CINTA SETELAH AKAD

CINTA SETELAH AKAD
Extra part #1


__ADS_3

Malam hari nya di kediaman Ibra dan Ataya , setelah satu bulan menghuni rumah baru nya , kini barulah tiba waktu nya Ibra dan Ataya


berkemas untuk menunaikan ibadah umroh mereka yang tertunda.


" Teh ada yang mau di masukin lagi ? kalo udah biar bunda tutup koper nya " Ujar Aisyah yang kini sedang berada di kamar Ataya.


" Iya udah bun , biar teteh aja . Mamah sama bunda istirahat aja " Jelas Ataya yang melihat kedua wanita selalu sibuk membantunya , entah itu tentang barang bawaan atau sibuk mengasuh si kecil Zio.


" Ya udah bunda ke kamar dulu yah , kasian ayah ".Jelas Aisyah sambil berlalu.


" Iya bunda , makasih ya " Ataya pun tersenyum kepada Aisyah. " Zio tidur mah ? " Tanya Ataya ketika melihat Zio yang di pangku bak koala yang sudah tidak bergerak.


" Iya , sebentar lagi mama tidurin " Bisik nya namun masih bisa di dengar Ataya.


Ataya pun mengangguk , lalu mendekat ke arah Amira.


" Yaudah mama Ataya tinggal dulu yah , mau panggil abang dulu "Bisik Ataya dan di jawab anggukan oleh Amira.


Ataya pun berjalan ke luar kamar , manik nya meneliti sekitar mencari keberadaan seorang yang sangat ia cintai.


" Abang !!" Panggil nya ketika melihat Ibra yang tengah duduk di kursi taman belakang bersama Zaydan .


Satu bulan sudah Zaydan ikut tinggal bersana mereka , sebenar nya Zaydan selalu meminta izin untuk tinggal sendiri dan menyewa kosan,namun Ibra dan Ataya selalu melarang nya mengingat Zaydan baru saja menginjakan kaki nya di ibu kota.


" Ayo istirahat besok pagi-pagi berangkat loh " Jelas nya sambil menghampiri dua laki-laki yang tengah terduduk dengan dua gelas kopi yang sudah tandas di atas meja.


" Iya ini juga baru mau masuk " Ujar Ibra.


" Besok Zaydan anterin ke bandara teh ?" Tanya Zaydan.


" Iya , sim nya udah jadi kan ?".

__ADS_1


" Udah teh , tenang aja ".


" Yaudah sana istirahat , udah jam sepuluh loh " Jelas Ataya .


" Yaudah Zaydan masuk kamar dulu ".


" De ?" Panggil Ibra.


" Iya bang ?" Zaydan pun kembali berbalik.


" Abang titip cafe yah , abang serahin ke kamu selama abang sama teteh di mekkah nanti " Jelas Ibra.


" Oh iya bang , tinggal pembukuan bulanan kan ?".


" Iya , nanti seperti biasa itung-itungan bareng Heri " Zaydan pun mengangguk lalu pergi meninggal kan Ataya dan Ibra yang masih berda di taman belakang .


" Emang Zaydan udah faham ?" Tanya Ataya kepada suaminya.


" Alhamdulilah " Ujar Ataya.


Karena malam semakin larut , sementara mereka harus berangkat pagi , akhir nya Ibra dan Ataya masuk , tidak lupa ia menutup pintu kaca da mulai menarik tirai berwarna abu-abu tua itu menutupi pintu kaca yang cukup lebar.


Sesampai nya mereka di depan pintu kamar , Amira pun terlihat keluar dengan sesikit mengendap-endap.


" Udah tidut mah " Tanya Ibra.


" Udah " Amira tersenyum . " Mama istirahat dulu ya " Pamit Amira.


" Iya mah , makasih ya . Maaf ngerepotin mamah " Ujar Ibra.


" Iya ga apa-apa" Jawab Amira sambil tersenyum .

__ADS_1


Setelah Ataya dan Ibra memasuki kamar , mereka pun langsung berjalan ke arah ranjang yang berukuran cukup besar, dengan warna badcover berwarna abu-abu tua seperti hal nya barang-barang lain yang mendominasi warna monokrom kesukaan Ibra.


Sebelum menyusul sang istri yang sudah terlebih dulu berbaring , Ibra berjalan ke arah boxbaby yang di dalam nya terdapat Zio yang sudah tidur sangat nyenyak.


" Besok papa sama mama berangkat ya sayang , baik-baik di sini . Jangan ngerepotin oma sama nena ya sayang " Bisik Ibra kepada Zio lalu mencium pipi mbul Zio.


" Semua nya udah beres sayang ?" Tanya Ibra yang kini sudah berafa di atas ranjang bersama Ataya.


" Udah bang ".


–Cupp


" Selamat tidur sayangku " Kecupan pengantar tidur untuk Ataya Ibra berikan di kening wanita cantik yang kini sudah berbaring dengan mata yang sudah terpejam.


" Iya abang .. Selamat tidur papah sayang " Balas Ataya tanpa membuka mata nya.


" Gak dapes sun nih ?".


Ataya pun membuka mata , lalu berbalik ke arah Ibra.


–Cupp..


Ataya membalas nya di bibir Ibra.


" Selamat bobo sayang " Ataya pun tersenyum ." Awas kesiangan , nanti ketinggalan pesawat " Ujar nya lalu kembali berbaring.


Tidak butuh waktu lama , setelah Ataya berbaring tangan kekar milik Ibra pun kini menyelinap di antara celak tangan , lalu mulai melilit nya dengan sangat erat.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Jangan lupa like , vote dan komen nya gengs..

__ADS_1


__ADS_2