CINTA SETELAH AKAD

CINTA SETELAH AKAD
Eps 65 ( Khusus untuk yang sudah berbuka )


__ADS_3

...ARE 21+...


...❗PERINGATAN EPISODE INI BISA MEMBUAT ASMA KAMBUH❗...


...ASAM LAMBUNG NAIK...


...DAN TERJADI NYA DARAH RENDAH...


...😱😱😱...


Penolakan terus Ibra dapat kan dari istrinya Ataya , wanita yang kini sedang berada di bawah tubuh nya terus memberontak , cakaran demi cakaran pun Ibra dapat kan dari Ataya.


Gairah nya sudah tak bisa ia bendung , tangan nya berusaha menarik paha mulus Ataya yang kini berusaha menjauh dari nya.


" Aaaaaaaaaaaaaaaaaw " Teriankan Ataya menggema di dalam ruangan.Kala mendapat kan benda kramat Ibra menerobos begitu saja dalam satu kali hentaka.


" Shuttttttth " Ibra mencoba menenangkan Ataya yang kini terlihat sedang kesakitan , jari tangan nya terus mengusap pipi sang istri.


" PERIH " Suara nya sesikit bergetar , tangan nya mengepal terus memukul dada Ibra dengan sangat kencang.


" Maaf sayang maaf " Suara Ibra lirih , manik nya terus memperhati kan mata istri nya yang terlihat terpejam.


" KENAPA GA PELAN-PELAN ? " Suara Ataya kini terdengar lirih , mata nya menatap Ibra sendu.


Ibra punterus menghujani Ataya dengan kecupan , tak henti nya ia mengucap kan kata maaf kepada istrinya yang kini sedang meringis menahan rasa sakit karena ulah nya.


Melihat Ataya yang sudah sedikit tenang , ia pun mulai kembali mengerakan pinggul nya dengan perlahan , hingga terlihat Ataya sedikit meringis , mata nya terpejam , Ataya mengigik bibir bawah nya.


" Sayang " Panggil Ibra lembut . " Buka mata mu , lihat aku " Titah nya dengan tangan yang terus mengusap lembut pipi Ataya.


Manik Ataya pun mulai terbuka , ia melihat sosok yang ia sangat cintai berada di hadapan nya dengan senyum manis di bibir nya.


" Hai sayang " Sapa Ibra ketika Ataya membuka mata , ia melempar kan senyum kepada Ataya . Dan di balas senyuman kembali oleh istri nya itu.


Ataya pun membalas senyuman suaminya dengan senyuman malu-malu , ia memangling kan wajah nya ketika tatapan mereka bertemu.


Ibra yang melihat Ataya memangling kan wajah dari nya , jari tangan Ibra menyentuh dagu Ataya , lalu menuntun nya kembali menatap wajah nya


Tatapan Ibra dan Ataya pun kembali bertemu , kedua sejoli yang sedang di selimuti kabut gairah itu saling melempar senyum.


Hingga tiba-tiba bibir nya sudah saling terpaut kembali , decapan-demi decapan pun sudah terdengar nyaring di dalam ruangan.


Berbeda dengan tadi , Ataya yang terus menolak dan memberontak kini ia sudah membalas setiap sentuhan yang Ibra berikan.


Mendapat kan balasan dari Ataya , Ibra pun semakin memperdalam lu*atan di bibir istrinya , tangan Ibra tak tinggal diam , Ibra terus mengabsen seluruh tubuh istrinya.

__ADS_1


Suara erotis itu kini memenuhi ruangan , desahan Ataya terus terdengar indah di telinga Ibra , tak kala Ataya pun meneriaki nama suaminya ketika Ibra meng hentakan nya sedikit kasar.


" IBRA ! PELAN-PELAN. " Teriak Ataya , jemari nya mencengkram bantal ,mata nya terpejam dengan bibir bawah yang selalu ia gigit berusaha menaha suara yang keluar dari mulut nya.


" Kenapa malam ini kamu sexy sekali sayang " Bisik Ibra di telinga Ataya , ia pun kembali memper lahan gerakan nya hingga membuat Ataya sedikit memelan kan suara nya.


Ibra menghentikan aktifitas nya , tangan nya kembali menggerayang nakal di pa*ta* sintal milik Ataya , mata mereka pun saling menatap lekat , tatapan kedua nya terlihat sendu karena kabut gairah yang masih menutupi manik nya.


Ibra terus menghujani Ataya dengan kecupan , dari pipi , kening lalu turun ke tulang rahang hingga membuat Ataya menggelinjang tak bisa menahan rasa geli yang Ataya rasakan.


" Abang " Ataya merancau , tangan nya meremas rambut suaminya yang kini sedang berada di atas tubuh milik nya , dengan tangan yang terus berbuat nakal me*emas dua gundukan kenyal milik nya.


" Iya sayang " Sahut Ibra dengan tangan yang masih memain p*t*ng milik istrinya itu.


" Aku cape " Rancau nya kembali , peluh sudah membasahi kening Ataya dengan raut wajah yang sudah memperlihat kan kelelahan , malam ini Ataya benar-benar tidak sanggup menyeimbangi permainan Ibra yang sudah lama tak menyentuh nya.


" KITA TUNTAS KAN SEKARANG " Ibra kembali berbisik di telinga istrinya.


Lalu mulai menusukan kembali pedang milik nya ,suara sexy Ataya kembali terdengar , suara istri nya sedikit berteriak kala Ibra memacu nya dengan kecepatan tinggi .


Erangan Ibra pun sudah terdengar , suara nya sedikit tertahan ia pun terus mempercepat gerakan nya hingga benih itu pun Ibra tanam kan kembali di rahim istrinya.


Nafas nya tersenggal , tubuh nya ambruk di atas tubuh istrinya yang kini sudah terlunglai lemah.


Ibra pun menganggkat tubuh nya , ia menatap wajah Ataya dengan tatapan penuh cinta.


Cup..


Ibra mencium kening istrinya.


" Terimakasih " Ibra tersenyum kepada Ataya.


" Sama-sama " Ataya membalas senyum dari Ibra , tangan nya meraih pipi Ibra , lalu mengusap nya dengan lembut. " Ataya takut " Sahut nya.


"Kenapa takut sayang ?" Ibra mengerut kan dahi nya .


" Zio baru empat bulan , aku ga pake pengaman " Jelas Ataya.


"Tidak usah takut , kalau pun nanti hamil , kamu adalah wanita bersuami " Jelas Ibra.


Ataya pun hanya terdiam mendengar perkataan Suaminya.


" Tidurlah sayang " Ibra mengusap kepala istrinya. " sudah jam setengah tiga pagi " Titah nya .


Cup..

__ADS_1


Ibra mencium bibir Ataya , menarik selimut untuk menutupi tubuh polos istrinya , lalu mulai beranjak menuju pintu kamar mandi.


Mata Ataya pun langsung terpejam karena sudah sangat kelelahan akibat aktifitas nya di atas ranjang bersama Ibra.


Ia tertidur dengan tubuh polos yang hanya di balut selimut berwarna putih dan tebal.


Rambut coklat yang sudah cukup panjang pun terlihat kusut dan acak-acakan.


Setelah beberapa menit Ibra berada di dalam kamar mandi , ia pun keuar hanya menggunakan bathrobe , dengan rambut basah yang terlihat sedikit berantakan.


Padangan Ibra pun beralih kepada seorang prempuan yang kini telah tertidur pulas di bawah gulungan selimut.


Bibir nya terus tersenyum , hati nya begitu bahagia . Setelah sekian lama ia menaha nafsu nya kepada Ataya , akhir nya malam ini ia mendapat kan hak nya kembali.


Dengan hanya menggunakan boxer dan di lapisi bathrobe , Ibra pun kembali naik ke atas ranjang menyusul istrinya yang sudah terlebih dulu terlelap.


Sebelum benar-benar berbaring , mata nya terus memper hatikan wajah yang terlihat lelah.


Bibir nya tersenyum , ibu jari Ibra kembali mengusap wajah cantik istrinya , tak henti nya ia memberi nya kecupan hangat di bagian kening dan pipi.


Ataya benar-benar sudah tertidur dengan nyenyak , bahkan ia tak terusik sedikit pun kala Ibra terus menghujani nya dengan kecupan.


" Tak pernah aku segila ini mencintai wanita , kamu benar-benar membuat ku tak bisa jauh dari mu sayang , bahkan hanya memikir kan nya aku tak sanggup , terimakasih telah bersedia hidup dengan ku ,terimakasih telah bersedia di jodoh kan dengan ku dulu " .


Manik nya terus menatap wajah cantik yang tengah terlelap , bibir nya terus menguki senyuman bahagia.


Cup..


Ibra kembali mencium kening Ataya.


"Zio , maaf kan papah ya sayang , papah pinjem mama nya malam ini , besok kita pulang ya sayang, tungguin mama sama papa , papa tau Zio pasti rindu mama , tapi saat ini papah lebih rindu mama sayang" Rancau nya pada Zio yang tengah bersama kake dan nenek nya.


Ibra pun berbaring , menyelinap masuk ke dalam selimut bersama Ataya , tangan nya memeluk Ataya dari belakang , ia menempel kan wajah nya di punggung polos istrinya.


ADUH AUTHOR GERAH SENDIRI.


GENGS UDAH BACA JANGAN LUPA SOLAT TAUBAT 😬


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


TBC.


JANGAN LUPA LIKE & VOTE .


DUKUNGAN DARI KALIAN SANGAT BERARTI BAGI AUTHOR.

__ADS_1


__ADS_2