Cinta Setelah Andin Pergi

Cinta Setelah Andin Pergi
talak


__ADS_3

Wajah panik Robert jelas terlihat di mata Andien. Dia juga sama gugupnya takut Robert akan menyalahkan dirinya karena kejadian ini.


Padahal sangat jelas dia sama sekali tidak ikut andil dalam kekacauan yang mereka berdua buat.


"Andien ngapain kamu bengong di situ cepat bersihkan semua ini"kata Robert yang setengah memaksa. Dia tidak bisa berpikir banyak hanya tertuju pada Serra yang sedang meringis kesakitan.


Mata serra mulai menggenang,dia menatap Robert yang membuat Robert prihatin.


"Robert ini sakit ,apa kalian tidak punya kotak P3K. Gimana kalau ada bekas lukanya?"seru Sera lagi dia memang sedang kesakitan dan ini tidak dibuat-buat.


Hal yang paling ditakuti bukanlah sakit tapi bekas luka yang ditinggalkan dari kejadian ini. Tubuh ini adalah aset terpenting untuk Sera menjadi sosok sosialita.


Jutaan rupiah dia habiskan untuk mempermak tubuh ini agar selalu awet muda dan selalu cantik.Tentu saja dia akan khawatir dengan bekas luka yang akan ada nantinya.


"sebentar ya sayang tahan,-tahan dulu sakitnya aku akan mengambilkan kotak P3K"kata Robert yang pergi buru-buru untuk mencari kotak P3K.


Dia berlari cepat dan menghilang di sebuah ruangan di mana kotak itu di simpan.


Sekarang di ruangan ini hanya tinggal Sera dan Andien saja. Tanpa kehadiran Robert wajah Serra berubah menjadi segarang Ibu tiri.Perubahan ini begitu cepat dalam hitungan detik sampai Andien saja merasa terkejut.


"Heh ngapain bengong sana cepat bersihin beling kaca ini goblok jadi orang.ayo sana "pekik Sera dengan nada menjijikan.


Tapi dia tidak berbicara dengan suara yang keras takut Robert akan mendengarnya. Andien tersentak mendengar kata-kata itu dia baru saja menyadarinya.


Sejak tadi pikirannya sedang melayang tidak tahu ke mana.


Bergegas Andien mengambil mesin pembersih yang ada di pojok kiri. Cukup menghidupkan mesin tersebut semua barang-barang yang berantakan akan bersih dalam 10 menit.


Dulu Andien tidak tau tapi sejak tinggal di apartemen Andien mengandalkan ini untuk bersih bersih.Ini meringankan beban pekerjaan Andien di rumah.


Tapi Serra tidak puas dengan ini, dia bangkit dan meletakkan tangannya ke pinggang seraya berkata" kamu itu bodoh ya, pantas saja Robert berpikir untuk menceraikan kamu. Pergi ambilkan pel basah ke belakang.Bersihkan ini secara manual "


Andien masih bingung ,dia reflek berlari ke belakang untuk mengambil kain pel seperti yang dimaksudkan oleh Serra tadi.


Baru beberapa saat kemudian dirinya sadar jika dia sedang diperbudak oleh pacar Robert. Baru kemudian Andien mencari kursi untuk duduk, dia menangis lagi di sana.


"kenapa aku sebodoh ini ,sudah jelas hati Robert tidak ada untukku kenapa harus menunggu?" pikir Andien yang terisak-isak.


Sementara itu setelah memarahi Andien ,Serra duduk lagi di kursinya seperti semula.Baru beberapa saat kemudian Robert datang dengan kotak P3K di tangannya.


"Serra masih sakit?"Tanya nya yang langsung memeriksa luka Serra. Robert segera mensterilkan luka dengan alkohol dan melihat apakah ada serpihan kaca lagi di kaki Serra.


Wajah Serra yang tadi terlihat marah berubah menjadi senyum penuh musim semi.Lalu dia berkata dengan nada genit"dengan kamu semuanya nggak sakit lagi"


"Hehehe kenapa aku baru tahu ya jika mulutmu itu semanis madu?"kata Robert terkekeh kekeh.Hati Robert seperti di siram madu paling manis di dunia karena kata kata Serra.


"Rob di mana sih Andien nggak datang untuk membereskan semua. Padahal aku udah bilang lo tadi. Apa dia marah ya sama kita?" kata serra memancing .


Robert melihat sekeliling baru dia sadar jika Andien tidak ada di sini. Bahkan kekacauan ini belum ada yang membersihkannya.


Tiba-tiba saja dia juga berpikir Andien marah dan mungkin pergi ke kamarnya saat ini.


Hal ini memang tidak adil bagi Andien tapi mau bagaimana lagi ini adalah risiko cintanya dengan Serra.


Dibandingkan dengan Andien .


Robert lebih ingin menjaga hati Serra. Dia tidak ingin Serra merasa sebagai orang ketiga di dalam hubungan ini.


"Andien kamu di mana sih cepat bersihkan semua ini"panggil Robert dengan suara keras.


Andien yang sedang menangis terkejut mendengar panggilan itu. Dia menengadahkan kepalanya dan buru-buru pergi ke wastafel untuk mencuci mukanya yang sedikit sembab.


Tentu saja untuk melakukan itu membutuhkan waktu beberapa detik dan ini tidak membuat Robert senang.


Dia jadi semakin yakin jika Andien sedang berpura-pura di dalam sana. jadi Robert berteriak lagi "Andien ngapain kamu di situ .Cepat kemari dan bersihkan semua kekacauan ini"


Selang beberapa waktu kemudian Andien datang lagi dengan kain pel basah di tangannya. Dia juga membawa sapu di tangan berniat untuk membersihkan kekacauan dengan itu.


"Andien kamu ini bersandiwara atau apa. Itu kan ada mesin pembersih ngapain kamu pakai sapu "kata Sera tiba-tiba.


Robert juga mengernyit heran dengan perilaku Andien ini. Di apartemen ini jarang sekali menggunakan sesuatu yang namanya sapu. Mereka memiliki mesin pembersih yang sekali pencet bisa membersihkan segalanya sampai tidak meninggalkan debu sedikitpun.


Apa yang dipikirkan Andien saat ini.


" Tapi mas tadi Mbak serra yang bilang pakai sapu dan pel basah jadi...


"oh my God kapan aku bilang itu Din kamu mau menghasut robert agar membenci aku iya? Robert coba lihat istri kamu ini, masih kecil tapi sudah berpikiran licik .Aku nggak tahu ya bagaimana kamu bisa tahan tinggal sama dia yang bermuka dua kek gini?"


Serra mengatakan seperti itu karena dia tidak mengetahui jika rumah ini sudah ada cctv-nya .Jadi apapun yang dia lakukan tadi sebenarnya sudah terekam di sana.


Tentu saja dia tidak akan menduga itu sama sekali.Lagi pula Robert pun tidak pernah membicarakan tentang masalah di CCTV padanya.


Apa yang dikatakan Serra tentu saja hati Robert menjadi dingin. Serra selalu benar tentang sosok Andien. Gadis licik yang penuh dengan rencana-rencana busuk.


"Andien aku nggak nyangka pikiran kamu begitu picik ya. Aku tahu salah mengatakan ini karena kamu adalah istri sedangkan Serra hanya pacar. Tapi dengarkan aku baik-baik Andien kamu adalah orang yang masuk diantara kami bukan sebaliknya mengerti?" kata Robert dengan kesalnya.


Dia sangat mencintai Serra dan tidak ingin Serra direndahkan martabatnya hanya karena masalah seperti ini.

__ADS_1


Masalah tentang pernikahan yang dipaksakan.


"Mas kenapa aku nggak ngerti ya apa salahku di sini? bukan aku yang bikin semua berantakan "kata Andien yang tidak terima dia disalahkan.


Jelas mereka berdua yang bikin keributan lalu kenapa dia yang disalahkan untuk itu.


Baru tahu jika sebenarnya otak Robert ini sedikit miring.


Andien adalah pribadi yang selalu berpikiran positif jadi dia sudah siap kapan pun Robert mulai memperlihatkan tingkah nya.


Namun begitu dia akan tetap pada pendiriannya.Andien bukan seorang istri bodoh yang berserah pada nasib ketika suaminya berperilaku tidak adil. Dia juga bukan istri yang selalu mengharap pernikahan ini tidak berakhir.


Andien menghidupkan telepon genggamnya dengan posisi rekaman. Robert sebenarnya bukan laki-laki yang cocok untuk menjadi suaminya saat ini.


"Andien kamu jangan kelewatan batas ya Serra ini pacar aku cinta aku jadi siapa kamu?"Robert yang arogan dia tidak tahu perbincangan ini sudah direkam Andien .Karena telepon genggam itu disembunyikan Andien di belakang punggungnya.


Hati Andien bergetar mendengar pertanyaan itu .Tapi dia harus kuat menunggu jatuhnya hukuman mati bagi identitasnya sebagai seorang istri.


"aku adalah istrimu mas dan dia adalah pelakor apa aku salah?"


Plak...


Begitu kata-kata Andien habis satu tamparan langsung dilayangkan Robert padanya. Tapi Andien sama sekali tidak sedih dengan perlakuan ini.


Seumur hidup dia tidak pernah dimarahi apalagi ditampar seperti sekarang. Dengan tamparan, keputusannya sudah bulat untuk berpisah dengan Robert hanya karena ini.


KDRT adalah perilaku yang berulang. pelakunya tidak akan pernah menyesal atas apa yang mereka lakukan. Jika ini terlalu dibiarkan maka dia akan selalu menjadi korban KDRT seumur hidup. Dan Andien bukan istri bodoh yang menerima semuanya dengan lapang dada.


Robert yang menampar Andien tiba-tiba menyadari apa yang dia lakukan. Robert memiliki hati lembut tidak pernah marah dengan seseorang secara terbuka .Bahkan memukulnya apalagi Andien masih seorang istri. Tapi hari ini dia sudah melewati batasannya sendiri.


"Andien....


Robert ingin maju dan meminta maaf pada Andien atas perlakuannya itu. Namun pergerakan ini dilihat langsung oleh Serra. Dia merasa ini tidak bagus.Jadi Serra buru buru maju dan berkata.


"Lihat Robert dia mengatakan aku pelakor kau dengar itu robert. Sudah kubilang ceraikan dia saat ini.Aku tidak terima ini Robert ,seumur hidup aku tidak pernah dikatain orang sebagai seorang pelakor.


Sekarang kau harus memilih aku atau dia?" kata Serra dengan wajah sedih yang di buat buat.


"Serra....


"nggak bisa Robert jika kamu tidak menceraikan dia hari ini kita putus. aku nggak ingin dikatain orang sebagai pelakor.Di mana harus aku letakkan harga diriku sebagai seorang wanita. Kenapa Robert ,aku hanya ingin kau memilih aku atau dia?" kata serra dengan suara yang sedih.


Wajah nya yang tampak.kuyu membuat Robert ragu ragu sendiri.Dia yakin dengan Serra dan ingin bersama Serra dengan identitas yang resmi.


Apakah ini harus di lakukan sekarang.


Robert segera gamang lagi, dia selalu berpikir hal seperti ini tidak adil untuk Andien maka dia harus membuat semuanya jelas untuk gadis kecil ini. Meskipun dia berpikir Andien sebagai sosok yang gila uang namun sebagai seorang suami sudah sewajarnya Andien membelanjakan uangnya bukan.


Mama dan Papa juga harus menerima ini semua. Serra adalah calon istri yang dia idam-idamkan sejak dulu.


Dia melihat lagi wajah cantik Andien yang sekarang tidak lagi terlihat sendu . Sekarang wajah Andien bahkan terlihat tegar dan sedikit menghina.


Di detik berikutnya Robert memegang kepala Andien dan berkata"aku Robert Adam menceraikanmu dengan talak satu mulai detik ini "


Duar...


Andien sudah siap mendengar kata-kata ini. Tapi tetap saja seperti ada ledakan keras di hatinya. Ini bukan lagi sebuah kesedihan mungkin perasaan nyaman dan bebas dari semua belenggu.


Di belakang Robert ,Serra langsung berjingkrak kesenangan. Dia langsung memberikan jari tengahnya pada Andien. Andien melihat itu karena posisi mereka sedang berhadap-hadapan sementara Robert memunggungi Serra.


Sementara itu di dalam hati Robert tidak ada rasa senang seperti yang dia duga. Justru rasa bersalah yang kian kental dan sebuah rasa kehilangan yang samar-samar.


Sementara itu Andien tersenyum dengan beberapa tetes air mata di pipinya. Dia sama sekali tidak berbicara banyak hanya pergi ke kamarnya dan menguncinya dari dalam.


Robert dan dia tidak layak lagi tidur dalam satu kamar yang sama. Jika dulu Andien akan memprioritaskan Robert tapi sekarang tidak lagi.


Apartemen ini juga bukan haknya sekarang. Dia akan kembali tinggal di rumahnya yang dulu.Andien menarik tas besar dan melempar kan pakaian nya di sana.


Lemari pakaian ada begitu banyak baju yang dibeli oleh Mama Robert untuknya. Andien pikir itu adalah haknya sebagai seorang istri selama ini. Jadi dia tidak meninggalkan sehelai pakaian pun di lemari itu.


Robert yang melihat kepergian Andien itu hanya bisa menatap punggungnya dengan perasaan yang tidak menentu.


Andien meninggalkan kartu kredit yang selama ini dia pegang. itu adalah haknya sebagai seorang istri tapi sekarang mereka sudah bercerai tidak ada haknya lagi di sana.


Tapi uang 100 juta sebagai mahar masih lengkap di tabungan andien. Sebagai uang mahar itu adalah hak Andien sepenuhnya dan dia tidak akan pernah mengembalikan uang itu kepada Robert.


dengan ringan.


Tiba-tiba saja dia berpikir jika perceraian ini tidak baik. Tapi Serra yang datang dari belakang memeluk Robert dan mengucapkan terima kasih.


"terima kasih Robert aku tahu kamu cinta aku. kita akan melewati ini semua berdua. percayalah kita akan bahagia sayang"kata Serra.


Menceraikan pasangan suami istri ini sangat mudah yaitu hanya perlu dengan satu kata-kata. Tidak perlu repot-repot mengurus surat cerai dan sebagainya.


lagi pula tidak ada orang yang mengetahui jika mereka pernah menikah. Di mata semua orang Robert masihlah seorang pria lajang.


Bagaimana Serra tidak bahagia menerima ini ,dia telah sukses dalam misi besarnya. Memisahkan Robert dan istri kecil nya , Andiennya.

__ADS_1


Robert masih termangu dengan tangan yang bergetar. Sejak menikah robert sama sekali tidak pernah menyentuh Andien meskipun hanya sebatas rambutnya.


Ini adalah kali pertama dan kali terakhir dia melakukan itu.Tapi kenapa perasaan ini semakin kuat mungkinkah itu hanya perasaan bersalah.


Perasaan bersalah.


Bersalah karena membuat gadis kecil itu sudah berstatus menyandang status sebagai seorang janda muda.Kenapa selama ini dia tidak mencoba mendekatkan diri dengan andien.Paling tidak mereka bisa akur sebagai saudara.


Jika sudah begitu bukankah Andien akan menerima status ini dengan hati yang lapang bukan secara mendadak dan membuat hatinya terluka seperti sekarang.


Saat menerima pelukan serra yang tiba-tiba, barulah robert sadar. Jika penyesalannya tidak diperlukan lagi.


"Ya sayang, aku akan selalu mencintaimu dan tidak pernah menyesali hari ini"kata Robert lagi.


Mereka berdua saling berpelukan mesra.Bahkan Serra berusaha mencium Robert di saat yang sama.


Setelah mengemas semua barang ke dalam dua buah tas besar


Andien bergegas keluar dan tidak mempedulikan robert lagi .Dia membuka pintu kamar dan menutupnya dengan ringan.


Pada saat Andien keluar dari kamarnya dengan dua buah koper, pemandangan ini langsung menusuk ke matanya.


Untung saja sakitnya bisa diredam.


"Andien mau ke mana kamu malam-malam seperti ini?"Tanya Robert buru buru melepaskan pelukannya dengan Serra.


Melihat koper yang di bawa Andien, jelas gadis kecil itu berniat untuk pergi meninggalkan apartemen. Tapi Andien sama sekali tidak menjawab panggilan Robert itu .Andien tidak berpikir ada haknya Robert untuk bertanya.


" Andien kenapa kamu nggak ngejawab sih, udah berani membantah ya?"tanya Robert tidak senang. Walau bagaimanapun Andien akan selalu menjawab setiap kali dia. Apapun yang dia inginkan Andien akan selalu melakukannya dengan senang hati. Tapi sekarang gadis ini bahkan menolak untuk meliriknya lagi.


Sekarang Robert sudah lupa apa yang dia sebutkan tadi adalah bentuk pemutusan hubungan antara dia dan Andien.


"Robert ,ingat kau tidak punya hak bertanya dan aku tidak punya kewajiban untuk menjawabmu, antara kita sekarang hanya ada guru dan murid ingat itu!"kata Andien dengan ketus.


Robert seketika membeku mendengar kata Andien.Kenapa dia bisa lupa jika dia sudah menceraikan Andien barusan. Sekarang Andien bahkan tidak menyebut Robert dengan kata"mas"lagi ,melainkan hanya menyebutkan namanya.


"Iya tapi hari sudah malam kenapa kamu tidak pergi besok saja"Kata Robert yang merasa sesak sendiri.


"biar aku disini dan melihat perilaku bejat kalian ?hehehe sorry aku bukan orang yang vulgar" Andien segera membuka pintu dan pergi begitu saja dari apartemen.


Robert berniat mengejarnya tidak baik bagi seorang gadis keluyuran di malam seperti ini. Jika Andien tidak nyaman dengan adanya dia dan Serra ,bukankah Robert bisa pergi menginap di hotel saja.


Selain itu Serra memiliki rumah sendiri ,dia bisa mengirim Serra pergi sekarang juga.


Baru saja Robert akan membuka pintu Serra berkata lagi "biarkan dia pergi sayang sudah baik dia tahu diri kan. lagi pula dia besar di kota ini tentu dia tahu harus pergi ke mana" bujuk Serra


"walau bagaimanapun aku harus bertanggung jawab kan Serra" kata Robert khawatir.


"aku tahu Robert ,tapi biarkan dia sendirian dulu untuk menenangkan hatinya.Sebenarnya perceraian adalah masalah besar bagi seorang wanita.Tapi dia masih perawan dan tidak sedang hamil, jadi aku yakin dia akan baik-baik saja"kata serra yang membujuk Robert.


Robert segera mundur lagi, dia pikir apa yang dikatakan oleh Serra ini memang benar adanya. Lagi pula dia bisa masih bisa bertemu Andien di sekolah besok.


Untung saja saat ini orang tuanya sudah tidak berada di tempat jika tidak kemungkinan besar mereka akan tahu lebih awal.


Jadi dia harus berbicara sesuatu dengan Andien. Andien harus berbicara sesuatu pada mamanya agar sang Mama mengerti.


"Oke kamu gimana mau aku anterin pulang?"tanya Robert pada Serra.


Serra mendengus tidak senang karena ini. dia adalah seorang janda bahkan gaya berpacarannya pun sudah mirip suami istri.


Tapi Robert tidak sama, dia pikir hubungan intim adalah sesuatu yang sakral yang hanya bisa dilakukan bersama istri yang sah.


Betapa inginnya Sera melihat kinerja robert di ranjang tapi dia harus menahan diri agar niatnya untuk menjadi istri Robert kesampaian. Untuk itu dia harus memberikan citra baik kepada Robert terlebih lagi pada keluarganya.


Namun begitu bermesraan tidak ada salahnya bukan.


"Robert aku tidak nyaman pulang saat ini bisakah aku tidur di sini aku janji deh nggak ngapa-ngapain"kata Serra dengan nada manja ,dia memeluk Robert lagi dan mencium dagu Robert.


"Hahahaha kau pikir aku tidak tahu apa yang sedang kau pikirkan Serra. Ingat aku lebih kenal kau daripada kau mengenali dirimu sendiri. ayo aku antar pulang"kata Robert sambil mengetuk kepala Sera.


"Hem Robert sayang, aku janji nggak akan neko-neko. hari ini aku ingin bangun pagi membuatkan kamu sarapan mengirim kamu ke sekolah. ini keinginan aku bisakah?"


Robert segera berpikir ulang, janda dan duda di tempat yang sunyi bisa menimbulkan fitnah dan mendatangkan setan.Tapi mereka memiliki hubungan yang bersih lagi pula ada dua kamar di apartemen.


"Oke aku percaya sama kamu, ayo aku antar di ruang tamu. nanti semua kekacauan ini akan aku bersihkan"kata Robert setuju.


Serra puas dengan jawaban Robert dia hanya ingin hati Robert menatapnya pada saat seperti ini. Jangan sampai Robert menyesali tindakannya menceraikan Andien tadi.


Robert mengantarkan Serra ke kamar tamu, kembali lagi untuk membersihkan kekacauan. Cukup menekan tombol pada mesin pembersih.


Kemudian Robert pergi ke dapur untuk membuatkan segelas kopi hangat untuk dirinya sendiri. Tiba-tiba saja Robert merasa lapar dia tadi belum kenyang.


Di atas meja ada semur jengkol dan ayam kecap. Tiba-tiba Robert termenung melihat menu ini. Andien tahu jika robert suka dengan sesuatu yang manis.


Melihat menu di atas meja, apakah Andien sudah memasak ini untuk dirinya. Tidak ada piring kotor di wastafel apakah Andien sempat makan atau tidak.


Tiba-tiba rasa bersalah yang tadi sempat hilang menyeruak datang lagi.Robert segera menarik telepon genggamnya dan memutar nomor Andien.

__ADS_1


Tapi beberapa kali dia memutarnya Andien tidak pernah menjawab sekalipun. Tiba-tiba saja Robert merasa khawatir kemanakah Andien bisa pergi di malam gelap seperti ini.


Kemana andien pergi


__ADS_2