Cinta Setelah Andin Pergi

Cinta Setelah Andin Pergi
terinspirasi Andien


__ADS_3

Lagi lagi kasus Katty segera di publikasikan oleh beberapa media termasuk lah media televisi.


Di katakan Katty mengalami percobaan pembunuhan yang sudah direncanakan sebelumnya oleh seseorang yang memiliki penyakit mental yang serius.


Akibatnya tempat di mana Katty dirawat di saat ini benar-benar menjadi tujuan dari pemburu berita.


Ini bagus tapi yang tidak terduga adalah Andien yang kedatangan tamu.


Romlah datang dengan santai nya.


Belum masuk ke ruangan suara berisiknya yang khas sudah terdengar langsung ke telinga Andien.


Andin nggak sempat terpukul dengan hilangnya Katy baru saja merasa lega sekarang dia merasa bahagia kedatangan sahabat lama.


"Andien!"Romlah masuk dengan pak guru Salim dan beberapa kenalan lagi bersama nya.


Dia sangat bersemangat sekali melihat andien di dalam kamar itu tapi segera membeku di tempat. Tapi itu hanya sesaat setelah itu dia teriak lagi dan langsung memburu Andien dan memeluknya seperti di masa lalu.


"Andien....


"Romlah,kamu datang? gimana kalian semua tahu aku ada di sini tanya Andini yang tiba-tiba saja menjadi bego.


"duh kamu tuh ya kalau bego itu jangan dipelihara tahu. udah jelas kejadian ini viral di dunia maya, ya tau lah kan"


"kamu tuh ya nggak tahu gimana sakit hatinya sama kamu nikah nggak bilang-bilang. kamu pikir aku ini jadi teman seperti apa sih"kata nya seraya mengetuk kepala Andien dengan tisu.


"maaf ya bok waktu itu kan aku lagi bingung aja hehehe. tapi gimana kamu bisa bedain aku sama Katty"kata andien.


Tadi Romlah dan yang lain juga sempat bingung di sini ambil berpikir mereka sedang bingung karena ada dua wajah yang sama. itu saja sulit untuk seseorang memilih siapa Andien dan siapa Katty.


Tapi itu hanya sesaat Romlah bisa membedakannya dan menebak lebih cepat. Apa sih rahasianya.


"ahhh kamu lagi ya, berita viral itu kan bilang kembaran kamu itu lagi diculik tentu saja yang dirawat di sini dia bukannya kamu pe'a"kata Romlah lagi.


"Oohh gitu,eh Savitri , Rani kalian juga?"


Mereka adalah geng di masa lalu tentu saja sangat disambut kedatangannya di rumah sakit ini.


Andien tiba-tiba merasa dia tidak bergerak dan masih di tahun yang sama di mana dia masih adalah siswa SMA.


"Hai an, aku sama Rani kuliah di Bandung ini. sebenarnya sih satu universitas sama Katty tapi kami sama sekali tidak pernah ketemu.ya mungkin karena beda jurusan aja hahaha" kata Savitri


"Ahh kalian masih siswa di universitas sama aku kok nggak pernah kenalan gitu. kalau di sapa mungkin aku akan ngerti kalian ini sahabatnya patty kan"kata Katty yang tiba-tiba Celetuk.


"Kan beda jurusan..


"Oh Hahaha...


mereka semua tertawa terbahak-bahak, jadi memang seperti itu dia adalah orang yang mudah bergaul dan dengan cepat bisa akrab dengan orang yang baru.


Yang berbeda dengan andien yang perlu waktu untuk menyesuaikan diri.


"Pak Salim,ah keenakan bicara jadi lupa sama bapak maaf ya pak"sapa Andien pada pak Salim yang tiba-tiba saja keberadaannya dilupakan oleh semua orang.


"Ahh jangan hiraukan dia, dia itu mah memang gitu ya kan pak"kata Romlah tertawa.


"Romlah kamu tuh nggak sopan amat sih dari dulu sering aja sama pak Salim kayak gini.is maaf ya pak, apa tahu kan si Romlah ini urat malunya udah putus hahaha"kata Andien.


Pak Salim tidak bisa menjawab apapun tapi wajahnya memerah dengan cepat dan dia memalingkan muka dengan batuk beberapa kali.


Tapi...


"Romlah kamu...kamu hamil?"baru kemudian Andi menyadari ada sesuatu yang berbeda dari sahabat nya ini.


Romlah memang memiliki wajah tambun dan bulat seperti sarung nangka. Tapi sekarang wajahnya yang bulat itu sedikit tirus dan menampakan kecantikannya yang alami.


Tubuh bulatnya itu juga sudah menyusut sedikit. Namun yang membuat Andien terkejut adalah semua lemak yang ada di tubuhnya itu sekarang seperti menumpuk di bagian perut.


Dia sepertinya sedang hamil.


Romlah yang ditanya seperti itu malah menggangguk tanpa malu sama sekali. Dia mengelus perutnya yang sedikit buncit dan berkata jika dia saat ini hamil tujuh bulan lebih.


"ahh kapan nikah nya Romlah,kok kamu nggak ngabarin sih. kalau aku dikasih tahu pasti aku tuh memberi kamu kado yang besar.Kan kamu juga yang rugi"kata Andien lagi.


"Hei pe'a yang nyuruh kamu ganti nomor HP itu siapa Hem, di mana kamu bisa dihubungin bodoh"kata Romlah lagi.


Baru kemudian Andien ingat jika dia memang mengganti nomor baru setelah kabur ke ibukota. Jadi dia memang benar-benar putus hubungan dengan sahabat lamanya di Surabaya.

__ADS_1


dilihat dari bentuk tubuh Romlah pasti nggak bakalan laki-laki amat. dia memang sering mencari cinta di sekolahan tapi hanya menyisakan sesuatu yang khusus untuk calon suaminya di masa depan.


Perilaku absurd dari Romlah ini seringkali membuat andien sakit kepala. Dia pikir di masa depan pasti Romlah hancur dan sulit untuk mencari pasangan.


Tapi apa yang terjadi sekarang sebenarnya Romlah hamil, siapa dia.


"Jadi siapa laki lu Rom, kenalin lah"


"Ya dia...


"assalamualaikum pak Salim"tiba-tiba saja pintu terbuka lagi dan itu adalah Robert yang datang berbarengan dengan Joni.


Robert pernah menjadi guru di SMA di mana Andien pernah sekolah dulu meskipun itu hanya sebentar tapi bisa dikatakan dia kenal dengan beberapa guru di sana .Terutama dengan pak Salim yang saat itu memegang mata pelajaran agama Islam.


"waalaikumsalam pak Robert lama nggak ketemu ya, sepertinya makin awet aja hahaha"kata pak Salim yang tiba-tiba senang bertemu dengan Robert lagi.


Barusan dia dianggap angin lalu oleh gadis-gadis ini. Dia sempat risih dan tidak bisa berbicara banyak karena mereka tidak akan menemukan topik yang sama. Tapi dengan Robert dia bisa berbicara panjang lebar dan mengenang masa lalu.


Pembicaraan dua guru ini segera memutuskan pembicaraan gadis-gadis. Tapi segera Katty masuk dan menanyakan beberapa hal tentang masa lalu Andien yang menurutnya sangat menarik.


Jadi pertanyaan seputar kehamilan si Romlah segera dilupakan begitu saja.


Tidak lama kemudian dua keponakan kembar juga datang dengan keranjang buah.


Ada lengkeng dan jeruk juga cerri merah yang manis.


"Ehh kalian udah kenal kan sama keponakan gue, nih kembar juga loh namanya Rendra dan satu lagi Rendy tampan kan?" kata andien yang memperkenalkan keponakannya ini.


"Ah tampan banget, ada dua satu buat aku dan satu lagi buat Rani ya Andien"kata Savitri bercanda lagi.


Rendra dan Rendy yang baru saja tiba langsung memerah mendengar perkataan itu. mereka baru masuk dan tiba-tiba ditodong begitu saja oleh gadis-gadis yang tidak dikenal.


Jika ini adalah teman sebangku dari Andien.Maka bisa dikatakan mereka masih seumuran bahkan bisa saja gadis-gadis ini lebih tua sedikit.


Hei siapa yang mau ditembak sama tante-tante.


"Hem bibi Katty, aku dan kami datang untuk nganterin keranjang buah ini doang ini ada urusan jadi nggak bisa lama-lama hehehe" kata Rendra


"Ya. begitulah, bibi, Katy kami permisi ya kalau ada apa-apa yang diperlukan telepon aja"kata Rendy yang segera mengerti maksud dari Rendra tadi.


Berbeda dengan Katty dia cukup mengerti karena mereka besar di dalam telapak tangannya. Namun begitu Katty tidak akan mengungkapkannya tapi tersenyum dengan menganggap ini adalah hal yang lucu.


"Hei tampan, ajak aku ya"kata Rani dengan gaya centilnya yang khas.


Kembaran itu langsung melongos pergi tanpa berbalik lagi ke belakang.


"Rani bercanda aja kok, mereka kabur seperti melihat hantu di siang bolong aja kayaknya hahahaha"


Hahahaha..


"Ah ngomong-ngomong kenapa mereka manggilnya beda ya, bibi dan Katty .Ada apa?'


"Ohh Katty pikir mereka itu masih seumuran jadi malu juga dipanggil Habibi Tapi kalau aku sih nggak apa-apa malah bangga punya keponakan begitu besar dan tampan. kalian aja pada naksir kan hahaha" jelas Andien.


"Ya siapa yang malu sih, nggak ada kok cuman kalau mereka itu manggilnya aku bibi orang-orang pada kabur gimana aku bisa cari pacar coba.Kan risih nih "kata Katty


Jhoni yang mendengar bahkan tidak peduli. saat ini Joni sedang mengupas buah tadi dan menatanya dengan cantik di atas piring. Sertakan juga tusuk gigi agar mudah memakannya.


"Makasih sayang bebeb hehehe"kata Katty tersenyum.Jhoni menyentuh kepala Katy dan tersenyum lagi.


"Makan buah yang banyak , ya cepat sembuh "katanya.


"Hem...


"Wah Katty udah punya pacar guys, ah lumayan lah. jadi kalau kalian putus kabarin ya ntar aku mau daftar jadi pacar cadangan"kata Romlah bercanda.


"Eh sadar Bu udah mau brojol juga ckckck"kata Andien .


" hah itulah susahnya kalau jadi orang cantik"kata Romlah yang kepedean tingkat dewa.


"Hem nggak bakalan putus kok,nih mau minta kawin aja lagi" kata-kata yang sama sekali tidak bercanda.


"Hahaha di mana-mana tuh orangnya nikah dulu baru tahu, nah kamu mau kamu itu mau langsung kawin Haha apa nggak salah tuh"


Mereka berbicara lagi tanpa sadar piring buah yang di depan sudah habis di lahap oleh Romlah.


Katty padahal belum kebagian satu cuil pun

__ADS_1


"Eh maaf ya, bukan keinginan gue ini keinginan anak hehehehe"kata Romlah beralasan.


padahal itu sudah kebiasaan suruhlah sejak dari SMA. asal melihat sesuatu yang enak saja langsung diembat tanpa permisi.


Andien menggelengkan kepalanya dan berpikir ini adalah sebuah kebiasaan yang sulit diubah untuk sahabat. Untung aja udah punya pasangan.


"Ehh Romlah tadi kamu bilang siapa sih bapak yang di perut mu itu?"kata Andin kembali bertanya tentang hal yang sama.


"Hem ada kok, Lima ratus ribu ?"


"Hei Romlah, nanya gitu doang masih perlu dibayar, ogah nggak perlu tahu juga kali nggak penting"


"ya udah ntar kamu juga akan mati penasaran. orangnya ini kamu masih kenal kok, bakalan pingsan kamu kalau tau"kata Romlah lagi.


kali ini dia benar-benar memancing rasa keingintahuan Andien. tapi Katy juga merasa penasaran jadi dia berkata "500.000 mah kecil, bayar patty"


"Ahh telat buk, bukaan sih memang 500 rebu tapi sekarang udah jadi rp1.000.000 hahaha"


"Sialan lu Romlah...


"Ya buk, sekarang sih apa-apaan uang mau beli susu juga uang, kan kamu tuh udah punya banyak uang itung-itung sumbangan lah kan"kata Romlah pelan tapi serius.


"Pak sini deh pak "kata Romlah setelah merampok uang Andien satu jutaan. bukannya Andien bodoh tapi dia tidak datang pada acara pernikahan sahabatnya itu anggap saja itu adalah sebuah kado yang terlambat.


Apa sih satu juta buat Andien sekarang.


Pak Salim mantan guru agamanya itu datang mendekat.


"Andien kenalkan, suami gue bapaknya anak gue kan . Gimana surprise kan?"kata Romlah yang tiba-tiba saja membuat Andien dan Katty menjadi beku.


Pak Salim tidak membantah tapi dia cengengesan yang mengungkapkan jika itu adalah sebuah kebenaran.


Andien dan Katty adalah kembar identik jadi mereka berdua berkedip-kedip di saat yang sama.benar benar mirip dengan cara itu.


Baru beberapa detik kemudian Andien berteriak dengan keras sehingga suasana di rumah sakit itu menjadi ramai secara tiba-tiba.


"Pak Salim...ahhh tidak mungkin!!"


"Hahaha pak,aku dapat satu juta hahaha muuah"Romlah merasa menang dan langsung mencium pipi pak Salim yang notabene adalah mantan gurunya sendiri.


Malahan dia adalah guru agama Islam.


"Tapi..tapi...tapi..


"nggak ada tapi-tapian say, jika rumah mau nggak ada duit enggak ada yang bisa menolak pesona Romlah kan.Ya sih curang dikit lah yang penting sukses jadi bini guru "kata Romlah dengan senang.


Jangankan Andien Robert saja sama terkejutnya ketika mendengar kabar itu. Pak Salim ini terkenal dengan gayanya yang begitu islami banget.


Dia adalah guru yang paling tampan di sekolah , tapi juga ada guru lajang karena dia sudah tanpa anak.


Diantara yang lain Romlah adalah murid yang paling sering kena hukuman olehnya di masa lalu. Tapi sekarang lihatlah dunia sudah terbalik. Guru yang sering memberikan hukuman itu sekarang jadi bulan bulanan Romlah yang membuat wajah nya memerah karena malu.


"pak Salim,ini..gimana ceritanya ini?" kata Robert heran.


Pak Salim tentu saja nggak mau cerita tentang bagaimana caranya mereka berjodoh.


Pak Salim malu tapi Romlah tidak,dia berbisik pada Andien yang membuat Andien ingin pingsan.


Romlah mengaku terinspirasi ketika menyadari sebenarnya Andien sudah menikah dengan Robert yang notabene adalah mantan gurunya sendiri.


Dia pikir kehidupan itu akan indah seperti hidup di dunia novel saja layaknya.Jadi dia pergi untuk menggoda pak Salim.


Pak Salim yang guru agama tentu saja tidak suka dengan perilaku buruk Romlah tapi pak guru juga laki laki kan.


Satu kali bisa tahan tapi jika sudah berkali-kali bahkan ratusan kali, dia bakalan tumbang juga sih.


Pak Salim merasa Romlah juga tidak buruk-buruk amat, dia hany gendut dan impulsif dikit.


Gaya pacaran yang keterlaluan tapi masih bisa jaga kesucian diri untuk satu titik penting itu.


Karena pak Salim ini tidak lagi muda dan posisinya juga adalah orang yang dipikirkan terhormat.Jadi setelah jatuh dan perangkap tidak langsung melamar dan menikahi Romlah tidak lama kemudian.


Sekarang Romlah benar-benar hamil dengan mantan guru sendiri.


Mendengar cerita Romlah itu Andien tiba-tiba baru aja hitam. Tanpa bisa diduga sebelumnya dia bahkan menjadi sebuah inspirasi buruk untuk sang sahabat.


Apa ini salah Andien kah.

__ADS_1


__ADS_2