Cinta Setelah Andin Pergi

Cinta Setelah Andin Pergi
tekad rujuk


__ADS_3

sekitar tengah malam tiba-tiba telepon berbunyi membuat pasangan yang sering berpelukan ini terkejut.


Mereka memang berpelukan tapi Andien berada dalam selimut tebalnya sedangkan Robert di luar selimut.


Namun begitu ini masih membuat Andien merasa malu dengan dirinya sendiri.


robek jangan kesel mendengar suara telepon genggamnya itu memang sangat wajar jika telepon itu berbunyi terus-menerus mengingat dirinya adalah usahawan muda yang sangat menjanjikan.


tapi sekarang tidak tepat waktu sama sekal. dengan malas Robert mencoba mengambil telepon genggamnya.


Berbeda dengan Andien telepon genggam Robert masih bagus. Sedangkan telepon genggam milik Andien sudah basah sejak awal karena hujan.


"Din ini Katty!"panggil Robert setelah melihat nama siapa yang ada di sana.


"Hem ngapain sih Katty nelpon kamu malam-malam?"kata Andien .


Robert mengangkat bahunya dan segera menjawab telepon itu.


Tanpa ada kata assalamualaikum atau sebagainya. Katty di seberang langsung saja menembak Robert dengan kata-kata yang menunjukkan dia khawatir.


"lowbat kamu lihat Patty nggak, aku nelpon dia berkali-kali tapi sampai sekarang nggak ada jawaban kasih tahu aku apa kamu sedang bersamanya saat ini aku khawatir loh. perasaanku entah bagaimana nggak nyaman dari tadi sore"


robek tercengang dan tidak mengerti apa yang dimaksudkan oleh Katty.


"Hem Andien baik-baik saja dia ada kok sama aku, lalu apa hubungannya perasaan kamu sama dia ,aneh deh"


"dia sama kamu sekarang ?aduh syukur lah kalau gitu kasih dong ,aku mau bicara sebentar" kata Katty.


Andi mendengar apa yang dikatakan oleh Katy itu dia hanya bisa tersenyum dan mengakui kesalahannya.


mungkin perasaan yang tidak nyaman yang dirasakan oleh Katy itu adalah perasaan pada saat dia mengetahui jika Robert sudah mati terbakar oleh api.


bukankah mereka adalah saudara kembar identik yang memiliki kedekatan secara emosi.


"Oke "Kata Robert.


"Katy maaf ya aku menyusahkanmu lagi kata Andien dengan wajah yang memerah.


"Hem sebenarnya apa yang terjadi sih. dulu aku nggak tahu ada apa sama kamu tapi sekarang kan kita udah deket gini.Kalau ada masalah itu ia bilang jangan disimpan sendiri kan jadi sakit kayak gini. kamu tuh ya bikin aku emosi aja tau "keluh Katty di seberang sana.


Andien tidak melihat bagaimana penampakan ketika di tapi dia jelas mengetahui jika benar-benar khawatir akan dirinya.


"Hehehe maaf ya Katty, aku aku nggak sengaja"


"Ohh sekarang mengaku deh sebenarnya ada apa sama kamu. apa Robert masih menyakiti kamu lagi?" tanya Katty marah.


Orang lagi enak enakan bercanda dengan calon pacar. Digangguin dengan rasa sakit yang menyiksa. Katty langsung mengarahkan kesalahan ini di kepala Andin dan mencoba menghubunginya saat itu juga.Tapi siapa menyangka telepon Andien sama sekali tidak bisa dihubungi.


Mana dia tahu jika saat ini telepon Andien sudah direndam dengan air hujan sehingga tidak berfungsi sama sekali.


Yang membuat ketiga menjadi geram adalah dia juga pingsan di saat Andien pingsan.


Ini buruk, untung saja dia pingsan saat berada di dalam rumah. Jika tidak bayangkan saja jika keadaan sedang di luar sana.


Keluarga Jhoni tempat khawatir padahal mereka akan berangkat ke Bandung keesokkan harinya.Jika sampai malam masih tidak sadar,ini akan jadi masalah besar.


Ini sangat memalukan sekali.


Untung saja calon mertua sangat pengertian dan tidak mempermasalahkan hal itu.


Begitu sadar dari pingsan nya Katty mencoba menghubungi Andien lagi. Tapi dia gagal lagi dan sekarang tiba-tiba ingat dengan nomor Robert.


Untung saja Robert nomornya masih aktif .Jika tidak kita tidak tahu harus mencarinya ke mana. Mungkinkah dia langsung melaporkan ini pada keluarga besarnya.


Andien tidak tahu pemikiran Katty, kejadian dia pingsan benar-benar akan membuat repot Katty di kota lain.Jadi dia masih cukup enggan menyebut kan nya.


"bukan gitu sih tapi...


Masalah ini sangat memalukan untuk Andien tapi dia sudah membuat Katty merasakan kesakitan tanpa alasan.


"kamu jangan bohong sama aku ya, ini tubuh aku hati aku tapi gara-gara kamu semuanya jadi berantakan.Ahh amu benci ini,kau tahu? tapi setelah semua ini kau mencoba merahasiakannya padaku. sebenarnya kamu anggap aku ini sebagai apa hum?" keluh Katty yang panjang lebar.


Katy bukanlah Andien dia bahkan tiga mengungkapkan beberapa bahasa kotor. kata-kata ini tentu saja ditujukan untuk Robert.


Hanya Robert lah orang yang bisa membolak-balik hati Andien sampai sesakit ini. jadi wajar kalau dia berpikir Robert adalah punca segalanya.


Robert melanjutkan dahinya mendengar keluh kesah hati itu yang langsung menyalahkan dirinya tanpa dasar.


"Katy begini tadi kan aku...


dengan berat hati Andien mengatakan juga bagai mana khawatirnya dia tentang kondisi Robert saat itu.

__ADS_1


Robert sampai saat ini tidak mengetahui apa yang membuat Andien berubah pikiran. Dia hanya mengetahui jika Andien sudah menerimanya dan bersetuju untuk rujuk lagi.


Sekarang robert mendengar kan langsung dari bibir Andien, apa yang membuat dia menjadi begitu terbuka.


Rupanya ini hanyalah sebuah kesalahpahaman yang manis.


Namun begitu Robert juga sangat tersentuh mendengar kisahnya. Selagi Andin bercerita dengan Katty melalui telepon. Robert mengambil kesempatan ini untuk memeluk Andien dari belakang.


Dia mencium rambut Andein yang belum benar-benar kering sepenuhnya.


Secara sadar Andien malah letakkan kepalanya di dada pria itu.


Rasa aman dan nyaman sekarang memenuhi hati Andien sama sekali tidak ada rasa sakit.


Hanya berdasarkan perasaan ini sajalah Katty yakin jika Andien tidak bercanda sama sekali.


"Hah jadi sekarang kamu memutuskan untuk rujuk, ehh tunggu dulu ya"di seberang Katty malah kepo dan melupakan rasa sakit yang tadi dia keluhkan


"maksudnya sekarang ini kalian berdua sedang ada di sebuah gubuk kecil ,di bawah hujan lebat ,lagi berdua-duaan di depan api unggun gitu?" tanya Katty.


"Hem hehehe "Andien hanya menjawab sepintas selalu dan Katty malah mencek-mencek di sana.


"saat sakit aku tuh merasakan apa yang kamu derita tapi kalau bahagia kayak gitu kenapa nggak ya.Duh ini nggak ada banget dan kamu itu curang. aku nggak terima sama sekali. seharusnya kalau kamu itu bisa ngirimin aku rasa sakit tentu saja harus bisa ngirimin rasa gembiranya juga kan. tapi ini nggak kamu itu gimana sih"


"Eh..mana ku tau lah Katty,kamu ini kok bilang kiriman segala,emang nya uang apa,lucu banget sih "kata Andien tertawa.


Robert baru menyadari kenapa jadi begitu marah. dia juga sudah mendengarnya tapi tidak menyangka sampai bisa sedetail ini.


Saat Andien merasakan sakit , Katty juga mengalaminya. Tapi Andien sama sekali tidak pernah merasakan itu .Apa mungkin karena katty tidak pernah merasakan yang namanya sakit hati.


Toh dia baru saja belajar jatuh cinta.


"kalau gitu lebih baik jadi jangan dibiarkan si Katty jatuh cinta dengan orang yang bisa membuat dia sakit hati .kalau sudah gitu, jangan-jangan Andien yang kerepotan nantinya ya kan "pikir Robert tidak tenang.


selagi dua kembaran itu berbicara sebenarnya Robert berpikir ke arah yang berbeda.


Robert pikir dia harus mengevaluasi calon pacar Katty di masa depan. Karena semua ini menyangkut dengan suasana hati Andien selanjutnya.


*tapi sebenarnya Joni itu masih pemuda yang baik dan memiliki masa depan juga, Hem tidak buruk. tapi gimana kalau Joni malah menolak Katty,ini gawat " pikir Robert lagi.


Robert tenggelam dalam pemikirannya sendiri dan semakin erat memeluk Andien.


"Mas sesak nih"kata Andein yang entah sejak kapan merasa sesak karena diperlukan terlalu kuat oleh Robert.


Pada saat itulah di seberang terjadi jeritan kuat ,yang membuat gendang telinga Andien seakan-akan ingin pecah.


"Andien... kalian berdua lagi ngapain tuh ,mau bobolin gawang ya. awas aja ya belum muhrim tahu?"kata Katty.


"jadi kamu ini kok mikirinnya ke sana sih, aku itu masih tahu dosa loh"jawab Andien yang merasa malu sendiri.kulitnya yang sudah putih menjadi tambah merah lagi.


"Ihh Katy berisik amat sih orang lagi pacaran juga, tutup lah, kan si Joni ada tuh di sebelah"kata Robert yang merampas telepon dari Andien.


jadi ini dari jauh saja sudah menjadi bohlam lampu besar. Gangguin orang pacaran aja tahunya.


"Eh Robert kurang ajar sekali kamu ya, ku bilangin sama mamanya Papa lho kalian berbuat mesum di sana"


"Huhu bilang aja siapa takut, kalau mau ngapa-ngapain juga apa urusanmu"kata Robert galak. padahal dia sengaja membuat Katty menjadi marah.


Pantas saja Bima suka bercanda dengan Katty seperti saat ini. Mendengar suara Kitty yang marah itu seperti suara musik Nina Bobo.


"sialan kamu Robert otakmu itu ada di mana, kamu pikir kalau kamu bohongin si Patty,yang sakit itu siapa Hem,itu aku bego"pekik Katty.


Andien ??


Robert ??


Joni ??


Tik..


Telepon diputuskan oleh Robert secara sepihak. Dia langsung menggarukan kepalanya yang tidak gatal.


Robert dan Andien sama-sama saling pandang dan tidak tahu harus berkata apa.


Kira-kira apakah yang dikatakan oleh Katty itu benar atau tidak. tapi jika pembenar bagaimana cara untuk mengetahuinya.


Setelah tahu apakah ada solusi untuk itu.


"Eh ini gimana ceritanya sih, yang dibobolin siapa yang sakit siapa. jangan-jangan yang enak enak juga siapa?" guman Robert pelan.


Andien mendengar apa yang dikatakan oleh Robert ini .Dia juga menggeleng-geleng ke kepala. karena tidak mengerti sama sekali.

__ADS_1


lama Robert menatap Andien dengan berbagai pertanyaan yang berlarian di benaknya.


Sejurus kemudian dia berkata"aku tidak tahu apa yang terjadi tapi sepertinya lebih baik kita mencari tahu gimana?"


"caranya mas ?"tanya Andien polos.


dia juga ingin tahu kebenaran kisah ini Andi juga ingin tahu bagaimana cara mengatasinya. apakah mungkin Robert memiliki solusi yang bagus tentang ini.


"Hem gimana mau tahu kalau kita tidak mencobanya ya kan?"kata Robert yang sok pintar.


"maksudnya apa sih mas, bicaranya to the point aja jangan pakai tebak-tebakan gitu" kata Andien.


"maksudnya sih ,pengennya mau coba coblos duluan, kan baru tahu tuh gimana reaksi si Katty kan hehehe" Kata Robert yang mendapatkan cubitan di pinggang.


"Ahh mas kamu tuh ya nakal"


"Hahaha nakal sama istri sendiri kan nggak apa-apa hahaha" Robert menatap Andin dengan mata yang panas. gadis yang dicintainya berada tepat di depan mata tanpa memakai dalaman sama sekali.


Kaos putih yang di pakai andien mencetak jelas apa yang ada di dalamnya.Itu bener-bener membuat mata Robert terbuka lebar.


"mas liat apa sih"Pekik Andien malu. dia langsung membungkus keseluruhan tubuhnya dengan selimut.


"Hem lihat dikit aja nggak apa-apa kan, pelit amat sih jadi istri"


"mas jangan melanggar batas ya aku bukan istrimu tapi mantan oke"


"mantan yang bakal jadi istri balik kok, intip dikit lah.Utangan di warung aja Oke kan"


"Hah emang aku ini barang pakek di utangin segala?"


"Bukan barang tapi istri nya Robert lah, orang cuman minta Depe hehehe"


"Mas tapi aku tuh belum dihalalin tahu"


"Ya udah, dihalalin besok aja mau?"


"Nggak akh"


"Ya sekarang lah pakek HP, mau?"


"hah mas kamu ini aneh aneh aja, nikah kok peke hp ,apa bisa?"


"Ya bisa lah"


"Mas...


"Ya..hem.


"Nggak...


Sampai di sini mereka berdua bercanda lagi dengan tidak ingat waktu sama sekali. Mungkin ini yang disebutkan oleh orang jika cinta itu memang benar-benar buta adanya.q


Untung saja dengan adanya hujan lebat ,tidak ada yang mendengar teriakan dan candaan mereka yang tidak bergizi ini.


Keduanya tidur lagi setelah lelah berteriak. Tidur yang masih dalam posisi saling berpelukan seperti sebelumnya.


Pagi harinya seperti kesepakatan mereka berdua pergi ke kota. Tujuan mereka ingin mencari pakaian ganti untuk Andien.


Sulit untuk menemukan toko pakaian yang masih buka saat pagi hari.Tapi itu bukan berarti tidak ada sama sekali.


Robert sengaja membeli dalaman sekalian untuk Andien. bukan hanya untuk Anda tapi dia juga membeli pakaian untuk dirinya sendiri.


Hanya saja itu dipakai di ruang pas.


Tapi untuk Andien tidak bisa begitu, dia mengirimkan semua hal yang dibeli ke dalam mobil. Tutup lagi mobilnya sementara Andin berganti pakaian di dalam.


Setelah berganti pakaian barulah Andien merasa nyaman untuk keluar. pasangan ini segera menghabiskan waktu untuk mencari warung yang menyediakan sarapan pagi.


Mereka hanya menghabiskan waktu seperti ini. Sebelum kembali ke rumah pak auzarudin dan menunggu tuan tanah datang untuk tanda tangan.


di rumah pak ozard mereka tidak tahu apa yang terjadi yang jelas ketika Andien dan Robert datang lagi met pak Oza dan istrinya menyambut dengan tangan terbuka.


Sekitar jam 09.00 pagi tuan tanah segera tiba dan Andien sukses menandatangani kesepakatan jual beli.


Dengan berbekal akun banknya Andien mentransfer sejumlah uang pada tuan tanah. Setelah itu semuanya dianggap selesai.


Tuan tanah segera kembali karena ada urusan. Tapi Andien tetap tinggal untuk membicarakan beberapa hal mengenai proyek rumah sewa yang akan dikelola langsung oleh pak auzaruddin nantinya.


hanya setelah pembicaraan clear Andien dan Robert meninggalkan rumah pak Oza dengan wajah tersenyum.


Berbeda saat mereka datang sehari sebelumnya .Kali ini Andien benar-benar meninggalkan rumah pak auzarudin dengan tangan yang saling menggenggam.

__ADS_1


Baik Andien dan Robert sama-sama tersenyum. Di dalam hati keduanya ada ucapan basmallah, syukur kepada Allah atas anugerah ini.


Setelah ini keduanya akan mencoba meraih rumah tangga yang sakinah mawadah dan warohmah.


__ADS_2