Cinta Setelah Andin Pergi

Cinta Setelah Andin Pergi
Pulang


__ADS_3

Ketika Tim Nugraha begitu bersemangat untuk mendapatkan informasi tentang kembar yang hilang. Sebenarnya tiga gadis di depannya ini saling bertengkar tidak tahu kenapa.


Katy orangnya sedikit emosian dan dia tidak ingin membuat masalah pada detik-detik yang penting seperti sekarang. Jadi dia membuat keputusan untuk pergi sementara membiarkan yang lain mengambil alih.


"Putri, urus itu"kata Katy ketika dia bangun dan beranjak pergi. wajahnya yang cemberut membingungkan sekali bagi "teman-teman"nya.


"Hei Din kenapa pergi sih"teriak Romlah dengan kesal dia pikir Andien masih marah seperti sebelumnya.


Sebagai seorang sahabat tentu saja tidak nyaman dengan itu.Dia berniat untuk mengejar agar persahabatan mereka kembali seperti sebelumnya.


"Cantik ngapain sih pergi ke sana biarin aja dia itu palingan sebentar lagi baikan"kata Rendra pada Romlah yang ingin bangkit. Rendra bakal menarik tangan Romlah yang mengisyaratkan gadis itu untuk duduk.


Si Romlah ini malah berpikir pemuda tampan memiliki rasa ketertarikan padanya. Jadi dia dengan cepat melupakan "Andien" yang merajuk.


Andein bisa ditemui setiap hari tapi pemuda tampan seperti ini bisa dikatakan sebagai langka. Dengan berpikir demikian Romlah duduk lagi dan tersenyum manis dengan Rendra.


Rendy anugerah pula menangani Safitri yang memang acuh tidak acuh dengan kepergian Andien. beberapa pertanyaan menyangkut Andien dan dikonfirmasi jika Andin bersekolah di SMA Surabaya.


Safitri yang memang memiliki mulut seblak mengungkap semuanya tanpa menyembunyikan apapun. Segera masalah ini dikonfirmasi dari informasi yang didapat dari Romlah dan Safitri sekaligus.


Sedangkan Putri Nugraha,gadis belia yang berusia 14 tahun segera jatuh ke tangan Ningsih.


Ningsih ini dikatakan berada di kelas sebelah tapi karena gosip tentang pak guru Robert satu sekolahan tahu mengenai hal itu. apalagi kejadian Alfian menembak Andin yang dipukuli oleh pak guru jelas membuat geger seisi sekolah.


Bagaimana mungkin dia tidak mengetahuinya.


"Kakak sebenarnya kami ini baru tiba dari Jakarta, rencananya mau jalan-jalan Surabaya ke Bandung. nah barusan kami ketemu sama kakak itu udah jalan bareng dari pagi. Yang kami tahu cuman namanya Andien selebihnya kurang tahu gitu. Tapi sepertinya di kakak dia memiliki niat nggak baik deh sama kakak laki-laki ku"kata Putri dengan wajah bergidik ngeri sehingga Ningsih gadis yang baru dikerjainnya ini sama sekali tidak curiga.


"masa sih nggak percaya sih aku setahu aku Andien itu gadis baik-baik.Malah tidak pernah pacaran juga kok"kata Ningsih jujur.


"masa sih sudah tua itu belum pernah pacaran aku aja udah sudah memiliki mantan 5 orang loh kak"


"Ih nggak tahu ya tapi mungkin karena didikan orang tuanya kali"kata Ningsih lagi.


"sok tahu kamu Ningsih, si Andien itu kan yatim piatu orang tuanya itu meninggal waktu dia masih duduk di SMP. jadi nggak ada yang ngajarin dia hal-hal seperti itu malahan terkesan dia itu songong. Hari gini siapa yang menolak pacaran apalagi sama cowok ganteng kayak di depan aku ini hihihi"kata Romlah yang langsung memotong perkataan Ningsih ini.


"Oh dia anak yatim piatu nggak punya saudara juga?"tanya Rendra yang semakin bersemangat.


"Hem anak tunggal sih dengan empat rumah sewa"kata Safitri yang menyela.


Sementara semua orang berbicara tentang siapa Andein, Katy berdiri di depan pintu dengan acuh tak acuh. Namun begitu dirinya langsung mengirimkan informasi kepada kakaknya Bima Nugraha.


Tentu saja informasi yang dimaksudkan adalah rekaman suara Romlah pertama kali menyebut Andien.


dalam hitungan detik setelah rekaman dikirim Bima langsung menelpon Katy.


"Dek ini nggak salah dek,kamu nggak bohong?"tanya Bima di seberang sana.Dari suaranya saja sudah terdengar bersemangat sekali.


"kakak untuk apa aku berbohong dalam hal seperti ini. tolong jangan kabari mama dulu ya, masalah ini belum dikonfirmasi soalnya andiennya kabur tidak ada di Surabaya sekarang"jelas Katy.


"Hah kabur? kabur ke mana dia emangnya dia punya masalah apa sih?"tanya Bima yang langsung khawatir.


" mana ku tahu lah kakak ku, tuh anak-anakmu lagi introgasi. nanti lagi kalau dapat informasi selanjutnya aku kabarin ya"


"oke jangan buru-buru santai aja. tapi jika sudah selesai cepat-cepat hubungi lagi kakak menunggu kabar baik "kata Bima


"Oke tapi kak kami sebenarnya lagi ada di Surabaya bukan di Bandung. jadi tolong kabarin nenek jika kami telah tiba. mungkin karena masalah ini kami akan menginap di Surabaya dulu.Minta duit dong untuk tidur di hotel?"


"Ish kamu tuh ya dalam masalah ini aja perhitungan. ntar deh aku tanya kakak iparmu dulu kalau udah siap langsung dikirim ke rekening"Bima mengerutkan dahinya mengenang si adik meminta uang lagi. Sementara dia sendiri tahu jika kantongnya lebih bersih daripada wajahnya sendiri.

__ADS_1


"Oke kakak ku hehehe "


Eti masih duduk di luar dan beberapa menit kemudian ada pemberitahuan jika ada aliran dana masuk.


"Lima juta doang?ih kakak ipar mah pelit masak 5 juta. berapa sih nginep di hotel bintang 5. 5 juta ini malah habis satu malam doang" keluh Katy.


Meskipun mengeluh dia masih bersyukur mendapatkan tambahan dana.Sebenarnya Kitty nggak miskin-miskin amat. Lagian tiga keponakan juga masih memiliki uang sendiri.


tapi uang adalah uang Katy tidak boleh melewatkan masalah ini. tanpa rasa bersalah dia langsung menghubungi nomor papanya. Kemungkinan besar Papa belum tidur tapi di hati sendiri tidak yakin maklum papanya itu sudah berusia lanjut.


Meski agak lama , tapi telepon Katy segera diangkat oleh pihak sana. Setelah mendengar suara papanya yang menjawab, Katy langsung memberondong dengan kisah yang sama.


Dia juga mengeluhkan jika tidak punya uang untuk bermalam di Surabaya. Papa tentu saja gugup mendengar kabar. Meskipun kabar ini tidak bisa


pertanggungjawabkan tapi setelah belasan tahun baru kali ini mendapatkan informasi lagi.


Jadi pria tua itu dengan senang hati mengirimkan 20 juta sebagai dana awal. Dia berjanji jadi akan mendapatkan tambahan lagi seandainya misi sukses.


"Heh meskipun memeras orang tua sendiri nggak baik tapi uang adalah uang hehehe"kata Katy tertawa geli.


Jauh di dalam lubuk hati ini dia juga merasa penasaran tentang kemarahannya yang menderita di luar sana.Terlebih lagi rasa sakit itu dia rasakan juga meskipun mereka berjarak jauh.


"aku ingin tahu siapa yang membuat andil ini menderita jika aku menemui orangnya maka siap-siaplah untuk hancur.Siapa suruh menjadi keluarga Nugraha"pikir Katy.


merasa dia sudah di luar agak lama keti masih lagi ke dalam Cafe dia duduk di tempatnya semula dengan wajah yang masih cemberut.


Sebenarnya Katy tidak marah atau apapun.Tapi dia tidak tahu harus berbicara apa. Siapa tahu jika dia berbicara rahasianya akan terungkap.Dengan begitu bukanlah bukankah dia lebih baik diam.


Namun pembicaranya mengarah ke Andien sebenarnya hanya sedikit. para gadis hanya tertarik untuk merayu Rendra dan Rendri.


Jadi Katy yang kesal berkata"kalian akan nginap di mana malam ini, atau kita check in aja sekarang?"


Tiga orang ini bisa disebutkan sebagai wisatawan. Dengan begitu mereka tidak berada di Surabaya dalam waktu yang lama.Kenapa tidak memanfaatkan waktu yang sedikit ini untuk lebih kenal dan berteman.Siapa tahu ke depannya ada jodoh.


Tapi Ide ini segera diblokir oleh Safitri . "nggak baik tinggal di rumah andien yang bobrok. Gimana kalau ajak mereka ajak ke apartemen pak Robert .Gimana Din ,kalau pak Robert marah kami ada kok jangan takut. kalau perlu aku videoin biar viral"


Orang yang disebut Andien ini diam saja tapi Romlah malah bersemangat.Sejak terakhir kali dia jatuh cinta dengan kondisi apartemen. Yang paling dia suka adalah kulkas yang selalu penuh itu.


"Oya kenapa aku bisa lupa ya, jangan takut guys apartemen pak guru sebenarnya cukup nyaman sama kok seperti kamar hotel bintang lima "kata Romlah buru-buru.


"kayak kamu pernah tinggal tidur di hotel aja sih Romlah " tegur Ningsih.


"eh eh kamu jangan fitnah-fitnah gue ya. apa maksud kamu bilangin saya pernah tidur di hotel hem?"tentang Romlah yang tidak terima. hal ini langsung membuat Ningsih ciut. dia tidak pernah ingin berantem dengan siapapun hanya berkata sekedar bergurau.


"maksudku kayak kamu pernah melihat bagaimana kondisi kamar di hotel gitu bukan bermaksud buruk juga "


"Hem baguslah kalau kamu tahu"ujar romlah yang kembali tenang.


"Oke kami bisa pergi ke apartemen yang situ bilang.Tapi apa orangnya nggak marah. kebetulan sekali kami ini bokek juga. kalau hanya untuk makan bisa lah" kata Rendra.


Romlah mengangguk dengan cepat dia bertanya kepada "Andien". Apakah hal ini dibenarkan atau tidak. Tentu saja "Andien" setuju tanpa menolak sedikitpun.


Dengan begitu mobil yang ditumpangi oleh keluarga Nugraha sebenarnya disusupi dengan tiga gadis yang tidak dikenal.


Karena andien nya diam saja, di sini Romlah yang bertindak sebagai tuan rumah. Dia dengan ramah memperkenalkan jalan-jalan di Surabaya.


Pada akhirnya mereka tiba juga di sebuah gedung apartemen. Rendra sibuk memotret kondisi apartemen itu .Hal ini tentu saja perlu dikirimkan kepada papanya yang sudah menunggu berita.


Romlah paling ceria di sini tapi dia tidak menyadari keanehan dari Andien. Yang sejak awal hanya diam dan terkesan mengikuti langkahnya dari belakang.

__ADS_1


Pret...pret..


"ngapain pakai potret rumah sih mas, potret aja aku yang cantik ini. kan mau belajar nantinya kalau nggak di pakai. tapi kalau foto aku mas bisa letakkan di kamar atau di mana-mana aja deh pasti siip " kata romlah.


"kami kan baru nyampe, wajarlah bisa memotret apapun yang terlihat baru . Menurut ku partemen ini sepertinya bagus di foto"kilah Rendra.


Jangankan apartemen Rendra juga memotret pintu apartemen yang jelas tertera nomor nya.


"apa katamu aja lah tampan"seru Romlah.


Seperti tuan rumah yang baik tolonglah segera memencet tombol bel berkali-kali.


kebetulan sekali Robert masih ada di apartemennya. dia sudah mengirimkan beberapa formulir pendaftaran dosen lepas di universitas Pancasila.


Demi menghabiskan waktu, dia memilih untuk mengerjakan pekerjaan kantornya. saat mendengar suara bel Yang bergema dia menginginkan dahi karena tidak berpikir tentang tamu.


Apakah ini Serra yang masih dapat getol untuk menghubunginya dan meminta maaf.


sejak di hari Robert mengatakan putus Sera tidak pernah berpatah arang


Dia masih tetap datang untuk meminta maaf sekaligus mengatakan ketidak bersalah hanya tentang video yang katanya sudah direkayasa tersebut.


Tapi Robert bukanlah orang yang mudah dibohongi. Dia sudah dibohongi sekali dan tidak akan mau jatuh ke lubang yang sama untuk kali kedua.


jadi saat mendengar suara bel dia merasa sedikit enggan untuk pergi membuka pintu. Tapi bunyi bel itu tidak berhenti sampai di sana. Sehingga Robert merasa mual dan berniat pergi untuk menampar siapapun di depan pintu saat ini.


"siapa sih yang datang malam-malam kayak gini kalau ini Sera awas aja. udah dibilangin berkali-kali masih juga nggak mau mundur. sebenarnya apa yang dia pikirkan tentang aku?"rungut Robert ketika dia membuka pintu.


"Halo pak Robert yang ganteng, kami datang lagi"kata Romlah yang membuat senyum manis.


Robert tentu saja bingung ngapain gadis centil ini ke sini.Nggak di sekolah nggak di rumah dia paling nggak suka gadis centil seperti Romlah. tapi mau bagaimana lagi Romlah adalah teman baik Andien.


"Romlah ngapain kamu di sini, pergi sana ntar orang tuamu cari lo. kirain kamu diculik lagi. kamu juga Safitri, Ningsih ayo pulang udah jam berapa hem?"langsung aja Robert menceramahi tiga gadis yang dia pikir bertindak semaunya.


Tapi Robert lupa siapa romlah,dia adalah gadis centil yang paling tidak tahu malu yang pernah dia lihat. Dengan sedikit dorongan dia bisa membuat Robert minggir, sehingga memberikan jalan untuk Romlah masuk ke dalam apartemennya.


"Romlah kamu...


Sepertinya robot ingin menjerit mengatakan Romlah yang kurang ajar tapi mulutnya tiba-tiba terkunci melihat siapa orang yang masuk setelah Romlah dan Safitri.


"An.. andein?"


karena sudah mencari Andien ke mana-mana dalam beberapa waktu ini Robert tidak lagi bisa menyembunyikan rasa bahagianya. Dengan dorongan hati nurani dia maju dan memeluk Andien dengan erat.


Katy tentu saja tidak terima dia dipeluk dengan mudah oleh pria yang tidak dikenal. dengan keras Ketty mendorong robot dan langsung memberikan tamparan di wajahnya.


"kurang ajar tidak tahu malu kamu!" pekik Katy geram, dia segera lupa dengan penyamarannya tentang menjadi Andien hari ini.


Robert hanya memegang pipinya yang memerah tapi dia tidak marah hanya tersenyum seperti orang bodoh.


"Andien,kamu pulang, syukur lah"kata robert dengan suara serak nya.


Kata-kata Robert ini membuat kaki teringat dengan penyamaran.Tapi dia tidak bisa semena-mena membiarkan pria tidak dikenal memeluknya begitu saja.


Namun kata-kata dari Robert ini ditangkap oleh Rendra dan Rendy dengan penuh tanda tanya.


"Pulang? kenapa dia pulang apakah ini rumah Andien?" pikir semua anggota Nugraha.


Termasuklah Katy.

__ADS_1


__ADS_2