
Sepeda motor yang dikendalikan oleh Joni ini berlari dengan cepat ke arah villa.
Meskipun tidak jelas tapi Jhoni sama-sama mendengar alamatnya. mudah untuk mengetahui di mana lokasi ini.
Tidak lama kemudian Jhoni benar-benar sudah tiba di lokasi dan dia menyembunyikan sepeda motornya lebih jauh agar orang-orang yang di dalam tidak curiga.
Informasi yang didapatkan hanya berupa alamat tapi tidak menyatakan berapa orang di dalam villa karena itu Jhoni masih harus berhati-hati lagi.
Vila dengan nomor 32 ini terlihat sunyi dan tidak memiliki penghuninya. lihat saja bagaimana rumput sudah setinggi pria dewasa.
Tapi ini tidak membuat Jhoni berbalik.
Rumput yang menutupi seluruh area villa ini benar-benar membuat Jhoni menggunakannya sebagai penutup.
Dengan pelan dia bergerak dari satu area ke area lain menggunakan rumput tinggi ini.
Villa ini cukup besar dengan tiga lantai. Jika di pikir kan lagi, luasnya tiga kali jika dibandingkan dengan rumah Joni di desa. Bahkan kemegahannya tidak bisa disebutkan sama sekali.
Meskipun jarang dibersihkan dan lebih mirip dengan villa yang tertinggal ini masih lebih mewah.
Tapi Jhoni datang ke sini bukan untuk mengagumi area villa melainkan untuk menemukan Katty.
Untuk saat ini Jhoni ingin tahu tentang lingkungan villa ini terlebih dahulu. Dia takut tentang pertahanan penculik itu terhadap Katty yang akan mengubah situasi lingkungan di villa. Oleh karena itu Jhoni berpikir lebih baik untuk mengintai situasinya lebih dulu terutama mencari tahu lokasi mana Katy ditahan.
Kalau tidak jangan biarkan penculik itu tahu dan ini akan menjadi situasi merubah situasi menjadi lebih.
Setelah menelitinya beberapa kali pada akhirnya dia tidak mendapati ada CCTV atau orang-orang yang berkeliaran di sekitar area.
Dengan begitu Joni juga tidak tahu berapa orang yang bertugas untuk menyendera Katy saat ini.
Tiba-tiba saja telepon Jhoni bergetar Untung dia sudah mematikan nada deringnya sehingga tidak mengganggu kinerjanya saat ini.
Setelah dilihat lagi sebenarnya itu adalah panggilan daripada Robert. Mungkin Robert di sini untuk mengabari situasi terkini.
Begitu Jhoni mengangkat telepon. Dia buru-buru berkata jika dirinya sudah mengetahui dan lari ke villa Dharmawangsa nomor 32.
Robert yang baru saja mengangkat telepon jadi sedikit terkejut dan mendengar lebih lanjut situasinya. Kakak sepupu Andin yang di panggil Joni ini sangat jarang memiliki emosi seperti itu.
Robert buru-buru bertanya lagi "ada apa" apa yang terjadi?"
"Aku baru saja ingin menyelidiki nya kau buru-buru menelpon ,ayo tutup dulu datanglah kemari oke"
Robert menggelengkan kepalanya dan menenangkan pikirannya sebelum menjawab" Joni apakah kau menganggap aku ini bodoh?"
"Hem?"
Oertanyaan seperti itu membuat Joni merasa sedikit bingung tapi dia mengangguk dan menggelengkan kepalanya di saat yang sama,"jika tidak ada kesalahan atau tidak ada yang disembunyikan ayo datang kemari dan bantu aku. dasar ipar yang tidak masuk akal"
"Untung saja bukan kakak beneran hanya saudara ipar palsu, perbedaan kepribadiannya begitu besar.Sialan Jhoni hati hati dan jangan mati ya"
Jhoni tidak lagi berbicara melainkan menutup teleponnya begitu saja.Sekarang beberapa orang keluarga Nugraha buru-buru datang ke lokasi kejadian.
Tapi Jhoni nekat untuk menyelidikinya menyelidiki lebih awal.
Sial nya kali ini Bima lah yang menelponnya dari Robert dia mengetahui jika Jhoni kali ini sudah berada di lokasi lebih awal dari mereka.Tidak perlu ditanyakan anak Joni tahu apa yang ingin ditanyakan oleh Bima kali ini.
"Aku sudah memeriksanya halamannya mirip dengan tata letak villa yang lainnya tidak ada perbedaan besar.tidak ada orang bahkan tidak ada pelayan di dalamnya. Mungkin dia dikunci di atas. jangan telepon aku lagi aku ingin menyelidikinya"kata Joni langsung menutup teleponnya dengan geram.
Di sisi lain Bima dan yang lain sudah pun beranjak pergi menuju ke lokasi.Di sini Bima langsung mengatakan isi pembicaranya tadi pada orang-orang yang terlibat.
Mungkin karena efek dari menjadi kaya beberapa polisi juga ikut datang. Kebetulan polisi ini sedang memeriksa kondisi di danau .Jadi mereka dipanggil untuk berpartisipasi.
"tidak ada personil tersembunyi jadi tidak mungkin dia bisa membuat masalah jika kita menyerbunya secara mendadak. aku yakin kita pasti akan sukses"
Andien memaksakan diri untuk ikut dalam misi penyelamatan kali ini ketika dia mendengarkan kata-kata ini Andien melepaskan beban hatinya jika ada banyak kawanan penjahat di sana mungkin dia akan lebih khawatir lagi.
Dari ujung matanya dia tahu Robert sedang memperhatikan perubahan mimik wajah Andien.
__ADS_1
"mas ada apa?"
Robert menarik nafas panjang dan berkata aku sedang memandangmu ingin melihat apakah kau sudah lebih lega daripada tadi. kalau sudah aku akan meminta seseorang untuk mengirim kamu kembali ke rumah sewa"kata Robert
"tidak aku baik-baik saja kau tahu jika terjadi sesuatu .Aku bisa merasakannya lebih daripada kalian jadi jangan khawatir aku tidak akan mengganggu tapi malah akan membantu"
Tidak satupun yang berpikir itu adalah bohong. Tapi gimanapun informasi yang didapatkan juga adalah kerja keras Andien.
Di sini Robert menutup mulutnya lagi tapi dia berjanji akan selalu membiarkan Andien berada di balik punggungnya alih-alih bertempur di area depan.
Sementara itu di dalam villa Gustav sudah menunggu katty untuk keluar dari kamar mandi .Tapi dia menunggu dengan sabar selama setengah jam namun orang yang tunggu bahkan tidak menampakkan batang hidungnya sama sekali.
Dengan amarah yang sudah berada di ubun-ubun dia pergi ke kamar mandi. Dapat diduga kamar mandi sebenarnya dikunci dari dalam.
"hehehe apa yang kau rencanakan lagi kau pikir aku bodoh!'gumamnya pada diri sendiri .Dengan cepat menerjang pintu kamar mandi sehingga robohnya dalam satu kali gerakan saja.
bruk...
Berhasil merobohkan pintu gustav masuk ke dalam kamar mandi dengan mengirimnya. Dia ingin menampar gadis yang tidak tahu malu itu tapi hal yang di depannya sangat tidak terduga.
Katy terbaring pingsan di lantai dalam kondisi yang berdarah darah.
Dia bahkan tidak membuka pakaiannya yang sebelum ini disebutkan ingin mandi.
"Huh sepertinya kau masih keras kepala memilih untuk bunuh diri daripada melayani aku Hem"gumam nya.
Di sini Gustav merasa dirinya sudah dibodohi dan dia kesel karena itu. di luar sana banyak gadisnya antre untuk mendaftarkan diri demi kesempatan untuk berbaring di atas ranjang.
Tapi apa yang dilakukan oleh Katty benar-benar melanggar batas kesabarannya.
Dia menarik paksa tubuh Katty dan melemparnya langsung ke atas ranjang tidur.
Luka di rumahnya masih saja mengeluarkan darah. Tentu saja Gustav tidak ingin melihatnya mati sebelum dia benar-benar bisa melahapnya.
Dia melirik Katty sebentar lalu pergi dan kembali lagi dengan kotak P3K. Gustav membersihkan semua luka yang ada di lengan Katy dan membalutnya dengan kain kasa bersih.
dengan luka yang menyedihkan ini gustav sama sekali tidak merasa prihatin Dia adalah seorang laki-laki yang sudah banyak melihat pembantaian semacam ini. tapi gustav ingat jika Katy harus beristirahat dengan baik paling tidak sampai malam ini.
setelah berpikir lama gustav tiba-tiba tersenyum Dalam kondisinya saat ini Katy benar-benar tidak bisa dipercaya sama sekali.
sepertinya gadis ini lebih memilih mati daripada dilecehkan.
sementara itu Joni sudah berhasil masuk ke dalam villa dia membuat segalanya pelan sampai langkah pun nya pun tidak bisa didengar.
sebenarnya Joni sudah lama memikirkan kemungkinan ini dia memikirkan banyak metode otoritatif yang tidak terhitung jumlahnya di dalam hati tapi pada akhirnya Joni merasa bahwa tidak peduli dengan metode apapun akan lebih baik jika mengasuransikan dirinya secara langsung.
Setelahmasuk ke dalam villa bisa dipastikan penculik itu hanya ada satu atau mereka sekelompok. Tapi saat ini berada di satu tempat.
Dua kemungkinan tapi hanya kemungkinan pertama saja yang masuk akal.
Joni segera berjalan dengan hati-hati sekali.
di lantai atas pula Katy sudah pun sadar.
ketika bangun ekati pertama-tama langsung duduk dengan mata terbuka dan melihat di sekitarnya.
di depannya ada gustav dengan gaya yang mencurigakan di sini Katy berusaha bertindak arogan tanpa memperlihatkan rasa takutnya lalu dia mengangkat kepalanya untuk melihat langsung ke mata gustav tapi gustav sebenarnya tidak terkejut sama sekali.
"Sudah bangun kah?"
"Will ini kamu?"
pertanyaan Katy itu membuat gustav terkekeh-kekeh.
"karena kamu tahu ini aku Lalu kenapa kamu tidak pergi menikmati malam ini bersamaku saja?malam ini adalah kesempatan langka, Jika kamu melewatkannya, maka.. hehehe"
bisakah catty takut dengan perilaku tidak wajar pria mesum di depannya ini. jawabnya tidak sama sekali.
__ADS_1
entah bagaimana Katy merasa yakin keluarganya sekarang sedang menuju ke lokasi ini.sekarang dirinya hanya perlu mengulurkan waktu sedikit lebih lama agar semuanya bisa terselamatkan.
"aku sudah seperti ini apalagi yang harus aku kulakukan? dipaksa atau secara sukarela itu tidak akan ada perbedaannya sama sekali bukan.Tapi berikan aku alasan mengapa aku harus bekerja sama?"kata-kata itu menyulut api kemarahan gustav lagi.
Kenapa gadis di depannya ini sama sekali tidak takut bahkan masih saja tidak mau menundukkan kepalanya padahal kondisinya sekarang sudah sangat terjepit.
"Kamu ...
"ya sudahlah jangan banyak bicara aku tahu aku akan mati jadi nikmati aja kan"mata Katty menatap langsung dengan dingin ke arah gustav.
Seorang pria yang benar-benar dipancing kemarahannya.Dia menampar Katty sehingga pipi Katy membengkak lagi.
"Puih hanya ini yang kau bisa, memukul wanita yang lemah yang tidak berdaya seperti kau adalah pria yang paling tidak berguna yang pernah aku temukan. hanya mengandalkan wajah dan kekayaan kedua orang tuamu. kau pikir siapa kau jika kau tidak mempunyai orang tua Hem, pasti kau akan menjadi pengemis bukan" pekik Katy yang sengaja dikeraskan.
Tangan gustav lebih tebal daripada kulit Katty,rasa sakit itu masih ada bahkan membuat bibirnya pecah. kata-kata Katy sangat tajam dan itu benar-benar menguras rasa percaya diri dari gustav.
Tanpa keluarga siapalah dirinya.
Katty tidak tahu jika masalah di ibukota benar-benar membuat gustav jatuh terpuruk. Semua koneksinya menolak untuk berhubungan lagi. Perusahaannya ancur bahkan wanita yang dia nikahi juga tidak tahu hidup dan mati.
Untung dia menyimpan tabungan sendiri dan beberapa harta di balik punggungnya sehingga hal-hal itu luput dari pengawasan keluarga.
Tapi sekarang dia tahu yang disebutkan oleh Katty ini memang benar adanya.Tanpa keluarga besar Sulaiman gustav adalah seorang pengemis di simpang Lima.
Contohnya adalah villa ini ,villa ini dibeli secara tidak sengaja di masa lalu dan itu dibuang begitu di beli. Dalam pemikiran gustav ini adalah harta yang tidak berharga.
Tapi sekarang villa ini ada satu-satunya tempat untuk dia bisa bersembunyi dari banyak mata.
Katanya dia sempat jantungan tapi sebenarnya itu adalah kamuflase. Dia perlu bersembunyi lebih jauh agar bisa membalaskan dendam ini.
"Kau sialan, kau an kembaranmu itu sama saja, Aku akan membunuhmu melecehkanmu setelah itu aku akan membuangmu untuk menjadikan makanan anjing. Tapi aku tidak akan berhenti sampai di situ masih ada saudaramu yang lain bukan. hehehe jangan khawatir ini tidak akan lama kok. aku akan mengirimkannya ke akhirat juga sama seperti kau saat ini hahaha" gustav tertawa terpingkal pingkal tapi dia menggenggam erat leher Katty.
Banyak kesalahan yang dilakukan oleh para penjahat di film-film adalah sama persis yang dilakukan oleh gustav saat ini.
Dia terlalu banyak bicara.
Pada saat mereka berbicara sebenarnya Joni langsung mendeteksi asal suara dan berlari ke arah itu.
Tanpa memberikan apa-apa apapun dia langsung mendobrak masuk dan mendapati situasinya tidak aman.
Gustavmenggenggam leher Katy dan berniat untuk menghabisinya saat ini juga. Buktinya Katty sudah mengap dengan wajah yang mulai membiru.
Brak...
Kursi kayu yang ada di sudut segera dipukul pada punggung gustav sehingga gustav menyeringai dengan rasa sakit.
Tapi orang gila berbeda dengan orang yang waras.Dia bukan saja merasa sakit malah tertawa seolah-olah sesuatu sedang menggelitiknya.
"Hehehe, ada pengunjung rupanya.hem Jhoni kan?"tanya gustav yang menghapus kening nya yang sempat terluka karena kursi itu.
"Will? jadi itu kau? aku sama sekali tidak menduga ini. kupikir kau adalah orang baik tapi rupanya orang gila ckckck!"
Namun begitu pegangannya di leher Katty lepas dan gadis itu buru-buru menghirup udara segar lagi.
huf..huf...
Tidak menunggu gustav siap Joni langsung melayangkan tinjunya yang jatuh pada tulang rusuk.
Huk...
Jhoni memukul lagi tidak memberikan kesempatan bagi ustaz membela dirinya sendiri. Joni tidak pernah bertarung tapi dia adalah pemuda desa yang kerap kali mengambil alih pekerjaan berat.Jadi setiap pukulan yang dilayangkannya benar-benar setara dengan petinju profesional.
Bagaimana gustav bisa menangani pria seperti ini.Dia adalah pria yang menghasilkan uang dengan otak bukan dengan otot.
beberapa kali menerima pukulan Dia hanya bisa mengendurkan tubuhnya dan meringkuk menjadi bola.
Tepat pada saat gustav berpikir dirinya akan kalah ,entah bagaimana dia melihat ada sebuah pisau yang tergeletak tidak jauh dari tempat dia bergulung.
__ADS_1
Itu adalah pisau buah yang sempat disembunyikan oleh Katy sebelumnya.
Bisakah kekalahan diubah menjadi kemenangan dengan pisau buah.Jadi...