
Andien bergadang tadi malam menggenang kan Robert yang tidak mengabari semalaman.
Dia tidak tahu jika di malam yang sama, kembaran nya sedang mengadakan pertemuan untuk makan malam dengan seorang pria bernama wiil.
Katty mengikuti wiil ke restoran bintang lima dan menemukan bahwa ada cukup banyak orang di dalamnya. Kebanyakan dari mereka adalah pekerja di sekitar kota Jakarta.
Will sepertinya sangat akrab dengan tempat ini. jadi dia membawa Katty untuk menemukan meja kosong di dalam ruangan .Dia meletakkan satu tangan di belakang kursi dan mengangkat tangan lainnya untuk melambaikan ke tempat pemesanan di depan.
Setelah itu will menoleh dan melihat gadis kecil di sebelahnya ini tersenyum manis dan dia terlihat sangat imut.
Seseorang yang sudah melihat berita viral di TV tentu saja mengetahui sosok Andien saat ini. tapi WIIL sama sekali tidak peduli.
Jika dia suka maka semuanya akan baik-baik saja.
"oke Andien apa yang ingin kamu makan!" tanya will pada Katty.
Katty bukanlah sosok yang tidak pernah pergi ke restoran manapun dan dia lebih akrab dengan restoran mahal seperti ini.
Pergi ke restoran seperti ini sama seperti Katty yang pergi ke kamar belakang.
Tapi untuk pertama kalinya Katty dibawa oleh seorang pria di luar dari lingkungan keluarganya sendiri.
Dulu Katty berharap Jhoni juga akan memperlakukan dia seperti itu. Tapi sayang Jhoni masih terlalu acuh dan tidak acuh.
Mungkin saatnya untuk melupakan Jhoni dan membuka hati untuk pria lain.Sepertinya will adalah pilihan kedua yang baik hanya saja. dia tidak mengerti apakah karakternya ini adalah sebenarnya ataukah seseorang yang berpura pura.
"sepertinya makanan yang di restoran ini mahal banget deh kebetulan aku nggak punya uang tapi nggak apa-apa kalau kamu mau traktir "kata Katy pada will dengan sengaja.
Will hanya terkekeh-kekeh dan menertawakan sesuatu yang tidak jelas.Jadi Katty tidak puas dengan itu dan bertanya lagi.
"apakah kamu punya uang? kalau tidak ayo pergi .aku melihatnya saat masuk sepertinya makanan di sini memang mahal deh. mahal nggak apa-apa kalau sesuai dengan rasanya tapi kupikir ini tidak akan mengenyangkan"kata Katy yang beralasan.
Tidak mungkin pria tampan yang berpenampilan parlente ini tidak memiliki uang tapi berani mengajak anak gadis orang untuk makan di restoran seperti saat ini.
ini hanya sebuah penghindaran saja.
Tapi bagi will pula dia merasa Katty terlalu meremehkan dirinya, dia sangat kaya oke.
"apa yang kamu khawatirkan? jika aku mengundangmu untuk makan bisakah aku membiarkanmu kembali makan dengan sesuatu yang murahan? jadi apa kau menganggap aku ini sia-sia"kata will yang mengayunkan kakinya di bawah meja dengan tidak sabar.
Katty langsung mengoreksi kata-katanya,"siapa yang meremehkan kamu .aku tahu kok kamu banyak uang . hanya saja aku nggak suka makan di restoran seperti ini. harganya mahal tapi tidak memuaskan sama sekali"
Will menghentikan gerakan kakinya dan mengintip wajah Katy, dengan hati-hati dia menambahkan, "apakah kamu takut aku akan melaporkan pemukulan itu pada polisi?" tanya nya dengan suara berbisik.
"apa katamu?"Katty mengangkat alisnya dan mengalihkan pandangannya ke samping. Hal ini sangat memalukan sekali. Tidak pernah terjadi dalam sejarah hidupnya Katty memukul orang.
Tapi tapi dia sangat tidak tahan dengan perilaku will ini yang menurutnya begitu keterlaluan. Mengikutinya kemanapun katty pergi seperti perangko yang di lem dengan perekatnya.
Bahkan Jhoni pun menganggap dia adalah sosok yang cepat berubah-ubah.
Jadi pada saat itu tanpa disadari dia menampar will sehingga pria itu memotret diri sendiri dan mengatakan itu sebagai sebuah bukti penting.
Jadi bertemu dengan will adalah sebuah kesialan alih-alih keberuntungan.
"jangan khawatir aku bersumpah bahwa aku tidak akan pernah menceritakan tentang pemukulan itu tapi...
Wil menatap Katty dan memainkan alisnya seolah-olah dia mengisyaratkan sesuatu.
Katty langsung memutar matanya tidak peduli dengan gerakan itu,"oh apa yang kamu lakukan sekarang? apakah kamu akan bersumpah kepada Tuhan?" kata Katty
"Hem kamu benar-benar berani memukul seseorang tapi tidak berani bertanggung jawab. jadi jangan salahkan aku jika aku akan memberikan kau pelajaran ,hum"kata will dengan nada yang mulai serius.
Katty ingin menjawab beberapa patah kata tapi tiba-tiba ada suara seseorang dari belakang.
"kakak will ada di sini untuk makan malam?kebetulan sekali di dapur ada beberapa hidangan favoritmu nanti akan aku akan memesan nya untukmu kakak"sapa gadis itu yang datang entah dari mana.
Gadis ini bahkan menganggap Katty seperti angin yang lewat. Tanpa memperdulikan Katty sedikitpun dia tiba-tiba tersenyum manis dan langsung menarik kursi untuk duduk di meja dua orang.
Segera saja dia membicarakan beberapa masalah pada Will. gadis ini memandang will dan tersenyum sangat bahagia sekali.Suaranya sangat lembut dan manis seperti permen jelly.
__ADS_1
Hanya setelah beberapa waktu dia mengalihkan pandangannya dan mendarat pada sosok Katty yang duduk berdiam diri sejak dia mulai berbicara.
Mulutnya terkulai dengan sedih. "kakak Wil ini pertama kalinya aku melihat kakak membawa seorang gadis, siapa ini ,adikmu kah?"tanyanya dengan nada polos yang dibuat-buat.
Katty ingin tertawa sekaligus marah sekali.Tapi dia sekali sama sekali tidak mengerti apa yang dia marah kan.
Mungkin gadis di depan ini adalah penggemar dari will sendiri dan bertindak untuk mencari perhatian. namun begitu dia disalah artikan sebagai saingan cinta.
Hei hati ini masih milik Jhoni loh.
Yang lebih membuatnya geram lagi bagaimana bisa gadis ini mengatakan dia adalah adik dari will sendiri. Apa yang salah dengan matanya sampai berpikir mereka mirip sehingga timbulnya spekulasi seperti itu.
Gadis ini sayang nya menganggap will sangat tampan dan memiliki kulit yang lebih baik dari Katty. sampai dia berpikir jika katty adalah adiknya. jika memang demikian maka anggap saja semua mahasiswi satu universitas itu adalah adik perempuan dari will ini.
Benci
Tapi biarlah dia menganggapnya begitu. itu lebih baik daripada menganggapnya seperti saingan cinta.
Berpikir begitu Katty melirik sedikit ke arah will dan kemudian duduk tegak lagi. Katty mengangkat kepalanya untuk menatap gadis yang berdiri di ujung meja.
Sekali pandang bisa dilihat gadis ini adalah gadis yang cantik dengan sepasang lesung pipit di sudut mulutnya.Dia menatap Katty dengan matanya seperti kacang almond itu.Untuk sesaat dia terlihat begitu ragu.
"maafkan saya,kenalkan saya adalah adik perempuan dari will"kata Katty dengan nada ramah.
Gadis ini langsung terpesona oleh senyum tulus dan ramah di wajah Katty dan dia tertegun selama dua detik sebelum berkata.
"oh adik perempuan Wil maafkan saya ya. hari ini katakan padaku apa yang kau ingin makan. saat ini ada terlalu banyak orang tapi aku akan memanggil seseorang untuk melayanimu dan kakak will oke." kata nya dengan tulus.
Katty menahan senyum di mulutnya tapi dia mempertahankan wajah dinginnya di saat yang sama.
Gadis itu sama sekali tidak curiga malah berkata lagi, "ngomong-ngomong kalau boleh tahu , adiknya kakak wiil namanya siapa?"
"Pfft hahaha, perutku sakit dan aku ingin tertawa sekarang" ujar Katty sehingga gadis itu bingung sendiri.
Will juga tersenyum dan tertawa bersama-sama, dia sama sekali tidak menyangka jika Katty memiliki sisi yang seperti ini. Masih bisa berbohong tanpa mengubah wajahnya sedikitpun. Pada akhirnya will benar-benar tidak bisa mendengarkan pembicaraan dan tidak bisa menahan tawanya lagi.
"kenapa kalian tertawa apa yang lucu "tanya gadis itu dengan wajah yang cemberut.
Gadis itu sangat marah dan menginjak kakinya seraya menatap Katty dengan rasa malu.
Tapi kemudian dia mengalihkan pertanyaan langsung kepada will. Sudah berapa banyak adik yang ketemu gede di luar sana selain dari Katty.
Ketika gadis ini bertanya seperti itu tiba-tiba Katty menoleh dan menatap will yang masih saja tersenyum.
Saat dia akan berbicara, sepasang mata bulatnya dengan senyum yang beriak itu .Mampu membuat Katty pusing dan jatuh ke dalam matanya secara tidak terduga.
Tampan.
Mata hitam Katty menatap wajah will dan entah bagaimana dia lupa untuk bergerak.Will balas menatap wajah Katty lagi sehingga Katty jadi gugup.
"jangan memandang orang seperti itu kalau 100 orang berdiri di depanmu sekarang .Semua orang akan mengatakan dia adalah adik dari will, apa kau menginginkannya?"kata Katty dengan serius tapi tetap juga masih tertawa.
Tapi gadis tadi sudah terlanjur marah dan dia pergi dengan matanya yang mulai kabur. Sepertinya dia benar-benar tersinggung dengan apa yang terjadi sekarang.
"kau aneh tapi bagus juga"kata will yang memuji Katty sebagai gadis yang baik.
Selagi mereka berbicara tidak lama kemudian meja mereka disajikan dengan beberapa hidangan sekaligus.
Sebuah meja sekarang berisi 4 hidangan, ikan emas masak kuning, tahu pedas dengan irisan cabai setan juga ayam goreng kripsi beserta tumisan kangkung dengan kecap.
"ayo makan kenapa kau masih menatap aku seperti itu? aku tahu aku tampan tapi tidak lebih enak daripada makanan di meja ini kan?"kata will dengan pedenya.Dia sangat suka ditatap seperti ini udah gadis-gadis cantik.
"idih narsis amat, aku hanya tidak percaya kau mengajak aku makan dan menunya seperti ini?" tanya Katty.
"Hem jadi kamu pikir menunya seperti apa, spaghetti bolognese,atau sesuatu yang seperti ke barat-baratan begitu?"kata will yang merasa dia salah menebak.
Biasanya kalau orang pergi makan di restoran mahal seperti ini. Hidangan mereka tentu saja adalah hidangan luar negeri.
Tapi khusus untuk Katty dia sudah mempelajarinya terlebih dahulu. Gadis ini sangat menyukai makanan dan lebih mencintai makanan produk dalam negeri.
__ADS_1
Jadi dia memesan makanan itu untuk kali ini.
"tidak kupikir kau pintar memilih menu, tapi kali ini aku yang traktir oke.ini untuk meminta maaf karena sudah memukulmu kemarin" kata Katty.
"aku suka dipukul gadis cantik seperti kamu. tanganmu selembut kapas ,aku tidak terluka sama sekali tapi bisa ditraktir olehmu ini sepertinya sepadan. kalau ada waktu ayo pukul aku lagi hahaha"
Mereka berbicara dan tertawa seolah-olah kenalan lama yang sudah lama akrab. Sebenarnya saat ini ada seseorang yang melihat kejadian ini dari jarak jauh.
Siapa lagi itu jika tidak Jhoni.
Dua hari ini Katty berperilaku aneh.
Dia selalu terlambat menemui Jhoni tidak seperti biasanya .Karena itu Jhoni berpikir jika Katty memiliki tambatan hati yang baru.
Seharusnya Jhoni di sini , merasa senang karena dia tidak akan menjadi bulan-bulanan Katty lagi seperti biasanya.
Tapi entah kenapa hatinya menjadi miris dan tidak senang. Dia terus saja bertanya siapakah laki-laki yang bisa mencuri hati Katty selain dapat dirinya.
Jika sosok ini lebih baik daripada dirinya tentu saja Jhoni akan mendukung dan berharap agar tidak akan berbahagia dengan pilihannya itu.
Tapi Jhoni juga akan merasa bertanggung jawab seandainya orang itu tidak lebih baik dan malah akan memperlakukan Katty dengan buruk di masa depan.
Jadi dia harus menyelidiki siapa itu dan apakah dia tulus atau tidak.
Melihat keduanya bercanda seperti itu membuat hati Jhoni jadi miris dan merasa tidak nyaman.Tapi siapa yang suruh Jhoni jual mahal terhadap cinta.
Jika Katty benar-benar dilarikan oleh pria itu kemungkinan besar Jhoni hanya bisa menangis dengan air mata darah.
"Katty sebenarnya kali ini aku mengundangmu untuk makan malam. Bukan untuk hal lain atau menuntutmu atas pemukulan itu. tapi aku malah berterima kasih karena pemukulan ini .paling tidak aku bisa bertemu denganmu secara langsung dan memiliki alasan untuk melakukannya"ungkap will tanpa menyembunyikan niatnya sama sekali.
Ikan mas yang di kukus ini tidak semenarik Katty.Jadi wiil merayu Katty tanpa menyentuh ikan nya sama sekali.
Mendengar will yang berbicara tentang alasan dia mengundang makan malam hari ini . Katty hanya berkata dengan acuh tidak acuh
"kenapa harus berterima kasih dalam hal itu tapi aku harus akui, aku mengagumi Tuan will dalam hal ini. sangat pintar cari celah untuk mencuri hati para gadis-gadis" ujar Katty yang menggigit sepotong tahu pedas.
Sangking pedas nya air mata Katty ingin menetes.
"oh apakah ini maksudnya aku sudah bisa mencuri hatimu .hati seorang Katy begitu?"kata will dengan mata yang mencari-cari kebenaran.
"terserah bagaimana kau akan memikirkannya dan itu bukan masalah untukku sama sekali"
"oke kalau begitu aku akan meminjam kata-kata baikmu.Dari sekarang dan di masa depan aku akan mencoba mencuri hati Katty Haha " kata wiil yang di balas dengusan oleh Katty
Bersama will sepertinya Katty mendapatkan seseorang yang bisa diajak bicara setelah beberapa lama vakum ketika mendampingi Jhoni.
Jhoni adalah sosok laki-laki yang mengedepankan dirinya sebagai pria bermartabat yang tidak banyak bicara tapi lebih banyak bertanggung jawab.
Jadi ada jarak antara Katty dan Jhoni dalam masalah komunikasi.
Tapi ini tidak terjadi sama sekali pada will sehingga Katty tanpa sadar merasa nyaman berbicara dengannya dan mulai melupakan beberapa masalah.
Dia tertawa dan tersenyum lebar tanpa bisa di sembunyikan dari mata Jhoni yang menatap nya dari jauh.
Ada rasa ngilu di hati Jhoni tapi dia akan terus menatap Katty.
Katty dan Will menghabiskan beberapa waktu di meja makan malam kali ini. Tapi pada akhirnya mereka tetap harus berpisah juga setelah itu.
Will berkata dia akan mengirimkan Katty untuk pulang ke apartemennya langsung tapi Katty menolak kebaikan ini.
Cukup sampai di sini berkomunikasi dengan will dan dia tidak ingin melanjutkannya lebih dalam.Wiil berperilaku baik tapi ini tidak menjamin jika ini adalah sifat aslinya.
Walaupun Katty adalah gadis yang berpikiran keras dan lebih menuntut tapi pada akhirnya dia menyadari satu hal.
Walau setampan apapun will dan ceramah apapun dia.Posisi Jhoni di dalam hatinya tidak pernah tergoyahkan sedikitpun.
Jhoni benar-benar sudah terpaku jauh ke dalam lubuk hatinya.Lagi pula Jhoni adalah sesuatu yang berharga untuk dia kerja.
Pada akhirnya dua orang ini berpisah dengan tujuan masing-masing.Tapi sebenarnya Jhoni tetap saja mengirim Katty pulang sampai dia tiba di apartemennya sendiri.
__ADS_1
Jhoni mengikuti langkah Katty satu persatu dalam diam. Tapi dia merasa jarak antara Katty dan dirinya semakin tajam saja dan itu melebar di setiap menit dan di setiap detiknya.
Katy menjadi semakin jauh dan jauh saja sampai dia sudah tidak bisa di gapai lagi.