Cinta Setelah Andin Pergi

Cinta Setelah Andin Pergi
Mata mata Robert


__ADS_3

Keseharian Andien sebagai mahasiswa di universitas pancasila berlangsung damai dan tidak ada kejadian yang tidak diinginkan.


Dalam sekejap saja anda sudah memiliki beberapa teman baik sekaligus dan mereka juga tidak pernah bertanya tentang hubungan Andien dan Robert.


Sudah jadi rahasia umum di universitas jika sang dosen sedang mengejar Andien yang saat ini adalah mahasiswi. walaupun demikian tidak ada yang menganggap itu sebagai sebuah masalah.


Apalagi pihak universitas pun tidak pernah mempermasalahkannya sampai sekarang.


Walaupun tidak ada yang bertanya tapi semua orang sudah menganggap hubungan antara mereka berdua sudah diklarifikasi.


karena itu tidak ada yang akan mencoba mendekati Andien dan ini membuat Robert bisa bernapas dengan lega.


kesibukan Robert yang kian meninggi membuat dia tidak bisa tetap aktif menjadi dosen. meski begitu dia tetap mempersiapkan waktu apalagi jika jadwalnya tiba di kelas Andien.


Walau bagaimanapun robert tetap berusaha agar Andien selalu merasakan kehadirannya.


Contoh nya sekarang.


begitu Andien membuka pintu rumah kosnya dia sudah melihat Robert berdiri tidak jauh dengan mobil


Untuk mempermudah transportasi di kota Jakarta Robert memang membeli sebuah mobil pribadi.


Walaupun tidak bisa disebutkan sebagai merk kelas atas dengan harga yang fantastis tapi jika dinilai dari daya gunanya ini sangatlah berarti.


"an pacarmu tuh"kata Yanti di sebelah.


Mereka sudah terbiasa melihat pemandangan ini Robert akan menunggu Andien untuk mengirimnya pergi ke universitas.


Tapi Andien sudah menolaknya sejak awal. Karena dia tidak ingin dipandang aneh oleh teman-teman kuliahnya. Robert tidak mempermasalahkan Andien mau ikut atau tidak.


Dia tetap menunggu Andien dan mengikuti sepeda motornya dari belakang.


awalnya Anda cepat protes pada Robert dan berbicara tentang itu berkali-kali namun Robert masih keras kepala. Dan dia hanya tersenyum tanpa menjawab.


Jadi sekarang Andien sudah mati rasa dan dia hanya menganggap pergerakan ini sangat biasa.


"Hem pacar dari Hongkong, ogah ah pacaran sama orang tua"kata Andien yang memang berbicara dengan keras agar Robert mendengarnya.


" an jangan ngomong gitu, siapa tahu kamu jadi cinta beneran. kan kemakan ludah sendiri atuh neng?"


"Ehh masa bodoh"kata Andien yang segera menstarter sepeda motornya.


Yanti buru-buru maju dan berteriak kepada Robert, rencananya sih ingin nebeng .lumayan untuk menghemat ongkos transport taksi.


"pak dosen kan satu arah tuh boleh nebeng ya"kata Yanti cengengesan.


Sebenarnya berbicara begitu pada pak dosen yang tampan ngeri-ngeri sedap, takut jatuh cinta.


Yanti dan Sari sama-sama tidak memiliki sepeda motor jadi mereka berdua memang memakai angkot untuk pergi ke universitas jika ada yang gratis mereka tentu lebih menyukainya.


walaupun pak dosen ini tidak memiliki jadwal atau tidak masuk dia akan tetap menunggu Andien dan mengirimnya sampai Andien tiba di pintu universitas.


Karena itulah Yanti dan Sari memberanikan diri untuk bertanya. Siapa tahu ada rezeki anak sholehah.


"mau nebeng boleh tapi ada syaratnya ?"kata Robert tanpa senyum.


Keduanya saling pandang tapi mengangguk setelah beberapa waktu.


"oke apa syaratnya pak ,saya juga mau kok di jadiin pacar kedua hahaha" kata sari bercanda.


"ah kalian bisa aja, hati saya satu nggak bisa dibagi"


"sweet sweet romantis amat pak jadi kepengen, cepet dong pak apa sih syaratnya?"


"bantuin jaga Andien nya,hem jadi bodyguard lah itu. kalau ada yang macam-macam bilangin aja Andien udah ada yang punya" kata Robert.


Robert pikir dia tidak bisa memantau Andien selama 24 jam. Seketat-ketatnya penjagaan tentu akan ada seekor ikan yang lolos dari jaring.


Apalagi para pemuda sekarang nekat nekat dan menganggap tantangan itu adalah sebuah hobi. Jika ada mata-mata di samping Andien maka Robert mungkin akan lebih santai.


Sari dan Yanti adalah calon yang cocok untuk itu.


"Ah pak dosen kirain syaratnya apa, itu mah kecil, pak, ntar kalau apa-apa nanti saya laporin deh" janji sari. Melaporkan kegiatan Andien seharian tentu tidak masalah. Siapa tahu pak dosen Robert ini masih berbaik hati untuk memberikan dana tambahan untuk jajan.


Kan bisa mengurangi beban keuangan yang sedang ngeret.


"Oke"kata Robert cepat.


Mereka tidak bisa berbicara lama karena Andien sepertinya akan segera berangkat. Keduanya buru-buru masuk ke dalam mobil dan tertawa dengan renyah.


Sepertinya pak dosen Robert ini orangnya mudah bergaul dan juga tidak sombong.Sayangnya pak Robert udah ada yang punya.

__ADS_1


Ketika Andien melewati mobil Robert barulah Robert bergerak mengikuti sepeda motor Andien.


Ani tidak tahu dua tetangga dekatnya ini sebenarnya sudah direkrut menjadi mata-mata untuk robot. dia terus saja mengemudikan sepeda motornya sampai tiba di depan gerbang universitas.


Dengan cepat andien memarkirkan sepeda motornya dan turun.


Ketika dia turun sebenarnya berbarengan dengan Sari dan yanti yang juga turun dari mobil Robert.


"eh pak dosen nggak turun pak?" tanya Sari yang pura-pura tidak mengerti.


"nggak saya nggak ada jadwal hari ini "jawab Robert dengan ramah


"oh gitu ,makasih ya pak, kapan-kapan kami nebeng lagi "kata Yanti pula.


"tidak masalah oh sebentar"Robert tidak turun tapi dia seperti sedang mencari sesuatu.


"ini ada Rp 200.000, untuk jajan andien ya"katanya seraya menyerahkan dua helai uang kertas berwarna merah.


Yanti tidak mengerti apa yang dimaksud oleh Robert, jika dia ingin memberikan Andien kenapa tidak langsung saja pada orangnya.


"jika dia tahu Andi tidak tidak akan pernah mau nerima ini, jadi tolong bantu saya ya. apapun yang pengen di beli oleh Andien ini bayar pakai uang ini katakan kalian yang traktir. saya juga nggak akan nanya uangnya lari ke mana kalian ngerti kan maksudnya?"kata Robert yang mengedipkan matanya.


Mata Sari dan Yanti segera berbinar dengan cerah.Bodoh kalau mereka tidak tahu apa maksud Robert ini.


"mengerti pak dosen, dijamin deh hari ini kami traktir Andien makan di kantin hehehe"


"Ya sudah dulu ya saya ada perlu, nanti kalau uangnya habis tinggal bilang"kata Robert sebelum dia pergi.


Yanti dan Sari segera tertawa dengan renyah .Mereka berlari mengikuti Andien dan menatapnya seperti ATM berjalan.


"Andien...


Seru mereka serempak dan buru-buru memeluk Andien dari belakang sehingga Andien sedikit terkejut.


"apa-apain sih kalian dasar pengkhianat mau nebeng aja sampai menghianati teman"kata Andien yang pura-pura marah.


tapi keduanya tidak memasukkan masalah ini ke dalam hati secara Andien adalah tambang emas.


"sorry ya say bukan apa-apa beginilah hidup orang susah, suatu hari itu untuk bolak-balik aku menghabiskan rp25.000 hanya untuk transportasi.Hei ini udah biaya makan sehari neng"kata Yanti beralasan.


"iya bener itu, jadi jangan marah ya jika kami mimpi kalau perlu setiap hari juga nggak apa-apa"


"jangan salah dulu neng rp25.000 yang kami hemat sebenarnya bisa naik traktirin lu di kantin. sebut aja kamu mau makan apa hari ini bebas dan bebas"kata Yanti.


Tanpa sadar mereka semuanya sudah tiba di kelas Andien. Sebenarnya mereka tidak satu jurusan tentu saja tidak berada di kelas yang sama.


Tapi sudah terbiasa bagi keduanya untuk jalan beriringan karena lokasinya masih di satu arah yang sama.


"serius kamu mau traktirin aku, biasanya pelit?"Kata andien yang tidak curiga sama sekali.


"kan udah bilangin biaya transportasinya sekarang sudah dipotong tentu saja dananya bisa dibuat untuk traktiran kamu. makanya neng besok-besok biarin kami nebeng lagi biar bisa neraktirin kamu setiap hari" jelas sari senang.


Ini sih namanya objek kan cari uang sampingan tapi dengan jalur yang halal. Kan untuk membantu pak dosen membangun masjid. Bukan hanya akan dapat uang kamu juga akan dapat pahala.


Itu sih kata pak ustad.


"Ohh begitu?" kata Andien pura-pura mengerti .Dia juga pernah menjadi orang yang tidak memiliki uang. Jadi sangat mengerti apa yang dirasakan oleh orang-orang yang tidak berduit.


"ahem kalau bisa kita nebeng aja sekalian di mobilnya pak dosen hahaha" kata Yanti tertawa penuh kemenangan.


"ihh ogah" seru Andien yang pergi masuk ke kelasnya. Sementara itu yang tidak Sari tidak bisa ikut mereka harus masuk ke kelasnya sendiri.


Andien bersama mahasiswi yang lain juga segera duduk ketika dosen pembimbing.Di dalam kelas mereka belajar lebih dari 3 jam.


Setelah melewati waktu tersebut barulah semua orang bubar lagi dan pergi ke beberapa tempat salah satunya adalah ke kantin.


Hari ini Andien benar-benar ditraktir oleh sahabat sekaligus tetangganya itu. Meskipun rasanya sedikit aneh tapi Andien tidak memperdulikannya sama sekali.


Andien sebenarnya tidak memikirkan masalah uang lagi . Dia hanya memikirkan masalah pertemanan saja . Tidak menghargai seorang teman terutama jika sudah menyangkut uang.Andein pikir mungkin mereka akan merasa tersinggung jika dia menolaknya


Lagi pula sampai saat ini keduanya tidak mengetahui situasi asli Andien yang notabene adalah Putri usahawan kaya di ibukota.


Dia masih saja hidup sederhana tanpa memperlihatkan nilai kekayaan nya.


"An , kebetulan hari ini aku dapat kiriman, gimana kalau kita pesan makanan Padang untuk makan malam?" kata sari.


"Hem aku ada perlu malam ini jadi maaf ya" kata Andien dengan mulut yang penuh.


Dengan dana besar andien ingin memulai sebuah usaha kecil-kecilan.Lagi pula semua anak-anak Nugraha memiliki usaha sendiri .Jika dia tidak bergerak maka Andien akan malu sendiri.


"Eh iya,kamu selalu pergi apalagi pas malam minggu, emangnya kemana,ada pacar baru say?" tanya Yanti sehingga Sari pun memasang telinga.

__ADS_1


"Ya enggaklah , Robert satu aja udah bikin trauma apalagi dua " kata Andien dengan santai.


"An kita ini temanan kan, jadi jangan sembunyi apapun oke. kalau ada gebetan baru kami bisa bantu lihat apakah dia cocok atau tidak sama kamu" kata sari beralasan.


Teh es hari ini sangat enak lain dari hari yang lain .Mungkin karena bukan uang sendiri.Jadi sari sangat puas dan ketagihan dengan uang kaget.


Informasi tambahan tentang Andien bisa di ubah menjadi uang nyata.


Jika Andien tahu tujuan mereka berdua pasti Andien akan marah besar.Dia di jual tanpa sadar oleh sahabat sendiri.


D sore hari Robert masih menyempatkan diri untuk menjemput Andien. Meskipun pada kenyataannya Andien tidak pernah mau naik di dalam mobilnya.


Tapi dengan setia Robert akan


mengikutinya dari belakang sama halnya seperti di waktu pagi.


Tapi sekarang Robert tidak lagi sendiri ,ada Sari dan Yanti yang ikut nebeng di mobil nya dengan senang.


mereka bukan hanya nebeng tapi melaporkan beberapa hal yang dialami oleh Andien hari ini.


Seperti apa yang dia makan di kantin dan apa yang dia bicarakan hari ini.


Ketika Sari menyinggung masalah Andien yang kerap pergi keluar apalagi di malam Minggu ,Robert hanya bisa setuju.


Dia tahu ke mana Andien pergi.


Saat ini Andien bukanlah anak yatim piatu lagi .Dia adalah gadis yang memiliki keluarga yang lengkap. Tentu saja dia juga memerlukan waktu untuk bertemu keluarganya dan itu hanya bisa dilakukan pada ujung minggu.


Andien tahu jika robert akan mengikutinya setiap hari seperti ini. Tapi karena Robert sudah melakukannya berhari-hari jadi Andien tidak lagi merasa canggung tapi justru sudah merasa terbiasa.


Yang membuat tidak biasa adalah Sari dan Yanti yang saat ini menjadi ekor kecil dari Andien. Kemanapun Andien pergi mereka berdua akan berusaha mengikutinya dari belakang.Berbagai alasan diberikan agar Andien tidak curiga.


Bahkan keduanya cenderung melempar para fans andien di kampus.


Seperti yang dipikirkan oleh Robert sebelumnya ada beberapa ikan kecil yang lolos dari jaring yang dipasang oleh Robert.


Beberapa pemuda yang memang tertarik dan merasa tertantang segera maju dan mendekati Andien perlahan-lahan.


Tapi Sari dan Yanti sudah maju terlebih dahulu sebelum mereka benar-benar mendekati Andien.


Contohnya ketika ada pria yang memiliki niat buruk, Sari akan buru-buru mengajak Andien untuk mencari jalan lain ke kantin.


begitu juga jika ada surat yang datang di meja Andini secara misterius. Yanti lah yang mengambil dan membakarnya di belakang punggung Andini.


Awalnya dia menyerahkan surat seperti ini pada Robert sebagai bukti. Tapi Robert sama sekali tidak peduli dan berkata bakar saja.


di permukaan robek sepertinya tidak peduli tapi siapa suruh para mahasiswa harus berhadapan dengan dosen.


Jika Robert masuk ke kelas mahasiswa tersebut akan merasa terintimidasi olehnya. Diberikan tugas yang berat tapi nilai mereka tetap saja ditolak.


Alasan penolakannya bermacam-macam. tapi kebanyakan dari alasan itu masih masuk akal dan tidak ada mahasiswa yang curiga jika robek sedang melancarkan pembalasan dendamnya.


Tapi mahasiswa yang terkait justru menyadarinya dengan cepat. Karena tidak ingin hal itu berlarut-larut maka dia langsung bertemu pak dosen dan mengakui kesalahan dengan cepat.


tidak mudah menjadi seorang mahasiswa di universitas Pancasila dan sekarang mereka terintimidasi hanya karena seorang gadis.


Dan itu tidak layak sama sekali.


Jika kejadian ini satu kali mungkin orang tidak akan curiga.Tapi setelah terjadi berkali-kali dan beberapa korbannya menceritakan pada yang lain.Semua orang jadi mengerti duduk permasalahannya.


Dengan begitu secara tidak sadar Andien sudah masuk dalam kategori calon pacar yang wajib dihindari.


Andai pun ada yang benar-benar jatuh cinta .Mereka harus menutupi hatinya dengan cepat sebelum jatuh ke dalam lubang yang sama.


Andien sama sekali tidak tahu apa yang terjadi di belakangnya. Dia hanya merasa cukup beruntung karena perjalanannya menjadi mahasiswa di universitas pancasila ini aman dan tidak ada hambatan sedikitpun.


Pada saat Andien merasa aman dan nyaman menjadi mahasiswi, begitu juga yang dirasakan oleh Katy di Bandung.


Kebahagiaan ini tentu saja berbeda dengan apa yang dirasakan oleh Andien.


Katty memulai perjalanan karirnya menjadi seorang mahasiswi dengan ditemani oleh Jhoni.


Seorang pemuda desa yang benar-benar menganggap Katty adalah sepupu sendiri.


Dulu Katty memang selalu dilindungi oleh banyak keponakan apalagi mereka memiliki usia yang tidak berbeda jauh.Tentu saja lokasi sekolahnya juga sama dan ini terjadi sejak dari dia di TK dan itu berlanjut sampai saat ini.


Katty risih dan terkadang jadi bete sendiri.


Tapi sekarang Katty sudah memasuki dunia perkuliahan dan tidak ditemani lagi oleh para keponakan yang membatasi pergerakannya.


Namun begitu kenyamanan itu sekarang berasal dari seorang pria muda.Entah kapan Katty mulai menyadari jika dia sudah jatuh cinta.

__ADS_1


__ADS_2