
Di dalam rumah sakit Robert sama sekali tidak mengindahkan kata-kata Andien yang memintanya untuk pergi.
Setelah berbicara beberapa lama akhirnya Andien menyerah. Andein membiarkan mantan suami ini melakukan apapun yang dia suka.
Sebenarnya Robert juga merasa tidak nyaman ketika Andien berkali-kali mengusir dirinya. Namun begitu perasaan tidak nyaman lebih condong pada rasa yang tidak terkatakan melihat keadaan Andini saat ini.
Melihat Andien yang tidak melakukan perlawanan lagi, Robert buru-buru membuka telepon untuk melakukan video call-nya bersama mama.
Persis di hitungan pertama ,Mama robert langsung mengangkat telepon itu. Wajahnya yang terlihat khawatir muncul di layar telepon.
Dia sama sekali tidak menyapa Robert sebagai anak kandung tapi menyapa Andien secara langsung
"Andien kamu sakit apa sayang kok sakitnya nggak dikabarin sampai dua hari di rumah sakit kayak gini,hem?"
"nggak apa-apa mah ini cuman sakit maag kok. Mas Robert kan lagi sibuk untuk ngurusin ujian anak-anak, jadi nggak enak aja ngerepotin" jawab andien dengan mata yang berkaca-kaca.
Andien tidak mengatakan perasaannya namun matanya sudah menjelaskannya sendiri.
"Sayang kamu kenapa nangis uh Mama pulang ya sekarang "kata Mama Robert buru buru.
Andien menahan air matanya untuk jatuh dan dia buru-buru tersenyum kepada mantan ibu mertua "nggak perlu mah Andien sekarang udah baikan kok. mungkin bentar lagi kami keluar!" kata Andein dengan wajah tersenyum.
"beneran kamu nggak butuh mama sayang ?" Tanya mama Robert
"Yah mah, oh ya Mama kapan pulangnya?" tanya Andin serius.
"kata Papa sih awal bulan tapi nggak tahu juga kapan selesainya.Jangan terlalu diforsir ya belajarnya, nggak tamat juga nggak apa-apa. toh kamu udah jadi mantu Mama yang tersayang hehehe" kata mama Robert bercanda.
"Mama hehehe boleh aja, kan malu ma jika seorang guru memiliki istri yang tidak tamat SMA" ujar andien beralasan.
"Robert aja yang malu, Mama enggak kok jangan pikirin dia .Dia itu kayu nggak bisa bertanggung jawab jadi seorang suami. Masa iya kamu nggak pulang selama 2 hari dia nggak cariin kamu , suami macam apa itu?" kata Mama yang membuat Robert tersenyum kecut.
"Baru segini aja mama udah marah gimana kalau dia tahu jika aku nya dan Andien sudah bercerai. Bisa mampus aku dikerjain sama mama nanti" pikir Robert.
"Hem bukan gitu juga mama aku sebenarnya minta izin pulang ke rumah untuk fokus pada pembelajaran ku menghadapi ujian kali ini.Itu sebabnya mas Robert tidak tahu jika aku sakit" kilah Andien.
Robert segera mengelus dadanya lega.Rupanya Andien masih bisa diandalkan untuk berbohong.
"beneran kan kalian nggak lagi bertengkar kan ?" tanya Mama yang tiba-tiba bertanya secara aneh.
"bertengkar mama dengar dari siapa nggak kok ma hehehe tapi sebenarnya Andien ada sesuatu yang ingin Andien bicarakan . Tapi masih bisa nunggu mama kembali deh dari Padang" kata Andien yang membuat Robert berdetak kencang.
"Hem sayang kamu ini bikin Mama penasaran aja kenapa nggak bisa cerita sekarang aja sih?"
"nggak deh mah ini sepertinya kejutan untuk mama jadi sebaiknya nunggu mama pulang aja ya" andien ingin berbicara sekarang tapi dia masih enggan sedikit.
"Kejutan?ohh jangan bilang kamu lagi hamil ya sayang?"entah kenapa Mama Jonathan jadi berpikir demikian mendengar kata-kata kejutan.
Tapi yang terkejut di sini bukan mama melainkan Robert dan Andien.
"Mama nggak gitu juga kali Mama, masak kalau hamil aku sembunyiin.Kan nggak lucu hehe "
"oh bukan hamil ya, jadi apa dong . Jangan bikin Mama mati penasaran dong sayang kamu nggak kasihan sama mama jika mati muda?" keluh mama Robert.
"gimana aku ingin begitu Mama, aku malah berdoa setiap hari jika Mama itu diberikan umur yang panjang sama Allah. tapi kalau aku bilangin sekarang namanya bukan lagi kejutan dong"
"oke kalau begitu tunggu mama pulang ya. Mama akan desa Papa untuk pulang lebih awal" ucap nya.
"Hem Mama bicara dulu sama mas Robert ya ma.Aku pengen istirahat sebentar" kata Andien. Bukan dia menolak tapi semakin lama berbicara hatinya semakin sedih.
Saat Robert mengalihkan layar telepon, dia melirik Andin yang tiba-tiba menangis. Bodoh jika Robert tidak tahu kenapa Andien menangis sesedih itu.
Saat mereka masih tinggal serumah, Andien setiap hari membicarakan mamanya yang dia sebut sebagai ibu mertua terbaik di dunia.
Dari sini saja Robert tahu yang Andien pedulikan hanyalah mamanya saja,bukan dirinya.
Agar suara isak tangis Andien tidak masuk ke dalam telepon.Robert segera menyingkir dan berbicara dengan namanya di taman kecil yang ada di rumah sakit.
Ditinggal oleh Robert Bu asih datang lagi dan menepuk pundak Andien agar gadis itu menjadi sedikit lega. Ibu asih tidak tahu kenapa Andi menangis tapi menurutnya dalam kondisi terburuk seseorang membutuhkan pelukan dan kehangatan.
Namun saudara mara,Andien jauh dan mereka tidak bisa menjenguk nya.Menurut pendapat Bu asih inilah yang membuat Andien menangis.
Selang beberapa menit kemudian Robert datang lagi.Dia melihat Andien masih menangis tapi tidak sesedih tadi.
Namun begitu Robert tidak ingin membuat Andien tambah sedih jadi dia duduk dengan kursi yang agak jauh.
Hari ini untuk pertama kalinya Robert begitu peduli dengan Andin. Dia bahkan tidak kembali setelah selesai menelpon mamanya.
Bukan itu saja beberapa jaringan telepon tidak membuat Robert menjawabnya. Andien yakin jika telepon itu berasal dari Serra.
"kembalilah temui pacarmu, aku bisa sendiri jangan khawatir"kata Andien dengan mata tertutup.
Andien yakin jika dirinya tidak pernah jatuh cinta dengan pria yang pernah bergelar suami ini.Tapi tidak bisa dipungkiri rasa sakit akan kehilangan itu tetap ada.
"Andien saat ini kamu sedang sakit jadi jangan banyak berpikir diam dan beristirahatlah"kata robert dengan tegas.
Mendengar jawaban Robert ini Andien menatap tajam pada Robert. lalu dia berkata"Robert dengan berada di sini ,kamu sudah memberikan aku harapan palsu. Jika tidak ingin aku salah menafsirkannya maka pulanglah"
__ADS_1
Robert langsung tersentak mendengar kata-kata Andien yang to the point.
Robert ingin menyangkalnya tapi dia tidak bisa menemukan jawaban yang cocok untuk itu. Apa yang dikatakan olehnya sangatlah benar.
Tapi hati nuraninya menolak untuk meninggalkan Andien dalam kondisi ini.
"Mama barusan mengatakan jika aku harus video call dengannya beberapa kali lagi.Bahkan saat ada di rumah harus ada kamu di sana. Jadi jangan salah menafsirkan sesuatu yang tidak mungkin.Aku melakukan ini karena mama" Mamanya tidak mengatakan itu hanya alasan Robert saja.Dia juga tidak tahu kenapa hati kecil nya sangat ingin menjaga Andien sehingga ingin merawatnya sendiri di apartemen.
"oke tapi sampai kapan kamu merahasiakan ini.Aku nggak suka jadi kambing hitam untuk kalian berdua.Kamu di sini juga nggak ada gunanya toh kita bukan muhrim"
tandas Andien.
"jangan begitu dong,Din.beri aku kesempatan untuk mengatakan ini sendiri pada Mama" kata Robert yang langsung memegang tangan andien tapi Andein menepis dengan jijiknya.
"Hehehe beri kamu kesempatan, tapi apa kamu memberikan aku kesempatan yang sama Robert. Jangan membuat aku membencimu sampai ke tulang. Pergi menjauh jangan pernah datang lagi jika tidak ingin aku melaporkan ini pada Mama sekarang juga" bentak andien.
Andien hanya merasa tidak nyaman dengan adanya robert di sini.Dia akan sakit kepala melihat nya lagi.Jadi andien berkata begitu tanpa berpikir.
"Andien kenapa kamu kasar sekarang, dulu kamu nggak sekasar ini.Apa ini wajah aslimu?"kata Robert yang tidak senang dengan perilaku Andien.
Perilaku yang jauh berbeda saat mereka masih menikah.
"Robert adam, beberapa kali aku bilang aku melakukan semua itu hanya karena aku adalah seorang istri tapi sekarang aku tidak.
Tubuhku,rasa hormatku hanya aku tujukan pada suamiku saja bukan pada seseorang yang tidak relevan Kamu mengerti?" bentak andien.
Dia ingin Robert cepat-cepat mematahkan ilusi nya sendiri. Andien bukanlah sosok yang suka mengumbar kemolekan tubuhnya.
Dia juga bukan sosok wanita yang lemah lembut pada setiap pria.Bagi Andien hanya seorang suami yang berhak melihat sisi baiknya.
Dan itu bukan Robert.
Robert tercengang lagi dia tidak menyangka jika Andien akan berkata sejauh ini.
" Andien kamu sakit jadi...
"Jangan beralasan,aku bisa jaga diri.Pergi dan jangan sampai pacar kamu cemburu sama aku"kata andien.
Robert tidak bisa berkata-kata, tapi dia juga tidak bisa memaksa diri sendiri.Jadi robert yang kesal pergi juga setelahnya.
Melihat Robert yang pergi, andien bernafas lega.Bukan dia sombong atau sok.Tapi di tuduh sebagai perusak hubungan orang lain,ini yang membuat dia sakit.
Sakit maag tidak apa apa, tapi di tuduh begitu yang lebih sakit.
"Andein kenapa bertengkar nak,ada apa?"Tanya Bu asih yang datang kemudian.
Tentu saja dia mendengar pertengkaran itu tapi dia orang luar.Hanya sekarang dia bisa bertanya.
Bu asih seperti nya mengerti jadi dia segera mengalihkan pembicaraan nya tentang hal hal lain.
Sedangkan robert pulang ke apartemen nya.Di mana Serra sudah menunggu nya dari tadi.
Serra yang membuka pintu terlihat tidak begitu senang.Tapi dia masih menyambut robert dengan pelukan hangat. Tapi kehangatan itu tidak sampai di hati Robert.
"Robert kamu kemana aja sih ,aku telepon nggak di angkat?"ujar Serra yang sedikit kesal.
robot memandang wajah Sera biasanya dia akan begitu bersemangat setiap kali melihat siaran namun kenapa sekarang tidak ada reaksi yang serupa.
Walaupun demikian Robert hanya berpikir ini karena masalah dia dan Andien tadi yang membuat semangatnya memburuk.
"Maaf sayang tadi ada sedikit masalah di sekolah jadi tidak bisa angkat telepon kamu"kata Robert beralasan.
Dia masuk ke dalam apartemen dan membuka sepatunya.Serra bergelayut di lengannya dengan gembira seperti biasanya.
"Ada apa? kenapa hari ini kelihatannya senang sekali?"Tanya Robert ketika melihat wajah Serra yang terlihat gembira.
"Ou kau masih orang yang paling mengerti aku deh, jadi gini.Proyek aku di lulus kan dan biaya paling besar dalam tiga tahun terakhir.Kau tau kakek sampai memuji aku lo hehehe"kata Serra yang memiliki semangat besar.
Seharusnya Robert merasa senang dengan keberhasilan Serra yang mendapatkan tender besar .Namun entah kenapa bayang-bayang Serra yang dikerumuni oleh pria-pria besar, membuat dia tidak begitu nyaman.
Tapi robert menekan perasaan itu di dalam hati dengan berkata
"Benarkah?"
"Hem tapi setelah ini aku akan sangat sibuk untuk dua atau tiga minggu kedepan sayang "kata Serra dengan nada manja nya.
"tapi serra ibu dan ayah akan kembali tidak lama lagi.Harap kamu meluangkan waktu untuk bersama mereka nantinya " ucap Robert seraya duduk di sofa untuk beristirahat sejenak. Serra dengan manjanya duduk di pangkuan Robert dan mengelus dagu nya yang bebas bulu.
"Hem aku tau, itulah sebabnya aku harus bergegas menyelesaikan tugas ini secepatnya"kata Serra lagi.
Robert menatap Serra,dia berpikir masih Serra yang sangat pengertian sekali.Tapi andien....
"Kenapa juga aku mikirin Andein ya"pikir Robert.
"Robert apa yang kamu pikirkan hem?pikirin papa dan mama kamu?"tanya nya.
" ya gitu lah,aku sedang memikirkan langkah apa yang harus kita buat selanjutnya "
__ADS_1
"Bukan kita tapi kamu.Kamu harus jujur sama mereka.Jangan sembunyikan hubungan kita,aku tidak nyaman pacaran dengan cara sembunyi-sembunyi seperti ini, sayang," kata Serra resah.
"Serra sebenarnya aku nggak nyaman bilang nya tapi ...
Cup..
Serra mencium bibir Robert dan bertanya "ada apa sih sayang?"
"Waktu di pesta aku melihat kamu di pegang sama pria lain.Aku nggak suka Serra,seharusnya kamu marah kek atau gimana?" kata Robert hati hati.Takut nya Serra akan tersinggung dengan kata-kata nya
"Hahaha rupanya pacar Serra ini sedang cemburu ya hem Kok imut sih"Serra tergelak dan pergi untuk mencubit hidung Robert.
"Serra aku tuh serius ya,kamu cipika-cipiki dan bokong mu di pegang sama mereka,kan itu nggak wajar Serra?" Robert mulai berkata dengan serius.
"Robert sayang kamu nggak tau kan betapa sulit nya mendapat tender besar?" kata serra membela diri.
"Hah maksud nya?" tanya Robert yang mulai tidak nyaman.
"Yah itu biasalah di kalangan pebisnis.Hanya pegang dikit aja kok hehehe " ujar Serra.Jawaban ini tidak di sangka kan oleh Robert.
"Serra ,kamu..
Robert ingin berbicara tapi serra memeluk Robert lagi ,dia berkata. "Robert aku begitu karena ingin memenangkan tender nya.Tapi percaya deh,hati aku tuh hanya untuk kamu" kata serra yang mulai ketar ketir.
"Iya aku tahu itu, tapi Serra aku hanya ingin kecantikan kamu tu hanya untuk aku.Tubuh kamu senyuman kamu...
Deg ...
Kenapa kata kata ini begitu familiar ya,seperti kata kata Andien.Robert termangu dengan pemikiran mya sendiri.
Kenapa...
"Robert kamu tuh yah Ckckck.Kita udah kenal lama kamu tau aku gimana ya.Apa kesetiaan aku perlu di pertanyaan seperti ini?" Serra mulai tidak senang jika cara dia bergaul di kritik.
Apa lagi di pengkritik adalah Robert sendiri
"Robert aku tidak percaya kamu yang berbicara.Dulu kenapa kau tidak bicara tentang pergaulan aku.Apa sekarang karena kita sedang pacaran?Jadi kamu ingin mengontrol aku, begitu?"kata Serra setengah berteriak.
Serra sudah begini dari awal tapi kenapa baru sekarang Robert mempermasalahkan nya.Seketika Serra lupa jika dia seharusnya harus lembut dengan Robert.Tapi dia terlanjur emosi tingkat tinggi.
"Serra bukan begitu sayang, aku hanya ingin kamu tuh lebih menjaga diri sayang.Bukan yang gimana gimana "kata Robert.
Sejak mereka duduk di bangku kuliah dan sejak mereka berpacaran baru pertama kali ini keduanya bertengkar.
Tentu saja Robert tidak menyangka apa yang dia katakan secara santai akan berakibat seperti ini.Tapi dia sendiri juga heran dengan sikap nya sendiri
Kenapa dulu dia tidak terganggu tentang bagaimana cara pergaulan serra sehari-hari. Namun justru saat ini dia malah seperti mempermasalahkannya.
"jadi maksud kamu apa Robert? maksud kamu tuh aku serendah wanita jalanan Hem?"tanya serra terengah-engah.
"bukan begitu Serra coba kamu pikirkan lagi aku tidak bermaksud demikian.Aku... aku hanya ingin memiliki kamu seutuhnya Serra.
kamu ngerti kan sayang?" kata Robert pelan.
"memiliki aku tapi dengan cara apa, dalam cara mengontrol kehidupan aku? mengatur bagaimana cara aku bergaul dan mengatur dengan siapa-siapa saja yang aku boleh berteman begitu?" tanya Serra dengan kesal nya.
"Robert jujurlah padaku Robert apa yang membuat kau berubah seperti ini? aku masih sama seperti saat kita pertama dulu ya kan?"
"cara aku berteman semuanya masih sama kan.tapi kamu tidak menyadari jika kamu berubah, kenapa itu jawab aku?" kata serra dengan kasar.
"maaf Serra aku tidak termasuk untuk menyinggung mohon maaf tapi jangan kita bertengkar lagi hanya gara-gara ini oke" bujuk nya.Dia memeluk Serra dengan erat.
"aku tidak mencari pertengkaran tapi kamu yang memulainya.Ini..robert kau sungguh mengecewakan ,aku tidak menyangka " kata Serra dengan mata berkaca-kaca.
Tanpa pikir panjang Serra langsung membuka pintu dan pergi dari apartemen Robert.Robert segera menyesali kata-katanya tadi dia langsung mengejar Serra untuk berbaikan.
Setelah beberapa tahun pada akhirnya Robert berhasil membuat Serra setuju menjadi pacarnya.
Tapi setelah itu kenapa dia justru membuat Serra marah.
"Serra ,serra tunggu dulu .
kamu jangan pergi seperti ini.kita tidak bisa bertengkar Serra,aku tuh sayang kamu. kamu harus percaya sama aku.Aku hanya takut kehilangan kamu Serra setelah bertahun-tahun aku berjuang" kata Robert yang menahan pintu lift.
Ada dua orang di lift jadi Serra sedikit senang dan terkesan sengaja membuat robert memohon di depan orang orang.
Serra membuang muka tapi sudut mulutnya terangkat dengan licik. Sekarang dia tidak seemosi tadi, pikirannya juga sudah mulai jernih.
Pertengkaran ini pasti akan mempengaruhi rencananya untuk menjadi istri Robert di masa depan.
Tapi dia juga harus membuat robert tunduk kepada nya.Dia harus tegas kan ini sejak dari sekarang.
"Serra plis?"kata Robert setengah memohon. Melihat ini Serra setengah puas tapi dia pikir ini sudah cukup.
Dengan langkah yang sedikit dipaksakan akhirnya Serra masuk lagi dalam apartemen Robert.
Pengalaman ini membuat Robert sedikit-ketir jadi dia membujuk Serra sebaik mungkin.
__ADS_1
demi membuat Sera nyaman Robert merendahkan dirinya sebagai seorang pria dia melayani Sera dari memasak bahkan memijat kakinya yang dia bilang sangat lelah digunakan untuk berjalan. setelah itu Serra benar-benar merasa dimanjakan seperti seorang ratu dari Robert. Dia yakin tujuannya akan segera tercapai jika Robert konsisten seperti ini.
Tapi robert lupa tentang CCTV yang selalu aktif selama 24 jam.