
Jelang satu minggu kemudian Andin kembali menimba ilmu di universitas tanpa memperdulikan hal-hal di lain itu.
Walaupun mereka berniat untuk rujuk tapi di permukaan tidak ada sesuatu yang spesial terjadi .Mereka masih tetap seperti seorang dosen dan seorang mahasiswi di universitas.
Namun sejak kembali dari Bali ditambah lagi dengan konferensi pers. Semua orang mulai menyadari Andien dan Robert benar-benar memiliki hubungan spesial.
Jadi tidak ada yang berbicara buruk di belakang mereka tapi malah memberikan jalan lebar untuk Robert mendekati Andien di waktu luangnya.
Contohnya saat ini ketika tiba waktunya istirahat di mana Andien sedang berada di kantin.
Sebelum ini Andien tidak peduli sama sekali. Apakah Robert ini makan siang atau tidak.
Tapi sekarang dia bukan saja memprioritaskan tapi juga menanyakan langsung melalui telepon genggam .Itu pun di hadapan semua teman-temannya.
"Mas mau makan apa aku kirimin ke kantor ya?" kata andien yang di pandang jijik oleh dua sahabat nya.Mereka membuat gaya ingin muntah berbarengan.
"......
"Mas jangan gitu ntar sakit lho,mas"kata andien memang sengaja membuat nada genit.
"......
"Hem kalau gitu aku tunggu ya mas, dadah"kata Andien pelan.
Di depan Andien saat ini ada Yanti dan Sari. Mereka berdua mendengus dengan kesal ,sejak ketahuan jika mereka ini apa pasangan yang sudah menikah .
Yanti dan Sari benar-benar dibuat pusing karena mereka benar-benar menampilkan kasih sayang di depan banyak orang tanpa memperdulikan situasi dan kondisi.
"Hei kenapa kalian nggak makan pesan aja sesuatu nanti aku yang akan membayarnya" kata Andien pada yanti.
"Din, banyak orang yang pacaran tapi nggak seperti kalian ini ya. mengumbar kasih sayang tanpa peduli kami yang jomblo"kata sari mendesis.
"Hem apa aku bilang, kau menjilat ludahmu sendiri kan. makanya dari awal itu jangan sok-sokan menolak. dirayu dikit aja udah meleleh"Kata Yanti pula.
Yang bikin kesel itu Andien sudah bilang mereka itu cerai .Tapi buktinya nggak ada cerai mereka masih pasangan yang sah kok. Malah di akuin oleh keluarga nugerah sendiri
Ssbenarnya apa untung bagi Andien untuk menipu statusnya seperti sekarang.
Setelah itu Andien tidak lagi tinggal di kontrakan lama.Dia pindah ke apartemen tidak jauh dari universitas.Jadi sekarang mereka bukan tetanggaan lagi.
"Hehehe sorry ya guys ,mau gimana lagi ludahnya aja manis, hehehe" kata andien dengan wajah bersalahnya.
"cis dasar ya, orang yang lagi jatuh cinta itu memang beda kan"
"Yah bener juga sih tapi kapan lagi kalian ada pasangan kan, pergi gih sana cari satu biar nggak cemberut seperti ini "kata Andien yang terkekeh kekeh.
"Andien kamu ya, udah mencemarkan nama baik kami dengan apa dosen. Kan aku bilang udah cerai kamu juga benci sama pak dosen sekarang katanya kalian balikan lagi dan nama kami tetap jadi buruk di depan dia kan Yan?"
"Hem dulu manggilnya Robert sekarang pakai mas, geli tau. jadi merinding nih"kata Yanti.
"Hem ya udah sebagai bentuk rasa bersalah aku traktirin kamu ya udah hampir satu minggu loh kalian ngambek kayak gini. kita ini datang untuk menimba ilmu bukan cari musuh, jadi maafin aku ya" kata Andien dengan tulus.
Dia memang tidak berbohong saat itu jika diri sudah bercerai tapi semuanya harus dirahasiakan agar tidak ada yang kaget juga.
jadi di sini Andien merasa bersalah dengan dua sahabat yaitu harap dengan traktiran yang sederhana. Rasa jengkel mereka berdua jadi hilang dan kembali seperti sedia kala.
"Hem dulu ya dulu tuh ya aku tuh kasihan banget sama kamu kita itu sama-sama susah nah sekarang kamu itu udah punya banyak uang iya wajarlah kalau diporotin hahaha siapa suruh bikin salah"Kata Yanti serius.
"Lho jadi maunya apa?"
"traktir sebulan penuh, oke"Kata Sari dengan mata berbinar-binar.
"Cuman itu, Ckckck kecil hahaha"
"Ehh yang sudah punya uang jadi beda ya.Nggak jadi satu bulan,dua bulan aja,baru afdol" kata sari langsung.
"Hei ini namanya bukan traktiran tapi di rampok sekalian" kata Andien yang masih ingin menawar.
"Apalah artinya dua bulan traktir sis, hanya jajan mu satu hari dari bokap kan" ungkap sari tidak peduli sama sekali.
Selagi mereka berbicara Robert datang dari belakang.Dia menepuk pundak Andien agar gadis itu menoleh.
"Mas sini, duduk. aku udah pesan soto nasi untuk mas tadi.Tunggu sebentar ya"kata Andien.
Robert hanya mengangguk dan duduk di samping Andien. Sebenarnya dia sangat sibuk saat ini tapi mumpung Andien mengajaknya untuk makan siang di kantin bersama tentu saja dia tidak akan menolak perawatan ini.
Dalam 3 hari ini ada situasi khusus yang terjadi di perusahaan Adam group.
Beberapa tender yang tadinya sudah di dalam genggaman tiba-tiba terbang ke tangan orang lain.
Itu pun dengan selisih angka kecil.
__ADS_1
Jika di pikir kan lagi, seperti ada seseorang yang berkhianat dari dalam perusahaan.
Kehilangan tender di saat tinggal satu langkah lagi benar-benar membuat modal perusahaan jadi jeblok.
ada beberapa hal yang harus dilakukan seperti survei lapangan sebelum benar-benar mengambil tender itu.
Dan dana untuk survei lapangan ini sama sekali tidak kecil. setelah melemparkan beberapa jumlah uang yang tidak sedikit pada akhirnya tender-tender ini lepas juga dari tangan.
Ini membuatkan perusahaan merugi.
jika hanya satu tender yang terjadi kesalahan mungkin dia tidak akan berpikir banyak tapi sekarang ada tiga tender yang gagal berturut-turut
Jadi Robert segera memperhatikan orang dalam dari perusahaan langsung. Siapakah orang yang tega melepaskan informasi rahasia perusahaan pada orang lain.
Masalahnya tender yang dimenangkan oleh pihak lawan itu hanya selisih satu angka saja di belakang dan itu terjadi lagi dan lagi.
itulah kenapa Robert menjadi curiga dengan orang di dalam perusahaannya sendiri . Robert memerlukan banyak waktu untuk menyelidikinya .Jangan sampai salah tunjuk dan membuat orang yang tidak bersalah jadi kambing hitam.
Tapi sayang sampai saat ini dia belum menemukan satu petunjuk pun. Inilah yang membuat Robert jadi kurang tidur dan terkadang lupa makan selama 3 hari ke belakang.
sebenarnya dia sedang mengerjakan masalah ini ketika Andien menelponnya tadi.
Baru pada saat itulah Robert menyadari jika dia hampir saja melewati jam makan siang.
"mas kamu kok bingung seperti itu ada masalah ya ?"tanya Andien dengan lembut, dia menghapus keringat di dahi Robert.
"ada sedikit sih dalam perusahaan tapi kamu nggak perlu khawatir ini hanya masalah kecil jawab robek yang memandang Andien dengan penuh kasih sayang.
Secara tiba-tiba dia mencubit hidung Andien yang sontak membuat beberapa orang yang melihatnya tersipu malu.
"Pak dosen cari kamar noh, di sini banyak anak-anak "seru beberapa mahasiswa yang nakal.
"Hei aku iri, siapa ya yang mau jadi pacar aku ?aku pengen kayak gitu"
"Huhuhu jangan mimpi kamu,nggak level hahaha "
"Kalian ya...
beberapa orang segera bertengkar hanya karena romantisan yang dipajangkan oleh pasangan ini.
Tapi Andien dan Robert sama sekali tidak memperdulikan orang lain.
Pesanan untuk Sari dan Yanti juga sudah tiba tapi keduanya ogah untuk duduk di meja yang sama dengan pasangan yang absurd ini.
Mereka memilih untuk mencari kursi kosong .Sementara pasangan yang hampir saja rujuk ini, duduk berduaan tanpa diganggu oleh orang lain.
"Mas walaupun tidak ada masalah makan itu yang pertama nanti kalau sakit siapa yang susah yakan. sengaja aku pesankan soto pakai nasi biar lebih kenyang"kata Andien pelan.
"Makasih ya sayang, kalau nggak diingetin mas sampai lupa udah lewat waktu jam makan siang.Untung aja ada istri di sini hehehe"kata Robert yang mengaduk soto nasinya.
Robert sama sekali tidak mengatakan pada Andien jika dia juga sudah melewatkan sarapan pagi. Jika anda mengetahui ini pasti Robert akan dimarahi.
"Hem siapa istri mu, belum tau.ayo makan "Kata Andien malu.
Dia menggigit sate kambing nya yang empuk dan kenyal.Ibu kantin memang pintar memasak.
Sate nya aja bisa seenak ini, belum lagi dengan bumbu kacangnya yang tidak pedas tapi penuh dengan kacang asli.
"Sayang ini hanya tinggal sedikit kok sabar ya "kata Robert.
"mas yang nggak sabar tu siapa sih mas.Aku nggak masalah kok tunggu dua tahun lagi.Lagian emang bisa membujuk Katty?"kata Andien.
"Ahh beberapa hari ini aku sudah menghubungi dia. tapi katty sama sekali tidak mengangkat teleponku. sepertinya aku harus menukar target deh. targetnya langsung aja ke Joni, paksa dia untuk menikah lebih awal"
"Hem kok Jhoni sih yang di salahkan?" tanya Andien mengangkat kepalanya sedikit.
"Hem tenang aja lah ini masalah pria sama pria .Kalian hanya duduk di tempat dan tunggu aja kabar baik"kata Robert dengan wajah serius.
"Oke lah"kata Andien dengan mulut penuh.Tanpa sadar bumbu kacang menempel di sudut bibirnya.Robert membersihkan noda kacang dengan ujung jarinya.
Huhuuuuuuu.
"So sweet pak Haha "
"Pah aku kecipratan kuah juga pak haha"
Robert menatap mahasiswa yang berbicara tadi.Dia tidak marah tapi berkata"kalau iri pergi nikah sono,jadi halal kan?"
Huhuuuuuuu...
"Pak kira-kira kasih dong alamat pohon jengkol keramat. siapa tahu nemu nemu jodoh juga pak. ini serius loh pak nggak bercanda"kata seseorang yang berkacamata.
__ADS_1
Tanpa di sadari oleh Robert maupun Andien .Beberapa orang menganggap cara mereka menikah itu sama ajaibnya dan memberikan jalan lain untuk menemukan jodoh sendiri.
Termasuk pria ini yang bahkan berpikir apakah pohon jengkol ini adalah pohon yang di keramat kan.
"jodoh tuh di tangan Allah bukan di pohon jengkol, kalian ini gimana sih. udah gede juga tapi bodoh dipelihara. percaya sama barang tahayul yang begituan"kata Andien lagi.
Huhuuuuuuu.
Semua orang menyoraki pemuda yang berkacamata tadi. Pria itu dengan gaya malu keluar dari kantin.
Dia cuman bertanya Oke.
Begitu pria berkacamata itu keluar dari ruangan semua orang tertawa begitu juga dengan Andien dan Robert.
Walaupun hubungan ini belum jelas tapi bagi semua orang beda lagi. Tidak ada yang akan bertanya apakah mereka bercerai ataupun masih pasangan yang sah. Yang jelas keduanya romantis abis yang membuat iri banyak orang yang melihatnya.
Pasangan itu tetap tinggal di kantin sampai waktu nya untuk masuk ke kelas lagi.
Andien mengerjakan tugasnya sebagai seorang mahasiswa dan Robert menyelesaikan tugasnya sebagai dosen tapi di sela-sela waktu .Robert membenamkan diri lagi untuk membersihkan bug yang sampai sekarang belum diketahui oleh nya.
Pada saat Andien menyelesaikan mata kuliahnya. Robert menyempatkan diri untuk mengirim Andien kembali ke apartemennya.
tapi robek tidak akan pergi sebelum melihat Andien masuk ke apartemennya. hanya setelah itu Robert turun menggunakan lift.
Pada saat di dalam lift, tiba-tiba telepon genggamnya berbunyi. Ada nomor yang tidak dikenal tertera di atasnya.
karena merasa tidak ada hubungannya dengan nomor asing ini Robert menutup telepon dan tidak memperdulikannya sama sekali.
Tapi dia ditelepon lagi tidak sama kemudian. Robert lagi-lagi tidak memperdulikannya tapi ditelepon terus-menerus dengan nomor yang sama membuat Robert mau tidak mau menjawabnya juga.
"Halo Robert?"ada suara wanita yang familiar di seberang telepon. Suara ini membuat Robert mengeryitkan dahinya tidak suka.
"Serra, kenapa kau hubungi aku lagi antara kita berdua tidak ada urusannya kan?"tanya Robert yang langsung ingin mematikan telepon jika dia tahu orang di seberang adalah Serra .Dia sama sekali tidak akan menjawabnya meskipun Sera memanggilnya seribu kali.
"tolong jangan matikan teleponmu dulu ada sesuatu yang ingin aku sampaikan dan itu penting"kata serra buru buru.
Mungkin karena mereka adalah teman lama yang saling mengerti dengan karakter masing-masing. Jadi Serra sepertinya mengetahui jika saat ini Robert berkeinginan untuk menutup teleponnya secara sepihak.
Dan benar saja begitu Serra mengatakannya .Robert tidak jadi menutup telepon ,dia menunggu dengan sabar apa sebenarnya tujuan Serra menghubunginya setelah sekian lama.
"cepatlah katakan aku tidak memiliki waktu banyak"kata Robert
"tidak ini hanya sebentar aku hanya ingin menyampaikan padamu jika aku akan menikah satu minggu lagi. aku tahu selama ini aku bersalah apalagi kau sudah menjelaskannya di konferensi pers tempo hari. aku menyesal dan mengakui kesalahanku Robert"
" Menikah? kau akan menikah sepertinya aku tidak mendengar kau memiliki pacar baru-baru ini?"tanya Robert yang memang terkejut.
Dia tidak menduga sama sekali jika Sera akan menemukan pasangannya secepat ini. setahu Robert Serra adalah seorang wanita yang memang mudah jatuh cinta dan menemukan pasangan setelah berpisah dengan pasangan yang terakhir
Tapi untuk tujuan menikah itu akan beda lagi .Serra adalah seorang wanita yang keras kepala dan menginginkan jodoh yang sempurna.
Tapi sekarang dia mengatakan dirinya akan menikah dan itu adalah minggu depan.
" kau seperti cacing gelang di dalam Robert kau tahu segalanya tentang aku kan hahaha. Sekarang aku bukanlah siapa-siapa. Apalagi yang harus aku pertahankan. Ada seseorang yang ingin menampung wanita sejelek aku, maka terima saja kan. lagian aku adalah orang miskin sekarang jadi tidak punya hak untuk memilih"kata serra dengan nada sedih.
Ini membuat amarah robert menjadi dingin dengan cepat.
Sera adalah wanita yang memiliki banyak daya pikat dan juga berambisi. tapi karena posisinya sudah tidak ada lagi membuat dia jadi jatuh seperti sekarang
Mau tidak mau Robert merasa bersalah dalam kejadian ini .Karena walau bagaimanapun Robert juga memiliki andil atas kejatuhan Serra.
Tapi ini semua adalah balasan atas apa yang di perbuat oleh serra sendiri.
"lupakan saja jika aku ada waktu aku akan pergi katakan saja alamatnya"kata Robert pelan.
"Hem terima kasih Robert jika kau datang kali ini kupikir hanya kaulah yang akan hadir. saudara dan papa ku saja tidak peduli lagi denganku sekarang. Jadi aku berharap banyak akan kedatanganmu oke. berikan restumu dan doakan aku agar bahagia dengan pernikahanku kali ini"kata nya dengan sendu.
"Oke insyaallah aku akan pergi "kata Robert.
Serra menarik nafas lega karena Robert sudah berjanji akan hadir pada pernikahannya nanti jadi dia mengucapkan alamat spesifiknya acara tersebut.
Sebelum menutup telepon Serra sekali lagi ingin robert berjanji agar dia benar-benar datang. Mereka tidak menjadi pasangan kekasih tapi paling tidak masih akan tetap menjadi sahabat seperti di masa lalu.
Setelah telepon benar-benar diputuskan pada saat itulah Robert mulai merasakan sesak di hatinya. dia sama sekali tidak berharap Sera akan menjadi lemah seperti saat ini.
Ke mana Serra yang dulu dia kenal seorang wanita yang ambisius dan pantang menyerah.
Lama Robert merenungkan ini di dalam mobilnya sebelum dia benar-benar meninggalkan area apartemen di mana Andien tinggal.
Memang hati Robert sempat melemah mendengar nada suara Serra sebentar. tapi Robert sudah jelas dengan perasaannya sendiri, tidak ada cinta lagi untuk Serra hanya rasa kasihan dan penyesalan dari seorang sahabat lama.
Hanya sahabat lama.
__ADS_1