
Pagi hari nya Andien bergegas ke sekolah dengan semangat. dia memiliki rencana bagus untuk memblokir Robert dalam 2-3 hari kedepan.
Sejujurnya rencana ini agak kekanak-kanakan tapi Andien tidak bisa berpikir lagi dengan jernih.
Di samping itu Andien juga ingin Robert tahu jika tanpa dia, Andien masih bisa menemukan seseorang.
"Andein"tiba-tiba saja Romlah datang dari entah dari mana,dia langsung memeluk Andien dengan meriah.
"Din jujur ya,kamu tu tambang emas gue!"
"emangnya kamu dibayar berapa?"
" 100.000 dengan traktiran di kantin selama ujian berlangsung, bagus nggak.Eh satu lagi dia belikan aku paket data yang unlimited juga hehehe"
"Begitu banyak, ini nggak benar.Dia hanya ngasih aku uang ,kamu malah ditraktirin dengan paket data, kalau gini nggak jadi deh"kata Andini pura-pura marah.
"jangan gitu dong sayang ,kalau nggak paket datanya kamu ambil. Biarin aku dapat traktiran nya aja gimana itu?"kata Romlah yang berharap-harap cemas dia sudah begitu senang mendapatkan traktiran dari mantan pacar.
Tapi sekarang terancam gagal karena Andien yang tiba-tiba tidak puas.
Selagi berjalan Andien membuat wajah yang pura-pura berpikir. Sebelum dia bisa menjawab Alfian sudah tiba di kelas lebih dulu.
"Din ini uang nya dan kita sepakat ya"
"Nggak bisa si Romlah dapat tambahan traktiran sama paket data kok aku malah enggak sih ,enggak jadi ah" kata Andien.
Alfian mengerutkan dahinya tapi dia tersenyum setelah itu. "kalau itu mah jangan takut, itu sudah dalam agenda kok" Romlah dan Andien saling pandang tidak mengerti.
"masak mantan pacar ditraktirin pacar baru nggak. Jelas aja bohongnya kan" sambung Alfian yang membuat dua gadis itu tersenyum.
"Oke lah"Andien langsung menyimpan uang rp 300.000 di kantong tasnya. Rezeki hehehehe.
"Jadi rencananya gimana?"
Alfian menjelaskan bagaimana cara yang sudah dia pikirkan. ini tidak serumit yang dibayangkan namun beberapa proses memerlukan kerjasama.
"eh tunggu sebentar ya aku mau ke toilet mau buang air kecil dulu"kata Romlah yang diangguki oleh Andien dan Alfian.
Ditinggal oleh Romlah keduanya masih berbicara.Cara bicaranya begitu lepas sehingga Andien sekali tertawa dan tersenyum lebar.
Pemandangan seperti inilah yang ditangkap oleh Robert saat dia lewat dari kelas Andien.
Deg...
Untuk beberapa detik Robert merasa tidak nyaman dan dia otomatis membayangkan bagaimana dirinya maju dan menampar Alfian.
Tapi beberapa detik kemudian dia menyadari posisi itu tidak benar. Apa yang salah jika andien memiliki hubungan dengan lawan jenis.
Tapi hati Robert terasa aneh, sebuah perasaan yang tidak pernah ada sebelum ini.
"mungkin ini rasa khawatir dari seorang kakak pada adik perempuannya?"pikir Robert pada dirinya sendiri.
Berpikir begitu Robert akhirnya berangkat ke dalam kantor guru.Tapi sampai di kantor guru pun hatinya tetap tidak bisa tenang.
Andien tidak boleh pacaran karena Andien adalah miliknya.
"eh apa yang sedang aku pikirkan, sialan" pekik Robert yang tidak pelan.
Untung saja belum ada guru yang masuk ke dalam kantor. Jika tidak bagaimana malunya dia.
"aku tidak mungkin memiliki perasaan seperti itu pada Andien secara aku sudah memiliki Serra. tapi jika pun Andien pacaran dia harus mendapatkan seseorang yang lebih baik daripada aku. jangan si Alfian anak bau kencur yang Playboy bawah tanah "pikir robert lagi yang tiba-tiba marah.
Kenapa Alfian.
Satu sekolahan tahu jika Alfian ini suka gonta-ganti pacar.Dia sama level nya dengan Romlah.Bahkan pernah pacaran dengan Romlah waktu di bumi perkemahan.
Apa seputus asa itu si Andien. Sehingga mengambil apapun yang ada di depan. Alfian sangat tidak cocok sama sekali.
Segera lamunan Robert terganggu dengan datangnya beberapa guru. robot menyapa mereka satu persatu dan dia langsung melupakan masalah Andien tadi.
Karena ujian nasional beberapa kelas diliburkan.Jadi tidak begitu banyak murid di sekolah. tapi para guru disibukkan untuk mengisi beberapa hal dilapor anak-anak.
Robert sebenarnya tidak memiliki jadwal pengawas hari ini.Dia datang hanya untuk melihat andien saja.
Sekarang dia kecewa dan berpikir setelah satu mata pelajaran dirinya akan kembali ke apartemen. Mungkin lebih baik mengerjakan pekerjaan kantor dari rumah daripada berdiam diri di sekolah yang semakin lama membuat kepalanya semakin sakit.
Robert berpikir demikian tapi kakinya tidak bisa bergerak dari sekolah ini .Seakan-akan dia dipaku di lantai.
Hanya untuk mengusir perasaan hatinya yang terasa aneh. Robert tetap di sekolah sampailah Bel istirahat berbunyi.
Baru kemudian Robert bangkit dari kursinya dan keluar dari kantor guru. Rencananya Robert akan langsung kembali tapi siapa sangka suara jeritan anak-anak di lapangan membuat kakinya berhenti.
"Terima ..terima... terima.."
"Andien terima.. terima.. terima"
Perasaan Robert yang memang tidak nyaman. Seketika berkecamuk lagi mendengar nama Andien disebut-sebut.
jadi dia berjalan mengikuti kerumunan anak-anak.Begitu sampai di lokasi Robert langsung melihat jika ada Andien di tengah lapangan.
Disaksikan oleh semua anak-anak didiknya, Andien sang mantan istri. Sedang berdiri teguh sementara itu Alfian berlutut dengan membawakan sebuket bunga.
Tidak perlu ditanyakan apa yang terjadi orang bodoh pun mengetahui ini.
Alfian sedang menembak Andien.
Mata robert kian nanar melihat ke arah itu dan dia tidak berpikir secara normal.
"Andien semua orang akan menjadi saksi cintaku padamu. seribu mantan pacar tidak sama dengan kamu seorang.Andien jadi lah pacar Alfi oke"kata Alfian dengan pandangan berharap.
__ADS_1
Romlah yang tidak jauh dari kerumunan tiba-tiba tampil ke depan dan berkata."Andien terima saja aku mendukungmu"
Huhuuuuu
Suasana semakin panas tatkala para siswa bertepuk tangan dan mendukung Andien menerima Alfian.
Andien.... Andien... Andien....
" aku... Alfi aku mau" kata Andien yang disoroti oleh siswa-siswa lagi. Alfian yang mendengar jawaban itu langsung berdiri dan ingin memeluk Andien sebagai perwujudan rasa gembiranya
Jawaban dari Andien mengungkapkan misi berhasil.Tapi sejujurnya acara pelukan tidak ada di dalam perjanjian itu.
Andien yang berpikir ada sesuatu yang akan terjadi. dia bergerak cepat dan memeluk Romlah seakan-akan hal itu sesuatu yang menggembirakan.
Dengan itu Alfian bahkan tidak bisa menyentuh tangannya sama sekali. tapi Romlah yang memang sudah centil sejak awal. Tidak ragu mendorong Andien ke pelukan Alfian.
Tentu saja dengan dorongan itu Andien memang benar-benar jatuh ke dalam pelukan Playboy cap kapak.
Justru karena inilah siswa bertepuk tangan dengan meriah seolah-olah sebuah kejuaraan sudah dimenangkan.
Andien langsung emosi melihat ini, tapi sebelum dia marah seseorang sudah menariknya ke pinggir dan itu adalah Robert.
Tanpa banyak basa-basi Robert yang sudah gelap mata .Tiba-tiba menonjok perut Alfian yang bertubuh kurus.
Buk...
Tentu saja Alfian meringis dan tidak menyangka guru bahasa Inggris akan memperlakukan dirinya seperti ini. Jika ini siswa lain kemungkinan besar dia juga akan memberontak tapi situasinya yang menonjok adalah sepupu andien sekaligus gurunya sendiri.
"Pak Robert?"Pekik Alfian tidak terima.
"berani-beraninya kamu nembak Andien ya .kamu pikir kamu itu siapa hah!" pekik Robert yang membuat suasana yang tadi meriah menjadi sunyi senyap bak kuburan.
"Pak Robert , kami saling suka jadi...
Plak...
"tidak ada suka-sukaan, tidak ada cinta cintaan, kalian masih sekolah mau pada pacaran mau jadi apa kalian kalau sudah besar?" kata Robert emosi.
Alfian ingin menjawab tapi tiba-tiba tidak bisa mengeluarkan kata-katanya.Tapi dia tidak benar-benar serius pacaran dengan andien, ini kan hanya sandiwara.
Andien yang sempat ingin marah pada Alfian tiba tiba mengalihkan sasarannya pada Robert.
Andien tidak kalah emosinya dia bangkit dan langsung mengangkat tangannya yang membuat semua siswa menganga tidak percaya.
Plak...
Robert hanya bisa menatap Andien dengan pandangan nanar. Dia memegang pipinya yang memanas karena perlakuan gadis itu.
"Andien kamu...
"Robert Adam apa hak kamu ingin melarang aku pacaran dengan alfian ,siapa kamu Hem?" tanya Andien yang langsung membuka mulut Robert.
"kamu itu seorang guru tapi tidak mencerminkan perilaku seorang guru yang baik.berani kamu menampar murid di depan khalayak ramai?" pekik andien keras.
"Andien aku melakukan itu bukan sebagai bukan dengan kapasitasku sebagai guru tapi sebagai....
Kata-kata itu tersangkut lagi di tenggorokan Robert. Dia bahkan tidak bisa menyebutkannya secara gamblang.
"Hahahaha sebagai apa Robert adam? jawab jika berani!"tantang Andien.
Untungnya pada peristiwa ini tidak satu pun yang membawa telepon genggamnya. Pada saat ujian nasional semua telepon genggam ditahan oleh ibu guru di kantor agar tidak terjadi kecurangan.
Jika hal ini direkam oleh seseorang dan dikirim ke media sosial. Kemungkinan besar nama sekolah akan tercoreng.
" Andien...
Andien menatap Robert dalam dalam.Tapi robert sama sekali tidak bisa melawan kata-katanya.Situasi ini sama sekali tidak benar.
Robert mengangkat tangannya dan pergi dengan wajah kesal. Sementara Andien juga pergi ke kelasnya lagi dan menangis di sana.
Alfian yang masih tergeletak di tanah ditinggal pergi sendirian. untung beberapa temannya membantunya dan membawanya ke UKS.
Menyadari hal ini tidak baik Romlah juga bergegas menyusul Andien. Mereka tidak berpikir bagaimana reaksi Robert sebab itulah hal ini terjadi.
Yang lebih pahitnya Andien juga menolak berbicara dengan Romlah. Karena dia sudah bertindak semena-mena padanya tadi.
Romlah juga merasa bersalah karena dia tahu Andien tidak pernah ingin memiliki hubungan dengan pria manapun. Terlebih lagi dengan Alfian yang nyatanya adalah mantan pacar Romlah sendiri.
Romlah hanya ingin melihat Andien menikmati masa-masa mudanya. tapi jujur dia sendiri menyadari perilakunya tidak baik.
Di sini Romlah berkali-kali meminta maaf pada Andien. Tapi Andien seakan-akan tidak ada di sini. dia Diam seribu bahasa tanpa menjawab bahkan memandang Romlah sekalipun.
Dalam sejarah pertemanan mereka berdua .Andien tidak pernah marah seperti ini sebelumnya.Sekarang dia bahkan nekat menampar guru bahasa Inggris yang notabene adalah sepupunya sendiri.
"Andien bicara dong. aku ngaku salah, aku tahu kamu itu nggak suka pacaran atau sebagainya tapi maafin aku ya please"bujuk nya
"Andien...
"gimana kalau aku traktir kamu sepanjang hari ini. oh ya kita mampir ke supermarket gimana.Aku pasti akan membelikan sesuatu yang bikin hati kamu senang lagi" kata Romlah membujuk Andien.
Romlah bahkan mencium dan menjewer pipi anjing tapi gadis itu tidak bereaksi sama sekali.
Kali ini Romlah benar-benar mati kutu.
"Andien maafin gue ya huhuhu, gue tau gue salah Andi maafin ya nggak akan ada yang kedua kok ndin "sekarang Romlah benar-benar menangis dia tidak ingin kehilangan sosok Andien sahabat terbaiknya.
Apalagi sekarang mereka akan meninggalkan bangku SMA. Tidak tahu mereka akan pergi ke mana setelah.
Tapi walau apapun yang dikatakan oleh Romlah dan apapun yang dilakukan oleh si gadis gentong air. Andien sama sekali tidak bergerak.
__ADS_1
Andien mengeraskan hatinya kali ini.
Dia tidak bersumpah tapi sekarang tidak ingin berteman lagi dengan yang namanya Romlah.
Kata orang berteman dengan penjual minyak wangi kita pun akan menjadi harum semerbak sepanjang hari.
Tapi jika berteman dengan penjual tinta ,kita juga akan terkena nodanya sepanjang hidup.
Romlah memiliki pergaulan yang cukup bebas dan dia perlahan-lahan mencoba menarik Andien ke arah itu.
Andien tidak suka.
Tapi sekarang yang menyakitkan bukan hanya Romlah saja tapi ini juga menyangkut dengan Robert mantan suami.
Apa hak Robert untuk mengatur hidupnya, dengan siapa dia berhubungan sekarang.Dia keterlaluan sekali.
Mantan jelek, mantan iblis.
Tapi walau bagaimanapun Andien marah ,semua akan berlalu dengan cepat. Jam ujian datang lagi dan dia fokus pada pelajarannya saja.
Suasana ujian kali ini berbeda jauh dengan suasana ujian di pagi hari. Apalagi jika sudah menyangkut suasana hati andien dan Romlah. Tadi pagi mereka berdua baik-baik aja tapi sekarang nyatanya ada sesuatu yang sudah membuat hubungan mereka retak.
Dan pelakunya adalah Alfian.
Alfian juga mengikuti ujiannya kali ini tapi dia sama sekali tidak merasa bersalah atas apa yang terjadi. Apalagi dia sudah membayar mahal Andien dan Romlah untuk itu.
Untung saja poin ini sudah membuat dirinya dikategorikan sebagai pemenang pertaruhan tersebut. hanya saja dia tidak menyangka akan ditonjok oleh guru bahasa Inggris. jadi dia benar-benar dirugikan.
Dengan asumsi seperti ini Alfian sama sekali tidak akan meminta maaf pada Andien .Meskipun jelas-jelas Andien membela dirinya di depan siswa lain. Namun begitu perawatan yang dia dapatkan dari teman yang memiliki taruhan. Membuat hidungnya lebih terangkat ke langit.
Siapa suruh Andien menampar guru bahasa Inggris demi cintanya.
Hehehe
Jika saja Andien mengetahui isi pikiran Alfian sekarang .Mungkin dia akan menonjok Alfian juga supaya pria itu lebih tahu diri.
Sementara itu Robert yang mengalami KDRT dari mantan istri. Sebenarnya tidak langsung kembali melainkan pergi ke sebuah cafe untuk menenangkan diri.
Robert ingin marah dan dia ingin menampar semua orang yang lewat. Tapi dia sendiri bertanya ke dalam hati .Apa sebenarnya yang membuat dirinya marah seperti ini.
Apa.
Andien hanyalah seorang mantan istri yang baru dia ceraikan.Usianya masih begitu muda jadi dia tentu saja bebas mencari pasangan baru. Terlepas itu pacar ataupun suami selanjutnya.
Ini juga tidak ada hubungannya dengan Robert.Jadi kenapa dia marah.
Kenapa.
"aku tidak mungkin jatuh cinta dengan Andien kan? akhir-akhir ini masalah dengan andien membuat aku selalu berpikir tentang dia. tapi ini tidak membuat aku jatuh cinta dengan nya, benar-benar mustahil"pikir Robert.
"Serra kapan kau pulang aku merindukanmu jangan buat pikiranku melayang terus ke arah Andien Serra "keluh Robert.
Robert tahu serra sedang sibuk saat ini .Dia sedang menegosiasikan masalah tender besar yang dia punya.Tapi kenapa sama sekali tidak ada kabarnya.
Apakah sulit hanya untuk mengirimkan SMS satu kali untuk satu hari.
Tiba-tiba saja Robert mulai berpikir jika perasaan marah yang dia punya untuk Andien, sebenarnya tidak pernah ada untuk Serra.
Sebagai teman yang selalu tahu selalu beluk Serra dan cara pergaulannya. Tentu saja Robert pernah menjadi kaki kaki tangan Sera untuk itu.
Mungkin sekedar mengirimkan salam untuk calon target Serra atau sekedar menjadi kurir pengirim berita cinta serra.
Tapi kenapa Robert tidak pernah marah dengan situasi yang sama. Di depan matanya sendiri Serra juga pernah ditembak oleh seorang pria. Saat itu Robert biasa-biasa saja, nggak pernah marah seperti yang dialaminya hari ini.
Jadi di mana letak perbedaan antara Serra dan andien.
"Serra, pulang lah Serra,aku membutuhkan kamu" kata Robert di di dalam hati.
Seumur-umur Robert tidak pernah merasa terpuruk seperti ini. Baru kali ini dia ditampar oleh seorang wanita dan itu masih mantan istrinya sendiri.
Kesedihan Robert ini berlanjut sampai hari mulai gelap.Mau tidak mau Robert harus kembali ke apartemennya.
Saat akan masuk ke apartemen entah kenapa jejak Andien semakin kuat.
Sekarang Robert malah bisa mendengar suara gelak tawa Andien yang bergema di setiap dinding apartemen. Dia yang selalu membuka pintu dengan senyuman manis.
Dia yang menariknya untuk makan bersama di meja. Dia yang selalu melakukan banyak hal di rumah ini. Tapi dia juga lah yang sudah menamparnya tadi di sekolah.
Kenapa bisa.
Menatap tirai berwarna pink, selimut dan bantal yang berwarna pink. Melihat itu semua amarah Robert menjadi redup berganti dengan perasaan kehilangan yang mendalam.
Tidak ada lagi andien, tidak ada lagi senyuman manisnya. Kebaikan dan tingkah lakunya yang genit sudah hilang tidak tahu ke mana. Segenit-genitnya Andien dia tidak akan memakai tanktop di luar sana.Dia juga tidak akan memakai sesuatu yang memamerkan pahanya untuk orang lain.
Mereka bisa saja bercerai tapi kenapa harus berubah seperti ini. Tidak bisakah menjadi sahabat dan berlaku seperti sebelumnya.
"aku berdandan untuk suamiku , tubuh dan kelembutan ku juga hanya untuk suamiku saja dan kau sudah tidak lagi punya hak untuk itu sekarang"
Suara ini bergema di sekeliling tembok berkali-kali dan itu membuat Robert menjadi bertambah sedih.
Hanya untuk suamiku...
Robert tidak percaya jika dia datang jatuh cinta dengan sosok gadis kecil yang belum cukup umur seperti Andien. ini hanyalah bentuk dari sebuah penyesalan dan rasa bersalah bukan cinta.
Cinta Robert hanya untuk Serra. dan Itu tidak akan pernah berubah menjadi Andien.
"Serra kapan pulang,aku rindu kamu serra" tulis Robert di Wa. Dia hanya bisa berharap agar Serra segera membalas ini tapi pada kenyataannya sampai esok hari pun Serra tidak pernah menjawab nya.
Karena mood yang sedang turun Robert tidak ke sekolah lagi.Di sana andien malahan nyaman mengerjakan ujian nya dan berharap besok pun Robert tidak masuk
__ADS_1
Ini hanya sebuah harapan kecil andien saja.Pada kenyataan nya hal yang lebih buruk akan segera terjadi besok.