Cinta Setelah Andin Pergi

Cinta Setelah Andin Pergi
cinta setelah Andien pergi


__ADS_3

Setelah Katty membawa keluarga Jhoni berkeliling area ,mereka pada akhirnya kembali lagi ke Villa Andien. Di mana mama dan papa Robert sudah menunggu di villa ini. Ada juga beberapa pembantu yang diikutsertakan.


Tentu saja mereka mengambil alih dapur dan membersihkan segala sesuatunya di villa ini. Viila memang disewakan dan ada seseorang yang akan datang membersihkan nya secara berkala.


Apalagi penyewanya baru pergi minggu lalu sehingga tidak begitu kotor.


Robert sangat menyukai Villa model ini tapi dia ingin menambahkan Villa lain di masa depan.


"Andien jika di sini ada menjual Villa lagi aku akan membelinya atas namamu .Anggap saja itu sebagai mas kawin hahaha "kata Robert yang bercanda.


Bima Nugraha pernah mengatakan mengenai Andien yang sebenarnya adalah wanita super kaya dengan dana yang hampir triliunan di rekeningnya.


Hal ini karena Bima ingin mencoba apakah Robert jujur atau tidak. Apakah dia tertarik dengan kekayaan atau murni atas dasar cinta.


Masalah perasaan adalah masalah yang tidak bisa diprediksi sama sekali. Tapi Bima tidak takut adiknya akan menderita di masa depan, dia memiliki beberapa hal sebagai perisai seandainya terjadi sesuatu di masa depan.


Contohnya saja perusahaan Adam grup yang sekarang sudah mulai membuat prestasi di ibukota. Hanya dengan Yuki saja perusahaan Adam grup bisa tumbang kapanpun . Jika dia mulai menampakkan situasi yang tidak bagus atau melecehkan Andien tentu saja.


Andien tidak menjawab perkataan Robert itu .Dia hanya fokus dengan mantan ibu mertua yang benar-benar dirindukannya alih-alih Robert.


Melihat andien yang acuh tidak acuh ibu mertua mendapatkan firasat buruk .Dia pikir perjalanan Robert dalam mengejar cinta Andien sebenarnya masih jauh dari kata berhasil.


"sayang mama itu kangen berbelanja sama kamu .jadi kapan kita bisa berbelanja bareng seperti dulu "kata Mama Robert yang mengalihkan perhatian.


Andien cukup tau kenapa mantan ibu mertua bertanya begitu .Tapi dia tidak menganggapnya sebagai sebuah masalah.


"Kapan-kapan deh mah, aku kan masih kuliah tapi sepertinya masih ada waktu besok setelah konferensi pers ,hem gimana kalau kita pergi ke mall?" tanya Andien balik.


"setelah konferensi sepertinya itu bagus tapi kami harus pulang cepat. karena papamu ada beberapa hal yang harus dilakukan di Bandung kata" mama Robert dengan sedikit kecewa.


Sekarang Andien bukan lagi menantunya jadi mereka sedikit canggung untuk bertemu di lain waktu.


Namun begitu Mama Robert masih saja menyimpan perasaan di dalam hatinya semoga pengajaran Robert akan berhasil tidak lama lagi.


Bukankah doa seorang ibu biasanya di kabulkan oleh Allah subhanahu wa ta'ala.


Selagi mereka berbicara ada iring-iringan mobil yang datang mendekat ke Villa.


Andien ingin tertawa melihat iring-iringan itu .Kenapa hanya untuk membawa Abimanyu dan Pari saja sudah seperti membawa iring-iringan pejabat.


Ada mobil pengawal di depan dan di belakang ambulans.Di belakang ambulans itu barulah ada mobil Abimanyu berada.


Bukan itu saja,ada juga dua mobil boks dengan peralatan entah apa isinya.Belum lagi mobil yang membawa pembantu rumah tangga.Paling belakang adalah mobil Bima dan istri pertama nya, Yuki.


Ada banyak iring iringan sehingga lucu di mata Andien.Meski begitu Andien segera berebut dengan Katty membantu pria tua itu turun dari mobil.


"hehehe sudah lama tidak menghirup udara segar seperti sekarang"kata Abimanyu dengan wajah yang senang.


Dia menatap Andein dan Katty yang membantunya turun.


Bersama Andien yang sudah ditemukan jika Allah memanggilnya Abimanyu juga tidak akan menyesal.


Hidupnya sudah lama dan dia sudah mengalami banyak begitu banyak pasang surut kehidupannya.


jika memang sudah ditakdirkan maka Abimanyu siap kapan saja. Yang menjadi beban pikirannya tentulah Parisia baiduri. Dia masih begitu muda dan sebenarnya tidak perlu mengikutinya,seorang pria tua yang sebelah kaki sudah di dalam kubur.


Tapi melihat dua Putri yang ada di depan mata, membuat Abimanyu yakin pari pasti baik-baik saja andainya dia pergi di masa depan.


Mobil Bima juga bergerak dari belakang. Mengetahui jika orang tuanya berniat mampir di villa Andien tentu saja mereka mendukungnya.


Jadi dia menelpon semua istri dan anak-anaknya agar mereka berkumpul dan menghabiskan hari di viila.


Hanya saja mereka belum bisa tiba di tempat secepat itu.


Bima bersama Yuki juga turun dari mobil dan bergabung dalam kemeriahan itu. Sementara ada banyak orang yang membantu menurunkan barang-barang yang sekiranya diperlukan.


dengan begitu banyaknya para pembantu yang ikut bersama jadi tentu saja para tuan tidak akan memiliki pekerjaan tambahan.


Mereka duduk di halaman viila yang langsung saja dipasangi payung besar agar lebih nyaman.

__ADS_1


Sebuah kursi khusus untuk Abimanyu diturunkan juga. Pari dengan cepat mengarahkan seseorang untuk meletakkan kursi itu di bawah payung besar.


Katty dan Andien sama-sama membantu Abimanyu untuk duduk di kursinya itu.


Kata Katty kursi ini dipesan khusus oleh Bima dari luar negeri. Bahan yang dipakai sangat lembut dan tidak akan membuat iritasi walaupun Abimanyu berbaring seharian di sana.


Kursi juga memiliki fungsi untuk pijat refleks setiap kali ada orang yang duduk di atasnya.Itulah kenapa kursi ini juga harus dibawa pada saat-saat santai sekalipun.


Setelah itu semua orang duduk di halaman Villa memperhatikan para pembantu yang bekerja keras menurunkan dan menyusun barang.


Beberapa pembantu bagian dapur sudah bersiap siap membuat bumbu barbeque untuk disantap di malam hari.


Untuk sekarang ada seember es krim yang sedang di kirim.


Paris segelas segera melupakan kekecewaannya dengan cepat dia langsung berbaur di tengah-tengah ibu-ibu yang hadir sementara Abimanyu dikelilingi oleh para laki-laki.


Mereka seperti dua kubu yang dipisahkan tanpa sengaja.


di kubu wanita ada pembicaraan mengenai perjodohan anak-anak. tentu saja korbannya adalah Andien dan Katy sendiri.


Andien sebagai seseorang yang lebih kenal dengan orang tua Joni malah mempromosikan Katty.


Dia berbicara tentang bagaimana baiknya Katty yang memiliki sikap keras namun hatinya selembut tahu.


Katty tidak kalah semangatnya dia juga mempromosikan Andien pada keluarga Robert yang sebenarnya tidak diperlukan.


namun begitu kedua orang tua Robert juga merasa berterima kasih karena mereka merasakan Robert benar-benar mendapatkan dukungan secara moral di sini.


ditambah lagi perbincangan tentang beberapa hal yang terjadi pada Andien di masa lalu ini juga menambahkan keseruan perbincangan.


Di sisi para laki-laki pula mereka berbicara tentang masalah konferensi pers yang akan diadakan besok pagi sekitar jam 09.00.


Mereka berusaha menyusun beberapa kata yang sekiranya akan ditanyakan oleh para wartawan besok.


Ini benar-benar sebuah pembicaraan yang bermutu dan bisa dibilang bergizi.


Tanpa sadar pembicaraan menghabiskan beberapa waktu dan Abimanyu juga terlihat sedikit lelah jadi mereka bubar secara sadar.


Sedangkan pari hanya bisa duduk sebentar dan pergi lagi.


Kali ini di halaman benar-benar diadakan acara barbeque antar keluarga.


Tanpa disadari beberapa orang membuat api unggun untuk menghangatkan suasana. ada api unggun dan panci besar untuk membakar daging barbeque di sudut lain.


Dengan aroma daging gosong ini membuat semuanya terasa indah dan sebenarnya cukup romantis jika dihadiri oleh pasangan.


Tapi entah mengapa panoramanya mengingatkan Robert dan Andien tentang acara Pramuka tahun itu.


Hati Robert semakin menghangat tapi sekaligus menjadi sedih. Seandainya waktu bisa berputar lagi dia akan memilih bersama Andien sejak di hari itu dan membuat janji sehidup semati.


Tapi sayangnya janji yang dikatakan oleh Robert hari itu adalah sebaliknya.


Semua orang memiliki perasaan sendiri .Mereka seolah-olah memberikan jalan untuk Robert mendekati Andien. Jadi di sisi Andien ada bangku kosong yang secara otomatis ditempati oleh Robert.


Robert menatap api unggun yang berkobar.Dia melemparkan sepotong kayu untuk di tambahkan ke dalam api.


"Andien, apa kau ingat di bumi perkemahan waktu itu?"tanya Robert yang memandang api unggun.


"Hem?"


tentu saja Andien ingat apa yang terjadi di bumi perkemahan waktu itu. hari itu adalah hari di mana mereka menikah. Andien memiliki banyak harapan pada sosok pria yang menjadi suaminya.


Dia tiba-tiba menyepelekan sekolah dan berpikir bisa menyandarkan hidupnya 100% pada seorang yang bergelar suami.


untuk apa sekolah tinggi-tinggi jika sudah ada suami yang akan menyediakan segalanya untukmu.


Tapi setelah perceraian barulah Andien menyadari jika seorang wanita pun bisa menghasilkan uang tanpa bergantung dengan laki-laki.


Ditambah lagi Andien tidak berniat untuk mencari suami baru mungkin karena dia sudah mengalami trauma.

__ADS_1


"hahaha saat itu aku berkata jangan pernah mengakui pernikahan kita katakan saja pada dunia jika kita adalah sepupu, hari ini aku menyesali kata-kata itu jika bisa aku ingin menarik kata-katanya kembali"kata Robert seolah-olah sedang berbicara dengan dirinya sendiri.


"Hem kenapa aku bisa lupa kau pernah mengatakan itu? aku hanya mengingat bagaimana hari itu Romlah sedang pacaran dengan Alfian, gaya pacaran mereka sangat menyeramkan.Tapi sekarang setelah semua ini aku menjadi iri padanya" kata Andien yang pura-pura melupakan janji Robert.


Dulu dia merasa benci dengan gaya pacaran Romlah yang menurutnya kelewatan. Romlah bilang tidak apa-apa melakukan hal seperti itu asalkan bisa menjaga intinya.


Inti dari wanita itulah yang paling penting sekali.


Andien adalah seorang janda sekarang tapi jangankan melakukan hal-hal yang seperti itu dia bahkan belum pernah berciuman sekalipun.


ini sangat lucu tapi juga menyedihkan. bisakah kau berkata siapa wanita yang pernah menjadi janda tanpa pernah disentuh.


Jika wanita itu ada itu adalah Andien.


"Romlah? aku ingat gadis itu sangat plin-plan dan murah hati dalam pacaran jadi apa yang kau irikan?"tanya Robert yang belum mengerti ke mana arah pembicaraan Andien.


"setidaknya dia cukup beruntung tidak seperti aku, menjadi janda tapi tidak pernah tersentuh sama sekali"kata Andien pelan.


Mendengar itu Robert menunjukkan kepalanya. Robert ingin kembali membangun rumah tangga bersama Andien tapi tidak pernah terpikirkan akan ada pertanyaan seperti sekarang.


dulu sekali dia pikir cintanya adalah untuk Sera dan tidak mungkin bisa berpindah kepada Andi jadi Robert ingin menyisakan itu untuk suami masa depan Andien seandainya mereka bercerai.


Tapi sekarang jika dia memberikan hak Andien lebih awal mungkin Andien bisa membuka diri lebih cepat. Setidaknya mereka memiliki kenangan indah yang bisa diingat.


Sekarang di dalam ingatan Andien hanya ada pahit tanpa ada manisnya sama sekali.


"Andien aku bersalah padamu tidak bisakah kau memberikan aku kesempatan kedua?"kata Robert yang langsung mengambil tangan Andien untuk dia genggam.


Walaupun sulit tangan ini tidak akan pernah dia lepaskan lagi.


Andien menatap Robert dengan senyumnya yang pahit.


"kau minta aku memberikan kesempatan kedua tapi pernahkah kau memberikan aku kesempatan kedua Robert? berikanlah aku kesempatan untuk bahagia dan merasakan indahnya masa remaja"kata Andien.


Hari ini Andien mulai merasakan jika dia memiliki ikatan emosional pada Robert melebihi seperti yang dia pikirkan sebelumnya.


Perasaan itu mungkin saja bisa disebutkan dengan cinta. Tapi di dunia ini cinta saja tidak akan cukup sama sekali.


Pengalaman sudah mengajari Andien tentang hal itu.


Robert tidak bisa menjawab kata-kata Andien. Haruskah dia mengundurkan diri.


"apa yang harus aku lakukan untuk membuktikan jika aku tulus dan ikhlas ingin bersamamu seperti dulu?"kata Robert lagi.


Andien sama sekali tidak pernah mau berbicara empat mata dengannya. Sekarang Andien sudah mulai membuka diri dan mengeluarkan semua keluh kesahnya.


Ini sudah sebuah kemajuan untuk Robert. Tapi sayang kemajuan ini juga merupakan sebuah kemunduran di saat yang sama.


"seperti dulu? aku malah tidak ingin masuk dan menjadi Andien yang dulu" kata Andien yang melepaskan genggaman tangan Robert.


"dulu hatiku sakit Robert,dulu hatiku belajar jika cinta itu tidak sebenar nya tidak indah. Dulu aku memasrahkan diriku sepenuhnya dengan seseorang laki-laki. dulu aku menganggap pengabdian seorang istri itu adalah cinta. Tapi setelahnya aku jadi sadar itu adalah sebuah kesalahan" kata Andien yang menyesal kan masa lalunya. jika waktu memang bisa diputar dia tidak ingin bertemu Robert sama sekali bahkan tidak ingin menikah dengannya.


Perasaan seperti ribuan jarum yang menusuk jantung mu. Perasaan bagaimana air mata tidak berhenti mengenangkan rasa sakit itu.Itu masih terasa sampai sekarang.


"Robert menurutmu apakah tujuan dari hidup ini?" tanyanya lagi.


"Andien aku tahu kesalahan itu tidak termaafkan tapi itu adalah kesalahpahaman dan sekarang aku mencoba memperbaikinya. katakan padaku bagaimana cara aku bisa memperbaiki ini agar kau bisa kembali padaku lagi?" tanya Robert


"Tapi jangan sebutkan jika kau ingin mencari cinta yang lain" tambah nya.


Andien menggelengkan kepalanya dengan lemah. Dia bangkit dan ingin pergi dari tempat ini.Tubuh dan hatinya terlihat kelelahan, jadi lebih baik beristirahat lebih awal.


Tapi sebelum pergi Andien berkata,"apa yang indah tentang cinta, itu hanyalah omong kosong"


"An...


Walaupun dipanggil Andien sama sekali tidak menoleh tapi bergerak masuk ke dalam villa. Beberapa orang memandang Robert dengan rasa kasihan.


Betapa sulitnya untuk Robert meraih cinta Andien. Lalu kenapa Robert baru menyadari cinta itu setelah Andien pergi.

__ADS_1


Kenapa.


__ADS_2