Cinta Setelah Andin Pergi

Cinta Setelah Andin Pergi
gila talak


__ADS_3

Pada hari Senin ujian benar-benar dimulai. Robert sebagai seorang guru tidak bisa lagi bermalas-malasan .Dia harus masuk setiap hari untuk melihat bagaimana proses ujian kali ini.


Di sisi lain hatinya entah bagaimana tergerak untuk melihat kabar Andien. Gadis itu benar-benar hilang seperti ditelan bumi.


Walaupun Robert sedang berusaha mendekati Andien sekedar untuk bertanya. Entah kenapa dia dipersulit oleh ibu guru Siti.


Secara spontan Robert mengubah cara kerjanya ,dia mulai mengirimkan makanan kecil pada Andien.Tapi sayangnya dia seperti terbentur dengan tembok yang tinggi.


Andien sama sekali tidak menolak makanan kecil yang Robert beli di sepanjang jalan sebelum tiba di sekolah.


saat robek meletakkan satu kantong besar makanan ringan di atas meja Andin Romlah yang duduk di bangku yang bangku sebelah berkata dengan genit.


"yayang bebeb nggak jujur, kalau mau kasih aku kok nggak terang-terangan sih. tahu aja kalau aku tuh sukanya ngemil hehehe"


"maaf Romlah ini untuk Andien biar dia fokus dengan ujiannya"kata Robert ada Romlah tidak salah paham.


yang namanya Romlah tentu ada-ada saja jawabannya, wajah lomba yang sudah cabi tiba-tiba cemberut membuat seseorang ingin mencubit.


"yayang bebeb tahu aja kalau aku tuh fokus nikah sama kamu bukan sama pelajaran"


Beberapa murid segera meneriaki Romlah tapi gadis itu benar-benar tidak menganggap serius. Robert yang sudah kesal hanya bisa menatap wajah Andien yang cuek bebek.


Kenapa begitu sulit mendekatinya.


"Heh makasih pak guru ,ayo Romlah Safitri, Reni. kalian mau nggak" kata Andien yang disengaja.


"Wih rezeki jangan ditolak musuh jangan dicari hahai"ini bukan Romlah yang menjawab melainkan redo.


Langsung saja tas berisi camilan itu di tarik oleh anak-anak yang menyisakan hanya satu bungkus saja untuk Andien.


Robert ingin marah tapi apa mau dikata dia juga tahu ini adalah perlawanan secara tak kasat mata dari mantan istri.


"Eh kalian semua ini nakal aku nggak suka jajan yang ini, Romlah ambil gih" dia menyerahkan jajanan terakhir pada Romlah yang tentu saja disambar dengan cepat.


"orang kaya mah nggak makan jajanan kayak gini, daripada mubazir lebih baik gue embat" kata Romlah yang tidak sadar jika wajah Robert sudah berubah buruk.


Dari satu kantong besar itu tidak satupun yang mampir di tangan Andien, gimana dia tidak marah.


Tapi Robert sama sekali tidak bisa marah jadi dia duduk di kursinya lagi memperhatikan gadis itu dari jauh.


Nanti di jam istirahat Robert berinisiatif untuk membawa gadis itu ke kantin. Setidaknya mereka bisa berbicara di sana.


Inginnya Robert menarik si Andien ke taman saja agar lebih nyaman untuk berbicara dari hati ke hati. Tapi sudah jelas dia akan menolak nya.


Karena dipikir Andien akan menolak dia langsung saja menarik tangan gadis itu dengan sedikit memaksa.


Sejak mengetahui kisah sedih yang dialami oleh Andien.Ibu guru Siti lebih waspada dengan perilaku Robert saat di sekolah.


Jadi dia melihat gelagat tidak baik dari mantan suami andien tersebut.


"Andien"panggilnya dari jauh.


"Ya mem?"


"beliin ibu dua mangkok bakso dan bawa ke kantor ya"kata ibu guru dengan suara sedikit keras.


"Baik mem"kata Andin yang bergegas melepaskan diri dari Robert.Dia langsung ke kantin dan memesan dua mangkok bakso.


Robert tentu tidak kakak memaksanya lagi setelah dipesan oleh ibu guru Siti.Tapi dia tidak bisa menyembunyikan rasa kesalnya karena itu.


Tidak sampai di situ Andien sebenarnya sudah makan di kantor bersama ibu guru Siti.Jiak di tanya pun pasti andien akan bilang dia sudah makan.Robert sama sekali tidak memiliki kesempatan untuk berbicara kalau begini.


Tapi Robert bermainnya tidak menyerah dia masih memiliki waktu pada saat sekolah dibubarkan. Bukankah dia pernah melakukannya sekali. Dengan itu pasti tidak sulit melakukan hal yang sama dua kali.


Tapi sayang gerakannya terlalu lambat.Entah kenapa ibu guru Siti membonceng di belakang sepeda motor andien.


Jadi dia gagal lagi.


Sekarang dia berinisiatif untuk mengikuti sepeda motor Andien dari belakang .Siapa tahu bisa mengetahui alamat Andien dari ini.


Tapi bu guru Siti sudah waspada dia segera menyadari jika Andien sedang diikuti oleh pria bejat itu.


"Andien ibu pikir guru Robert itu memiliki niat tidak baik sama kamu. gimana kalau kamu tidur di rumah ibu saja malam ini" kata ibu guru Siti.


"Saat jadi istri dianggurin ,setelah bercerai marah diikutin seperti ini. Apa pak Robert itu sudah gila talak"pikir bu guru Siti.


Andien segera mengintip dari kaca spion dan benar saja Robert sudah mengikutinya dari sejak di sekolah. Andien juga tidak ingin Robert tahu di mana dia tinggal saat ini.


"kalau nggak aku mampir aja Bu nanti kalau kira-kira udah aman aku pulang ya"kata andien.


"terserah deh yang penting kita menghindar dulu" kata ibu guru.


"Baik bu"


Robert tidak tahu apa yang direncanakan oleh Andien. Yang jelas gadis itu memarkirkan sepeda motornya di sebuah rumah besar.

__ADS_1


Meskipun tidak yakin tapi Robert percaya jika ini adalah rumah ibu guru Siti, secara ada anak-anak di dalamnya.


ngapain sih anjing di situ apa sebaiknya aku menunggu dia pulang aja pikir Robert.


terlanjur sudah menguntit Andien sampai di sini Robert berusaha Diam di tempat. dia pikir kemungkinan besar Andien hanya di situ sekitar lima belas atau dua puluh menitan.


Tapi siapa sangka satu jam berlalu gadis itu tidak pernah keluar sama sekali.


Meskipun merasa kesal tapi Robert tetap setia menunggu hingga lah jam sudah menunjukkan waktu 20,00 WIB.


Ini sudah terlalu larut jadi Robert tidak menunggu lagi dan berputar arah.Sesi menguntitnya akan di lanjutkan besok lagi.


Sementara itu melihat mobil Robert pergi ,baru kemudian Andien bergegas mengeluarkan sepeda motornya lagi dan kembali ke rumahnya dengan aman.


Sebelum pergi dia benar-benar melambaikan tangannya pada ibu guru Siti. Dia mengucapkan banyak terima kasih karena sudah menyelamatkannya dari Robert yang tiba-tiba memiliki obsesi yang aneh.


Hanya saja Andien mulai merasa tidak aman jika benar-benar seperti ini. Jika saja Robert masih berstatus sebagai suaminya, Andien mungkin merasa sedang melayang-layang ke awan yang tinggi .


Tapi situasinya tidak lagi seperti itu.


Robert yang sekarang di mata Andien tidak lebih sebagai seorang penjahat kelamin. Robert tidak hanya melakukan pergerakan semacam itu di hari Senin dia bahkan melakukannya hari berikutnya lagi.Besok masih kamis yang artinya Andien masih harus melihat wajah Robert yang menyebalkan itu.


Andien bahkan takut untuk tidur sendirian di rumahnya sendiri. Siapa tahu Robert mendapatkan informasi tentang keberadaan rumahmu.


Bagaimana jika Robert nekat masuk dan melakukan sesuatu yang tidak pernah terpikirkan sebelumnya.


Tiba-tiba saja Andein jadi merinding.


trt trt..trt


Dalam kesunyian malam tiba-tiba telepon genggam Andien berbunyi. Saat ini Andien malah kepikiran Robert yang menghubunginya, entah dari siapa pria busuk itu mendapatkan nomornya.


Beberapa panggilan Andien tidak melihat ke telepon.Tapi pada akhirnya dia melihat juga.


"Alfian kupikir tadi Robert ,ngapain dia nelpon malam-malam gini?"pikir andien.


Biasanya Andien tidak akan pernah menanggapi panggilan dari pria seperti Alfian itu namun sekarang kondisinya Andien sedang tidak bisa tidur.


Jadi menjawab panggilan dari Alfian adalah pilihan yang lebih baik.


"Halo "


"Andien jangan dimatikan dulu dengarkan aku dulu oke" kata Alfian di seberang sana. Kemungkinan besar dia berpikir Andien akan mematikan HP begitu tahu dia yang menelpon.


"Hem oke aku kasih kamu 5 menit ada apa?"kata Andien yang pura-pura marah.


"jadi kamu mau nembak aku gitu,lalu karena kasihan aku harus nerima, sorry lah ya"kata andien mendengus. Pria yang jelas-jelas berlaku mesum dengan Romlah di depan mata ,sekarang berangan-angan menjadikan dia korban berikutnya. Alfian ini bodoh atau gimana ya.


"bukan gitu din maksudnya , aku hanya ingin kamu itu pura-pura doang kok. ntar aku bayar deh rp100.000 di mana?"kata Alfian yang jauh di ujung sana.


"Pura pura hehehe,no way " kata Andien yang masih marah tapi dia sama sekali tidak berniat untuk menutup teleponnya, lumayanlah untuk menghabiskan waktu.


"200 deh gimana? kamu cukup mengangguk aja besok, dan itu selesai. Kalau kamu merasa nggak nyaman sama Romlah kita juga bisa masukan dia dalam rencana ini Please and , setelah ini kita tidak tahu akan bertemu lagi atau tidak. Jangan khawatir juga aku tidak akan pernah membicarakan keburukan tentang kamu kok"suara Alfian di sana tiba-tiba membuat Andien berpikir keras.


Saat ini Robert sedang menjadi pria yang gila talak. Mungkin bukan ide yang bagus tapi masih bisa untuk mengulurkan waktu sedikit lagi sebelum dia benar-benar pergi ke Jakarta.


Mendengar Andien tidak menjawab Alfian tidak merasa aman jadi dia berkata " ini kesempatan terakhir 300.000 dan Romlah itu urusan aku gimana?"


Andien terkekeh di dalam hatinya dia tidak menyangka Alfian begitu nekat tapi apa sebenarnya taruhan itu.


"kupikir rp300.000 itu sudah cukup tapi katakan padaku apa nilai baru hanya sampai kau begini nekat?"


"ini sedikit rahasia dan benar-benar memalukan untuk mengatakannya padamu tapi please deh kamu mau ya?"


"oke tapi aku punya syarat tambahan untuk kamu, nggak berat-berat amat kok"


"apapun untuk kamu sayang asalkan jangan hatiku aja hahaha "kata Alfian yang sudah bisa tertawa lagi di seberang sana.


"setelah aku mengangguk setuju kau harus benar-benar berperilaku sebagai seorang pacar sama aku. jemput aku ke sekolah, setelah itu antar aku lagi ke rumah gimana?"


Hanya beberapa hari lagi saja . Jika ini bisa menghambat perilaku Robert yang sudah sedikit gila, kenapa dia tidak mengambilnya dengan lebih gila lagi.


"Oke lah besok pagi aku akan membawakan uangnya. makasih ya udah ngerti ini aku mau nelpon si Romlah lagi"


"Oke ingat ya kalau romlahnya nggak deal aku nggak juga walaupun kamu bayar satu jutaan"


"Hahaha aku tahu aku juga tahu kelemahan si Romlah"kata Alfian lagi sebelum menutup teleponnya.


Setelah itu Andien bisa bernapas dengan lega setidaknya dia harus bertahan dua atau tiga hari lagi di sekolah.


sementara itu ibu guru Siti sudah menyiapkan beberapa hal untuknya jika tidak ada halangan Andien bisa berangkat pada hari Minggu begitu dia menyelesaikan ujian.


Adapun beberapa hal yang menyangkut surat kelulusan akan diselesaikan oleh ibu guru Siti dan mengirimkannya ke alamat.


Andien tidak membantah dengan pengaturan seperti ini karena menurutnya ibu guru Siti sudah begitu baik membantu.

__ADS_1


Sepeda motor pemberian dari mantan mertua juga akan dikirim langsung ke alamat melalui agen pengiriman.Katanya tidak memiliki sepeda motor di kota, ini akan menyulitkan seseorang untuk bergerak.


Di kota besar seperti itu semua hal adalah uang. Ingin ke toilet aja anda memerlukan uang apalagi ingin berkeliling kota.


Dengan bantuan yang dijanjikan oleh ibu guru Siti ,nyatanya Andien tidak perlu menjual sepeda motor dan dia juga bisa bernapas. Tidak bisa dipungkiri betapa sayangnya Andien dengan sepeda motor ini.


Paling tidak barang ini adalah kenangan terbaiknya setelah meneguk rasa pahit perceraian.


Sekarang Alfian bahkan menawarkan Rp 300 yang lumayan bagus bagi Andien yang akan bepergian jauh.


perihal rumah sewa pula mereka disewakan per tahun. biasanya uang itu juga dikirimkan pada rekening. jadi tidak ada kesulitan dalam hal ini.


Namun begitu dia harus mengucapkan beberapa patah kata pada para penyewa agar mereka tidak telat membayar sewanya tahun berikut.


Andien jelas tidak ingin menjadi seorang pengemis di kota besar. Tapi sebenarnya Andien tidak akan menjadi pengemis kok. Dia masih memiliki 100 juta rupiah di rekeningnya saat ini.


Ini adalah uang mahar nya dari Robert.


Setelah berbicara dengan Alfian pikiran Andien semakin plong. dengan begitu dirinya bisa tidur dengan nyaman.


Tapi Robert sama sekali tidak merasakan kenyamanan yang sama seperti Andien.


Sudah dua malam dirinya tidak bisa tidur nyenyak seperti dulu. Ini semua gara-gara andein dia menolak berbicara .Bahkan selalu memiliki alasan yang bagus untuk menghindari pertemuan.


Karena tidak ada serra di apartemen.Robert jadi bersendirian, sekarang dia lebih sering memikirkan Andien.


Entah kenapa dia merasa kangen dengan gaya centil Andien di rumah. di setiap sudut ruangan ada jejak Andien di mana-mana.


Serra tidak pintar membersihkan rumah dia berjanji mencari asisten rumah tangga setelah kembali dari luar kota. Dari itu pengaturan awal yang dibuat Andien belum bergerak sama sekali.


Lihat aja robot pembersih lantai, mesin ini Andien yang memilihnya di toko online. sebelum membeli dia juga bertanya pendapat Robert tentang itu.


"robot pembersih ini memang mahal mas tapi rumah kita memerlukan ini kan. tidak perlu repot-repot untuk menyapu lantai, lagian apartemen sebagus ini masa punya sapu lidi lan nggak lucu"tanya Andien yang meminta pendapat Robert.


Tapi Robert hanya berkata "terserah" padanya tanpa berpikir panjang.


lihat lagi tirai ini dulu mama menyiapkan tirai berwarna kuning keemasan tapi Andien mengubahnya dengan warna pink.


Robert tidak senang dan meminta Andien menggantinya dengan warna lain. Setelah bertengkar cukup lama, Andien akhirnya berjanji untuk menggantinya.Tapi karena terlalu sibuk,sampai bercerai pun tirai berwarna pink masih ada di sana.


Yang lucunya gadis itu bahkan mengganti semua sprei dengan berwarna pink juga.


"Hah kenapa juga aku mikirin Andien yang absurd"pikir Robert.


Robert tidak pernah menduga akan datang hari di mana dia akan memikirkan gadis itu di setiap menitnya.


"Rindu? apakah aku merindukan andien. hah kenapa aku sampai berpikiran aku rindu dia.Jelas semua jejaknya ada di apartemen kenapa aku tidak bisa ingat itu?" pikir Robert lagi.


"tapi Serra ke mana ya sudah berapa hari pergi tapi belum pernah menelpon sama sekali aku nelpon juga nggak diangkat apa dia segitu sibuknya?" Robert segera mengalihkan pikirannya pada Serra. Wanita yang dia cintai namun tidak ada kabarnya sampai saat ini.


Anehnya setelah beberapa hari robek juga tidak berinisiatif untuk menelepon Serra seperti yang seharusnya.


Apakah ini karena dia sedang sibuk memikirkan Andien.


"jika ini Andien sesibuk apapun dia pasti akan mengabari. tapi kenapa Serra tidak begitu?"pikir Robert yang kembali pada pikiran nya tentang Andien.


"eh kenapa aku malah mikirin Andien lagi. sial kalau begini aku harus membuang semua peralatan rumahnya ini dan menggantinya yang baru. Tidak aku harus pindah ke apartemen lain semua yang ada di apartemen ini akan mengingatkan aku tentang dia"


Pikiran Robert semakin kacau saja, ada rasa khawatir tapi juga ada rasa kehilangan di dalam dadanya. Robert sudah cukup tua untuk menyadari perasaan apa itu.


Tapi dia berusaha mengalihkan pikirannya sendiri pada sosok Serra. Robert sangat mencintai Sera tapi dia sama sekali tidak pernah mengkhawatirkan tentang keselamatannya.


Apakah dia sedang sakit apakah Serra sudah makan atau belum tahu. Serra adalah sosok mandiri yang tidak perlu dikhawatirkan.


Tapi Andien berbeda dia adalah gadis kecil yatim piatu yang tidak memiliki siapapun di sisinya.


Mungkin karena itulah Robert tidak pernah merasa khawatir melepaskan Serra pergi jauh. Meskipun pada kenyataannya dia pergi bersama laki-laki lain.


Cemburu


"lalu kenapa aku tidak marah saat Sera mengatakan dia akan pergi dengan pria lain apakah aku tidak cukup mencintainya ?"pikir Robert yang hampir berbicara pada dirinya sendiri.


Tiba-tiba saja robert takut dengan apa yang dia pikirkan sendiri. Untuk mengusir kejenuhan dia mulai mengambil laptopnya dan mengerjakan pekerjaan kantor.


Tapi saat membuka laptop dia masih mengingat Andien.


Bagaimana gadis itu sering membersihkannya dengan tisu basah.


"laptop ini harus sering dibersihkan mas. Dia adalah sumber keuangan kita jadi harus dijaga" kata Andien suatu hari ketika dia kedapatan membersihkan sendiri laptop itu.


"ah Andien keluarlah dari pikiranku. kenapa kau tidak pergi dari otakku hah. ini pasti karena masalah kami belum clear jadi aku kepikiran dia terus" tuding nya


"walau bagaimanapun besok aku harus berbicara dengannya tidak bisa dibiarkan begini terus menerus.Besok dan harus " kata Robert lagi


Tidak bisa mengerjakan pekerjaan kantor ,Robert memilih untuk tidur saja agar besok pergi ke sekolah dalam kondisi segar.

__ADS_1


Tapi justru dia malah tidak bisa tidur setelahnya .Karena bantal dan guling yang berwarna pink.


Andiennnn....


__ADS_2