Cinta Setelah Andin Pergi

Cinta Setelah Andin Pergi
membawa teman ke apartemen


__ADS_3

Begitu bel sekolah berbunyi, semua murid segera berhamburan keluar dari kelasnya masing-masing.Ini adalah jam istirahat yang artinya kantin akan penuh dengan siswa yang kelaparan.


Mengetahui jika Andien sekarang memiliki banyak uang, Romlah tentunya minta di traktir.Bukan dia saja tapi beberapa teman sekelas juga ikut ikutan tanpa malu.


Di sini Andien tidak berdaya,dia menyesali keputusan yang dia buat sendiri.Tidak seharusnya dia pamer tentang kartu kredit nya kan.


"Bu ani dua soto nggak pakai cabai ya,dua teh manisnya juga"kata Romlah.


"lho kok 2 pesannya Rom emang muat tuh perut?"tanya Andien kesal.


Romlah baru saja mengabisin sate mang Ucup. kapan dia makan melebihi kecepatan jet. yang lain belum selesai dia sudah nambah lagi.


Bisa bangkrut jika begini setiap hari.


"takut say bukan uang loh juga uang mertua gue hahaha"kata Romlah yang tidak peduli dengan Andien yang berwajah cemberut sejak masuk ke kantin.


"belum tentu Rom cantik kan gue daripada lo. siapa juga yang mau kawin dengan gentongan air hahaha" kata Safitri lagi.


"nantangin gue lu ya Safitri, pikir gue nggak laku apa gini-gini satu sekolahan juga sudah mantan gue semua" kata Romlah dengan pede nya.


Semua orang setuju dengan cepat, siapa yang tidak kenal Romlah dengan mantan terbanyak di SMA.


"Huhu banyak mantan juga belagu mendingan kayak gua satu tapi setia " kata Reni


"Hehehe siapa bilang mantan lu setia, kemarin gua putus dengan Fadli Nah dia yang nembak gue duluan. jujur aja ya gue ini nggak model kayak teman makan teman gitu. Jadi gua tolak ya datanglah si Alfian"


"Nah reni hati-hati pacar lo yang udah 1 tahun itu kabur emang lu nggak kasih service apa, hahaha "


"Gila lu Rom pakai fitnah pacar gue lagi " Kata Reni jijik .


Padahal sejak tadi dia hanya diam kok sekarang perkataan menjurus pada dirinya dan pacar tersayang. Tapi apa iya,dia pernah menembak si Romlah,ratu putus nyambung. Patut dicurigai nih.


"udah semua jangan berisik, apa-apa soal cowok ,apa-apa soal cowok. Bagusan pesan lagi gih biar perutnya penuh dengan bakso"Kata Safitri lagi.


"seenak lu ngomong ya, mau pasang lagi bayar diri noh"kata Andien nggak terima.Traktir teman kayak gini bisa habis jatah dapur seminggu.


"Yey Andien , jangan khawatir deh ntar gua pilihin cowok yang paling tajir satu kota Surabaya. mau modern kayak apa tinggal sebut hahaha"


"asal jangan modern kayak guru Robert hahaha"


"Kalian ini, oke deh pesan-pesan aja tapi janji ya cuman kali ini .Kalau nggak mampus gue dimarahin sama kakak Robert. di luar aja lembut di dalamnya keras kayak batu guys"seru Andien dengan jujur.


Yang lain tidak peduli apa yang dikatakan oleh Andien mereka Hanya buru-buru memesan lagi. Mumpung orangnya lagi baik.


"heidin aku pesan satu tapi kukirim sama kakak Robert ya, eh pak guru Robert"kata Safitri dengan cepat.


"Hem coba aja kalau dia mau soalnya dia itu pesen ke online gitu !"jelas Andir dengan jujur


Andien mengaduk-aduk teh manis di depan nya.Dia tidak makan banyak seperti teman-temannya ini, hanya satu sate bumbu tepung dan segelas air teh manis.


"benarkah pesen atau dikirimin sama pacar?" tanya Safitri tiba-tiba.


Andien segera membeku tapi dia tidak memperlihatkannya di luar. Kenapa dia tidak pernah terpikirkan hal seperti ini sebelumnya.


Robert sering keluyuran malam dan kembali ketika hari sudah larut. Sekarang dia baru sadar jika setiap hari Robert akan dikirimi makan siang juga.


Apakah ini menjelaskan jika Robert sebenarnya sudah memiliki seorang pacar.Jika benar begitu artinya dia adalah orang ketiga yang menghalangi kebahagiaan Robert dan pacarnya.


Pantas saja.


kembali semua orang tertawa terbahak-bahak dan berbicara tentang banyak hal namun semuanya menjurus pada kata pacaran.


Semua hanya berhenti ketika bel berbunyi lagi. Andien segera membayar tagihan dengan kartu kreditnya.


Segera saja mereka masuk lagi ke dalam kelas dan belajar dengan jujur. Tidak ada lagi candaan dan tawaan jika guru sudah masuk ke dalam kelas.


Tapi kegilaan para remaja tidak berakhir sampai di situ. Mereka langsung menarik Andien ke supermarket besar saat sekolah usai.


Andien juga tidak berdaya dia menyerah dan mengikuti apa kata teman-temannya ini. Lagi pula ini juga hal yang disebut oleh ibu mertuanya.


Hari ini Andien sama sekali tidak melihat kebenaran keberadaan Robert sama sekali. Namun begitu dirinya yakin jika Robert masih masuk mengisi jadwalnya seperti biasa.


Perlahan-lahan hati andien sudah mulai dingin.


Bohong jika dikatakan Andien mengikhlaskan semuanya .Tentu saja dia masih merasakan rasa sakit yang menusuk di dalam jantung.


Tapi segera gelap tawa teman sekelas membuat Andien berpikir positif lagi.


Serahkan semuanya pada takdir.


Andien pikir dia akan baik-baik saja seiring waktu. Tapi jauh di ibukota seseorang menahan rasa sakit yang sama di dadanya.


"Huk..ahh kakak"panggil Cat atau Katy di mulut teman temannya.


Kebetulan sekali dia baru pulang sekolah.Dia juga pelajar di sebuah SMA.


Hari ini dia sengaja pergi langsung ke rumah Bima kakak beda ibu.Bima belum kembali tapi Yuki yang menyambutnya juga melihat wajah tidak enak dari gadis kecil itu.


"Ada apa dek kamu sakit lagi?"tanya Yuki.


Katy segera memeluk kakak iparnya ini. Dia terkadang menganggap kakak iparnya lebih bagus dari kakak kandungnya sendiri.


"aku tidak tahu apa yang terjadi tapi rasa sakit itu terus menerus datang hari ini. meski tidak sekuat tadi malam"kata Katy dengan sedih.


kata ibu jika mereka berdekatan perasaan seperti itu tidak akan dia rasakan sama sekali. ini hanya terjadi jika mereka dalam posisi yang jauh seperti sekarang.


Aneh kan.


Kakaknya Bima juga memiliki putra kembar tapi mereka tidak memiliki reaksi yang sama seperti yang dialami dengan kembarannya.


Mungkinkah ini efek dari perpisahan ini.


"kamu harus tahu jika kamu senang dia juga bisa mengimbanginya. jadi kakak pikir kamu harus mencari sesuatu yang membuat perasaanmu lebih nyaman. pergi berlibur dan shopping, selain hati perasaanmu akan lebih baik perasaan dia juga akan begitu kan?"

__ADS_1


"apa kakak Yuki pikirkan demikian kak?" katanya dengan mata merah.


"mungkin saja siapa yang tahu kan, Cuba dulu " jawab Yuki yang juga tidak yakin.


"Hem tapi bayarin yah kak"


Yuki menepuk pundak nya dengan lembut.Dia setuju dengan cepat.Sebenarnya catricia dia juga punya uang sendiri.


Tapi dia selalu bersikap manja dengan yuki dan dua ipar lagi.Tapi Yuki jadi Favorit nya di sini.


"Oke mau liburan ke mana Hem, korean atau ke Paris?"kata Yuki dengan membelai rambut panjang adik ipar nya ini.


"bosan kak liburannya ke luar negeri mulu, sekali-sekali di negeri sendiri oke juga lah"kata Katy lagi.


"Urus aja ntar di biayain deh"


"Beneran ya kak,janji ya" katanya lagi dengan genit. Dia tidak ragu mengusapkan kepalanya seperti seekor kucing pada kakak ipar.


"tuh kan bilang liburan aja hatinya udah baikan.Nggak sakit lagi neng?"


"Kakak ih tapi bener deh,nggak sakit lagi kan"katanya dengan mata berbinar-binar.


"jika tebakan kakak benar kamu harus sering bahagia seperti ini maka dia juga akan bahagia di sana"katanya lagi.


"Oke aku akan tapi pakai uang dia aja deh jangan pakai uang aku, gimana?"


"Hem kalau itu tanya sama Papa jangan tanya sama aku"


"Oke kalau gitu aku pulang ya kak aku mau tanya sama papa. Mau menyenangkan hati tapi ngabisin duit dia hehehe"


Gadis kecil yang berambut panjang itu segera berlalu pergi. Dia sepertinya sedang mendapatkan pencerahan atas masalah yang dia tanggung saat ini.


Abimanyu Nugraha memiliki sebuah perusahaan besar yang sekarang bahkan memiliki beberapa anak cabang yang berkembang sampai go internasional.


Mari sebut perusahaan ini dengan nama Nugraha grup. perusahaan ini disebutkan adalah sebagai perusahaan keluarga.


Para investornya adalah keluarga tersendiri tidak ada orang lain di dalamnya.


Bima sebagai putra satu-satunya memiliki 70% saham yang dikatakan terbesar di Nugraha Grup.


Abimanyu sebagai ayah dari Bima hanya memegang 10% saham. ibu dari Katrina tidak memiliki saham apapun di perusahaan ini. Tapi dia memiliki dua anak perempuan yang saat ini kehilangan satu.


Meski demikian masing-masing memiliki 10% saham di dalamnya. Dan Nugraha Grup sudah menyetor deviden dari saham itu setiap bulan sejak keduanya lahir di dunia.


Satu persen saham saja sudah memastikan seseorang hidup dengan layak. Tapi si kembar sebenarnya memiliki 10% saham tersebut.


uang ini dikantongi dan dikelola secara pribadi oleh masing-masing pemiliknya. Katy juga mengambil uang ini untuk mengembangkan hobinya sebagai desainer.


Dengan begitu dia juga sebenarnya adalah gadis kaya dengan karir yang matang.


Sedangkan milik si kembar lainnya tidak pernah bergerak sama sekali sejak dia lahir. Meskipun Nugraha grup kehilangan Putri ini .Namun dividen tetap dibayarkan dan sekarang tabungan itu gendut.


Di sisi Bima pula,70% saham miliknya dikelola langsung oleh Yuki sebagai istri pertama.Hal ini sudah dibuat kesepakatan saat mereka menikah.


Abimanyu Nugraha juga mengetahui itu tapi dia tidak akan masuk campur masalah hubungan suami istri.


Jadi di mulut Katy, dia ingin pergi berbelanja dan pelesiran namun menggunakan uang Putri yang hilang.


Dia pulang untuk membuat proposal pada ayahnya. Diterima atau tidak itu adalah masalah nanti. Yang jelas catricia sudah mendapatkan jawaban atas masalahnya.


Sekarang Andien yang sebenarnya adalah putri hilang dari Nugraha. Sedang pusing melihat bagaimana teman-temannya berjuang di antara rak-rak camilan.


lihat saja apa yang diambil oleh Romlah si gentong air. dia mengambil satu kotak mie instan berikut dengan satu pak telur.


Lalu dia mampir ke rak sayur membeli sawi tomat dan seledri juga.


"hei mau buka kantin Bu?"tanya Andien malas.


"jangan takut sayang ini bukan uang lo kan. Tadi gue udah nelpon nyokap makan malam di tempat lu. Daripada ribet lebih baik kita makan mie instan satu kotak biar buncit sekalian hahaha" kata romlah dengan mata bersemangat.


Andien juga tidak berdaya ingin marah .Mereka bilang ingin mengerjakan pekerjaan rumah bersama-sama. Siapa tahu malah berpikiran untuk makan di rumahnya sekalian.


Ini keterlaluan kan.


"kenapa nggak bawa aja supermarketnya ke rumah sekalian sih neng geulis?"


"maunya gitu sih tapi takut mama mertua gue bangkrut"jawab Romlah setengahnya.


Pas Andien pergi ke meja kasir,dia tepuk jidat lagi. Pengen marah juga malu sama CCTV yang dipasang di supermarket ini.


Gimana tidak enam sekelasnya ini masing-masing menarik satu troli makanan ringan. Bayangkan itu ada 6 troli yang berderet di depannya. semua itu diisi hanya dengan camilan.


Dua troli sudah dihitung tinggal 4 troli lagi. Sebenarnya mereka tidak kalah gilanya dengan si Romlah.


"heh kalian pada ngambil tu kira kira ding,bayar sendiri rugi baru nyahok lu "kata Andien yang memang benar-benar marah dia nggak pura-pura lo.


"tenang aja say uang mertua gue"kata Safitri yang tidak mau tahu.


"beneran tuh Din kok kamu yang sewot sih tinggal gesek doang kok"


"enak bener lu bicara ya, emangnya jajanan sebanyak ini bisa habis?"


"ya sayang,kalau nggak abis kan bisa disimpan untuk besok.Jangan takut aku bawa pulang aja ntar kenapa ribet sih" kata Reni yang kesurupan jin si Romlah.


"Hah , dasar dapat teman model pisau cukur!"kata Andien lagi.


Tapi tidak ada satupun yang peduli dengan apa yang dia katakan.


Mereka meminta kasir mempercepat penghitungannya. Takut Andien tidak mau menggesek kartu kredit.


Tak lama kemudian penampilan delapan sepeda motor termasuk dengan Andien berjalan di jalan raya.


Masing-masing memiliki beban yang memenuhi sepeda motor mereka. segera saja jalanan jadi heboh. Karena para remaja ini tertawa cekikan sepanjang jalan.

__ADS_1


Lihat saja sih Romlah yang sempet-cepatnya menggoda pemuda tampan yang berdiri di halte bus.


Pria itu sampai tersenyum malu mendengar teriakan Romlah yang mengatakan jika dirinya tampan tapi jomblo.


Andien yang awalnya kesal tapi akhirnya dia juga terinfeksi dengan suasana gila teman-temannya.


Sepanjang jalan Andien juga tertawa seperti tidak memiliki masalah sama sekali.


Suasana juga semakin heboh saat remaja yang masih memakai seragam SMA ini memasuki sebuah apartemen.


"wih canggih ya apartemennya, kapan aku ngerasain bobo di sini?"kata Romlah yang bahkan tidak sempat membuka sepatunya.


Dia langsung lirik sana lirik sini. Andien mengatakan jika Romlah berbakat menjadi seorang pencuri. Mana Romlah peduli dengan kata-kata seperti itu.


"Mama aku pulang"teriak Andien yang membuat teman-temannya heran.


"eh emang ada mama mertua di sini ya ndin ?"tanya Romlah yang heran.


"ya enggaklah tapi mamaku itu masang CCTV. jadi dia bisa tahu kelakuan kalian di sini" kata Andien jujur.


"Eh masa sih?"


Andien segera menelpon nomor Mama Robert dan memakai loudspeaker agar semuanya mendengar.


"Halo sayang Yang mana tuh namanya si Romlah, yang bulat kayak gentong air itu ya?"suara mamanya segera bergema membuat Romlah memerah karena malu.


Mama Robert jelas mengatakan tentang bentuk tubuhnya jadi jelas jika memang ada CCTV di sini.


Tapi dia bukan takut hanya saja merasa jadi seleb yang langsung tampil secara live di TV.


"Hai Mama mertua aku calon menantu hehehe. apa kabar?"kata Romlah dengan gilanya.


"Hehehe boleh kalau mau jadi mantu tapi kecilin dulu tubuhnya ya "kata membawa Robert yang tidak kalah gokilnya.


"aduh mama mertua ini mah udah dari dalam perut nggak bisa diubah, salahin aja nyokap yang ngelahirin gentong air"kata Romlah yang tidak lagi malu.


"Hahahaha Andien temanmu lucu Mama suka deh. eh kalian bawa apaan itu jajanan ya, atau mau buka warung sekalian?"kata mama Robert di seberang.


Yang pertama malu adalah Reni ,dia memiliki hati nurani tidak seperti teman sekelas Andien yang lain. wajahnya yang malu-malu terlihat jelas di CCTV oleh Mama Robert.


"maaf Tante tadi khilaf"kata Safitri dengan wajah malu.


"oh tante nggak marah kok kalaupun itu pesan aja lagi yang banyak itu kan cuma jajan kalau kalian mau belinya tas Gucci ,tas channel itu minta di gampar hahaha "


"beneran mama mertua nggak marah?" kata Romlah lagi.


"ya enggak sih tapi marah jika kamu sebutnya Mama mertua kapan kamu nikahnya sama putraku si Robert "


"ya bukan sekarang sih tapi kemungkinan besar tahun depan hahaha" jawab Romlah sekenanya.


"itu bagus tapi masalahnya takut ada yang cemburu loh. jadi ntar aja ya kalau udah nikah sama Robert mau manggilnya Mama mertua"


Romlah langsung ditolak mentah-mentah oleh ibu mertua. Tentu saja membuat Andien jadi senang dan ingin menari karenanya.


"ake Tante tunggu aja tanggal mainnya"


"ya udah kalian senang-senang aja dulu ya itu sekotak mie habisin. Andien jangan lupa sholat lho"pesan mama lagi.


Andien segera mengganggu dan mematikan hubungan telepon .


Meski begitu dia sangat yakin jika ibu mertua masih melihat apa yang akan mereka lakukan kali ini.


Namun begitu Andien sama sekali tidak merasa risih .Dia malah senang diperhatikan oleh seseorang yang dia anggap seorang sebagai mama.


Semua orang mulai canggung melihat jika ada CCTV di apartemen ini. Namun Romlah membuat jenaka sehingga semua nya tiba-tiba melupakan hal itu.


Sekelompok remaja segera memenuhi dapur Andien yang membuat berantakan dengan cepat.


Hanya memasak beberapa bungkus mie tapi sesudah membuat kekacauan yang tidak perlu. Tapi suasana menjadi hangat sampai-sampai mama dan papa Robert di ujung sana juga tertawa melihat perilaku mereka.


Sebelum mie matang Robert sudah kembali entah dari mana padahal sekolah sudah lama dibubarkan.


pertama masuk tentu saja dia diserang oleh Romlah"Halo pak guru baru pulang ya capek, lapar , apa mau dipijat dulu"


"Eh kalian...


"Mas Mama yang ngizinin tadi kok mas "kata Andien yang tidak nyaman melihat wajah robert yang sangat tidak bersahabat.


" Aku tahu tadi Mama udah cerita"kata Robert dengan singkat.


Dia langsung masuk ke kamarnya dan membersihkan diri. Robert sangat kesal dengan keputusan Mama yang membiarkan anak-anak datang di sini.


Dia sangat ingin tidak pulang malam ini tapi Mama akan melihat keengganan ini melalui CCTV.


Jadi Robert segera membuat keputusan jika dia tidak akan keluar dari kamar.


Tapi perut Robert mulai membuat masalah.Mau tak mau Robert keluar juga dan pergi ke dapur melihat adakah sesuatu yang bisa dimakan.


"Mas mau makan?"tanya Andien yang melihat suaminya itu keluar dari.


"aku lapar" kata Robert singkat.


Andien segera ke belakang dan mengemas sepiring mie goreng instan dengan telur ceplok. Tapi tadi dia juga sempat menggoreng beberapa keping nugget untuk robert.


"maaf mas aku tadi nggak sempat masak habis mereka pada ribut semua"kata Andien dengan wajah bersalah.


"Nggak apa-apa"


Robert hanya memakan dengan lahap karena perutnya memang sudah keroncongan dari tadi. sepulangnya dari sekolah dia langsung mengerjakan tugas kantor yang sudah menumpuk dalam beberapa hari ini.


Pekerjaan ini menumpuk dikarenakan pertemuannya dengan Serra yang lebih intens sejak beberapa minggu ke belakangan.


Dia merasa tidak nyaman untuk menolak keinginan Serra yang terus-menerus ingin berbicara setiap malamnya. Mereka bahkan membuat janji untuk malam ini juga.

__ADS_1


Terkadang Robert merasa tidak nyaman dengan kehidupan seperti ini.


Berasa memiliki dua istri.


__ADS_2