantik banget sih " Ibra protes kepada Ataya. " Hapus " Titah nya.
" Jadi berangkat atau engga " Tanya Ataya kemabali.
" Jadi tapi make up nya hapus dulu " Rengek nya kembali.
" Jadi apa engga " cecar Ataya.
" Yaudah hayu berangkat " Ibra pun membawa tangan Ataya untuk ia genggam.
" Abang , Ataya ga make up aneh-aneh loh ,tapi ko ga boleh terus " Tanya nya kepada Ibra.
" Kamu kalo make up , aura gadis nya makin keliatan , nanti di deketin brondong lagi " Jelas Ibra.
" Engga abang " Ataya pun meyakin kan suaminya.
Ataya dan Ibra pun keluar kamar , mereka melihat semua orang sedang berkumpul di ruang tengah.
" Bunda , ayah , Ibra mau ajak Ataya keluar dulu " Pamit Ibra.
" Mbo titip Zio yah , takaran susu nya seperti biasa " Titah Ataya kepada mbo Nim.
" Iya neng " Jawab nya.
" Udah berangkat aja nanti kemaleman " Jawab Hardian.
" Yaudah kita pamit dulu , assalamualaikum " Pamit Ibra dan Ataya bersamaan.
" Waalaikumsalam" Jawab semua yang berada di ruangan tersebut.
Langkah kedua pasangan muda itu pun terus berjalan keluar menuju mobil Pajero hitam milik Ibra yang terparkir di halaman rumah Ataya.
Sebelum ia memasuki mobil , Ibra pun membukakan pintu untuk istrinya terlebih dahulu.
" Terimakasih suamiku " Sahut Ataya kepada Ibra yang sudah membuka kan pintu untuk nya.
" Sama-sama istriku sayang " Ibra pun tersenyum .
Setelah Ataya duduk , barulah Ibra menutup pintu .Ia pun segera berlari memutari mobil dan langsung membuka pintu lalu mulai melajukan mobil nya keluar dari halaman rumah.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
TBC.
__ADS_1
JANGAN LUPA LIKE & VOTE☺
MAAF KALO MASIH ADA TYPO.