
Kepercayaan ibu guru Siti terhadap Andien yang membabi buta menyebabkan Robert tertawa terbahak-bahak.
Betapa pintarnya Andien menyembunyikan bangkai sehingga ibu guru Siti pun bisa dia kelabui.
"Bu Siti walaupun saya mengatakannya 10 kali pun ibu pasti tidak akan percaya dengan saya. hanya saya tekankan dia tidak sebaik yang ibu pikirkan"kata Robert marah, dia selalu pergi setelah mengucapkan kata-kata itu.
Begitu Robert berlalu Andien langsung lemas dan duduk di kursi seraya menangis.Baru saja dia menyadari betapa busuknya Robert sehingga sanggup memfitnahnya sedemikian rupa.
"Mem percaya deh Bu aku nggak pernah pergi ke Jakarta huhuhu kenapa dia tega mah fitnah aku sih mem?" kata Andien sedih.
Ibu guru Siti duduk dan membelai rambut panjang Andien.Kenapa dia tidak tahu ke mana Andien pada hari itu. Teknologi sekarang sudah begitu berkembang.Lalu bagaimana sebuah video tidak bisa direkayasa seperti itu.
"Andien ibu pikir dia tidak akan berhenti sama sekali, gimana kalau setelah ujian kau langsung berangkat saja ke Jakarta. Ibu akan membeli tiketnya saat ini juga"
"tapi gimana dengan hasil ujian saya mem?" tanya andien.
"jangan khawatir ibu akan mengurusnya untuk kamu nanti kalau sudah selesai semua akan dikirimkan ke Jakarta"kata ibu Siti.
Dia sudah membicarakannya dengan saudara di Jakarta.Hanya saja keluarga ini tidak tinggal di pusat kota .Tapi terletak di desa pinggiran kota Jakarta.
Andien bisa tinggal di sana sementara menunggu pengajuan beasiswanya masuk.Dia juga bisa mendaftarkan diri di universitas ibukota.
Jadi Andien harus tinggal di desa tersebut sekitar satu atau dua bulanan.
" Baik bu, terima kasih udah bantuin. tapi berapa biaya pesawat terbang nya. Mem Siti nggak perlu khawatir aku punya uang kok"jelas andien.
Dia masih punya uang mahar pernikahannya dulu .Ditambah dengan sewa rumah yang akan masuk beberapa bulan lagi .Tentu saja kehidupannya di ibukota tidak akan sesulit yang dibayangkan.
Tapi andein berencana akan mencari rumah yang bisa disewa di kota nanti.Tidak perlu merepotkan orang lain dengan masalahnya. Hanya saja saat ini Andein begitu terdesak untuk pergi secepat mungkin. Jadi Budi baik ini akan dia kenal selamanya.
Tapi uang adalah uang tidak ada sangkut pautnya dengan balas budi. Ibu guru Siti juga bukan orang yang kaya.
"Hem ibu tahu kamu punya uang. Ada dua jalur kamu ingin langsung atau yang memakai memakai transit kalau yang memakai transit akan lebih murah"ujarnya.
Perjalanan dari Surabaya ke Jakarta adalah 1 jam 30 menit untuk penerbangan langsung.Jika menggunakan penerbangan transit bisa sampai 7 jam untuk transit 1 kali dan 14 jam untuk transit 2 kali.
"Yang langsung aja mem"kata andien.
Seumur hidup Andien belum pernah naik pesawat terbang ini adalah pengalaman pertamanya.Tapi dia tidak bisa gugup sekarang.
"Oke sekarang tenangkan dirimu dulu , selesai ujian pulang ke rumah untuk beres-beres" kata ibu Siti lagi.
Setelah mendapatkan persetujuan dari Andien.Ibu Siti langsung mengurus masalah tiket penerbangan dan sebagainya .Dia juga menghubungi saudaranya di Jakarta untuk menjemput Andien pada jam pendaratan.
Tidak lupa menelpon agen pengiriman untuk mengurus sepeda motor Andien.
Karena semua sudah diurus oleh ibu guru Siti Andien bisa menarik napas segar dan dia begitu nekat tidak akan pernah mengingat Robert lagi.
Karena itu Andien mengatakan pada ibu guru Siti jika dia akan menggantikan kartunya secepat mungkin.
Dengan tekad yang keras Andien segera mengirimkan video talak pada ibu mertua berikut dengan Vidio selamat tinggal yang dia rekam sebelum.
Terakhir kali dia mengirimkan SMS kepada mantan ibu mertua.
" makasih atas kasih sayang mama tapi kita tidak punya nasib Selamat tinggal ,Andien sayang mama"
Setelah mengirimkan SMS seperti itu Andin langsung membuang kartu dan menggantinya dengan kartu yang lain.
Setelah ini hanya ibu guru Siti yang memiliki nomornya.Bahkan Romlah pun tidak akan tahu nomor baru andien.
Setelah melakukan semua itu Andien kembali ke rumah dan mempersiapkan segala sesuatunya.
Dia pergi ke warung wak Ani yang mengatakan jika dirinya akan berangkat ke ibukota demi melanjutkan kuliahnya di sana.
Wak Ani diminta untuk melihat-lihat kondisi rumah sewanya.Walau bagaimanapun penghasilan dari rumah sewa inilah yang bisa dia miliki untuk menyambung hidup di ibukota.
"Wak bantu juga cari penyewa untuk rumahku saat ini kupikir dalam dua atau tiga tahun tidak bisa kembali. lebih baik dipakai oleh orang lain"kata andien pada Wak Ani.
Mengenai urusan uang sewa juga tidak begitu ribet .Hanya ada nomor rekening yang tinggalkan pada Wak Ani.
Wanita setengah baya itu pun hanya bisa mengganggu angguk setuju saat diberikan beban di pundaknya.
"Paman sudah diberitahu jadi masalah sama sekali"ujarnya saat wanita separuh baya itu menanyakan tentang paman Andien.
Andien mengatakan pada pamannya jika dia akan ke ibukota untuk melanjutkan kuliah di sana. Paman tentu saja tidak keberatan jika andien pergi.Dia hanya berpikir jika Andien pergi bersama suami jadi tidak ada yang perlu mereka khawatirkan.
Andien tidak sampai hati memberitahukan pamannya tentang perceraian ini .Biarkan saja mereka berpikir begitu.
Akan ada saatnya untuk Andien mengaku.
Setelah semuanya dirasa selesai Andien berangkat ke bandara di antar oleh ibu Siti yang baik.
Setelah mengucapkan terima kasih berkali-kali akhirnya Andien naik ke dalam pesawat meninggalkan Surabaya yang penuh kenangan manis dan pahit.
Manisnya dia sudah lahir dan besar di Surabaya. Tapi pahitnya hidup dia rasakan bersama Robert.
__ADS_1
"Surabaya ,suatu hari aku akan kembali dan menjadi sosok yang berbeda dari hari ini" pikir Andien sedih.
Sementara Andien berada di dalam pesawat .Sebenarnya SMS yang dia kirim pada Mama mertua membuat ledakan kemarahan yang tidak terkendali.
Di satu sisi Mama marah karena tidak diberitahu lebih awal menurut tanggal di video sebenarnya kejadian ini sudah lebih 1 bulan. Peristiwa sebesar ini kenapa dirahasiakan begitu lama.
Di lain pihak Mama Robert jelas marah pada putranya itu. Video yang dikirim Andien ini tidak begitu jelas karena posisinya yang disembunyikan .Tapi sosok Serra terlihat di mata Mama yang membuat wanita setengah baya itu langsung mengalami hipertensi.
Apakah Robert masih bersama Serra saat ini.
Karena kemarahannya mama Robert tidak bisa berdiam menunggu usaha Papa Robert selesai dia berinisiatif untuk kembali sendirian.
Tidak disangka pengaruh dari Serra begitu besar dalam diri putranya itu sampai-sampai dia tega menceraikan menantu baik seperti Andien.
Apa sebenarnya yang Robert pikirkan.
"gimana mah apa Mama benar-benar ingin kembali sendirian .Tidak menunggu Papa selesai dulu ?"tanya papa Robert khawatir melepaskan istrinya ini pergi ke Surabaya pada saat sedang emosi.
"Papa jangan khawatirkan mamah selesaikan saja pekerjaan Papa dulu ini urusan mama dengan Robert "
Mama jangan emosi Papa juga marah tapi mau bagaimana lagi semua sudah terlanjur. mungkin kita yang harus mundur satu langkah mah cintanya dengan Sera itu cinta mati biarkan sajalah mereka menikah"kata Papa Robert yang menarik nafas panjang.
Mereka tidak menyukai Serra karena tahu bagaimana tingkah laku Serra dalam menjalani hidup. Perilaku tersebut tidak akan masuk dalam kriteria calon menantu.Namun yang menjalani pernikahan itu adalah Robert sendiri bukan mereka berdua.Jika Robert bahagia bersama Serra mereka juga tidak bisa menghalanginya.
"papah aku tahu Robert itu mencintai Serra tapi Robert hanya tidak mengerti baik dan buruknya memiliki istri yang tidak bisa menjaga diri sendiri"keluh mama Robert.
Dulu mama Robert juga seperti ini. Saat itu perusahaan sedang terpuruk, karena itulah Mama Robert terpaksa maju sebagai tulang punggung.
Saat itu berapa banyak godaan yang datang pada mama robert muda. Terkadang dia juga berpikir rapuh untuk menerima godaan itu hanya untuk membesarkan putra satu-satunya.
Tapi dia sudah bertahan sedemikian rupa dan lebih rela jatuh menjadi seorang cleaning service di sebuah perusahaan swasta dari menerima tawaran busuk itu.
Tapi serra ..
Mama Robert hanya bisa menangis pasrah dia tidak menyangka jika hubungan Robert dan Andien singkat.
Papa Robert juga menasehati agar istrinya ini tidak begitu emosi dalam menyikapi masalah. Tidak ada yang bisa memaksakan Robert untuk melanjutkan pernikahan yang tidak dia inginkan.
Mama Robert hanya bisa mengangguk setuju dia tetap ingin kembali walaupun dicegah. Karena itu Mama Robert juga berangkat di hari yang sama.Namun dia tidak akan langsung ke Surabaya melainkan kembali ke rumah mereka di Bandung.
Pada saat Andien naik ke pesawat menuju ke Jakarta.Sebenarnya pesawat yang dinaiki oleh Serra juga sudah tiba di Surabaya.
Singkatnya Andien pergi Serra yang kembali.
Sementara itu setelah melepaskan sang istri pergi ke Bandung Papa Robert langsung menghubungi putranya.
Walaupun demikian ketika nama papanya muncul di HP dia langsung mengangkatnya tanpa berpikir dua kali.
Papa Robert sangat jarang sekali marah tidak seperti mamanya. dia akan selalu berbicara lembut pada putranya.
"Robert Mama kamu pulang sendirian pergilah ke Bandung saat ini juga"
"Mama pulang sendiri, emangnya Papa nggak pulang?" tanya Robert yang tidak bersemangat.
"robot Mama Papa nggak akan bohong sama kamu tadi Andien mengirim pesan tentang perceraian kalian. Mamamu sangat marah dan pulang sendiri ke Bandung. Sekarang kamu susul Mama kamu dan bujuk dia"
robek terkejut mendengar jika Andien menceritakan perceraian itu. hatinya yang sudah marah menjadi semakin marah saja.
Mereka sudah berjanji jika tidak akan menceritakan masalah ini sampai kedua orang tua kembali dari Padang. Tapi nyatanya Andien membuat serangan balik setelah kejadian di sekolah.
"Papa Papa nggak tahu betapa liciknya Andien sebenarnya.dia...
"Robert Papa nggak masuk campur masalah kamu sekarang masalahnya sama mama kamu yang sedang emosi. Papa memang nggak suka kamu menceraikan Andien.Tapi semua sudah terjadi. Kalau kamu benar-benar mencintai Serra menikahlah dengannya, Papa tidak akan menghalangi.Tapi ingat jika suatu hari kamu menyesal jangan salahkan Papa dan Mama"
"Hah jadi Papa merestui jika aku menikah dengan Serra?"tanya Robert berbinar-binar. Dalam kegersangan hatinya hari ini kata-kata papa merupakan curahan hujan yang memberikan rahmat.
"Papa memberikan Restu atau tidak apakah ada bedanya buat kamu, tidak kan. kami sudah menasehati tapi kamu tidak pernah mendengarkan.Sekarang biarkan pengalaman yang memberikan kamu pelajaran tentang hidup" kata papa Robert yang masih berbicara dengan lembut tapi kata-katanya menusuk langsung ke dalam hati Robert.
Mantan suami Andien ini hanya bisa termangu tapi dia berusaha menentramkan hatinya lagi dengan berkata "Papa hanya tidak mengenal serra jika Papa sudah mengenalnya papa akan menyukainya lebih dari Andien "
"ada baiknya seperti itu tapi Papa tidak pernah berharap banyak"
"Papa...
"sudahlah Robert meskipun kamu mengecewakan kami sebagai orang tua tapi kamu adalah putra papah satu-satunya.Sekarang Papa minta kamu ke Bandung, lupakan Serra lupakan Andien .Tapi bujuk mamamu. Darah tingginya sedang naik Papa nggak ingin ada terjadi sesuatu dengan mamah nanti"kata Papa Robert yang langsung menutup teleponnya secara sepihak.
Robert tidak pernah dikasarin seperti ini oleh Papa kandungnya sejak dia masih kecil.Tentu saja hatinya merasa tidak nyaman karena ini.
Baru saja telepon ditutup tiba-tiba telepon Robert berbunyi lagi.
Rupanya itu dari Serra yang minta dijemput.
Robert bingung lagi dia sudah berjanji dengan papa untuk pergi ke Bandung menunggu mamanya tiba. Sekarang Serra sudah kembali mereka berjanji untuk makan malam spesial setelah berpisah selama satu minggu.
Saat ini pikiran Robert sedang tidak benar tetapi dia tetap pergi menjemput Serra di bandara.
__ADS_1
Tiba di bandara Serra sebenarnya sudah berdiri menunggunya sejak lama.Melihat mobil Robert yang mendekat Serra melambaikan tangannya dan tersenyum dengan manis.
Robert terpaku lagi melihat senyum Sera itu.Senyum yang sama orang yang sama tapi kenapa rasanya sudah tidak sama lagi.
Dulu setiap kali melihat senyum ini, apapun masalah yang terjadi.Robert akan segera melupakannya dan jatuh pada keindahan senyum Serra.
Tapi kenapa ini tidak berhasil.
Dia tidak memiliki rasa kerinduan lagi setelah berpisah selama satu minggu. Dia bahkan tidak memiliki perasaan yang menggebu-gebu untuk bertemu seperti yang dulu pernah ada.
Tapi robert segera membohongi dirinya sendiri. Dengan mengatakan masalah yang dia pikul sekarang cukup besar .Sehingga senyum itu tidak mampu membentenginya.
Robert segera keluar dari mobil dan menarik tas Serra untuk diletakkan pada bagasi.
"Hai sayang,kangen"kata Serra yang langsung jatuh ke pelukan Robert. dia segera mencuri ciuman Robert dengan lembut.
"Oke masuk dulu lah malu lihat orang"kata robert yang langsung menerima cibiran dari Serra.
Inilah hal yang tidak disukai Sera dari robert.Robert terlalu kuno dan pemalu.Mereka sekarang sedang pacaran kenapa juga males malu biar ciuman di depan umum.
Coba saja Robert pergi ke Bali dia pasti akan terkejut melihat pemandangannya di sana.
Jika dulu saya pasti akan berdebat tentang dua pandangan yang berbeda ini. Tapi sekarang mereka adalah pasangan yang sedang menjalin kasih tidak baik bertengkar karena ideologi yang sepele.
Meskipun cemberut serra tetap masuk ke dalam mobil dan melihat wajah tidak nyaman dari Robert. Mereka sudah berteman lama dan Serra tentu tahu dengan wajah seperti itu , Robert sebenarnya memiliki masalah.
"Ada apa?"
"Hem"
"melihat dari wajahmu aku tahu kau memiliki masalah tolong jangan sembunyikan oke"kata Serra tegas.
robek tidak yakin harus membicarakan masalah ini dengan cara tapi semua ini menyangkut tentang cinta mereka berdua.
"Mama sudah tahu tentang perceraian itu dan dia kembali ke Bandung hari ini"ujarnya.
"Hah benarkah?"
"ya itu benar jadi Papa meminta aku kembali ke Bandung hari ini juga"
"baguslah ,kalau begitu aku ikut kamu ya.Masalah ini adalah masalah kita berdua .Kita juga harus menghadapinya bersama-sama kan"kata Sera dengan senang dia pikir ini adalah hambatan terbesar untuk perjalanan dirinya menjadi istri Robert.
Tapi jika hal ini mulus dia akan langsung ke tahta itu.
Robert sendiri tidak menyangka jika Serra akan senang dengan kabar ini. Jadi hatinya yang tadi galau sekarang sudah sedikit rileks.
"tidak perlu kau tunggu saja di sini aku harus membujuk Mama. tapi sejujurnya Papa sudah memberikan lampu hijau kok"kata Robert yang sudah bisa tersenyum lagi.
"Eh benarkah?"tanya Sera yang tidak percaya. Dia pikir perlu jalan berdarah-darah untuk bisa menikah dengan Robert .Tetapi tidak menyangka saja Papa Robert akan memberikan lampu hijau secepat ini.
"ya Papa baru saja menelpon aku jadi sekarang hanya tinggal mama doang. jadi kamu tidak perlu ikut ya lagi pula kamu baru turun dari pesawat capek juga" bujuk Robert.
Serra pikir juga demikian, lagi pula hanya tinggal satu langkah saja. Kenapa dia harus buru-buru biarkan Robert yang menyelesaikan ini untuknya.
"Hem baiklah, tapi biarkan aku kembali ke rumahku sudah berapa lama aku tidak ke sana. jika kau pulang kabari aku ya"kata serra.
Sebenarnya Serra juga memiliki apartemen sendiri yang malah lebih mewah dari kepunyaan Robert.Tapi demi mengambil hati Robert dia rela bersusah payah dan tinggal bersama Robert sejak mereka pacaran.
Jujur Serra sebenarnya tidak nyaman tinggal bersama Robert karena dia orangnya terlalu kaku. Walaupun demikian layanan dan cintanya melebihi dari pria baik manapun yang pernah saya kenal sebelumnya.
Apalagi saat ini Robert juga memiliki aset yang cukup menyilaukan mata. Tidak mudah untuk melepas melepaskan Robert karena ini.
"oke kalau begitu pulanglah dari dulu juga aku sudah bilang kita tidak perlu tinggal serumah apalagi belum menikah kan"kata Robert senang.
"dulu tuh aku takut kamu lari sekarang hanya tinggal satu langkah, jadi tidak ada yang perlu aku khawatirkan" kata Serra seraya tertawa.
Robert juga tertawa dengan riang dan mengangguk setuju. Setelah melewati ujian Mama mereka berdua pasti akan bisa membangun rumah tangga yang sejahtera dan harmonis.
Mendapatkan izin dari Papa tentu saja Mama tidak akan keberatan. Walaupun begitu mamanya masih perlu diyakinkan tentang beberapa hal.
Robert sekarang sedikit terhibur dengan kembalinya Serra. Dia yakin kesunyian dan kesepian yang dia rasakan hanya karena Serra tidak ada di sisi.
Setelah mereka berbicara lagi akhirnya Robert menurunkan Serra di apartemen miliknya sendiri. Sementara itu Robert akan langsung menuju ke Bandung sendirian.
"hati-hati di jalan ya sayang nanti kalau sudah sampai kabarin ya jangan biarkan aku khawatir"kata Serra sebelum mereka berdua benar-benar berpisah.
"Huh kayak kamu aja yang pergi nggak pernah ngirim kabar begitu?"kata Robert dengan menyindir Serra.
"Hehehe jangan marah sayang kalau perjalanan bisnis itu ya seperti itu. terlalu sibuk bahkan untuk makan sekalipun. kamu akan tahu jika kamu menjadi seorang CEO suatu hari nanti"ucap Serra tanpa sadar.
"Ah di mana guru bisa jadi CEO sih, ada ada aja "seru Robert beralasan. Serra terkejut dan tidak menyadari jika dia sudah terpeleset lidah.Tapi dia menutupinya dengan senyum lebar.
"bukan nanti tapi sekarang saja kamu sudah jadi CEO lho, CEO di hatiku, Hahaha "
Robert lagi-lagi terhibur dengan Sera dan dia semakin yakin jika cintanya hanya untuk Serra.
__ADS_1
Dengan begitu perjalanannya ke Bandung semakin mantap untuk meminta izin dari mama. Dia segera melambaikan tangannya pada Serra dan berangkat dengan mobil ke Bandung.
"Mama aku datang mah"pikir Robert di sepanjang jalan.