
Tidak seperti yang diperkirakan oleh Andien. Sebenarnya Robert sedang menjamu kolega bisnisnya di kafe depan museum braja sandi.
Tidak bertemu dengan Andien selama dua hari penuh.Rupanya Robert benar-benar kewalahan dengan beberapa pesanan yang datang terus-menerus.
Ini adalah kabar baik untuk bisnis perusahaan. Ruang lingkupnya pesanan sudah mencecah ke area ratusan juta persatu pesanan saja.
Tapi sekarang ini masih bisa mencapai 3 kali lipat lagi.Dan ini di mulai sejak nama Adam grup mulai menapakkan kaki di pasar saham.
Dulu Robert tidak akan peduli dengan turun naiknya harga saham . Yang penting perusahaannya masih jalan dan tetap hidup meskipun itu hanya berjalan di tempat.
Tapi karena Andien ,dia harus memutar otak bagaimana caranya agar perusahaan Adam grup mampu berdiri dengan kokoh di dunia usaha.
Terlebih Adam grup sekarang sudah mulai mencoba bertarung di Jakarta.
Ini tidak mudah sama sekali,di tambah lagi dengan Robert yang tidak memiliki latar belakang tentang dunia bisnis.
Papa robek juga bergelut di dunia usaha ini namun kepintarannya sampai hanya sampai segitu. Disebabkan pernah mengalami bangkrut, Papa robert sama sekali tidak berniat untuk mengembangkan usahanya sampai keluar dari ruang lingkup Bandung.
Robert juga hanya menyukai dunia pendidikan. Karena itulah Adam grup hanya harus berpuas diri dengan apa yang sudah mereka miliki saat ini.
sebenarnya perusahaan ada yang grup bisa berkembang lebih bagus jika diambil alih oleh seseorang yang memang ahli di bidang itu
Inilah yang membuat Serra tertarik ketika membaca tentang perusahaan ada grup.
Pondasi perusahaan sudah kuat tapi pemiliknya sama sekali tidak memiliki keinginan untuk berkembang lebih jauh.
Serra sangat yakin jika semua itu jatuh ke dalam tangannya .Maka dia mampu membesarkan perusahaan adam grup ,bahkan akan lebih besar daripada perusahaan keluarganya sendiri.
Berbekal keyakinan itulah Sera dengan terang-terangan memisahkan Robert dan Andien.
dengan alasan kebersamaan yang mereka lalui sudah lebih dari 5 tahun.
Ini memang buruk tapi sebenarnya ada keuntungan tersebut di balik kejadian itu.
Berkat kebersamaan Robert bersama Serra pada tahun tahun tersebut .Itu semua membangkitkan semangat Robert untuk belajar lebih giat tentang dunia hacker.
Tidak dipungkiri niat asal Robert untuk menggeluti dunia hacker adalah untuk Serra semata-mata.
Jadi kemampuan Robert di dalam dunia hacker secara tidak langsung berkat Serra yang sekarang sudah menjadi musuh bebuyutan.
Setelah benar-benar menceburi dunia usaha, mau tidak mau Robert harus belajar lebih keras tentang dunia hacker lagi.
Dengan begitu perusahaan Adam grup masih memiliki benteng terakhir agar tidak jatuh dengan mudahnya.
Salam 2 hari ini Robert memang disibukkan dengan pertemuan-pertemuan bisnis. Dia memilih lokasi di Bali karena memang posisinya dia sedang berada di sini.
Bali adalah tempat di mana banyak turis-turis asing berkeliaran .Tapi sebenarnya ada juga para pebisnis muda yang memang sedang mencari tender seperti Robert saat ini.
Sebelum bekerja sama ,Robert sudah meneliti terlebih dahulu karakter calon mitra dan juga informasi terkini tentang perusahaan yang akan diajak kerja sama.
Berbisnis di pasar saham sebenarnya bisa dikatakan susah-susah gampang.
Anda bisa naik dengan cepat tapi Anda juga bisa turun dengan cepat.
Baru setelah yakin dengan latar belakang perusahaan terkait .Robert akan segera menandatangani kerjasama.
Jadi wanita yang dilihat oleh Andien di cafe tersebut sebenarnya adalah calon mitra yang dimaksudkan oleh Robert.
Hanya saja dia mungkin memiliki prinsip yang lebih kurang mirip dengan Serra.
Bedanya wanita ini sudah memiliki keluarga sendiri bahkan memiliki anak-anak yang membuat Robert lebih menyukai kerjasama itu.
Seorang wanita yang sudah menjadi ibu tentu saja akan lebih membentengi diri sendiri dari berbuat yang tidak tidak.
Dalam dua malam Robert bertemu dengan dua calon mitra sekaligus.
Jadi di siang hari dia berjanji dengan wanita ini,sebut saja namanya adalah Mira.
Mira juga membawa keluarganya bersama untuk menikmati suasana Bali selagi dia bekerja.
Tapi untuk pertemuannya dengan Robert dia tidak mungkin membawa anak-anaknya bersama.
Suaminya juga memiliki perusahaan sendiri tapi tetap datang bersama. Tapi dia tidak mungkin ikut campur dalam urusan istrinya itu.
Bergaul dengan Mira , Robert merasa sedikit nyaman .Apalagi dia sudah berkonsultasi terlebih dahulu bersama dengan suami Mira agar tidak ada salah paham yang terjadi di antara mereka.
Karena pertemuan demi pertemuan itulah Mira dan Robert dilihat seperti lebih akrab daripada mitra yang lainnya.
"pak Robert saya begitu kagum dengan bapak lo .Tapi saya tidak berpikir bapak ini adalah single. Jika yang lain tahu mungkin mereka akan antri di depan bapak hahaha" kata nya bercanda saat mereka masuk ke dalam Cafe.
"ibu Mira boleh aja ,saya ini single tapi udah ada yang punya loh bu"kata Robert yang tertawa.
Seorang pelayan tiba menanyakan apakah mereka sudah memiliki pesanan sebelumnya.
Robert segera menjawab dengan beberapa kata. Kemudian mereka berdua dipersilahkan masuk ke ruang yang sudah dipesan. Di tengah jalan Mira masih saja bertanya tentang pasangan Robert.
"masa sih Pak robert,kalau boleh tahu calonnya di mana ya ,apa masih ada di Bali juga?"tanya tanya Mira dengan antusias
"itu bukan calon Bu, maaf kalau ibu salah pikir .Sebenarnya itu adalah istri saya orangnya masih muda kok. dia juga sedang liburan di Bali lagi liburan "kata Robert terus terang.
__ADS_1
Dia tidak ingin Mira berpikir jika dirinya masih lajang. Ini akan memberi dampak buruk pada usaha mereka di masa depan.
Karena itulah dia langsung mengatakan posisinya sebagai seorang suami.
"begitukah hahaha maaf ya kalau saya pikir, pak Robert ini adalah lajang."Mira menepuk pundak Robert dengan ramah.
Terbesit di hati mira dengan rasa bersalah. Seorang pria yang sudah menikah ditawari dengan wanita lain tentu saja mereka tidak merasa nyaman.
Sebenarnya Mira juga sudah menyelidiki latar belakang Robert ini.
Sebagai seorang pebisnis tentu saja Mira tidak ingin jatuh dan terpuruk karena sesuatu yang tidak diduga sebelumnya.
Sebagai langkah berhati-hati Mira juga menyelidiki Robert sama halnya dengan Robert yang sudah menyelidiki dirinya.
Menurut informasi yang didapat oleh Mira.Robert sekarang juga masih berlatar belakang seorang dosen di universitas Jakarta.
Tapi tidak ditemukan data jika Robert sudah menikah atau pernah menikah.
Karena karena itulah Mira berbicara sembarangan seperti tadi.
Setelah Robert mengakui jika dirinya sudah menikah jadi Mira harus tutup mulut.Semua orang memiliki rahasia masing-masing. Bukan tidak mungkin Robert memiliki alasan sehingga dia merahasiakan pernikahan tersebut.
Atau juga ini hanya sebuah alasan agar Mira tidak lagi mendorong wanita-wanita lain ke sisinya.
Tidak mau berspekulasi lebih banyak, Mira hanya bisa diam dan mengikuti pelayan untuk masuk ke kamar yang sudah dipesan oleh Robert sebelumnya.
Pada saat itu keduanya sama sekali tidak menyangka, ada sosok lain yang melihat mereka masuk ke dalam kafe dan berinteraksi sangat akrab.
Jangankan Mira ,Robert saja tidak akan pernah menyangka jika di cafe tersebut ada Andien yang memang sedang menunggu menunya datang.
Jika robert tahu tentu saja dia akan menarik Andien dan duduk bersama di kamar yang sudah dia pesan.
Tapi sayang sekali Robert tidak mengetahuinya dan ini membuat Andien semakin marah dan semakin kesal lagi.
Begitu pintu pertemuan itu ditutup Robert dan Mira duduk di meja dan mengeluarkan beberapa dokumen.
Sementara menunggu menu mereka tiba, keduanya segera berbicara tentang masalah bisnis.
Sama sekali tidak memiliki pembicaraan yang mengarah pada hubungan lain jenis. Seperti yang dipikirkan oleh Andien sebelumnya.
Mereka berbicara lama sampailah menu yang ditunggu tiba.
Pada saat pintu dibuka sedikit ketika pelayan membawa menu. Jika Robert melirik ke pintu tentu dia akan melihat sosok Andien yang berjalan pergi meninggalkan lokasi.
Tapi sekali lagi ini sangat disayangkan. Robert benar-benar tidak melihat sosok Andien dari sisi pintu.
Padahal Andien bisa melihat sosok Robert sekilas ketika pintu itu terbuka.
Hati Andien yang sudah mulai geram tiba-tiba menjadi bertambah geram lagi.
Langkah kakinya segera dipercepat dan pergi dari lokasi Cafe.Wajah Andien yang memerah membuat pelayan cafe tidak ingin menyapa nya sama sekali.
Robert yang tidak tahu apa-apa, masih menikmati sajian menu yang disediakan oleh Cafe.
Di sela makan mereka masih menyempatkan diri berbicara tentang bisnis lagi.
hot spicy spaghetti with black pepper dan segelas jus jeruk untuk Robert.
Chicken wing with tomato sauce dan juga segelas jus jeruk untuk Mira.
Meski sekilas Andien sebenarnya melihat menu-menu tersebut . Dengan menu khusus ,Andien pikir pasangan ini sedang kencan.
"Mungkin kah Robert menghabiskan dua hari ini dengan pergi kencan mengambil latar belakang Bali agar bisa romantis.?"Tanya Andien pada dirinya sendiri.
Mana Andien bisa menduga jika Mira hanyalah kolega bisnisnya. Menu yang dipesan juga sebenarnya adalah menu biasa yang ada di cafe ini.
Jadi tidak ada yang istimewa sama sekali seperti yang dipikirkan oleh Andien.
Robert sama sekali tidak pernah berpikir jika Andien akan merasakan juga bagaimana rasanya cemburu itu.Dia tetap saja berbicara tentang masalah bisnisnya dengan Mira.
Semakin cepat diselesaikan maka Robert bisa terus berada di sisi Andien menikmati liburan di Bali.
Itu juga yang di pikirkan oleh mira.Anak anak nya sudah menunggu di istana eskrim.Tapi kerjasama ini tetap harus di selesaikan dulu.
Setelah makan pun urusan masih belum selesai dan mereka perlu menghabiskan waktu hampir satu jam setelahnya.
Hanya setelah semuanya selesai keduanya berpisah dan begitu juga dengan Robert yang langsung kembali ke hotel Nugraha bali style.
Begitu masuk ke kamar hotel , Robert langsung membersihkan diri dan beristirahat sejenak.
Masih ada banyak pekerjaan yang harus dilakukannya lewat laptop tapi Robert sekarang memikirkan tentang Andien.
Hari ini seharusnya ada perjalanan ke museum braja sandi.
"Eh museum braja sandi....
Tiba-tiba saja Robert menepuk kepalanya dengan ringan.
"padahal bisa saja tadi aku mampir sebentar ke museum. oh Robert kenapa bodohnya"keluh Robert pada dirinya sendiri.
__ADS_1
Kenapa dia sampai lupa jika dosen pengawas menjadwalkan perjalanan hari ini ke museum braja sandi.
Hanya perlu beberapa meter dan Robert sudah tiba ke museum tersebut.
Mungkin dia bisa melihat Andien saat ini meskipun hanya dari jauh saja.
"apa Andin masih marah lagi ya gara gara kemaren.?"pikirnya lagi.
Tidak peduli apa yang dipikirkan oleh Andien. Yang jelas Robert masih tetap dengan niatnya untuk meraih cinta Andien seperti dulu.
Jadi dia mengambil telepon genggamnya untuk menghubungi gadis pujaan.
Tidak seperti biasanya Andien akan menolak panggilan ini dan menjawabnya hanya setelah panggilan ke sekian kalinya.
Kali ini Andien benar-benar mengangkat telepon Robert pada panggilan yang pertama.
Pada saat itu Andien sedang duduk di pelataran depan museum braja sandhi.
Tentu saja Andien duduk sendirian karena yang lain masih menikmati panorama di dalam museum.
Begitu melihat nomor Robert tertera pada nada panggilan pertama. Andien tidak langsung tidak berpikir tentang apapun dia hanya mengangkatnya dan mengatakan hai.
Di sini robert tersenyum lagi, dia pikir sudah ada perubahan yang jelas kan.
"Halo sayang apakah kamu merindukan aku.?" tanya Robert
"merindukan apa, jangan salah sangka ya. kupikir tadi ini nomor orang lain kalau aku tahu ini nomor kamu .tentu saja aku tidak akan mengangkatnya ."kata Andien dengan nada marah.
Robert hanya terkekeh-kekeh geli.
Walaupun marah sebenarnya dia sudah sangat terhibur mendengar suara Andien yang menurutnya semakin manis dan semakin manja.
Jika andien benar-benar tidak ingin menjawab panggilannya .Dia bisa saja menutupnya saat ini tapi tidak perlu bertengkar di telepon seperti sekarang.
Tapi paling tidak Andien sudah mau berbicara dengannya meskipun itu hanya sekedar bertengkar.
"sayang kok kamu marah-marah gitu sih, apa segitu kangennya sama mas mu ini?" kata Robert menggoda Andien.
"Eh jangan ke gr-an ya siapa yang kangen sama kamu?" kata Andien dengan nada membentak.
Di seberang sana Andien benar-benar kesal dengan perlakuan Robert tadi di cafe.
Andien benar-benar lupa jika Robert sama sekali tidak mengetahui keberadaannya di sana. Dia hanya marah karena itu adalah tuntutan hatinya dan tidak bisa disembunyikan lagi.
Begitu robert menelpon tentu saja Andien akan melampiaskan rasa kesalnya itu pada pelakunya langsung.
"ya yah aku yang cinta kamu ,kamu nya yang nggak cinta aku. Aku ngerti kok sayang.hrm kamu udah makan siang belum?"tanya Robert yang langsung menepis kekesalan Andien.
"belum, lagi sibuk "jawab Andini masih dengan nada kesalnya.
"Hem kasihannya istri mas ini sampai kelaparan, jam segini belum makan ckckck. mau mas temenin nggak?"
"nggak usah, situ juga sedang sibuk kali yah makan dengan cewek cantik" entah karena marah tapi Andien sama sekali tidak menyangkal dengan kata-kata istri tadi. padahal jika di masa lalu dia akan menutup teleponnya.
Atau berkata" siapa yang istrimu."
Robert senang tapi tidak berpikir jika andien sedang mengeluh tentang dia yang makan di Cafe bersama Mira tadi.
Robert hanya berpikir jika Andien berbicara secara asal-asalan tanpa maksud tertentu.
"sayang kamu itu salah ,wanita cantik itu di mata aku hanya kamu. yang lain itu hanya pasir di mata masmu ini loh"
"gombal itu hanya gombalan yang kosong, pria seperti kamu itu nggak cukup satu ya .udah ada aku nyari Serra .Sekarang udah ada Sera malah nyari yang lain juga "kata Andien dengan blak-blakan.
Andien sama sekali tidak mengetahui jika Robert dan Serra itu sudah putus.Memang robert pernah menyatakannya tapi Serra dan dia sudah putus hubungan.Tapi Andien sama sekali tidak mengambil hati tentang itu ,dia bilang Robert hanya sedang berbohong.
Cinta yang sudah disimpan bertahun-tahun bisa hilang dalam hitungan detik ,bukankah itu adalah pembohongan publik.
"gimana sih ingin membuktikan cinta emas itu sama kamu sayang. coba Andien bilang gimana caranya. apapun yang dikatakan Andien mas akan lakukan kok"
"Is berhenti bilang mas, nggak cocok sama sekali .kamu itu udah tua lho nggak cocok sama aku" kata Andien berteriak dengan keras.
Untung di pelataran ini tidak begitu ramai orang .Jika ada tentu saja orang akan menganggap Andien sudah hilang akal.
"nggak cocok itu di mata manusia sayang tapi di mata Allah kita itu cocok banget.Kalau nggak nggak mungkin kita menikahi kan"
"Robert kamu itu ya..is.. masa bodoh"
Tut.
Tiba-tiba saja hubungan diputus Andien secara sepihak. Robert sama sekali tidak merasa kesal tapi justru dia tertawa terbahak-bahak.
Robert tidak tahu apa yang membuat Andien menjadi kesal seperti itu yang jelas Robert merasa ini adalah tanda-tanda ke arah yang baik untuk hubungan mereka berdua.
di sisi lain Andien yang sedang menghentakkan kakinya beberapa kali ke tanah.
Baru setelah telepon ditutup Andien mulai menyadari jika dia sedang merasakan kondisi hati yang buruk. Dan itu berawal ketika Andien melihat kedekatan Robert dengan wanita lain.
"Ahh tidak mungkin aku merasa cemburu kan sama Robert? tidak mungkin.!!"
__ADS_1
Tidak...