
Setelah robert menutup hubungan teleponnya dengan Jhoni, dia terkekeh-kekeh sendirian. Dalam hati dia mengejek kebodohan Jhoni.
Kenapa ada seorang pria yang begitu rendah diri jika sudah berhadapan dengan sesuatu yang namanya cinta.
Menurut Robert cinta adalah sesuatu yang harus kau perjuangkan sendiri dan itu harus dilakukan dengan penuh percaya diri tanpa menghiraukan sebab dan akibat.Tapi pastikan ini dengan kepala dingin.
Tapi Jhoni sangat berbeda dia bahkan mundur sebelum berjuang. Kalah bahkan sebelum pergi berperang. Di sini Robert langsung menurunkan poin Jhoni dalam pemikirannya.
Pria seperti ini apakah dia masih layak dengan seorang gadis cantik seperti Katty.
Tapi sebelum dia selesai tertawa pada akhirnya tubuh Robert langsung menegang.
(kita putus jangan hubungi aku lagi)
Sebuah pesan singkat dari Andien yang membuat Robert langsung patah hati ,dia tidak tahu harus berkata apa. Yang jelas dia juga tidak tahu apa salahnya .
Putus.
wajah Robert segera menghitam Dan dia membuka telepon genggamnya dan mencari-cari nomor Andin tapi setelah menghubungi berkali-kali. Baru Robert menyadari jika nomornya sudah menjadi daftar hitam sejak kemarin.
"Andien apa-apaan ini ada apa denganmu kenapa tiba-tiba minta putus ,kita juga belum balikan.Gimana ini?"pikir Robert kalut.
Robert memegang kepalanya yang semakin pusing masalah perusahaan baru saja clear sekarang datang masalah yang baru.
Masalah Andien lebih gawat dari masalah perusahaan baginya.
Tut..tut...tut...
hubungi nomor Bima untuk mencari tahu ada apa dengan Andien. tapi sepertinya Bima dalam kondisi sibuk sehingga panggilannya tidak dijawab.
Namun begitu robert tidak patah semangat dia membiarkannya selama 5 menit dan kembali menelpon ulang setelah itu.
Tut.tut..tut.
"Halo Robert apa-apaan sih lo nganggu aja orang lagi sibuk nih"kata Bima yang langsung bete karena dihubungi Robert.Saat ini Bima dan robek berbicara seperti kerabat dekat sehingga mereka tidak terlalu kaku.
"masalah perusahaan itu kan bisa nanti .sekarang nih aku punya keperluan mendesak .kamu tahu nggak Andien tadi ngirim pesan katanya minta putus? apa-apaan tuh. kupikir nggak ada masalah yang begitu berat di antara kami . jadi bisa nggak kalau kamu tanyakan tahu dulu permasalahannya sama dia. soalnya nomor aku tuh sudah diblokir" keluh robert langsung.
"hehehe ,Andien minta putus hehehe syukur. kamu sih jadi adik ipar'i juga nggak hormat sama kakak ipar sendiri panggil aku kamu aja. sekarang Andin benar-benar minta putus ?rasain jangan minta tolong ya" kata Bima tertawa geli.
Setiap pasangan memiliki waktu bertengkar dan berbaikan di detik berikutnya. Begitu juga yang terjadi antara Robert dan Andien .Bima sangat yakin mereka bertengkar .tapi itu tidak akan lama kok apalagi dia memiliki pengalaman dengan 4 istrinya yang sering sekali ngambek sampai minta cerai berkali-kali.
Robert pertama kali mendapat ancaman seperti itu, tentu saja dia khawatir dan berpikir dunia sudah berakhir.
"Bima kamu itu ya bukannya bantuin orang lagi punya masalah. eh malah diketawain, sialan kamu bim.andai saja kamu itu bukan kakak Andien aku juga nggak akan manggil kamu untuk minta bantuan" kata Robert kesal.
"oh jadi gitu ya kamu menyepelekan aku ya.hem ya udah kalau nggak butuh ya nggak apa-apa sih, yang butuh juga kamu bukan aku "kata Bima yang terkekeh lagi.
"ya udahlah gimana kata kamu aja sih kakak ipar"Robert menahan rasa muntahnya ketika menyebutkan Bima sebagai kakak ipar mereka hanya beda 10 tahun tapi entah bagaimana jadi seperti sekarang.
"Hehehe gitu dong jadi adik ipar hormat dikit kek. ya udah nanti aku pikirin solusinya. tutup dulu nanti aku telepon lagi oke"
"Oke lah, jangan lama-lama ya aku serius lho nungguin kakak ipar nelpon" kata robert yang mengalah.
"Siip"
setelah robek menutup teleponnya dia tidak tinggal diam Robert menghubungi Santi dan Yanti untuk mengetahui Ada apa dengan Andien saat ini.
tapi setelah beberapa kata pada akhirnya robek menyadari jika dua sahabat Andi itu tidak mengetahui apa yang terjadi bahkan mereka tidak melihat perubahan apapun selain dari Andien yang sudah dua hari tidak masuk kuliah.
"Hah Andien tidak pergi kuliah kenapa aku tidak tahu ya?"
dua hari ini Andien memang tidak kembali ke apartemen tapi setelah dijelaskan oleh Bima dia mengetahui jika Andien bermalam lagi di rumah besar karena itu robek tidak pernah mempertanyakan itu tapi sekarang baru dia menyadari sebenarnya ada sesuatu yang terjadi pada ambilin ke belakang ini
Andien tidak biasanya tidur di rumah besar selain dari ujung minggu. Karena dia memiliki beberapa aktivitas di universitas. Tapi dalam 2 hari dia menghabiskan waktu di sana bahkan tanpa berbicara sedikitpun kepada Robert.
Tapi setelah berpikir lama pada akhirnya Robert juga tidak menemukan sesuatu yang salah.
Jadi ada apa dengan Andien sampai dia jadi merajuk.
di sisi Bima pula dia langsung menelpon Andin dan bertanya kabar seperti biasanya. sampai beberapa kata Andien sama sekali tidak menyadari alasan Bima meneleponnya.
"Robert bilang kamu pengen putus,benar?"tanya Bima tiba-tiba yang membuat Andien terperangah. sungguh anjing tidak berpikir Robert akan mencari Bima dalam urusan mereka berdua.
__ADS_1
meskipun tidak nyaman tapi Andien hanya bisa menjawabnya dengan apa yang dia tahu.
"dia berhubungan lagi dengan Serra kakak. Selama ini dia bilang sudah nggak ada hubungan lagi tapi nyatanya mereka main mata di belakangku. Berhubung kami belum menikah lagi jadi ada untungnya aku mengetahui ini lebih awal. Aku tidak ingin jatuh dalam lubang yang sama dua kali jadi biarkan saja Robert dengan cintanya dan biarkan aku sendirian mencari cinta yang baru"kata Andien sedih.
Berbicara dengan mudah "mencari cinta yang baru" tapi apakah semudah itu.
Bima memang tidak akrab dengan Robert tapi dia juga mengerti dengan karakter yang dipegang oleh pria itu. Jadi ketika Andien mengatakan Bima melakukan hubungan di belakang Andien dia tidak langsung percaya.
"kakak tahu sekarang kamu itu lagi kacau tapi jangan buru-buru putus dan pikirkan lebih banyak. siapa tahu ini hanya prasangka dan kalian berdua adalah korban"
"enggak kak aku bukan berprasangka dan juga nggak ada orang yang bisikin aku dengan sesuatu .tapi aku melihatnya dengan mata kepala sendiri kakak. Aku sudah memberikan Robert kesempatan kedua dan dia menyia-nyiakan kesempatan yang aku berikan. jadi harap kakak hargai keputusanku saat ini. aku tidak ingin ada hubungan lagi dengannya baik itu saat ini ataupun di masa depan. dia sudah menjadi penjahat kambuhan" kata andien yang masih sedih tapi tidak lagi menangis.
Robert bukanlah laki-laki satu-satunya di dunia ini sampai Andien harus menangisinya bertahun-tahun. sedih boleh tapi trauma tidak
Semua luka akan dihapuskan oleh waktu dan Andien sangat percaya dengan itu.
"Patty jujur kakak katakan kakak itu percaya dengan Robert tapi kalau kalian memang tidak ada jodoh. Semua hal tidak bisa dipaksakan. bukan pikir berbicaralah empat mata bersama dengannya. bicara dari hati ke hati sampai kalian menyadari memang bersama adalah sebuah kesalahan .sampai saat itu terjadi jangan mudah putus asa dan yakinlah dengan satu hal.apapun keputusanmu aku sebagai kakak dan keluarga besar semua akan mendukung"kata Bima dari seberang sana.
Dibanding dengan Katty , Andien sebenarnya lebih lembut dan lebih terbuka .dia tidak memiliki keras kepala yang memang dimiliki oleh Katty .hatinya terlalu lembut sampai bisa pecah hanya dalam satu kata saja.
Namun begitu yang harus diakui adalah Patty alias andien yang bersikap lebih dewasa dan lebih menerima masukan orang lain ketimbang dengan Katty yang sudah besar di telapak tangannya sendiri.
mendengar kata Bima panjang lebar tiba-tiba saja Andien merasa air matanya akan jatuh lagi bukan karena sedih tapi malah dia merasakan haru dan hangat di dalam lubuk hatinya.
Mereka memiliki kedekatan belum lama ini tapi entah bagaimana rasa ini semakin dekat saja. Andien menyadari inilah cinta dari keluarga yang sudah hilang setelah kematian kedua orang tua angkatnya.
Dia bukanlah Andien yang dulu yang pasrah menerima keadaan dan menangis sendirian.
Sekarang Andien adalah Patricia Nugraha yang memiliki banyak keponakan dan saudara kandung. Apapun yang terjadi mereka akan mendukungmu tanpa pamrih. Yang diinginkan oleh semua orang adalah kebahagiaannya.
"baiklah kakak aku akan melakukan apa yang kau katakan tadi. tapi aku tidak ingin bicara sendiri dengannya aku ingin kau dan kakak Yuki menemani aku oke"kata Andien pelan.
"Baiklah, gimana kalau sore ini di villa Hem?"
"Oke kakak"
"baik itulah adik perempuanku,
kalau gitu tunggu kakak di villa. kakak tutup dulu ya ini baru mau ngirimin pesan ke robert"kata Bima yang langsung menutup teleponnya.
pada Robert Bima tidak menelpon tapi mengirimkan pesan singkat melalui WhatsApp.
("Andien setuju bicara empat mata jam 04.00 sore di villa puncak")
tentu saja robek yang sudah menunggu lama langsung bangkit mendengar teleponnya berbunyi lagi meskipun bukan panggilan tapi apa yang ditulis di WhatsApp itu tiba-tiba membuat dia bersemangat lagi.
saat ini jam masih menunjukkan sekitar 11.00 pagi. masih ada banyak waktu sampai jam 04.00 sore.
namun begitu masalah Andien adalah masalah penting bagi Robert. karenanya dia langsung hubungi sekretaris dan mengatakan akan menunda beberapa pekerjaan sore ini.
di sisi Bima pula dia langsung memberikan alasan yang masuk akal pada Yuki untuk bersama-sama pergi ke villa Andien di puncak.
mereka adalah pasangan yang sudah lama menikah tapi jarang sekali menghabiskan waktu berduaan seperti itu.
Yuki tidak menolak diajak pergi oleh suaminya ini dan bergegas bersiap-siap meskipun tidak tahu kenapa tujuannya adalah Villa Andi tapi nyatanya Yuki masih bersemangat.
Sulit untuk berduaan dengan suami yang memiliki 4 istri sekaligus. Walaupun Yuki dalam hal ini mendapatkan prioritas yang lebih daripada yang lain. Namun yuki masihlah manusia biasa.
Siapa bilang Yuki tidak cemburu dan siapa bilang Yuki tidak marah.
Hanya Bima yang berpikiran begitu, yang jelas dia belum mengenal siapa Yuki yang sesungguhnya.
Sebagai tuan rumah yang baik Andien tiba lebih dulu di villa. Dia mengarahkan beberapa orang untuk membersihkan area villa dan memasak makan malam.
Belum jelas mereka agak malam di Villa tapi semua harus dipersiapkan terlebih dahulu.
"Buat nasi kebuli dan cah kangkung dengan jamur Enoki.Ayam goreng tepung dan telor goreng dengan tomat.semangka madu di pasar buah ya mang "kata Andien pada pekerja villa.
"Beli juga jeruk untuk jus dan lengkeng juga,ehh kerupuk tempe jangan lupa" tambah nya lagi.
"oke non "kata pembantu rumah tangga.
"Bibi bersihkan dua kamar, siapa tahu nanti malam kakakku bakal nginep lah kalau nggak nginep juga nggak apa-apa sih. Tapi kita harus mempersiapkan semuanya lebih dulu jangan sampai kepepet"
__ADS_1
"Baik "
Andien tidak berbicara lagi setelah mengirimkan dua pembantu itu keluar dengan tugas yang sudah diserahkan. Sampai di sini Andien bingung lagi dan tidak tahu harus berkata apa.
Sudah 2 hari Andien tidak melihat Robert jika pun melihat andien lebih memilih menghindar daripada berbicara dengannya.
Sekarang dia dihadapkan pada pertemuan yang disengaja tapi pada saat itu apa yang harus dia katakan.
Andien galau...
Selagi Andien berpikir tanpa sadar waktu berjalan dengan cepat. Sebelum jam 04.00 sore sebenarnya Robert sudah datang lebih awal dari waktu yang dijanjikan.
Dia begitu khawatir kehilangan Andien dan tidak membuang waktu untuk bertemu dengannya.
Pertemuan mereka berempat rupanya akan terjadi di halaman. ini bisa dilihat bagaimana beberapa payung yang menghiasi halaman itu berikut juga beberapa camilan yang sudah disajikan.
Kue kering dan kue basah buatan tangan dari pembantu rumah.Es jeruknya asli dengan bulir bulir nya yang terlihat segar.
Tapi bukan itu yang menjadi perhatian Robert saat ini perhatiannya jatuh pada sosok Andien yang sedang berbicara dengan beberapa pembantu untuk menyusun hidangan hidangan itu.
Dua hari tidak melihat sosoknya Robert berpikir Andien semakin cantik saja dan dia semakin menyesalkan keterlambatan mereka untuk rujuk.
"kali ini jika Andien bisa dibujuk maka aku tidak akan menunda waktu lagi. tidak peduli Katy setuju atau tidak yang penting married must go on"kata Robert di dalam hatinya.
Kalau nggak married by accident juga bisa.
"An..
Andien membalikkan tubuhnya dan barusan itu dia menyadari jika Robert datang lebih awal dari jadwal yang dijanjikan.
Andien pikir dia sudah siap untuk bertemu langsung dengan Robert dan berkata putus.Tapi mengapa hatinya masih saja berdetak dengan keras untuk pria di depan ini.
Cinta memang sudah membuat andien buta.
"Hem duduk aja dulu kakak dan kakak ipar belum datang"kata andien yang langsung ingin kabur dari tempat.
"An... sebenarnya ini adalah masalah kita kenapa harus mengajak orang ketiga,hem?"tanya Robert yang benar-benar menghalangi Andien untuk pergi.
Dengan tubuhnya yang besar Robert berhasil memblokir jalan Andien. Andien membulatkan matanya dan menggertakkan giginya dengan geram.
sungguh pria yang tidak tahu malu bahkan tidak tahu pengaturan tuan rumah. Sudah dikatakan harus menunggu kakak Bima dan kakak ipar Yuki tapi dia masih tetap ngotot untuk berbicara empat mata.
"Robert sudah kubilang tunggu mereka berdua tiba baru kita bisa bicara tidak bisakah kamu hormati keinginan aku?"
"keinginan macam apa, keinginan untuk putus? dengar ya Andin sampai kapanpun aku nggak akan terima. aku udah nunggu kamu ,udah merayu kamu udah melakukan apapun yang kamu mau. Tapi kamu minta putus begitu aja? di mana kata-kata cinta yang pernah kau ucapkan andien?"tanya Robert yang to the point.
dia bahkan tidak mempedulikan tentang para pembantu yang masih ada di lokasi. tentu saja pembantu-pembantu ini lebih berpikiran normal daripada orang-orang yang akan bertengkar ini. Jadi mereka mundur satu persatu memberikan jalan untuk pasangan ini untuk berbicara dari hati ke hati.
"berani-beraninya kau mengatakan cinta padaku Robert .apa artinya cinta untukmu apakah cinta itu untuk kau permainkan? untuk membuat aku sakit hati terus-menerus seperti sekarang?"
Andien berbicara banyak sehingga membuat dia ngos-ngosan. rasa kesalnya semakin ke ubun-ubun wajahnya sampai memerah meskipun bukan karena terbakar matahari.
"kapan aku menyakitimu Andien aku tidak pernah. sayang aku mencintaimu sampai kapanpun.
kenapa kau tidak percaya? apa yang membuat kau berubah pikiran seperti ini ,katakan padaku biarkan aku mengerti?"tanya robek yang bahkan memegang bahu Andien dan mengguncang-guncangnya dengan keinginan rasa ingin tahu yang besar.
jika tidak ada orang yang mengompor-komporin andien lalu kenapa dia bisa berbicara seperti sekarang.
Jika andien tidak bicara jadi bagaimana dia bisa mengetahui duduk persoalannya.
"kau coba membohongi aku kau ingin membuat alasan? Hotel xxx dua malam yang lalu bukankah kau berada bersama berdua-duaan dengan Sera. jangan kau coba membuat alasan ya .tanpa kau sadari aku ada disana Robert betapa mesranya kalian sampai tidak menyadari keberadaan aku?"
kali ini Andien sama sekali tidak sabar dia ingin membuka topeng yang disembunyikan oleh Robert selama ini. ketika Andin berteriak sedemikian rupa pada saat itu Bima dan Yuki sudah pun datang dan turun dari mobil.
jadi mereka berdua juga mendengar apa yang dikatakan oleh Andien ini.
"Robert jadi kau pergi ke hotel dengan wanita yang bernama Sera itu? hahaha kupikir kau ini lurus tapi rupanya bengkok. Kalau ini masalahnya aku tidak akan menyerahkan adik perempuanku kepada pria culas sepertimu ini"kata Bima yang langsung emosi.
Andien adalah adik perempuannya dan anak dari keluarga Nugraha langsung. jika Robert tidak menginginkannya jadi jangan pernah meminta tangan Andien.
"Bima jangan marah dulu sebenarnya aku juga tidak mengerti apa yang dikatakan oleh Andien .aku memang pergi ke sana tapi kami tidak berbuat apa-apa .kau tahu Sera itu menikah dua hari yang lalu dan aku hanya datang untuk mengucapkan selamat ,itu saja tidak lebih" bantah robert dengan cepat.
Andien yang sedang marah tentu saja akan mengungkapkan apa yang membuat dia kesal .Tapi sekarang malah Bima yang ketularan kesel bagaimana bisa dia membujuk Andien setelah ini.
__ADS_1
Ini masalah besar