Cinta Setelah Andin Pergi

Cinta Setelah Andin Pergi
klub malam


__ADS_3

Sejak kembali dari mengunjungi mengunjungi museum braja sandi, Andien sudah menekuk wajahnya sehingga menjadi jelek.


Yanti dan Sari bahkan tidak mau menyapanya sangking tidak nyamannya itu.


Di sini Haikal beranggapan jika Andien hanya sedang kesal karena dirinya ditinggal sendirian di pelataran museum.


Mau tidak mau Haikal merasa bersalah karena itu.


"sorry ya Andien seharusnya aku itu tetap bersama kamu, tapi kalau kamu itu maunya ditemenin sama aku ya bilang aja kenapa harus malu-malu seperti itu.?"tanya Haikal yang pede.


Entah kenapa Haikal merasa Andien kesal pada dirinya karena ditinggal. Padahal kejadiannya tidak seperti itu sama sekali. Andien hanya melirik Haikal dengan wajah penuh tanda tanya.Tapi dia tidak mengatakannya sama sekali, biarkan Haikal merasa percaya diri dengan asumsi yang dia buat.


"kalau gitu gimana kalau kita kalau aku tuh ngajak kamu makan malam, sekalian melihat pemandangan malam di Bali gimana. ya hitung-hitunglah sebagai membayar kesalahanku tadi hehehe"kata Haikal yang merasa ingin mencubit pipi Andien.


Bibir Andien yang manyun seperti mengundang keinginan Haikal untuk mencium nya.


Haikal pikir tawarannya pasti akan ditolak lagi oleh Andien seperti biasanya.Tapi Haikal bener-bener diberikan sebuah kejutan yang indah.


Kali ini Andien benar-benar mengganggu setuju.Dia memang sedang bad mood jadi memerlukan sesuatu untuk pelampiasan.


Haikal langsung berteriak kegirangan di dalam hatinya.Sudah beberapa kali dia mengajak Andien untuk jalan di malam hari namun Andien selalu menolak dengan berbagai alasan.


"Hehehe kalau ku tahu meninggalkan dia sesaat,bisa membuat Andien berubah pikiran. Maka aku akan melakukan trik ini sejak kemarin.!"pikir Haikal pada dirinya sendiri.


Sari dan yanti juga terkejut dengan perubahan ini.Tapi mereka tidak ingin mencampuri urusan Andien. Apalagi wajah Andien sedang bete habis.


Haikal segera membicarakan tentang waktu dan lokasi yang akan mereka kunjungi nanti malam.Dia benar benar melupakan keberadaan Sari dan Yanti.


Dia juga berjanji untuk menunggu Andin di lobi hotel Nugraha Bali style


Yang membuat Haikal senang adalah Andien yang setuju dengan cepat .Apalagi Andien tidak menawarkan sari dan Yanti untuk pergi bersama-sama.Artinya hanya ada Haikal dan Andien nanti malam.


Dengan begitu bukankah ini bisa di katakan sebagai sebuah kencan.


Ketika Andien pergi dengan bus wisata yang kembali ke hotel Nugraha Bali style. Pada saat itulah Haikal merasa bahagia dan meloncat di tempat.


Andien akan pulang ke Jakarta dua hari lagi artinya kebersamaan mereka tidak akan lama.


Dengan demikian Haikal harus memanfaatkan waktu yang sedikit ini untuk menarik Andien ke dalam pelukannya secara sukarela.


Sebab itu Haikal mulai merencanakan kencan ini sebaik mungkin.


Sementara itu Andien sama sekali tidak berpikir jika tawaran Haikal tadi adalah sebuah kencan. Menurutnya suasana hatinya yang sedang memburuk membutuhkan penghiburan.


Mungkin dengan berjalan-jalan sebentar membuat hatinya yang sedang galau menjadi baik lagi.Tapi Yanti segera maju untuk membicarakan hal ini.


"Andien apa kamu serius ingin jalan dengan Haikal nanti malam. gimana kalau kami ikut ya soalnya Haikal juga nggak bisa dipercaya orangnya"kata Yanti dengan tulus.


"ya Andien kamu itu harus hati-hati loh, kita baru kenal Haikal beberapa dua hari terakhir"kata Sari.


Andien tidak menjawab ,tapi saat ini dia benar-benar kesal dengan apapun .Sampai sampai perkataan dua sahabatnya ini benar-benar tidak dimasukkannya ke dalam hati.


Mungkin tidak dengan Yanti tapi berbeda lagi pemikirannya dengan Sari


Andien yakin sari adalah gadis yang matre .Jika dia ditawari uang dia akan berubah pikiran secepat membalikkan telapak tangan.


Mungkin niatnya hanya ingin makan gratis jika diajak untuk jalan-jalan. Dengan pemikiran sinis seperti itu, Andien tidak ingin ditemani oleh dua teman yang munafik.


"tidak perlu aku benar-benar tidak butuh ditemani oleh kalian. lagi pula aku sudah dewasa bisa menjaga diri sendiri kok"kata Andien jutek.


"Tapi an...


"Udahlah aku capek,aku naik duluan ya"kata Andien yang tidak ingin mendengar pendapat sari dan Yanti.


Perubahan hati Andien benar-benar membuat Yanti dan Sari khawatir. Terlebih lagi dengan sari yang memang sudah dipandang rendah oleh Andien.


Sari sudah merasa bersalah atas perilakunya beberapa hari ini. Tapi Sari berniat untuk merubah dirinya sendiri menjadi pribadi yang lebih baik setelah ini.


Sari berniat tidak akan mudah tergoda lagi dengan uang meskipun jumlahnya lumayan besar.


Sekarang sari dengan tulus menesehat Andien tapi Andien sama sekali tidak mendengarkan nasehat nya lagi.


Mereka juga tidak mengerti kenapa suasana hati Andine bisa memburuk dengan cepat. Padahal sebelum masuk ke monumen braja sandhi, Andien masih baik-baik saja dan tersenyum.


Hanya setelah keluar dari monumen braja sandi ,Yanti dan Sari menyadari ada sesuatu yang salah. Tapi mereka sama sekali tidak bisa menebak , di mana letak kesalahan itu.


Ketika Andien pergi meninggalkan dua sahabatnya ini di lobi, Sari dan Yanti benar-benar khawatir. Karena tidak ada jalan lain mereka hanya bisa berharap tidak ada kecelakaan yang terjadi di tengahnya.


Tapi untuk bersiap-siap tentang sesuatu yang tidak diketahui ,ini akan lebih baik.


"jadi gimana ini yang tidak mungkin kita akan membiarkan Andien pergi sendirian kan aku takut Haikal itu pria yang tidak baik lagi pula ini adalah Bali loh"kata sari khawatir.

__ADS_1


Bali adalah kota wisata yang tentu saja memiliki beberapa hal tersembunyi di baliknya. Wajar jika keduanya merasa khawatir tentang Andien terlebih lagi Andien bukanlah gadis yang berpengalaman tentang pergi ke klub malam.


Gimana seandainya Haikal membuat Andien mabuk.


Memikirkan hal seperti itu saja keduanya jadi bergidik ngeri.


"tapi Andien benar kita tidak mungkin bisa mencampuri urusan nya kan?" keluh Yanti pelan. Mereka adalah teman yang tentu saja akan membantu jika temannya dalam kesusahan.Tapi sekarang Andien sendiri yang tidak ingin mereka ikut campur dalam urusannya, jadi apa hak Sari dan Yanti untuk itu.


"Iya sih tapi...


Setelah berbicara banyak keduanya akhirnya memutuskan untuk memberikan informasi ini pada pak dosen Robert.


Selama dua hari Robert tidak menampakkan batang hidungnya di antara para mahasiswa. Jadi Sari dan Yanti juga tidak melihat di mana persis nya Robert saat ini.


Tapi bukankah Sari dan Yanti mengetahui dengan jelas jika pak dosen itu sebenarnya menyewa kamar di persis di sebelah kamar Andien.


Dengan sedikit keberanian keduanya sudah berdiri di depan pintu Robert. sebelumnya dua sahabat ini sudah bertanya dengan resepsionis. Dari resepsionis diketahui jika Robert baru kembali beberapa jam yang lalu ke kamarnya.


Ting nong... Ting nong..


Robert yang sudah mengerjakan beberapa hal dalam laptopnya mendengar suara panggilan dari pintu mau tidak mau Robert melepaskan pekerjaannya dan pergi membuka pintu.


"Sari Yanti ngapain kamu di sini ?" tanyanya pada dua sahabat Andien ini.


Sari dan Yanti saling pandang dan saling sikut sepertinya mereka sedang mencoba saling dorong untuk menyebutkan niat kedatangan.


"Hem mau masuk.?"tanya Robert lagi. Robert berpikir ada sesuatu yang perlu yang akan disampaikan oleh Sari dan Yanti jadi dia berpikir untuk membawa mereka masuk.


"tidak perlu pak ini hanya sebentar hehehe" kata sari malu malu.


"kalau begitu katakan saja jangan takut begitu ,aku tidak makan orang kok" Kata Robert menyela perkataan sari. Sebenarnya Robert memiliki begitu banyak pekerjaan yang tidak bisa ditawar. Jadi dia ingin tahu tujuan sebenarnya dari dua garis ini sampai nekat mengetuk pintu kamarnya.


"begini pak entah kenapa hari ini kami melihat situasi Andien sedang tidak bagus. Dia sepertinya sedang dalam masalah. nanti malam rencananya Andien akan pergi dengan Haikal. kami hanya khawatir akan terjadi sesuatu karena tidak yakin tentang Haikal hehehe gitu aja pak " tambah sari ragu.


Sari berpikir baik tapi mana tahu Haikal memang benar-benar tulus dan tidak berpikir ingin melakukan sesuatu yang tidak wajar pada Andien.


Tapi implikasinya dia dan Yanti akan terbina getahnya.Melaporkan masalah ini pada Robert tentu akan membuat Andien semakin tidak senang.


Jadi Sari sebenarnya ragu apakah tindakannya ini sudah benar atau tidak.


"maksudmu Andien akan pergi keluar nanti malam dengan Haikal dan kondisi hati Andien sedang tidak bagus.?"informasi ini membuat Robert membelalakkan matanya. Andien yang dia kenal bukanlah Andien yang suka keluyuran malam.


Tadi ditelepon robert juga menyadari jika Andien memang sedang kesal atas sesuatu. Sekarang dia malah menyambut tawaran Haikal yang tidak jelas itu.


"aku mengerti terima kasih atas infonya dan...


Robert segera merogoh koceknya dan mengirimkan beberapa helai kertas berwarna merah.


"pak Robert tidak perlu membayar, kami tulus kok hanya berharap tidak ada sesuatu yang terjadi pada Andien. Tapi pak Robert bisakah bapak bekerja di balik layar saja,biarkan Andin menikmati malam bersama Haikal dulu?" kata Yanti


"Andien masih muda dan perlu menikmati masa mudanya pak"tambah Yanti di dalam hatinya.


Mendengar kata-kata itu Robert senang, dia tidak peduli dengan penolakan tapi langsung memasukkannya ke dalam kantong samping sari.


Teman yang akan membantumu tanpa pamrih adalah teman yang baik. Penting untuk mempertahankan teman seperti itu.


"ini adalah kabar penting tentang istriku jadi lagi pula aku sudah mengatakan akan ada bayaran untuk setiap informasinya bukan.?"kata Robert yang memaksakan uang nya.


"Tapi pak...


"sudahlah saya sangat berterima kasih dan akan ingat pesan kalian"ujar Robert lagi.


Begitu Sari dan Yanti pergi Robert langsung menutup pintu. baru di situlah Robert merasa marah dan kesal.


Memang Robert tidak mengetahui pribadi Haikal seperti apa.Tapi bisa dilihat dengan mata telanjang jika karakternya tidak baik sama sekali.


Tapi apa yang dikatakan oleh Sari dan Yanti itu memang ada benarnya. Andien masih muda dan hanya ingin tahu dengan dunia yang tidak pernah dia lihat sebelum ini.


"baiklah Andien aku akan mengikutimu nanti malam. Kau bisa melakukan apapun bersama Haikal tapi tidak jatuh cinta"kata Robert pada dirinya sendiri.


Jadi malam itu Robert sebenarnya sudah menunggu di lobi dengan pakaian yang serba hitam. Dia tidak ingin melarang Andien pergi tapi hanya ingin menjaganya dari situasi yang tidak di ingin kan.


Ketika Andien turun ke lobi dia langsung disambut oleh Haikal dengan tangan terbuka.


Andien memakai baju blus sederhana dengan celana jeans. Tidak ada sesuatu yang terbuka di sana.


Namun begitu Andien tetap saja menampilkan Aura muda dan kecantikannya yang mumpuni.


Keberadaan Haikal yang mudah dan tampan juga memberi pandangan yang bagus.Mereka seperti pasangan yang normal.


Robert saja yang melihat dari kejauhan merasa takut jika Haikal benar-benar meraih hati Andien.

__ADS_1


Ingin rasanya Robert maju dan menarik Andien agar tidak pergi bersama Haikal.Tapi dia juga ingin Andien tahu baik dan buruknya Haikal itu seperti apa.


Sekarang Robert harus puas dengan mengikuti mantan istrinya pergi bersama laki-laki lain.


Haikal membawa mobil sendiri jadi Andien masuk ke dalam mobil itu.


" jauh nggak klub malam nya?"tanya Andien ketika mobil sedang pergi ke satu tempat.


"jangan khawatir neng nggak jauh kok, lagian apa yang harus ditakutkan. Ada aku di sini hahaha"kata Haikal yang tertawa.


Dia dengan sengaja memegang tangan Andien untuk beberapa saat.


Tiba-tiba saja Andien menyesali keputusannya untuk ikut Haikal malam ini. Tapi karena sudah terlanjur dan juga rasa penasaran dia tetap mengikutinya sampai akhir.


Sementara itu Haikal dan Andien sama sekali tidak menyadari ada sebuah mobil yang menguntit mereka sejak awal.


Dua puluh menit kemudian mobil berhenti di sebuah klub malam yang sepertinya meriah.


Dengan rasa penasarannya Andien mengikuti Haikal masuk ke dalam klub malam itu.Begitu juga dengan Robert yang menyusul mereka tidak lama kemudian.


Suasana klub malam atau naik club di jalan raya legiun kota ini, selalu ramai terutama oleh anak muda dari wisatawan asing.


Andien yang digiring nya masuk ke klub malam ini hanya bisa menurut dan tidak pernah menolak sama sekali.


Seumur hidup Andien belum pernah masuk ke dalam klub malam.Ini adalah pengalaman pertamanya dan berpikir cocok dengan suasana hatinya yang memburuk.


"tempat hiburannya boleh juga." kata Andin pada Haikal.


"hahaha jadi menyesal kan kamu nggak ikut sejak awal. coba kalau kamu mau aku ajak, tentu udah lama menikmati suasana seperti ini. kamu sih anak rumahan hahaha."


Night club ini adalah bangunan dengan 4 lantai. Pada lantai 2 di disediakan ruangan diskotik yang luas. katanya bisa menampung sekitar 1000 orang di saat yang sama


Di lantai 3 pula ada area bar yang bisa dibuat tempat bersantai untuk menikmati berbagai hidangan cocktail. Ada banyak anak muda dari berbagai negara dan juga wisatawan lokal yang duduk di sini.


Meski begitu Haikal masih terus saja menarik Andin. sehingga Andien berpikir bukan di sini lokasi yang seharusnya mereka berada.


Di ruang terbuka di lantai empat ada rooftop garden launch yang menghadirkan suasana romantis beratapkan langit untuk melihat bintang dan bulan.


"di sini tidak ada tiket masuk, jadi cukup banyak peminatnya." jelas Haikal dengan semangat.


Tidak perlu dikatakan tapi Andien jelas melihat bagaimana beberapa wisatawan mancanegara yang lewat di depan matanya.


Dari warna kulit dan beberapa ciri khas jelas diketahui ada wisatawan Australia Jepang dan juga.


Karena tidak tahu apa-apa tentang dunia malam jadi Haikal memperkenalkan beberapa macam Cocktail non alkohol.


"jangan khawatir di sini juga ada minuman yang tidak beralkohol katanya juga masih halal."jelas Haikal lagi


"beneran halal ya kalau haram, dosa kamu yang tanggung"kata Andien dengan nada serius.


Andien benar-benar tidak pernah menyentuh sesuatu dengan nama minuman keras.


"jangan khawatir aku tidak akan berbohong. contohnya mojito atau mocktail. Kamu bisa pilih ,ini halal kok" ujar Haikal lagi.


Andien masih bersikap hati-hati karena dia memang tidak ingin jatuh ke dalam lubang api .


Jadi dia mengambil telepon genggamnya dia berselancar di dunia maya.


Setelah yakin jika dua jenis minuman yang disebutkan oleh Haikal tadi tidak mengandung alkohol barulah dia bisa menarik nafas lega.


Mojito sebenarnya hanyalah minuman dengan cita rasa buah.Ini di buat kombinasi rasa manis dari sirup dan rasa segar dari potongan buah ditambah dengan rasa khas dari daun mint. Tanpa mengunakan rum ,mojito menjadi minuman yang populer karena tidak mengandung alkohol sam sekali.


"oke kalau gitu aku pesan mocktail aja deh"kata Andien yang berpikir tentang mocktail.


Menurut google, mocktail itu adalah sejenis minuman non alkohol yang dibuat dengan campuran jus buah.


Jadi dia lebih memilih jus buah saja.


"oke tidak masalah" kata Haikal.


Haikal segera memanggil pelayan dan membisikkan sesuatu di telinga pelayan tersebut.


Pelayan segera tersenyum dan pergi setelah mengantongi beberapa lembar uang kertas berwarna merah.


"eh kok pakai dibisikin segala nggak bisa dijelaskan begitu aja.?"


Robert melihat langsung atraksi mereka berdua dari jarak sekitar 5 meter.


Ada rasa sedih dan juga rasa kecewa ketika mendapati Andien benar-benar mencoba membuka diri untuk laki-laki lain.


Bahkan sekarang Robert mulai bertanya-tanya apakah jalan yang dia tempuh ini benar atau tidak.

__ADS_1


Keluarga Nugraha sekarang sudah menyatakan posisinya sebagai pendukung.Jadi kenapa tidak menggunakan Nugraha saja untuk mendorong Andien agar kembali dalam pelukannya.


Menginginkan cinta Andien sepertinya itu akan sulit.Tanpa sadar andien sudah menanamkan kebencian pada dirinya karena kejadian perceraian itu.


__ADS_2