
Dalam remang remang, wajah cantik serra terlihat menyedihkan sekali.Dia sedih tapi tidak akan menangis karena nya.
Inilah sosok Serra yang dikenal baik oleh Robert sejak mereka masih duduk di bangku perkuliahan dulu.
Dia adalah wanita yang mudah bergaul tapi tidak mudah menangis jika jatuh terpuruk.
Seperti yang terjadi saat ini.
Putus cinta adalah sesuatu yang tidak diingini oleh manusia manapun di dunia.
Meskipun bisa dibilang ini bukan pertama kalinya Serra jatuh cinta dan putus. Tidak ayal Serra masih merasakan sakitnya karena itu.
Dia selalu dikelilingi oleh pria-pria tampan yang memiliki masa depan cerah. Mungkin karena sifatnya yang hamble, Serra bisa menemukan cinta baru dalam jangka waktu dekat.
Tapi kenapa para pria yang di atas bunga semuanya b*****gan. Setelah bosan Serra dibuang begitu saja.
Sebenarnya Sarah Ini bukanlah gadis tapi dia adalah seorang janda. Setelah menikah selama 3 tahun lamanya dirinya bercerai tahun lalu.
Pada saat itu Robert berpikir jika dia memiliki kesempatan bagus untuk mendapatkan hati Serra.
Namun siapa tahu Serra tidak pernah memikirkan dirinya sebagai seorang pria melainkan hanya seorang teman yang layak menjadi pendengar setia.
Atau mungkin saja serra tidak pernah menyadari jika Robert memiliki perasaan istimewa untuknya.
Robert sama sekali tidak pernah berpikir jika sebenarnya Serra tahu tapi dia hanya pura pura tidak tahu.
Bodoh Jika serra tidak menyadari niat sebenar dari Robert selama bertahun-tahun.
Wajah Robert memang lumayan tampan tapi itu hanya bisa dikategorikan sebagai lumayan.
Serra adalah seorang wanita yang sudah banyak melihat deretan pria-pria tampan yang memujanya.
Di samping tampan para pria yang selalu mengejar-ngejar Serra rata-rata berada di kalangan atas yang sangat jauh dibandingkan dengan Robert sendiri.
Meskipun serra seorang janda muda namun begitu statusnya sebagai anak dari pemilik perusahaan besar. Membuat dirinya tidak ayal menjadi pihak pertama yang dipikirkan seseorang yang ingin memanjat ke cabang yang lebih tinggi.
__ADS_1
Tapi Serra adalah seorang wanita yang memilih-milih pasangan terbaik yang akan menjadi pendamping hidupnya setelah bercerai.
Jalan yang ditempuhi untuk menemukan pasangan yang dipikirnya cocok adalah pacaran.
Tapi siapa tahu berkali-kali pacaran dia tidak menemukan calon yang sesuai. Bahkan para pria tampan ini cenderung mengeksploitasi dirinya.
Mereka hanya menginginkan kerjasama dan mengambil nama besar keluarga Serra untuk mendapatkan tender-tender bagi perusahaan sendiri.
Walau bagaimanapun Sera tidak pernah menyesali tindakannya dan dia tidak mengenal dengan namanya jera.
Tapi sebagai manusia biasa Serra juga memiliki sesuatu yang dia ingin keluarkan dari benaknya.Robert adalah kandidat yang cocok untuk itu.
Robert tidak pernah menolak dipanggil kapanpun dan di manapun jika bisa dia akan datang segera mungkin.
Itulah yang disukai Serra dari Robert.
Seperti biasa Serra mencurahkan isi hatinya pada Robert dan Robert adalah pendengar setianya.
"Rob aku selalu berbicara tentang masalahku tapi kupikir ada yang berbeda denganmu malam ini, apa kau punya pacar?"tanya Serra.
"Serra ,aku...
"Kenapa ragu sih rob jika kau punya pacar aku juga akan ikut senang,sejauh kita berteman aku belum pernah mendengar sekalipun kau pernah pacaran" kata Serra menatap Robert dengan matanya yang indah.
"Serra sebenarnya aku..aku menikah kemaren"
Pufff...
"Maaf maaf rob nggak sengaja, abis sih kamu nih bercanda mulu masak nikah nggak ngundang
ngundang"kata Serra tertawa.
"Aku tuh nggak bercanda Serra sayang, ini serius aku nikah kemarin dan itupun kepaksa kamu dengar aku terpaksa" kata Robert dengan kesal.
Di bawah todongan Serra ,Robert mengatakan cerita bagaimana dia bisa menikah dengan siswi SMA di bumi perkemahan.
__ADS_1
Itupun berkat mamanya yang menginginkan menantu.
"yah robek kalau begitu aku hanya bisa mengucapkan selamat untukmu ya. Pantesan kau dari tadi melihat jam tangan.Kalau kau takut sama istrimu yang masih bocah itu, pulanglah dulu ,aku masih betah di sini" kata serra pelan.
Menanggapi kisah Robert yang kawin secara tiba-tiba .Sebenarnya Serra merasa tidak nyaman di hati.
Robert adalah tempat dia mencurahkan isi hatinya setelah menikah, bisakah Serra melakukan hal itu lagi.
"Serra meskipun sudah menikah tapi aku janji tidak akan pernah berubah.aku akan selalu menjadi robot yang bisa kau panggil kapanpun.lagi pula aku pikir pernikahan kami tidak akan lama. Secara dia masih anak-anak dan aku bukan pedofil" Kata Robert yang melihat gerak perubahan wajah Serra.
Robert paling tahu jika saat ini wajah Serra menampilkan jika serra tidak nyaman dengan apa yang dia dengar.
"Hahaha sebagai sahabat aku akan selalu mendukung apapun yang kau lakukan.Tapi ingat dengan janjimu ya, kita tidak akan pernah berubah sama sekali walaupun sudah memiliki teman hidup" kata serra dengan mengangkat gelas minuman nya.
Robert lega jika Serra tidak marah.Walau bagaimana pun mereka adalah teman lama yang saling mengerti dengan perasaan masing-masing meskipun itu bukan tentang perasaan cinta.
Robert juga tidak menyembunyikan apapun dari Serra .Dia mengatakan apa yang dia rasakan tentang Andin.
Malam itu mereka berdua berbicara tanpa ingat waktu.Mereka berpisah hanya saat jam sudah menunjukkan pukul 04.00 pagi.
Bersama Serra ,Robert tidak akan suka dengan perputaran waktu yang terlalu cepat.
Jika bisa dia ingin mendampingi Serra sebagai pasangan hidup bukan sebagai sahabat seperti sekarang.
Sekarang Robert menyadari sebenarnya mereka tidak berjodoh sama sekali.Tapi masih bisa berbicara sesantai ini dengan Serra.
Membuat robert melupakan semua hal termasuk Andin yang saat ini sedang tertidur di kamar mereka sendirian.
Andin bangun untuk ke kamar mandi, dia tidak melihat Robert di manapun.Laptop Robert di meja sudah lama dingin.
"Mas Robert kemana ya?ini belum pagi,apa dia punya kebiasaan lari sepagi ini ?"pikir andin.
Andin selalu berpikir positif .Dia mengira suaminya ini sekarang sedang lari pagi untuk kebugaran tubuh.
Tapi dia tidak tahu jika itu semua tidak benar.
__ADS_1