
...WELCOME TO THE WORLD ALZIO PRADIPTA AKDAD...
...••••••...
—Assalamualaikum bunda ...
📞Wa'alaikumsalam, Ibra ada apa nak?
—Alhamdulilah bunda, Ataya sudah melahir kan.
📞Alhamdulilah ya allah ( suara nya terdengar sedikit menangis )
—Iya bunda, cepat lah datang ke Jakarta.
📞 Iya bunda secepat nya kesana, apa bayi nya sehat Ibra?
—Alhamdulilah sehat bunda, bayi nya laki-laki.
📞Bukan nya kalian pernah bilang kalo bayi nya prempuan? apa bunda salah denger dulu?
—Bunda nggak salah denger kok, udah tiga kali di periksa hasil nya prempuan, tapi ketika lahir bayi nya jadi laki-laki dan sangat tampan persis Ibra bunda.
📞Kamu ini narsis sekali! yaudah bunda berangkat ke Jakarta besok ya, selamat udah jadi papah, salam juga buat anak bunda.
—Iya bunda! Wa'alaikumsalam.
Tutt....
(Sambungan telepon terputus.)
Setelah ia memberi kabar kepada Ibu mertuanya yang berada di bandung, kini Ibra kembali menghubungi ke dua orang tua nya dan tak lupa Ibra pun memberi tahu kabar bahagia ini kepada mbo Nim yang saat ini sedang menjaga rumah.
📞Alhamdulilah, kapan lahiran nya?
—Tadi pagi jam lima.
📞 Nanti siang papa sama mama kesana ya?
—Iya pah, terimakasih kado baju stelan putih nya.
📞Loh, ya sama-sama Ibra, memang nya kenapa?
—Papah sama mamah penyelamat buat hubungan aku sama Ataya.
📞Kamu belum tidur ya? kok ngelantur!
—Bayi nya laki-laki pah.
📞Wah, wah, wah. Kemudian terdengar suara Ruli tertawa.
—Ya udah pah, Ibra mau ke ruangan Ataya dulu, assalamualaikum.
📞Wa'alaikumsalam.
Setelah memberi kabar kepada orang tua nya, Ibra segera bergegas menemui Ataya.
Ia meninggal kan istrinya yang tengah tidur nyenyak, ketika bayi mereka kini sedang berada di ruangan bayi jadi membuat Ataya bisa beristirahat setelah kelelahan karena melahirkan tadi.
Alzio Pradipta Akdad, itulah nama yang di berikan Ibra kepada putra tampan nya.
Alzio yang mempunyai arti ( Murah hati ) seperti sifat sang mama, sedang kan Pradipta mempunyai arti ( Terang ) besar harapan Ibra kepada putra nya, sesuai dengan arti nama Pradipta Ibra berharap putra pertamanya bisa menjadi penerang bagi orang-orang yang ia kasihi.
__ADS_1
Setelah beberapa jam Ataya melahir kan bayi mungil nan tampan kini ia sudah berada di ruangan rawat inap, dua jam prempuan itu beristirahat kini bayi nya telah kembali berada di dalam panggkuan nya.
Ibra terus menatap dua orang yang telah membuat hari-hari nya terasa lebih baik.
Manik nya terus memperhatikan Ataya yang terus berusaha memberikan ASI kepada baby Zio. Terlihat Ataya sedikit meringis kala bayi mungil itu menyesap nya terlalu kuat.
"Apa dia sudah mendapat kan minuman nya, sayang!?"Ibra terus menatap ke arah Zio.
Ataya menggeleng kan kepala, raut wajah nya terlihat sedikit sendu ada rasa khawatir di dalam mata indah Ataya.
"Belum, kasian ade pasti laper!"cicit nya kepada Ibra, Ataya mengungkapkan rasa khatir nya kepada Ibra suaminya.
"Mungkin belum, apa harus abang bantu biar ASI nya cepat kelur!?"kata Ibra penuh candaan, mengalih kan rasa khawatir istrinya.
"Abang jangan mesum di sini!" Ataya menepuk bahu suaminya.
Pria itu tersenyum dengan mata yang terus menatap lekat bayi mungil yang terlihat sangat tampan itu. Ibra masih merasa ini adalah mimpi indah bagi nya, bahkan terkadang Ibra terus bergumam pada dirinya sendiri, menanyakan apa bayi itu benar-benar milik nya.
"Abang udah kasih tau ayah, bunda, papah, sama mamah!?"Ataya bertanya.
"Sudah sayang, besok bunda baru berangkat ke Jakarta."jelas Ibra, dengan jemari yang terus mengusap lembut pipi Ataya.
"Papah, mamah, sama mbok? kapan kesini." Ataya kembali bertanya.
"Nanti sore mama sama papah kesini." jelas nya kembali.
"Oh iya, bang tolong boboin dede dong ke baby box nya!"titah Ataya .
"Tapi abang nggak bisa, tubuh nya masih empuk abang nggak berani!"raut wajah Ibra terlihat sedikit panik.
Mendengar penolakan dari suami nya Ibra, Ataya pun terpaksa turun dari atas ranjang, lalu berjalan sedikit pelan ke arah baby box dan mulai meletakan bayi mungil tersebut dengan sangat hati-hati.
"Sayang, abang seneng baby nya cowo?"Ataya bertanya.
"Kenapa bingung?"dahi Ataya menjengit, dengan tatapan yang terus menatap wajah Ibra.
"Besok apa baby Zio harus memakai bando yang kamu bawa?" Ibra tersenyum.
Ataya terkekeh pelan, melihat raut wajah Ibra."Kita coba aja kali ya? kan mubazir kalo nggak di pakek!"Ataya berujar, lalu tersenyum jahil.
Benar yang di kata kan Ibra, hampir semua baju baby Zio yang berada di koper berisi baju bayi prempuan, walau pun berwarna kuning, namun tetap saja ada beberapa baju yang mempunyai gambar bunga-bunga dan hiasan pita. Belum lagi Ataya yang memasukan bando untuk ia pakai kan ketika ia dan bayi mungil nya akan pulang ke rumah nanti.
"Abang tidur gih, istirahat sana! bukan nya abang juga cape banget!?"ucap Ataya sambil menunjuk sofa yang berada di ruangan itu.
"Abang emang cape, tapi mata nya nggak mau ninggalin dede bayi."jawab Ibra.
"Adek disini sama aku, nggak bakalan hilang, abang!"Ataya mengusap kepala Ibra.
"Yaudah, abang bobo dulu sebentar. Kalo ada apa-apa bangunin abang aja ya sayang!"kata Ibra.
Ataya mengangguka kepala seraya tersenyum, lalu pria itu berjalan menuju sofa dan segera berbaring, ketika rasa lelah sudah sangat terasa.
...•••••...
"Assalamualaikum?"ucap Amira ketika memasuki ruang inap yang Ataya tempati.
"Wa'alaikumsalam mah."jawab Ataya sambil tersenyum ke arah ibu mertua nya itu.
Raut wajah Amira tampak berbinar, dengan kaki yang terus melangkah ke arah box bayi yang berada tepat di samping Ataya.
"Ya ampun! baby nya ganteng banget ini!"cicit Amira gemas, kala melihat bayi yang terlelap dan mempunyai pipi seperti bakpau.
Ataya ikut tersenyum, ketika melihat raut wajah bahagia yang terus di pancarkan ibu mertuan nya.
__ADS_1
"Papah nggak ikut mah!?"Ataya menatap Ke arah Amira.
"Ikut kok, cuma pas udah parkirin mobil mama tinggalin, udah nggak sabar liat cucu Oma. Jadi mama duluan deh!"jelas nya tampa mengalihkan pandangan kepada Ataya.
Pandangan Amira terus tertuju pada bayi mungil yang tengah terlelap dengan sangat tenang, kemudian pintu ruangan itu terbuka, dan terlihat Ruli yang kini berjalan memasuki ruangan.
"Eh papa, udah sampe?"Amira bertanya kala melihat suaminya sudah berada di dalam ruangan bersama nya.
"Main tinggalin aja ni mamah!"papa mertua Ataya protes.
"Sini deh pah, lihat cucu nya. Ganteng banget! putih pipi nya tembem lagi."kata Amira.
"Yaudah, papah mau gendong!"
"Ih, cuci tangan dulu kalo mau gendong!"Amira menepuk lengan suaminya.
"Emang mama udah cuci tangan?" Tanya Ruli kembali.
"Belum, mamah udah nggak sabar mau liat baby nyatadi. "jawab nya sambil tersenyum ke arah Ruli.
Mendengar di ruangan nya sedikit ramai, Ibra mulai mengerjakan mata lalu terbangun dan terlihat menggeliat untuk merenggangkan otot tubuh nya yang terasa kaku.
"Mamah, sama papah udah di sini?"tanya Ibra dengan suara serak khas bangun tidur.
"Oh ada Ibra ternyata, kirain mamah cuma ada Ataya sama dede bayi."Amira menatap putra sambung nya.
"Iyalah nggak liat kemana-mana, orang mata nya pokus ke cucu nya terus!"timpal Ruli kepada Amira.
"Oek..oek..oek!"suara tangisan bayi mungil itu mulai terdengar, ketika merasa terganggu dengan suara bising dari obrolan kakek dan nenek nya.
"Cup cup cup! cucu Oma, sayang, ganteng!"Amira bersuara untuk menenangkan bayi itu.
"Biar Ataya gendong dulu."ucap Ataya yang kini sudah menuruni ranjang.
"Biar papah saja, Ataya istirahat dulu."sergah Ruli yang baru saja datang dari arah washtafel yang berada tepat di samping pintu kamar mandi.
"Mama cuci tangan dulu!"ucap Amira, kemudian segera berjalan ke arah washtafel.
"Kamu udah kasih nama Ibra?" Ruli bertanya kepada anak sulung nya.
"Udah pah, tadi Ibra sama Ataya yang cari ide."kata nya.
"Siapa?"Ruli kembali bertanya.
"Alzio Pradipta Akdad, panggil saja Zio, Opa!"ujar Ibra kepada ayah nya.
"Zio? nama nya cakep kaya orang nya!"Ruli tersenyum ke arah cucu tampan nya.
"Siapa tadi nama nya!?"Amira antusias.
"Alzio mama."jelas Ataya.
"Ihh! ganteng amat si cucu Oma. Jadi gemes deh, nanti Oma nginep tiap malem di rumah baby Zio boleh yah!" Amira berbicara kepada bayi yang tengah berada si gendongan Suaminya.
WELCOME TO THE WORLD BABY ZIO.
...•••••...
Jangan dukungan nya! berupa like, komen, hadiah, dan vote di setiap hari Senin guys!
Chek profil othor juga, ada novel baru yang berjudul. [ My Ex Husband ] di klik favorite juga yah, kisah nya nggak kalah mlenyot sama kisah Ibra Ataya.
...Follow Ig. @_anggika15...
__ADS_1
...~Love you to the mood and back~...