
Hari di mana Katy mengetahui tentang pernikahan ulang Andien dan Robert.Adalah hari di mana Katty benar-benar membuat heboh satu keluarga Nugraha. Dia tidak terima dengan kenyataan jika dirinya memang benar-benar sudah dilangkahi.
Sejujurnya Katty tidak benar-benar marah.Ini murni hanya karena mereka rahasiakannya dia jadi sangat tersinggung ,itu saja.
Dipikirannya keluarga Nugraha sekarang tidak lagi memandangnya penting.Padahal pernikahan itu juga menyangkut dengan keselamatannya dan rasa sakit yang kelak akan dia rasakan akibat dari pernikahan itu.
Tapi di sini dia di anak tiri kan dan jelas-jelas dirahasiakan. Katty hanya merasa tersingkirkan begitu cepat.
Karena Katty bukanlah sosok yang bisa menyembunyikan pikirannya jadi dia langsung menghubungi papanya dan marah-marah di sana tidak peduli apa pendapat sang papa yang jelas dia ingin mengeluarkan kuning-kuniknya.
Ini akan menjadi beban dan penyakit batin jika dia terus menyimpannya di dalam hati.
Terutama dengan Bima yang memang kerap kali dianggap lebih memihaknya di masa lalu.
Sekarang kenyataannya sangatlah mengecewakan Katty.
Saat ini Robert belum kembali dari mengantar pak Salim pergi .Sementara Andien disibukkan dengan mengirim Romlah membeli sepeda motor yang dia inginkan.
Di ruangan ini awalnya Katty hanya bermasam muka. tapi tidak mengucapkan keluhan apapun karena hanya ada dia dan Jhoni di kamar ini. Tapi begitu melihat wajah Bima yang baru tiba. dia langsung memburunya dan mengatakan beberapa hal yang tidak ingin dia katakan sebenarnya.
"kakak kau sudah tidak sayang aku lagi. sekarang udah ada patty jadi aku di buang huhuhu. kakak aku pikir kakak selama ini tulus sayang sama Katty.. tapi...
"Lho Katty, ada apa sayang apa yang membuat kamu sedih emang Joni nggak kamu ya"kata Bima yang baru datang sudah dikagetin dengan perilaku Katy yang tidak biasa.
Memang seperti ini sangat manja pada kakaknya.
tapi dia manja tiba-tiba mah meninju dada Bima hingga pria itu mengertikan dahinya sedikit. Sebenarnya nggak sakit sih tapi sakitnya tuh di "sini".
"kakak mau bohong ya ,mau tipu aku lagi. aku udah tahu semuanya. udah tahu kebejatan kakak . Huhuhu aku pikir kakak ini baik tapi rupanya penipu. Jhni udah bilang segalanya Robert dan Patty menikah ulang kan.hem.. kalian sembunyiin ini dari aku kan ,kakak benci aku kan"keluh Katy lagi dengan mata merah.
Bima segera melototi Jhoni yang hanya menunduk dengan rasa bersalah. Dia keceplosan dan itu tidak disengaja.
Mata Jhoni menyiratkan rasa memohon ampunan. tapi dia tidak bisa melakukan apa-apa. Ini memang hal tidak disengaja dan Jhoni tidak bermaksud seperti itu.
Ini mirip seperti Anda berjalan dan membuang puntung rokok tidak sengaja di musim panas. Tapi puntung rokok ini sebenarnya bisa memicu kebakaran hutan yang akan merugikan banyak orang.
"kakak betapa teganya kau padaku. tidak kah kakak tahu jika aku ini akan menderita kak. selama ini Katty pikir kakak yang paling sayang sama Katty tapi rupanya.. rupanya aku salah huhuhu" tangis Katty dengan keras
Bima tidak berpikir ada yang salah tapi setelah mendengar argumen dari adik kesayangan ini baru dia menyadari ada hal yang penting yang sudah dia lewatkan.
Jika salah dalam membuat keputusan Katty mungkin merasa dirinya tidak lagi disayang seperti di masa lalu.
Jangan sampai Katy yang murni menjadi Seorang pembenci.
" Katty sayang jangan begitu deh. kakak minta maaf oke .tapi sebenarnya Robert itu udah janji nggak akan ngapa-ngapain tanpa persetujuan kamu. kakak nggak mungkin akan membiarkan pernikahan itu kan. buktinya mereka baik-baik saja. it's okay baby" bantah Bima.
Bima memeluk adik kecilnya ini dengan penuh rasa kasih dan sayang. Dia sangat murni dan harus selalu begitu sepanjang zaman. Tidak peduli dengan apapun yang terjadi tetap akan menjadi adik kecilnya walaupun kepalanya sudah penuh dengan uban di masa depan.
"Tapi kakak bohong kakak pembohong besar. kalau bisa mati lebih baik aku mati aja.Ohh tidak Aku lebih suka amnesia huhuhu"Katty berbicara seperti kran air yang tidak ada habis-habisnya.
"oh adikku sayang maafin kakak ya tapi suer deh kakak nggak bermaksud seperti.hem gimana kalau kakak membayar dengan sesuatu Hem,kamu mau apa?"bujuk Bima.
"uhh aku nggak mau apa-apa jangan bujuk aku...
Jika saja tidak ingat dirinya sedang terluka mungkin Katty sudah kabur saat ini dan pergi sejauh mungkin sampai hatinya sedikit adem.
Yang bisa dia lakukan sekarang hanya bersembunyi di balik selimut itu pun hanya bisa dengan cara tengkurap.
Sial enam belas.
Di balik selimut nya Katty masih nangis gila.
"Jhoni mulutmu ember ya, gak jadi deh dijodohin sama adikku"bisik Bima kesal.
Jhoni segera memerah dikatakan mulut ember"maaf Aku lupa jadi keceplosan deh.hem nanti aku coba bantu bujuk dia ya lagian ini juga salah aku kok"Kata jhoni pelan.
"nggak usah bisik-bisik aku juga dengar. nggak perlu dibujuk juga aku nggak akan mau. Nggak perlu di suap, nggak mempan" kata Katty dari balik selimutnya.
Bima pusing, kali ini Katty benar-benar marah dia bahkan tidak mempan untuk diajak pergi shopping. Biasanya kalau udah marah kayak gini, dia pasti nggak sulit di bujuk.
Cukup mengajaknya ke mall beberapa jam dan itu udah kelar. Tapi sekarang dia bilang dirinya nggak mempan lagi disuap.
Tidak lama kemudian pari masuk dan dia mendapati situasi aneh di dalam sini. Terang saja Bima mengatakan masalahnya.Dia tidak bisa membujuk adik tersayang tapi mungkin pari bisa.
"Katty, aku ini ngambeknya sampai segitu. kamu itu udah gede bukan anak kecil lagi masalah itu kok permasalahan. semua orang itu bakalan nikah. jadi itu wajar kan kalau mereka itu nikah ulang.Apasih nak, dewasa dikit lah"kata pari yang mencoba membujuk Katty.
Tapi kata-kata dari mamanya ini malah membikin Katty tambah sedih. yang membuka selimutnya dan berkata"oh jadi gitu ya Mama bukan hanya kakak tapi mama juga udah nggak sayang sama aku,iya.oke kalau gitu anggap aja anak mama itu cuman patty, Katty udah mati di danau"
__ADS_1
Setelah mengucapkan kata-katanya dia langsung menutup dirinya lagi dengan selingkuhan tidak memperdulikan reaksi mamanya yang terkejut dan pucat di saat yang sama.
"Katty kenapa kamu bilang gitu sayang mama itu sayang sama kamu ingat ya nak suatu hari kamu itu akan jadi Mama juga. Walaupun kamu memiliki anak 10 kasih sayang mama itu akan sama sama rata untuk setiap anak. Mama sayang kamu tapi mama juga sayang dengan Katty" bujuk nya
"Nggak Mama bohong, buktinya permintaan kecil aku aja kalian udah langgar malahan bikin sembunyi-sembunyi lagi. jadi aku ini apa sampah yang bisa kalian buang Hem?"seru nya yang masih di bawah selimut. yang akan keluar dan tidak mau melihat siapapun.
awalnya Katy hanya marah sedikit karena disembunyikan dari kenyataan itu. tapi semakin dia berbicara hatinya tambah sakit dan berpikir itu adalah sebuah kebenaran.
Andien ditemukan setiap setelah sekian lama dan itu membuat semua orang memberikan kasih sayang yang tidak pernah dia rasakan selama ini. jadi semua perhatian teralihkan pada sosoknya, tapi bagaimana dengan dirinya.
Tidak ada seorang pun yang bikin berpikir dirinya akan tersinggung. di dalam selimutnya Katty menangis lagi dengan keras. dia jatuh dalam pemikirannya sendiri dan tiba-tiba menganggap itu sebuah kebenaran.
Aku udah nggak disayang lagi, begitulah pikirnya kira kira.
"astagfirullah Katty kok kamu gitu banget sih nak.mama.. Mama nggak kepikiran seperti itu sayang.mama..ih..
Pari juga tidak bisa berkata apapun. dia tidak pikir seperti itu tapi ada sisi benarnya juga. Mereka pikir akan baik-baik saja asalkan memberi waktu sedikit untuk Katty menemukan jodohnya tapi lupa tentang permintaan Katty. Tentang dirinya yang akan merasakan konsekuensi atas pernikahan saudari kembar.
Pernikahan ulang ini sebenarnya tidak perlu disembunyikan. Mereka hanya perlu membujuknya lebih awal sehingga tidak ada yang tersakiti disini. Tapi sekarang Katty terlanjur marah dan sudah berpikir dia tidak lagi disayang keluarga.
"Katty...
"Mama tolong keluar biarkan Katty sendirian dulu.Hati Katy sakit mah huhuhu "ujar nya
Di saat mereka sedang bingung, masuk lagi lah tiga keponakan. sama seperti Pari sebelumnya, mereka juga terkejut merasakan situasinya yang tidak bagus.
Setelah mengetahui ini tiba-tiba saja 3 keponakan bukannya membujuk malah tertawa terpingkal-pingkal.
"Katty , astaga kok malah marah dengan hal sekecil ini. kamu tu kekanak-kanakan tahu hahaha"
"Katty semua sayang kamu kok, jangan khawatir kalau nggak percaya Ayo kita pergi scan jantung. ada nama Katty di sana hahaha"
"Ya Katty dewasa dikit napa malu lah sama kami kan Hahahaha "
Katy karena diremehkan oleh tiga keponakan langsung marah dan membuang selimutnya jauh-jauh.
dia mengangkat jari dan menudingnya langsung kepada Rendra."ohh senang banget ya lihat aku menderita.seneng kan, oke kalau kalian senang banget keluar dan jangan pernah lihat aku lagi. jangan pernah ingat jikakalian pernah punya aku. bibi kamu itu ya patty seorang"pekik nya garang.
Baru setelah itu tiga keponakan jadi sadar .Sebenarnya Katty ini benar-benar marah dan tidak sedang berpura-pura.
seumur hidup mereka sama sekali tidak pernah melihat Katy marah. andai pun marah dia hanya akan marah sedikit dan itu akan berlalu dengan cepat
"Katty, jangan marah dong kami minta maaf oke.Gini ya..
"stop Putri selama ini aku pikir kalian itu adalah keponakan yang baik tapi sebenarnya kalian itu beracun. ingat aja, ingat aja. sekali lagi dengarkan kata aku keluar dari sini jangan pernah menampakan batang hidung kalian di depanku"Kata Katty marah.
Sebagai seorang ayah yang baik tentu saja tidak senang putra dan putrinya dikatain seperti itu. walaupun orang yang melakukannya adalah adik tersayangnya.
Tapi di sini dipikirnya jadi sudah kelewatan batas. Masalah itu hanya kecil tapi diperbesar-besarkan. Malahan saat ini tiga keponakan yang selalu membelanya jadi sasaran empuk.
"Katty kamu bisa marah dek Tapi jangan ketemuan gitu lah. keponakanmu ini hanya berniat baik kok"kata Bima yang pergi memeluk Katty. biasanya jika dia sedang emosi dipeluk dengan cara ini emosinya akan turun dengan drastis.
Tapi kenapa hari ini nggak mempan ya.
"Kakak aku tahu kalian nggak suka sama aku lagi, sekarang anak-anak kakak semuanya menertawakan aku dan kakak tidak membela aku sedikitpun. kakak tahu mereka sangat bahagia dengan patty karena bisa menyebutnya sebagai bibi sedangkan aku hanya Katty. tapi apakah itu menjadi alasan untuk mereka menertawakan aku. Walaupun tidak dengan sebutan gelaran tapi aku adalah bibi mereka bukan? pantaskah keponakan biar aku kurang ajar menertawakan bibi nya?" kata Katty yang mulai berargumen lagi.
Jika sudah memberikan alasan seperti ini jarang ada orang yang bisa menenangkan hatinya. Dia akan selalu menang jika masalah bersilat lidah.
Masalahnya hanya sepele tapi sekarang jadi melebar ke mana-mana.
" Katty maafkan putri ya putri itu nggak bermaksud untuk metawain tapi kan kita memang sudah begini sejak lama. bukan di bidang keponakan tapi kita teman kan sejak lahir hehehe"bujuk putri.
"Ya Katty sebenarnya aku tuh nggak pernah ngerasa kamu itu bibi malah bangga loh kalau ditanyain sama temen-temen di sekolah. dulu ada temen yang pikirnya kamu itu pacar, pacarku yang cantik hahaha"kata Rendra yang berusaha memberikan alasan.
tapi ini sebenarnya bukan alasan semata-mata mereka sudah bergaul dengan cara seperti itu sejak kecil.
Usia yang tidak terpaut jauh dan bermain di sekolah yang sama .tentu saja memiliki kedekatan yang lebih intim dibandingkan dengan Andien yang baru saja dikenal dalam setahun belakangan ini.
"ya Katty, walaupun bibi dan Katy itu mirip tapi rasanya beda loh. dia itu seperti memiliki apa ya sebutannya.oh aura kan,dia itu memiliki aura tante-tante yang membuat kami silau. tapi kalau sama Katty ya kita temenan dan lebih akrab sering curhat dan sebagainya ya nggak" kata Rendy yang menimpali.
Sebenarnya dia juga melirik ke belakang siapa tahu ada orangnya di belakang sana. Bukan maksud untuk menjelek-jelekkan sih tapi niatnya kan baik hanya untuk membujuk Katty
Siapa tahu dengan mengatakan Katty lebih baik dari Andien hatinya akan lega.
Katty tiba-tiba tercerahkan, Katty sebenarnya memang udah dibujuk sih, hanya saja sedikit keras kepala.
"benar begitu kalian nggak bohong kan?"
__ADS_1
"ya nggak lah, itu perasaan yang paling jujur yang pernah aku katakan. Suer deh nggak akan bohong. kami nggak dukung menikah sih Tapi kasihan aja lihat wajahnya yang memelas gimana gitu. kayak orang yang memang pengen kawin hahaha"kata Rendra yang benar-benar sudah lupa dengan posisi aslinya.
melihat wajah jadi yang mulai melembut lagi semua orang bersemangat.
di sini Putri malah menambahkan api lagi.
"Ohh pantesan aku tuh merasanya sedikit aneh wajahnya mirip tapi rasanya kok beda. sama Katy Aku tuh merasa ada merasa nyaman atau gimana gitu yang sulit dijelaskan tapi kalau bibi Hem serasa melihat ibu di rumah. baru aku tahu sekarang itu alasannya"
"Ehem ehem...!"Katy terbatuk sedikit dengan wajah yang memalukan.
Seperti akan menang dalam pertarungan, Bima tiba-tiba merasa mendapat angin dan dia mulai berkata.
"dalam hati kakak kamu akan selamanya jadi adikku yang paling aku sayang. nggak ada yang akan berubah meskipun 100 tahun mendatang walaupun kau akan keriput dan ubanmu akan memenuhi kepala. ingatlah satu hal kakak akan selalu menyayangi kamu"
"Ohh begitu,jadi patty?"
"sayang juga sih tapi Hem setengah deh dari sayangnya kakak sama kamu"kata Bima yang sepertinya terdengar sangat tulus.
"Hahaha kakak kamu ini lagi bercanda ya hanya untuk menenangkan hati aku doang?" ujar Katty yang hampir saja tertawa seolah-olah rayuan Bima itu bisa menembus hatinya yang terdalam.
Katty melambaikan tangannya sedikit dan dia mengeryitkan keningnya berkali-kali, ada juga senyum misterius di bibirnya.
Bima pikir Katty sudah di bujuk tapi dia sama sekali tidak menduga.Sebenarnya ada sosok lain yang sudah berdiri di pintu.
Katty jelas melihatnya tapi yang lain karena posisinya semua menghadap kepada dia jadi tidak ada yang menyadari kedatangan sosok itu.
Siapa lagi dia jika bukan Andien yang baru saja mengirim Romlah kembali ke rumahnya dengan sepeda motor.
Bukan satu tapi dua sekaligus.
Itulah sialnya kalau pergi berbelanja dengan Romlah kantongmu akan bocor. dia yang baru saja kembali ingin mengucapkan salam ketika membuka pintu .Tapi siapa tahu ada drama bagus yang sangat pantas ditonton.
Ini bukannya apa-apa, tapi Patty adalah nama yang disebut-sebut di dalam drama ini.
Jhoni juga tidak melihat ada Andien di pintu jadi dia yang memulai semuanya hanya berpikir bagaimana meredakan suasana.
"Ya Katty, kupikir itulah yang berbeda antara kau dan dia. Andien membosankan tapi kau ceria dan bisa membuat hatiku berbunga-bunga. kalian mirip tapi semua tahu bagaimana cara membedakannya. Aku cinta kamu sampai kapanpun dan itu adalah cinta antara pria dan wanita.Tapi Andien hanyalah adik sepupu yang bahkan tidak bisa menggerakkan hatiku seujung kuku pun"kata Joni yang memegang tangan Katy seolah-olah sedang membujuknya dengan kata-kata romantis dan itu dilakukan di depan banyak orang sebagai saksi.
Memang romantis sih jika orang yang dikatakannya itu tidak ada di belakang.
Katty yang marah jadi senang melihat kejadian ini .dia pikir pembalasan itu sangatlah pedih. Biarkan mereka merasakan apa yang sudah dia rasakan jadi dia tidak akan mengekspos keberadaan Andien begitu cepat.
"Ohh patty itu memiliki wajah semuda dan secantik aku tapi jiwanya udah begitu tua.ohh Jhoni apakah pemikiranmu sama dengan yang lain, Rendra Rendy Putri apa kalian berpikir begitu juga?"tanyanya dengan wajah yang serius.
Tapi hanya Andien yang melihat ada senyum sinis di sana dan senyum itu penuh dengan ejekan dan gelak tawa. dan semuanya ditujukan pada Andien.
"Ya begitulah yang kami rasakan makanya dia bisa dipanggil bibi sedangkan kamu aku nggak tega memanggilnya bibi karena mana ada bibi secantik dan seanggun ini, ya kan kak"
"Ya Katty, kami katakan ini dengan jujur Tapi janji ya jangan bilang-bilang sama bibi. ntar jadi perang dunia ke-3 loh"
pari yang sejak tadi diam sebenarnya tidak nyaman jika putrinya dikata-katain seperti itu. Tapi dia juga mengerti mereka hanya sedang membujuknya tanpa ada niat yang benar-benar untuk menyudutkan putrinya yang lain.
Jadi pari memutar tubuh dan tiba-tiba membeku begitu saja.
Ahh sejak kapan patty di sana.
Melihat pari yang membeku di tempat semua orang tiba-tiba mendapatkan perasaan yang buruk. Tanpa sadar satu persatu dari mereka memutar kepala dan tercengang di detik berikutnya.
"Patty?KA.. kapan..
"Hahaha mampus kalian rasakan pembalasan hahaha"
Wajah semua orang sudah berwarna biru dan hitam. Tidak ada lagi yang bisa bersuara tapi Andien maju dan bertepuk tangan seolah-olah baru saja selesai melihat drama yang bagus.
plok..plok...plok...
"Hahaha jadi gitu ya aku Di hati kalian, beti itu luarnya masih muda tapi di dalamnya itu udah tua banget.ohh Joni sepupuku yang tampan. Aku ini membosankan gitu hehehe. jangan lupa ya masa kecil kita, pantatmu dulu disengat oleh lebah liar Aku yang ngobatin. dari kecil aku udah lihat pantatmu yang jelek itu tapi kau bilang aku ini membosankan, Hahaha oke bagus lah"
Bukan main lagi malunya Joni mendengar pembicaraan itu. Kenapa pembicaraannya sekarang langsung mengarah pada bokong gini.
"ya ampun ada calon ibu mertua lagi, sialan Andien awas aja kau"
"Ohh kakakku sayang kakakku tercinta, hanya segitu sayang.eh setengah doang, kasihan banget sih aku. udah dari kecil dibuang sekarang dihina kayak gini.oohh mama aku mau pulang ke rumahku di Surabaya aja"kata Andien yang menghapus air mata yang tidak ada.
Dia hanya bercanda dan tidak serius, sebagai kembaran identik yang memiliki perasaan yang sama Katty tau. tapi yang lain malah berpikiran dia serius.
Apalagi pari, kata-kata itu langsung menusuknya seperti sebilah paku pisau yang tajam.
__ADS_1
Dia juga tidak tahu harus berkata apa, di sini ada Andien yang perlu dibujuk tapi di sana masih ada Katty.
jadi siapa yang harus dia pilih.