Cinta Setelah Andin Pergi

Cinta Setelah Andin Pergi
Draft


__ADS_3

Meninggalkan warung yang menjual sarapan pagi .Kelompok kecil ini kembali berkeliling area pasar Shindu untuk melihat produk apa yang bagus dijadikan sebagai oleh oleh.


Tapi Andien sama sekali tidak tertarik untuk mencari produk-produk tersebut.


Entah kenapa hatinya sama sekali tidak nyaman .Apalagi ada Haikal yang terus-menerus bertindak seperti lem perangko.


Pada akhirnya Andien memilih untuk tinggal di bus wisata dengan alasan sedang tidak enak badan.


"kalau nggak enak badan ayo aku bawa ke rumah sakit kebetulan aku punya kenalan di rumah sakit di dekat sini." tawar Haikal yang berpikir Andien benar-benar sedang sakit.


"tidak perlu aku tidak perlu ke dokter,cukup beristirahat beberapa jam mungkin akan baikan" kata Andien menolak kebaikan Haikal.


"ayolah aku khawatir kau akan sakit beneran.Nggak lama kok hanya beberapa menit saja dari sini "kata Haikal lagi.


"Haikal pergilah tidak enak jika aku mengganggu liburanmu" tolak nya lagi.


Setelah di tolak beberapa kali pada akhirnya Haikal menyerah juga. dia turun dari bus wisata dan bergabung dengan yang lain.


walaupun di kelompok yang sama tapi para wisatawan di mana-mana tidak membatasi mereka untuk bergaul dengan kelompok yang lain.


Jadi tidak ada yang aneh jika Haikal berjalan di belakang yang tidak Sari dan memperkenalkan diri sebagai kenalan dari keduanya.


setelah menghabiskan waktu di pasar semua orang naik lagi ke bus pariwisata terkecuali Haikal Haikal memiliki mobil sendiri jadi dia bisa mengikuti kelompok ini dari belakang.


Entah bagaimana para mahasiswi jadi lengket dengan Haikal .Mungkin ini yang disebutkan dengan pesonanya.


perjalanan kali ini dilanjutkan ke monumen bajra sandhi. di dalam bus ibu dosen segera menjelaskan apa itu monumen bajra sandi.


"monumen bajra sandhi atau disebut dengan monumen perjuangan Bali ini adalah monumen perjuangan rakyat Bali " kata bu dosen pada mahasiswa nya mencoba menerangkan tentang monumen bajra sandi.


"ibu tahu jika kalian semua sudah mengetahui tujuan dari pembangunan monumen ini tapi ibu di sini tetap akan menjelaskannya secara bentuk simbolis"


"seperti yang kalian tahu bangsa kita mencapai kemerdekaan dengan cara yang tidak mudah dan itu memerlukan waktu yang tidak sebentar"


"Bali juga merupakan salah satu daerah yang turut melakukan perlawanan terhadap penjajah. jadi untuk mengenang kejadian perlawanan tersebut maka Bali mendirikan sebuah monumen bajra sandhi sebagai sebuah museum.


museum ini melambangkan perjuangan rakyat Bali lho"sambung nya panjang lebar.


ibu dosen tidak lelah menceritakan bagaimana wegahnya monumen ini pada mahasiswa yang berada di bus yang sama.


Jadi ketika mereka semua turun dan tiba di lokasi semuanya sudah mengharapkan pemandangan indah tersebut.


ketika turun sebenarnya Haikal sudah menunggu di sana. Semua mahasiswa dan mahasiswi mengetahui jika Haikal memang sedang menunggu kelompok mereka.


Dengan ramah Haikal bergabung dengan tim seolah-olah dia adalah salah satu mahasiswa dalam perjalanan kali ini.


Di tempat itu ada banyak talen yang bisa dibayar sebagai pemandu wisata.


Seorang pemandu wisata muda dengan pakaian lengkap khas Bali datang dengan senyum yang lebar.


Baru mulai membuka mulut pria ini dengan ramahnya memperkenalkan situasi monumen bajra sandhi.


"pembangunan ekonomi ini syarat akan makna filosofi agama Hindu. kata bajra sandhi sendiri yang memiliki arti Genta. Genta digunakan ketika mengucapkan mantra dalam upacara keagamaan."


Dia secara aktif menjelaskan beberapa elemen yang dipakai pada monumen ini.


Tentu saja kita bisa membacanya ketika searching di dunia maya.Tapi akan berbeda artinya jika anda mendengarkan hal itu dari mulut penduduk asli Bali.


Tidak hanya memiliki nilai filosofi agama Hindu monumen ini juga sangat simbol kemerdekaan.


"coba kalian hitung anak tangga yang berada di pintu utama monumen ini jumlahnya adalah 17. tiang agung yang berada di bagian dalam monumen ini jumlahnya ada 8 yang memiliki ketinggian 45 m. Dengan begitu kita bisa melihat angka-angka tersebut adalah tanggal kemerdekaan Indonesia yaitu 17 Agustus tahun 1945" jelas pemandu wisata. dia sudah berkecimpung lama dalam hal ini jadi cara bicaranya agak cepat dan mudah dicerna.


"Ohh coba kita hitung yuk aku jadi penasaran apa memang seperti itu?"bisik sari pada Yanti.


"lagak mu seperti anak TK saja masa anak tangga perlu dihitung segala apa.apa kamu mau pakai meteran juga untuk menghitung tingginya 45 meter itu" bantah Yanti.


"kamu itu kan kita sekali-sekali datang jadi coba aja cek ini kan semua pengalaman"Bella Sari dengan cepat. anjing mendengar juga kata-kata itu tapi dia tidak memasukkannya di dalam hati.


Meskipun pemandangan ini bagus tapi dia bisa datang kapan saja jika dia mau


"iya juga sih tapi jangan sampai lebay juga ini sangat memalukan tau" bisik Yanti yang tidak sependapat dengan Sari


"hus kalian semua sangat memalukan"kata Andien yang mulai gerah.


Tiba-tiba sari dan Yanti diam dan tidak berbicara lagi.


Pria yang memakai pakaian Bali itu masih tersenyum .Tapi mungkin dia sudah terbiasa melihat orang-orang ini menatap kagum daerah kelahirannya.


Karena itu dia tidak marah melainkan bangga


"satu lagi yang perlu saya ingatkan di dinding-dinding monumen ini dibuat dengan sistem tulang beton cor yang dilapisi dengan batuan lahar supaya tahan terhadap goncangan" kata nya lagi


"jadi bukan semen biasa ini adalah batu lahar katamu?" tanya Rani paling ujung.


"yah begitulah"


"wow orang zaman dulu memang hebat-hebat ya bisa membangun monumen sebelah ini dan itu pun dibuat dengan bantuan lahar. bagaimana cara mereka membangunnya di tengah keterbatasan teknologi?" pekik Sari yang tidak menyimpan rasa kagum nya.


Pria itu segera membawa semua orang mengelilingi area monumen.


Banyak para wisatawan yang tertarik datang ke sini .Mereka juga mengabadikan panorama ini dalam video.


Penampakan Genta atau lonceng besar yang pada bagian atasnya terdapat periuk yang melambangkan guci Amerta.


"singkatnya Genta yang di sana dimaknai sebagai lambang perjumpaan lingga sebagai sisi maskulin dan yoni sisi feminim.lingga adalah bangunan utama sedangkan Yoni merupakan bangunan dasarnya"jelas pria itu lagi.


"kalian yang ingin masuk ke dalam monumen silakan membayar tiket ya rp20.000 rp25.000 untuk dewasa dan rp10.000 untuk anak-anak' sambungnya lagi.

__ADS_1


tidak ada pemaksaan dalam hal ini jadi semua orang bisa masuk jika suka dan bisa tinggal jika tidak mau.


Andien entah mengapa tidak bersemangat untuk masuk ke dalam museum


Hatinya melayang ke mana-mana, yang jelas jauh di dalam di lubuk hatinya. Andin masih berpikir tentang Robert yang sampai sekarang tidak menampakkan batang hidungnya.


Apakah Robert benar-benar sudah menyerah.


Selagi Andien merenungkan diri Haikal datang lagi dan menyapanya dengan hangat. Dia duduk di samping Andin dan merangkul bahu Andien tanpa malu sedikitpun.


"kenapa nggak masuk ?"tanyanya


"lagi nggak enak badan kalau kamu mau masuk duluan aja" Andien mengambil tangan Haikal dan meletaknya ke menjauhkannya dari bahu.


"apa bagusnya museum itu juga nggak ada kamu."kata Haikal yang terkekeh-kekeh. sampai sekarang Andien masih juga menolak kedekatan mereka berdua.


Sungguh gadis yang keras kepala.


"Haikal aku, aku sebenarnya nggak nyaman sama kamu."kata Andien tiba-tiba lebih baik dia membunuh musuh dari dalam buaian.


"loh kenapa begitu ,apa aku kurang tampan"tanya Haikal yang mengeryitkan dahinya tidak mengerti. Ada begitu banyak gadis yang antri ingin menjadi pacarnya. tapi Andien malah menolak kesempatan bagus ini.


"bukan begitu Haikal masalahnya aku belum membuka hati untuk cinta yang lain"


"hahaha omong kosong tentang cinta. aku bukan orang yang percaya cinta lo Andien.Tapi yang penting kita itu ada rasa ketertarikan ,ya udah.itu saja udah cukup untuk menjadi pacar "kata Haikal tertawa lagi.


"maaf Haikal rasa tertarik pun nggak ada sama kamu."kata Andien yang tidak peduli jika Haikal tersinggung dengan kata-katanya.


"Andien aku nggak percaya kamu ini bisa bicara tanpa berpikir ya. nggak mungkin juga kamu nggak ada rasa ketertarikan sama aku kan?"


"maaf tapi itulah yang sebenarnya."


"hai nona cantik aku bukanlah orang yang mudah mundur jika sudah menargetkan sesuatu.Sekarang aku juga yakin kalau kamu itu sedang berbohong.Kalau sudah seperti ini aku akan semakin bersemangat untuk mengejar kamu. sulit menemukan gadis yang seperti kamu loh. kamu itu satu diantara seribu hehehe"entah kenapa Haikal malah bersemangat mengejar Andien.


"terserah kamulah yang penting aku udah bilang" kata Andien. Dia sudah memberikan pandangan tapi Haikal tidak mendengarkan jadi ini bukan lagi masalah bagi Andien.


"yah kamu udah bilang tapi aku juga udah bilang kan. tolong kasih aku kesempatan untuk mengejar kamu dan membuka hati kamu itu. gimana kalau kita pergi ke ice cream world Bali. di sana ada banyak es krim. sepertinya cocok deh untuk anak muda seperti kita" bujuk Haikal. dia ingin memeluk Andien sedikit tapi Andien jelas tidak mau dan mendorongnya ke depan.


"apa itu ice cream? kalau aku anak-anak TK mungkin cocok kalau kamu ajak ke sana."kata Andien yang tidak senang


"nah itu kan udah mulai tersenyum lagi. hahaha jangan bilang kau masih tidak tertarik dengan pesonaku"meski sekilas Haikal melihat Andien tersenyum


"aku tuh nggak tertarik sama kamu Haikal .aku tuh cuma merasa lucu aja masa udah segede kayak gini kamu ajak ke toko es krim. itu kan lucu?" bantah Andien keras.


"is.. sebenarnya itu juga bukan toko es krim sih .itu lebih mirip dengan dunia es krim.Tapi sudahlah kalau kamu nggak suka masih ada tempat-tempat bagus yang bisa dijelajahi di Bali ini. Kamu bisa katakan ke mana aja nanti aku akan anterin"kata Haikal yang serius.


"seperti yang aku bilang Haikal .Aku sedang tidak enak badan makanya aku nggak masuk ke dalam museum. Sekarang bisa nggak kalau kamu tinggalin aku sendiri. soalnya aku nggak nyaman aja"kata Andien.


"beneran kamu nggak nyaman enggak bohong kan?"


"ya enggaklah apa untungnya aku bohong sama kamu sih"


Narsis abis


"okelah besok kita ketemuan lagi dan cari sarapan bersama-sama. kita bisa berteman kok, tapi jangan pernah kamu harapkan lebih"kata Andien yang sudah tidak kuasa menolak Haikal


"aku tahu jangan khawatir tapi kamu harus bersiap-siap ya aku takutnya kamu yang jatuh cinta duluan hahaha"


Andien hanya tersenyum masam mendengarnya.engapa Haikal pikir jatuh cinta itu mudah.Jika dibilang mudah mungkin itu benar tapi konsekuensi dari jatuh cinta itu yang tidak mudah.


Rasanya sakit.


Setelah itu Haikal benar-benar meninggalkan Andien sendirian di pelataranDia pergi membeli karcis dan menyusul yang lain masuk.


Sedangkan Andien tidak bisa tinggal di satu tempat sendirian. jadi dia berencana menghabiskan waktu di cafe aja.


Para mahasiswa yang masuk ke museum mungkin memerlukan waktu sebelum keluar lagi.


Jadi Andien mencoba mencari tempat di mana dia bisa merenungkan diri.


Segera saja Andien membuka telepon genggamnya dan berselancar ke dunia maya.


Dia mencari sebuah kafe yang cocok untuk dirinya saat ini.


Kebetulan sekali ada sebuah cafe yang tidak jauh dari monumen


Namanya loh coffee and Bakery .


Cukup berjalan kaki Andien bisa menemukan posisi Cafe ini.Dari foto-foto yang ditemukan di dunia maya.lokasi ini sangat cocok dengan suasana hati Andien sekarang.


Pertama melewati pintu masuk, atmosfer vintage sudah kental terasa. Andien melihat ke atas dan menjumpai kuda-kuda di atap . dari bentuknya jelas Cafe ini terinspirasi dari rumah adat Betawi.


Dengan langkahnya yang lembut Andien masuk dan disambut oleh pelayan pria yang menggunakan pakaian khas Bali.


Keramahtamahan pelayan ini sangat istimewa dan menarik hati.


Pelayan menarik Andien untuk memasuki ruang makan utama. ada beberapa pilihan ruang. Andien memperlihatkan foto di telepon sehingga pelayan itu menggangguk dan tahu lokasi mana yang diinginkan oleh Andin


Berjalan di ruang utama,di sini ada jejeran meja-meja makan yang hampir memenuhi keseluruhan ruangan lengkap dengan dekorasi bunga dan lilin di atasnya.


Andien pikir jika membawa pacar mungkin ini akan terasa lebih romantis.


Tapi sayang Andien datang bersendirian saja.


yang menarik di setiap jengkal dindingnya dipenuhi dengan dekorasi berlubang khas kaum nomen Timor tengah. Andin pikir ini akan cocok bagi para penggemar nuansa boutique yang eksentrik.


lucunya lagi ada beberapa poster-poster India pada tahun 40 atau 50-an berikut dengan pernak-pernik Bohemian seperti lampu gantung cermin cermin b bohemi hingga kipas angin vintage yang menambah lengkap nuansa Bohemian di cafe ini.

__ADS_1


Andien memilih lokasi pojok yang menghadap ke sebuah taman kecil.


tidak Ada lilin di atasnya tapi pemandangan masih cukup asri dan alami dengan beberapa pohon yang sengaja ditanam.


Andien segera duduk pada sebuah meja yang kosong saat ini tidak banyak pengunjung di restoran ini Cafe ini.


Sejurus kemudian seorang pelayan lain tiba dengan sebuah menu di tangannya.


Andien melihat menu yang dibawa oleh pelayan.


Beberapa menu memang menggugah seleranya.


Ada menu bakso paket campur. campuran dengan bakso besar bakso kecil, batagor, somay goreng, ceker, kerupuk pangsit dan juga bihun kuah.


Dengan dengan cepat Andien memesan bakso campur komplit dengan harga rp50.000 satu porsi.


Ditambah dengan teh jeruk manis.


Setelah menyebutkan nama menu pilihan nya,pelayan itu pergi lagi dengan sopan.


Perasaan Andien sangat cocok dengan taman yang tidak berisik tapi juga tidak sepi.


Sementara menunggu menu tiba di mejanya .Andien menarik sebuah majalah yang terlampir di bawah meja.


Majalah edisi terbaru dengan pemberitaan tentang pengembangan Bali.


Dalam sekejap Andien membenamkan dirinya pada majalah tersebut.


Tapi tiba-tiba telinganya mendengar suara yang familiar.Merasa ada sesuatu, jadi Andien menegakkan kepalanya dan mencoba melihat suara siapakah itu.


Deg...


Hanya sekilas saja Andien melihat sosok yang begitu familiar di matanya.


Robert Adam.


Sepertinya Robert baru saja masuk ke dalam kafe ini bersama seorang wanita yang seumuran dengan dirinya.


Wanita itu sangat cantik dengan baju One piece tanpa lengan dengan bentuk mini. Kerahnya begitu rendah hingga menampilkan pemandangan indah di balik pakaian mini tersebut.


Karena pakaian ini pas body sehingga lekuk tubuhnya membuat wanita ini tampil seksi.


Entah apa yang dibicarakan oleh Robert yang jelas wanita itu tertawa dan menepuk bahu Robert pelan.


Sepertinya mereka cukup akrab.


Tiba-tiba saja pemandangan ini membuat Andien mulai panik.Yang jelas Andien benar-benar tidak nyaman dan ingin mencakar Robert di tempat.


"kenapa Robert ada di sini siapa pula wanita itu?"pikiran di dalam hati.


Andien berusaha membalikan tubuhnya agar Robert tidak melihat keberadaannya di sini.


Robert tidak datang ke kursi yang di luar tapi memesan kamar khusus di dalam Cafe.


Begitu masuk ke dalam ruangan, pintu ditutup lagi dari dalam.Jelas Andien tidak bisa melihat apa yang dibuat oleh Robert dan wanita itu di dalam sana.


Tapi suasana yang tadi nyaman sekarang berubah menjadi panas.


"Ada apa denganku? kenapa aku marah jika Robert membawa wanita lain toh kami tidak ada hubungannya lagi?"pikir nya sendiri.


Karena mereka tidak ada hubungan lagi maka Andien pun tidak punya hak untuk marah jika Robert membawa wanita lain di sampingnya.


Selagi berpikir Andien tidak sadar jika wajahnya sekarang sudah berubah menyeramkan. Pelayan yang datang dengan mampan di tangannya juga tidak nyaman melihat itu.


Setelah meletakkan semuanya di meja ,pelayan itu buru-buru pergi dan mengelus dadanya.


"daripada mikirin orang yang tidak mikirin kita lebih baik makan dulu"kata Andien pada dirinya sendiri.


Satu bakso campur ini isinya beragam dan mangkoknya juga cukup besar.


"oh kurang cabe" pikir Andien


Andien kalau makan bakso dia akan selalu memasukkan bumbu-bumbunya seperti saus kecap dan juga cuka.


Tapi ketika Andien menumpahkan sesendok saus tomat ke dalam baksonya. Entah kenapa dia berpikir saos ini lebih mirip dengan darahnya yang menggelegak.


Saat Andien menggigit bakso dia malah berpikir itu adalah robert yang sangat memuakkan.


Satu gigitan demi gigitan membuat Andien terus-menerus berpikir tentang Robert.


Andien menggigit bakso tapi kenapa rasanya seperti dia sedang menggigit Robert saja. Saos yang dia lihat sepertinya adalah darah Robert.


Entah bagaimana saat sadar, satu mangkok bakso sebenarnya sudah berpindah ke perut Andien.Baru kemudian Andien menyadari jika dirinya saat ini sedang berpikiran negatif. Merasa sedikit malu Andien memanggil pelayan dan membayar makanannya.


Setelah itu dia bergegas pergi dari Cafe dan tiba lagi di depan museum bajra sandhi.


Sengaja dipilihnya tempat yang sedikit teduh. Begitu duduk barulah Andien bisa bernafas dengan lega. Tapi sejurus kemudian Andien mulai menyadari jika sebenarnya dia memiliki perasaan yang tidak biasa pada mantan suaminya itu


Dia juga mulai berpikir apakah perasaan yang tadi dirasakannya itu adalah sesuatu dengan nama cemburu.


"tidak mungkin kan aku jatuh cinta dengan Robert? hehehe aku tidak mungkin bodoh kalau aku mau jatuh ke lubang yang sama"pikir Andien.


Andien berpikiran begitu tapi setiap kali dia berpikir tentang kejadian tadi .Amarah yang sudah mengendap akhirnya muncul lagi dan dia tidak bisa membendungnya.


Bisakah Andien menepis perasaan ini dan menganggap itu hanyalah perasaan tidak nyaman yang biasa.


Kali ini Andien benar-benar ingin bertanya pada dirinya sendiri. Perasaan apa yang dia miliki terhadap Robert.

__ADS_1


Lalu siapa pula wanita yang dibawa Robert tadi.


__ADS_2