
Tina adalah Katty yang kehilangan ingatan , telah menghabiskan sua piring nasi hangat dan seekor ikan asin bakar yang membuat perut nya lega.
Setelah mencuci piring nya , dia bersendawa dengan duduk di depan pintu.Ada dipan yang di buat dari papan bekas tapi nyaman untuk di duduki.
Katty menatap rerumputan yang bergoyang di depan nya.Setelah makan siang perut penuh, di bawah godaan angin sepoi-sepoi ,mata Katty menutup sedikit.
Ini adalah hal baru untuk tidur siang.
Tidak bisa mengangkat matanya lagi, Katty berbalik dan pergi ke kamar.Lebih selamat pergi ke dalam untuk tidur dari pada diluar sana.
Baru saja akan menutup matanya, telinga Katty mendengar suara pintu dibuka dari luar.Oh tidak,bukan di buka tapi berusaha untuk membuka pintu.
"Mang Kasim,apa itu kau?"panggil nya dengan keras.Jika bukan mang Kasim siapa lagi yang bisa datang ke sini.
Katty pikir begitu tapi tidak ada jawaban sama sekali.
"Mang? Mang kasim?"teriak Katty lagi.
karena tidak ada jawaban nya, Katty berjalan ke pintu mencoba mengintip dari lubang pintu.
Seorang pemuda tampan dengan wajah kahwatir berdiri di sana tidak bergerak sama sekali.Separtinya dia memiliki banyak pemikiran.
Katty mundur dua langkah,dia tidak ingat siapa orang di depan tapi yakin bahwa ini tidak akan baik.
Seseorang yang ingin masuk tapi tidak mengucap kan salam atau menjawab nya , pasti memiliki niat yang buruk.
Tiba-tiba...
"Halo..Kat... Hem Tina?apa ada orang di dalam?"mang Kasim mengirim aku ke sini "
"Mang Kasim?kau siapa ? kenapa mang Kasim tidak kembali alih-alih mengirim orang?"tanya Katty masih tanpa membuka pintu sama sekali.
Meskipun sudah kehilangan ingatan nya sedikit tapi naluri nya berkata jika ini tidak baik.
"Mang Kasim ketabrak dan koma selama dua hari, baru sadar hari ini. dia khawatir tentang kamu jadi mengirim aku untuk melihat-lihat apakah kamu baik-baik saja"kata suara itu lagi.
Katy tiba-tiba saja merasa lega mendengar apa yang disebut. informasi ini juga akurat mang Kasim memang sudah tidak kembali 2 hari yang lalu. Orang ini pasti tidak berbohong tentang itu.
Katty langsung percaya dan sekaligus khawatir. Mengingat pria separuh baya yang baik hati itu sebenarnya mengalami kecelakaan dan sempat koma.
Dengan cepat Katty membuka pintu dan melihat wajah asli pria yang sedang berdiri di depannya ini.
Tampan...
"Halo aku Tina, mang Kasim apa dia sudah baik-baik saja?" ujar Tina bersungguh sungguh
Pria di depan Katty ini sempat tertegun dan tidak menjawab pertanyaannya untuk beberapa waktu. Entah apa yang dipikirkan olehnya tapi dia segera tersenyum setelah itu.
"halo nama saya, Danu, hari ini aku ada keperluan ke rumah sakit dan kebetulan sekali bertemu dengan beliau. beliau sangat mengkhawatirkan kamu yang katanya tinggal sendirian.Jadi dia mengirim aku ke sini"jawab pria tampan ini yang mengaku bernama Danu.
"Ohh kalau begitu dia sudah baik kan, jadi kapan bisa kembali?"sebagai seseorang yang tidak memiliki ingatan apapun .
Katy hanya bisa mempercayakan hidupnya pada pria separuh baya itu .Dia tidak melihat pria itu memiliki niat yang buruk. Sekarang Katty hanya bisa mengikutinya dengan patuh .Saat ini pria itu sudah dalam kondisi terburuknya. jika dia bisa pulang ke gubuk ini pasti Ketty akan merawatnya dengan baik setelah itu.
Hitung-hitung sebagai balas jasa.
"dia sudah baikan tapi dokter menahannya untuk pulang paling tidak untuk satu minggu ke depan. jadi aku datang ke sini untuk membawamu ke rumah sakit, jika kau ingin pergi ,aku akan mengirimmu langsung ke sana itu pun jika kau percaya padaku sih"tawar Danu dengan tindakan yang sopan.
Tentu saja tawaran ini membuat Katty bersemangat. Dia bisa saja tinggal di sini sampai pria tua itu kembali secara alami.Tapi tinggal sendirian tanpa ada seseorang yang bisa diajak bicara mungkin dia akan gila duluan alih-alih sehat.
"jujur saja aku akan pergi menjenguk tapi aku tidak punya biaya bisakah aku meminjamnya dulu meskipun aku khawatir tidak tahu kapan bisa mengembalikannya"
"hehehe untuk gadis secantik kamu aku kau tidak perlu meminjam aku akan memberikannya dengan senang hati kan" kata Danu yang malah ikut bercanda.
"Hem aku tidak perlu bersiap-siap hanya pakaian ini saja yang bisa aku pakai saat ini jadi Ayo pergi sekarang juga. oh ya tutup kunci saja pintunya dari luar"
"Oke "kata Danu yang berjalan lagi keluar rumah. setelah Katy juga keluar dia mengunci pintu.Meskipun tidak ada barang yang berharga di dalamnya tapi ini adalah rumah yang sangat dihargai oleh pria tua itu.
"Selesai?'tanya Danu yang diangguki oleh Katty.
Belum 40 menit untuk menemukan jalan raya. dalam 40 menit itu keduanya berbicara banyak dan tiba-tiba merasa akrab begitu saja.
__ADS_1
Katty bertanya siapakah Danu.
Danu mengaku sebagai penduduk asli di kota Bandung. Meskipun tidak sekaya orang-orang di kota tapi dia juga masih memiliki sebuah villa sendiri.
Ada juga beberapa petak rumah sewa yang membuat dia tidak mengkhawatirkan tentang sandang dan pangan.
Danu adalah anak tunggal 5 tahun yang lalu kedua orang tuanya mengalami kecelakaan dan sekarang dia adalah anak yatim yang memegang semua warisan dari kedua orang tuanya.
"wow jadi kau adalah pria sukses sekarang, pasti pacarmu banyak kan"kata Katty
"Hem beberapa setelah kedua orang tua meninggal aku merasa trauma untuk memiliki pasangan dan juga memiliki penyakit sulit jatuh cinta. tapi sekarang sepertinya aku sudah menemukan obatnya sih"
"Hah emangnya ada obat untuk sakit cinta ,bercanda kamu hahaha"
"Hem sebelumnya aku juga tidak percaya tapi sekarang aku melihat reaksinya sendiri.Kau tau Tina, kupikir aku jatuh cinta pada pandangan pertama deh sama kamu "
"Hah apa?kau..
Katty tidak bergerak dia bahkan tidak bereaksi sama sekali. bagaimana mungkin dia percaya dengan omong kosong seperti itu.
Katanya sulit untuk jatuh cinta tapi hanya dengan satu gerakan dia mengatakan cinta pertama.
Apakah ini sebuah penipuan terselubung.
"hahaha aku tahu kau tidak akan percaya tapi jangan khawatir aku bukanlah orang yang tipe memaksakan kehendaknya"kata Danu tertawa ringan.
Saat dia tertawa siulet tubuhnya melawan matahari. Dengan senyum seperti itu ditambah dengan lingkaran matahari di sekeliling tubuhnya.
Katty tiba-tiba saja terpana.
Entah kenapa gambaran seperti ini sepertinya familiar. di dalam benak Eti yang tertutup ada bayangan seorang seseorang dengan gambaran yang sama.
Namun begitu wajahnya tidak begitu jelas hanya saja perasaan menyenangkan mengiringi hati Katy begitu saja.
Tapi kenapa gambaran itu tidak memiliki wajah hanya siulet dan perasaan yang familiar saja.
"Hei apa kau juga jatuh dengan pesona ketampananku?"tegur Danu yang berjalan dengan anggun nya.
"apa yang terjadi denganku kenapa gambaran ini tumbang tinggi, tapi kenapa aku tidak bisa melihat wajahnya. siapa dia?" pikir Katty.
Semakin jadi mencoba mengingat memorinya yang hilang semakin dia merasa kepalanya berdenyut-denyut. untuk mencari jalan selamat pada akhirnya segera membuang memori itu.
Pada suatu hari memori ini akan kembali lagi dan dia tidak perlu kesakitan seperti saat ini.
Di sisi lain Danu berpikir jadi benar-benar terpengaruh dengan pesonanya. Tidak banyak gadis yang bisa menolak pesona ketampanannya tapi masih ada pengecualian dan itu adalah...
"Hai kau mengemudi sendiri di sini?"ada sebuah mobil mengkilap yang terparkir di jalanan. Siapa lagi pemiliknya jika tidak Danu.
"Ya kupikir tadi aku akan menyelamatkan seseorang tapi mana tahu aku sedang menjadi pangeran berkuda putih untuk menyelamatkan seorang putri cantik. sepertinya setelah ini aku harus mencari raja dan meminta hadiah pernikahan hahaha" ujar Danu dengan meletakkan tangan di pinggang dan menunjukkan pinggangnya sedikit.
Gaya bangsawan yang sangat otentik.
Di tambah dengan menyilang kaki dan mengulurkan tangannya benar-benar seperti seorang bangsawan Inggris.
"Hahaha kau pintar bercanda juga ya"kata Katty tergelak.
Katty sama sekali tidak menerima uluran tangan Danu tapi memilih bergerak untuk membuka pintu mobil.
Danu sama sekali tidak tersinggung tapi dia tertawa seolah-olah itu adalah masalah yang lucu dan dia juga masuk ke dalam mobilnya.
"Hem Tina, hari ini aku sedang berbaik hati dan merasa perasaanku sedikit nyaman. ini mungkin reaksi dari cinta Padang pertama ya. tapi kita tidak akan langsung pergi ke rumah sakit, gimana kalau kita singgah dulu ke villa ku" kata nya yang mendapatkan respon terkejut dari Katty.
"Ah jangan salah sangka dulu aku nggak akan kepikiran berbuat hal yang macam-macam kok sama kamu. secara aku itu ingin mengambil hati kamu siapa tahu bisa menjadi pacar masa depan kan hehe "kata Danu buru-buru seolah-olah dia bisa menebak apa yang sedang dipikirkan oleh Katty saat ini.
"tapi aku tidak perlu ke villa kamu kan aku hanya ingin diantarkan ke rumah sakit dan bertemu Mang Kasim itu aja kok"tolak Katty dengan cepat.
"Hei coba kau lihat dirimu dari atas sampai ke bawah. apa kau pikir pakaianmu cocok untuk kita pergi ke rumah sakit. Tina ..Tina ckvkvk sebenarnya aku memiliki beberapa pakaian wanita di villa ku. tapi jangan salah pikir dulu ya.pakaian ini adalah pakaian almarhum mama yang bahkan ada beberapa yang tidak pernah digunakan sama sekali. kupikir itu adalah sejarah dan tidak ingin membuangnya begitu saja sekarang pakaian itu memiliki kesempatan untuk dipakai oleh menantu masa depan.Jadi Mama di atas sana pasti nggak akan marah kok"kata Danu beralasan.
Katy memandang tubuhnya dari atas ke bawah dan dia mendapati apa yang disebutkan oleh Danu ini memang benar adanya.
Pakaian aslinya sudah tidak layak pakai lagi karena sudah banyak robek nya.Dengan terpaksa Katty mengangguk setuju tapi mewanti-wanti agar mereka tidak terlalu lama di sana.
__ADS_1
Tentu nya Danu merasa senang dengan persetujuan dari Katty itu. Sangking senangnya sinar kelicikan di sudut matanya tidak bisa disembunyikan sama sekali.
Katy menangkap sinar itu dan terkejut walaupun hanya sesaat tapi itu bisa mengguncang keyakinannya pada sosok ini.
Tapi itu hanya sebentar dan Danu menjadi normal lagi setelahnya.
"apa aku salah lihat ya nggak mungkin juga dia berpikiran buruk sama aku secara kami tidak saling tapi sepertinya aku harus berhati-hati zaman ini sudah tidak banyak lagi orang yang tulus untuk membantu orang lain"pikir Katty dalam hati.
"Danu di villa kamu ada siapa?"
"Kenapa bertanya seperti itu apa kamu takut tidak percaya sama aku?"kata Danu yang langsung mengemudikan mobilnya ke sebuah arah yang tidak diketahui oleh Katty.
"bukan gitu aku tuh lapar, kau tahu di gubuk tadi aku hanya makan sepiring nasi dan seekor ikan asin. ini belum cukup penuh"kata Katty dengan wajah memelas.
Danu terkekeh-kekeh dengan geli dan dia mengatakan jika di rumahnya itu kosong tapi ada dapur yang bisa digunakan oleh Katty kapan saja. Apalagi kulkas akan selalu full meskipun tidak ada penghuninya.
Hampir satu jam kemudian pada akhirnya mereka tiba di sebuah lokasi villa yang tidak dikenali. Jika pun Katty pernah tiba di sini mungkin dia tidak mengingatnya lagi secara dirinya sedang mengalami amnesia."
"tuan Putri sekarang kita sudah tiba di istanaku. istanaku tidak memiliki ratu dan raja jadi kau bebas bersenang-senang hehehe"kata Danu yang melihat area villa.
"Oke tapi ingat janjimu kau bilang hanya sebentar aku buru-buru ingin melihat kondisi Mang Kasim. belum terlambat untuk mengucapkan terima kasih padamu kan" jawab Katty tidak bisa menahan diri.
Turun dari mobil Katty sedikit terpana dengan keindahan villa ini.
Penampakannya seperti langit dan bumi dibandingkan dengan gubuk yang dimiliki oleh Mang Kasim.
Tapi entah kenapa dia tidak bengong seolah-olah sudah pernah melihat sesuatu yang lebih indah daripada villa ini sebelumnya.
Jadi Katty tidak gugup sama sekali.
villa ini sepertinya jarang dihuni oleh pemiliknya. atau juga pemiliknya sedikit pelit untuk membayar seseorang membersihkan halaman.
Bahkan tidak ada penjaga villa di depan. Apakah sang pemilik tidak takut jika seseorang masuk ke dalam villa dan mencuri segala sesuatunya di dalam sana.
"aku tahu apa yang kau pikirkan sebenarnya. seperti apa yang aku katakan sebelum ini sebenarnya ini adalah villa favorit mama dan papaku saat mereka masih hidup. ada begitu banyak memori keluarga kami di dalam sini aku tidak tega untuk selalu datang karena itu sangat menyakitkan jika diingat lagi"kata Danu tanpa perlu Katy bertanya.
Tapi alasan itu memang cukup masuk akal.
Katy masuk kedalam villa.
dari luar villa adalah rumah tinggal tanpa ada yang mengurusnya tapi jika sudah masuk ke dalam maka semuanya akan berbanding terbalik.
Posisi di dalam kamar villa ini cukup rapi dan perlengkapannya juga sudah begitu lengkap.
Katty menganginkan dahinya dan merasa ini adalah aneh. baru saja Danu mengatakan jika villa ini sudah lama tidak diurus. Tapi kenapa bagian dalamnya baik-baik saja bahkan AC masih menyala seolah-olah ada orang yang berdiam di sini.
Tiba-tiba saja Katy merasakan sebuah insting yang buruk.Walaupun demikian Katy hanya bisa menelannya ke dalam hati dan bertanya di manakah dapur berada.
"sepertinya putriku memang benar-benar lapar ya, aku akan mengajakmu ke dapur. dibandingkan dengan hidup di kota besar mungkin villa ini tidak seberapa. tapi kau bisa hidup nyaman dan aman di dalamnya tanpa perlu merasa lapar seperti ketika kamu tinggal di gubuk itu"
Katy tidak memandang langsung ke dalam bola mata Danu tapi dia meliriknya dengan ujung matanya sedikit.
Lagi-lagi sinar kelicikan itu terpancar dari bola matanya dan itu semakin jelas saja.
"apakah Danu memiliki niat buruk sama aku, mama,aku takut "pergi katty di dalam hati tapi dia mencoba stabil di permukaan.
Tapi jantung yang berdetak kencang penuh rasa takut itu sama sekali tidak bisa ditoleri lagi sehingga dirinya berkeringat dingin meskipun berada di bawah hembusan AC yang dingin.
Untung saja Danu tidak menyadari perubahan Kitty. Dia masih membicarakan tentang betapa baiknya villa ini jika dibandingkan dengan gubuk yang hancur milik Mang Kasim.
Di saat yang sama, Andien sedang dalam perjalanan ke Bandung. Tiba-tiba saja Dia memegang jantungnya sendiri dan berteriak ketakutan.
Sama seperti yang dialami oleh Katy dia juga berkeringat dengan dada yang berdegup kencang seolah-olah jantung itu sedang dipukul dengan palu.
Sakit tidak tapi ini takut.
" patty kau sakit lagi ?" kata pari yang segera menyadari perubahan Andien. beberapa keponakan juga malingkan wajah untuk melihat ada apa dengan bibi mereka.
"Mama ini bukan sakit, ini takut, ada sesuatu yang membuat Katy merasa takut mama. ya Allah lindungilah saudariku itu ya Allah. jangan biarkan apapun terjadi padanya ya Allah" gumam Andien dengan mata yang tertutup seolah-olah menahan rasa takut di hatinya.
"allahu akbar, allahu akbar, allahu akbar"
__ADS_1
Rasa takut dan ngeri ini mirip seperti yang dia rasakan terakhir kali. Artinya sang kembaran kembali dalam kondisi yang mengkhawatirkan.