
Sejak Jhoni mengenal sosok Katty baru kali ini dia benar-benar diperlakukan dengan acuh tak acuh oleh gadis yang mirip dengan Andien itu.
Berawal dari malam di mana Jhoni menarik Katty pulang dengan paksa.
Membuat Katty berpikir apakah Jhoni memang layak untuk dia kejar ataupun tidak.
Katty adalah gadis muda yang cantik dan juga kaya raya bahkan memiliki latar yang bagus.
Andien bilang cinta adalah sesuatu yang tidak perlu kamu kejar. cinta akan datang sendiri jika sudah sampai waktunya .Jangan terlalu nekat mengejar seseorang jika cinta itu jelas bertepuk sebelah tangan.
Ini lebih bijak untuk di lepaskan saja.
Paling tidak itu yang dipelajari oleh Katty saat dia melihat masalah Andien.
Pertama kalinya Andien mempersembahkan diri pada Robert .Dia merasa itulah cinta yang wajib dipertahankan tapi setelah datangnya Serra hal itu berbalik membuat semuanya menjadi kacau.
Hal ini pantas diambil pelajaran nya. jika Andini tidak bersikeras mempertahan cinta yang sepihak itu mungkin dia tidak akan menjadi terluka sehingga berpikir untuk kabur ke Jakarta.
Tapi persis pada saat Andien merelakan semuanya dan mengikhlaskan apa yang terjadi.
Pada saat itulah Robert tiba-tiba mengungkapkan rasa cinta dan sekarang mereka menjadi pasangan romantis .Dan mereka sepertinya tidak bisa dipisahkan lagi.
Bukannya Katty berharap kisah cinta dirinya sama dengan apa yang terjadi pada Andien dan Robert.
Andien dan Robert melakukan ini karena mereka memang pernah menikah dan memiliki beberapa sejarah kehidupan dan sudah pun melalui pahit dan manisnya.
Tapi apa yang diharapkan oleh Katty pada sosok Jhoni. Sakit sih melepaskan sosoknya tapi itu wajar jika cinta itu tidak ada.
Setiap orang termasuk Joni ataupun Katty berhak merasakan jatuh cinta dan merasa bahagia ataupun sedih karenanya.
Apalagi keduanya tidak pernah memiliki hubungan intim atau pernikahan seperti layaknya Andien dan Robert.
Sebelum terlanjur dalam dan benar-benar merasakan sakit hati maka inilah waktunya untuk melepaskan diri.
Meski begitu Katty pikir dia akan melepaskannya secara bertahap-tahap. Ini akan memberikan ruang untuk hati Katty berkembang dan tidak sesakit Andien ketika berpisah dengan Robert
Menurut ibunya Parisia baiduri jika sudah jodoh itu takkan pernah kemana, baik itu tua muda ataupun kaya dan miskin.
"Mama itu benar sekali, dulu mama itu masih muda dan miskin .tapi bisa menikah dengan papa yang sudah tua dan kaya. ini jelas adalah pekerjaan Allah subhanahu wa ta'ala" pikir Katty
"Joni adalah pria yang baik dan dia juga berhak mendapat gadis yang baik pula mungkin aku tidak sebaik itu sehingga bisa mendampingi Joni seumur hidup"
Dengan berpikiran begitu Katty mulai mengalihkan perhatiannya pada hal-hal lain.Sehingga Jhoni merasa dia terabaikan secara sengaja oleh gadis itu.
Walaupun mereka berdua tidak tinggal dalam satu rumah yang sama namun Katty kerap kali menunjukkan perhatiannya dengan memberikan beberapa pesan singkat melalui wa dan sebagainya. Itu terus saja berlanjut seperti layaknya orang pacaran pada umumnya.
Walaupun pada kenyataannya Jhoni tidak akan menjawab sebanyak yang dikatakan oleh Katty .Namun Katty adalah gadis yang keras kepala dan tetap pada pendiriannya, jadi dia tidak pernah Alfa satu kali pun.
Contohnya ketika akan tidur katty akan mengucapkan beberapa patah kata yang hanya dijawab dengan "Hem"oleh Jhoni.
Dalam 10 kiriman cukup satu kali jawaban maka katty akan berhenti sampai di situ.
Nanti ketika bangun tidur dia akan menyapa Jhoni lagi.
"Selamat pagi beb"
"Hem bangun pagi aku jadi kangen kamu kangen aku nggak?"
"kamu udah mandi belum?"
"hari ini pakai baju warna apa, couple yuk?"
"Hem kamu belum sarapan kalau belum barengan yuk?"
__ADS_1
"Jhoni kenapa nggak dijawab sih?"
"Joni kamu lagi mandi ya sampai nggak bisa jawab aku?"
"Joni sayang aku udah siap kamu mau jemput aku atau aku yang jemput kamu?"
Dia tidak akan pernah berhenti sampailah Jhoni menjawabnya. Meski hanya sepatah kata itu sudah membuat Katty jadi berbunga-bunga.
Tapi karena kejadian tadi malam Katty membuang kebiasaannya itu. Dia tidak lagi menyapa Jhoni seperti biasanya hal ini secara tidak sadar membuat Jhoni merasa kehilangan momentum.
Bukan itu saja Katty bahkan tidak berpikir untuk pergi berbarengan ke universitas.
Dalam hati Jhoni berpikir jika Katy sudah pun menghilangkan rasa cinta itu.Karena itu Jhoni memaksakan senyum sinis di bibirnya.
"Katty yang kekanakan, ckckck"
Mana dia tahu sebenarnya pada saat perjalanan menuju di mana tempat Joni berada.Dia hampir saja ketabrak sepeda motor.
Untung nya ada seseorang yang maju untuk menarik Katty ke pinggiran. Pada saat Katty menengadahkan kepalanya, baru dia menyadari jika sosok ini adalah orang yang sama yang dia temui tadi malam.
"Hah kamu?"
"Kamu gadis yang tadi malam kan hahaha aku nggak tahu kita akan ketemu lagi di kok sendirian sih di mana pacar kamu yang tadi malam?"siapa pria itu yang memamerkan deretan gigi putihnya
karena hampir saja akan tertabrak jadi degug jantung ketik belum stabil tapi dia mencoba menetralkan semua kegugupannya dan memandang mengucapkan beberapa kata terima kasih kepada pria itu.
"tidak perlu berterima kasih atas masalah yang sepele ini perkenalkan namaku, Wijaya, keren nya wil sih Haha"
"Will ?"
"Hem will jadi kamu?"
"Aku Katty?"
"Ohh Katty, nama yang bagus sebagai seorangnya hahaha"Katy adalah anak yang bisa dibilang belum pernah mengenal artinya cinta jadi dia merasa bangga dan wajahnya memerah dengan cepat karena pujian itu.
Apalagi kulitnya memang sedikit putih kemerahan. apapun itu yang jelas Wil adalah seorang pria yang duduk di deretan pria-pria tampan kelas atas.
Dengan cepat keduanya menjadi akrab. Katty mundur karena ingin pergi menjemput Jhoni seperti yang biasa dia lakukan.Tapi will malah mengajaknya untuk sarapan bersama di sebuah Cafe sebelum mengantarkan Katty kembali ke universitas.
"maaf ya aku ada janji dengan temanku kami akan pergi berbarengan ke universitas?"kata Katy beralasan.
"Ohh begitu, ayo aku antarkan kamu ke sana kamu ini kulihat sedikit ceroboh tidak memperhatikan jalan siapa tahu nanti ada sepeda motor lain yang akan menabrak mu nanti?"
"nggak perlu will ini hanya dekat kok, 10 menit lagi juga sampai?" tolak Katty
"nggak apa-apa justru karena dekat itu yang bikin aku kesel. kalau bisa sih biar jauhan dikit lah agar bisa lama-lama sama gadis secantik kamu!" ujar will tanpa merasa malu
"Hahaha wajar sih, tampan menggombal seperti kamu. tapi maaf ya aku udah kebal sama ketampanan"tolak Katty tapi dia masih tersenyum.
Kalau ini adalah Andien ,Andien pasti akan menolak dan langsung pergi dari tempat itu Dia tidak akan meladeninya lagi untuk berbicara lebih banyak.
Tapi Katty adalah gadis yang kerap terlindungi oleh semua orang. Sehingga dia tidak terpapar dengan sesuatu yang berpotensi ke arah berbahaya.
Di sini Katty malah menjadi bingung karena merasa terus di pojokan oleh pria ini dengan cara halus.
"kupikir teman yang kamu jemput itu adalah pria yang tadi malam dia teman atau pacarmu sih?" tanya nya.
"kalau teman kenapa kalau pacar kenapa?" kata Katty lagi. Katty tidak ingin terlambat untuk menjemput Joni .jadi dia berjalan dengan cepat, siapa yang menyangka jika will nekat menyusulnya dan secara tidak sengaja mereka berjalan beriring-iringan.
"kalau teman sih kupikir lebih baik jangan berteman dengan orang seperti itu terlalu alim. biasanya orang seperti dia adalah orang yang merasa dirinya itu paling baik dan paling benar. dia adalah ahli surga dan kita adalah ahli neraka" ungkap Will.
"hahaha bisa-bisa saja kamu ,Jhoni itu baik kok. dia hanya jarang pergi ke klub malam. mungkin juga nggak pernah sama sekali" ungkap Katty yang mulai tidak nyaman.
__ADS_1
"hah Cemen banget pria seperti itu, kami pria itu harus mencoba segala hal terlepas itu baik ataupun buruk. kami adalah orang yang akan menjadi pilar dari sebuah keluarga yang akan kami bentuk di masa depan. Jadi bagaimana seorang laki-laki bisa menjadi pemimpin jika dirinya saja lemah dan cemen seperti dia. Karena itu kubilang lebih baik kamu nggak berteman lagi dengan dia. dia adalah orang yang munafik" kata Will dengan penuh kebencian.
"lho kok kamu bisa menjudge dia seperti itu .padahal kalian baru bertemu satu kali kan"Katy tidak senang jika Jhoni di kata-katain seperti itu. Jadi dia ingin meninggalkan Wil dan pergi sendirian.
Tapi siapa tahu pria tampan ini sebenarnya adalah plaster kulit anjing. Sekali dia melekat maka sulit untuk melepaskannya.
"aku aku tuh bukan menjadi dia sih tapi aku hanya ingin mengatakan apa pendapatku tentang dia. kamu masih muda dan cantik seperti ini tapi terjerat dengan pria yang berpikiran kuno seperti itu. ini seperti bumi dan langit tahu?"
"Ya will tapi sepertinya kamu kelewatan deh kita baru kenal 1 hari dan itupun secara tidak sengaja lalu kamu sudah bebas mengkritik teman-teman aku aku nggak suka ya dengan cara kamu seperti ini?"
"hahaha kok si cantiknya jadi marah sih kalau kamu tambah marah kayak gini aku tuh jadi tambah suka. diantara garis-garis yang aku kenali kamu yang paling cantik dan menurutku sangat ideal menjadi pacarku jadi maukah kamu jadi pacarku?"
Tiba-tiba saja Katty berhenti melangkah dan dia memutarkan kepalanya menatap pria itu dengan pandangan nanar.
"dia ini waras atau enggak sih"pikir ketty di dalam hatinya.
berbeda halnya dengan will yang menganggap pandangan Katy itu adalah pandangan yang sedang mengukur ketampanan dirinya apakah cocok dijadikan pacar atau bagaimana.
Jadi will pura-pura berpose seperti seorang foto model .Paling tidak dengan begini akan menambah nilai plus di hati Katty pada akhirnya.
"kenapa sih kamu liatin aku kayak gitu kalau mau memuji ketampananku ya lihat aja sepuas hati, harus ku akuin aku ini tampan dan bikin hati kamu klepek-klepek hahaha"
"Is najis"kata Katty yang mempercepat gerakan kakinya.
Dengan cepat Katty tiba di depan pintu rumah kost Jhoni. Dia bertemu dengan teman satu kos Jhoni tapi pria itu mengatakan jika Jhoni sudah pergi lebih dulu.
Dengan langkah yang kecewa Katty memutar kakinya dan bergerak menuju universitas.Jarak Universitas dengan rumah kost Joni tidak jauh. Hanya 5 menit jalan kaki dan mereka sudah tiba di sana.
will atau nama aslinya Wijaya ini tidak bisa mengikuti Andien ketika dia sudah masuk ke dalam universitas mau tidak mau pria ini memberikan tubuh dan meninggalkan universitas saat itu juga.
Katty cukup puas melihat will pergi meninggalkan lokasi. Jadi dia memutar kepala melihat kemanakah Jhoni pergi. Tidak biasanya dia pergi pagi sekali ke universitas meskipun pada kenyataannya. Jhoni adalah mahasiswa yang pintar belajar dan sering tepat waktu.
Pada saat yang sama Joni yang dipikir sudah pun pergi ke universitas sebenarnya sedang melaporkan diri ke kamar kecil.
karena kejadian tadi malam dia sulit tidur memikirkan hal Katy ini. karena itulah dirinya bangun begitu telat sekali. teman satu kosnya juga tidak menyadari hal itu.
Ketika Jhoni pergi ke toilet sebenarnya temannya ini berpikir jika dia sudah berangkat lebih dulu. sementara Joni sebenarnya masih ada di rumah hanya berlama-lama di toilet saja.
Saat Joni keluar rumah tidak ada lagi teman kosnya. Semua orang sudah pun meninggalkan rumah kost dan pergi ke almamater mereka masing-masing.
Nah pada saat itulah dia baru menyadari jika tidak ada Katty hari ini. Katty adalah orang yang setia menunggu sehingga dia tidak pernah telat ke kelas.
Jadi kesalahpahaman kecil ini membuat Jhoni berpikir jika Katy sebenarnya sudah mulai mundur.
Untuk pertama kalinya sejak mereka memulai hari berkeliahan Joni berangkat sendiri tanpa adanya Katty.
Pada saat Joni masuk ke dalam kelas dia melihat ada Katty di sudut lain.
Katy yang sedang mencoba menata hatinya , masih memandang Jhoni tapi tidak seintens dulu.
tapi di mata Joni pandangan ini mengartikan sebuah perbedaan yang sangat besar.
Cinta Katy padanya bukanlah cinta yang sejati itu adalah cinta monyet belaka.
Sebuah perasaan yang mudah luntur meskipun hanya dengan satu guncangan yang tidak berarti.
melihat bagaimana Joni melongos pergi tanpa mengucapkan satu kata pun apa adanya membuat Katy merasa pedih di dalam hati.
Tapi dia mencoba menerima perasaan seperti ini. Semakin cepat dia menerimanya maka perasaan sakit itu akan semakin kecil.
cepat atau lambat semua orang tetap akan merasakan proses ini. Menurut mama ini adalah sebuah salah satu proses untuk mendewasakanmu.
Pada hari ini, dua orang yang awalnya tidak terpisahkan menjadi asing untuk pertama kalinya. Dan ini semua disebabkan oleh sebuah kesalahpahaman dan kurangnya komunikasi.
__ADS_1
Meskipun begitu Katty masih berharap jika suatu hari Joni masih akan membuka hati untuknya. Pada saat itu mari berharap jika hari itu tiba hati ini masih untuk Jhoni.
Tapi kapan itu terjadi.