Cinta Setelah Andin Pergi

Cinta Setelah Andin Pergi
ke rumah Nugraha


__ADS_3

Para mahasiswa dan mahasiswi dari universitas pancasila yang sekelas dengan Andien sama sekali tidak mengetahui posisi dia sebagai putri dari keluarga Nugraha.


Tapi dosen yang ada di sana mengetahui dan tidak menyembunyikan keterkejutannya atas kedatangan dari Bima Nugraha itu.


Paling tidak mari berterima kasih atas sumbangannya untuk sponsor ke Bali.


Sebelum dosen pergi menuju Bima, Bima sudah datang ke arah mereka terlebih dahulu bersama dengan Robert.


Sementara Andien sudah duduk dengan wajah cemberut di samping Yuki.


"Halo pak Bima dari Nugraha grup. kebetulan sekali saya juga ingin menyampaikan rasa terima kasihnya karena sudah menjadi sponsor untuk perjalanan kami ke Bali hehehe" katanya dengan menjabat tangan Bima.


"ahh seharusnya saya yang berterima kasih, sekalian kami ingin memperkenalkan hotel Nugraha Bali style yang baru buka tahun ini. kami berharap kalian puas dengan layanan dari hotel kami"kata Bima yang menyambut uluran tangan dari dosen itu


Tentu saja karena jaraknya begitu dekat sama orang mendengar apa yang dibicarakan antara dosen dan Bima.


Mereka tahu tentang anugerah grup yang memfasilitasi semuanya tapi belum pernah melihat orangnya sama sekali.


Jadi ketika dosen menyebutkan nama Nugraha pada pria yang disinyalir sebagai kekasih gelap Andien. Semua orang menganga lagi dengan lebar


Beberapa bisikan aneh segera terdengar tapi Bima sama sekali tidak memasukkannya ke dalam hati.


Dia masih saja berbicara dengan dosen ditambah lagi robert juga menimpali beberapa kata di sini. Pembicaraan ini masih seputar Bali dan tentang tingkat kepuasan dosen dan yang lainnya.


Namun begitu Bima juga tidak mau reputasi Andien bisa jelek gara-gara dia datang menjemputnya di bandara .Karena itu Bima ingin mengklarifikasi masalah ini dengan menyebut jika Andini adalah adik kecilnya.


Tapi siapa yang bisa percaya hubungan antara dia dan Andien adalah adik dan kakak.Jika di lihat dari segi usia,jarak mereka lebih cocok disebut sebagai ayah dan anak.


Tapi bukankah seharusnya memang seperti itu seandainya, parisia baiduri menikah dengan dulu dan tidak menjadi ibu tirinya.


"apakah ini bos dari Nugraha group, kalau begitu dia menjadi sponsor kita kali ini semuanya adalah karena Patty?" bisikan mereka pelan.


"Ahh kupikir Andien pintar mencari paha emas. meskipun sudah berumur tapi sepertinya masih tampan ditambah lagi dia cukup kaya. kira-kira ada yang tahu nggak nomornya aku ingin menghubungi dan mendaftar jadi pacar nua juga"


"is gadis jelek seperti kamu siapa yang mau, dibanding dengan Patty kau seperti pelayan"


"Hehehe aku bercanda biar jelek gini nggak ada niat untuk menjadi wanita simpanan, ya bedalah sama Patty yang sok cantik dan sok imut itu "


lagi mereka berbicara Bina Bima masih saja berbicara dengan dosen tentang beberapa hal yang mereka lakukan di Bali.


Di sini Bima tidak akan menyebutkan tentang masalah kecelakaan yang dialami oleh Andien terakhir kalinya.


Tujuan kedatangan sekali ini adalah untuk menjemput atas perintah pria tua di rumah itu.Tapi itu bukan berarti jika Andien bisa dipermalukan dan dipergunjingkan di depan hidungnya.


Berpikir begitu Bima membalikkan badan dan menyapa semua para mahasiswa dan mahasiswa yang memiliki dua wajah.


Di permukaan wajah tersenyum ramah tapi di dalam hati semuanya sedang mencibir.


"Halo semuanya kenalkan saya adalah Bima Nugraha yang mem sponsori perjalanan kali. tujuan saya mensponsori perjalanan kali ini adalah karena adik perempuan saya yang sekelas dengan kalian yaitu Patricia Nugraha, jadi jangan berterima kasih pada saya tapi berterima kasihlah pada Patty"


Kata-kata Bima itu singkat dan padat tapi membuat semua orang tidak bisa berkata-kata bahkan memerah karena malu.


Suara berbisik tadi menghilang tanpa jejak.Malah pelakunya seperti tidak punya mulut untuk berbicara.


Tapi di antara semua orang masih ada seseorang yang berani untuk bertanya. Dia benar-benar ingin tahu hubungan Andien dan seseorang dari keluarga Nugraha grup ini. Jika tidak bertanya mungkin dia akan mati penasaran dan pergi untuk mati muda.


"maaf tuan bima apakah anda membicarakan patricia nugraha yang baru saja masuk ke dalam mobil anda?"


"yah itu dia, apa ada yang salah dengan ini?"jawab Bima yang memperlihatkan Aura kepemimpinannya. Aura dingin yang menusuk sampai ke jantung


Pemuda yang bertanya tadi langsung gugup dan mundur teratur. tapi walaupun demikian semua orang sudah mendengar jawaban itu secara langsung dari pemiliknya.


Para mahasiswi tentu saja ingin menyangkal tapi mereka lupa dengan satu hal .Ada anugraha di belakang nama Patricia. Bukankah itu juga sudah menjadi bukti jika dia memang berasal dari keluarga Patricia.


Tapi yang paling diragukan di sini adalah kata-kata Bima itu sendiri. Kenapa dia mengatakan adik bukan keponakan atau anak misalnya. Bukankah itu lebih cocok daripada adik perempuan.

__ADS_1


"Kalau tidak ada yang dibicarakan lagi saya akan mundur dulu.


kebetulan ibu dosen saya akan bawa adik saya lebih dahulu karena orang tua di rumah sudah pengen ketemu"kata Bima lagi.


ibu dosen yang disebutkan buru-buru mengangguk setuju. mereka tentu saja tidak akan mengganggu Bima lebih lama lagi.


"ibu clara saya juga akan ikut mereka jadi saya permisi dulu" kata Robert yang sama-sama ingin mengundurkan diri.


"saya mengerti pak Robert silakan hehehe "ujar dosen.


Sebelum pergi Robert juga mengatakan beberapa hal pada mahasiswa sebagai simbolis.


Tidak ada yang bertanya tentang Andien saat ini bahkan tidak ada yang ingin bercanda pada Robert seperti biasanya.


Tapi begitu Robert pergi dan mobil itu juga sudah menjauh semua orang berisik lagi dan buru-buru bertanya kepada ibu dosen apakah Patricia Nugraha benar-benar adalah saudara dari Bima Nugraha itu sendiri


Apakah ini hanya sebuah jebakan untuk menutupi keburukan Andien. dosen itu tentu saja tahu jika para mahasiswa ini pernah dan masih merasa curiga dengan posisi Andien


Jika dia ditempatkan di posisi yang sama mungkin ibu dosen juga akan merasa curiga dan khawatir sendiri.


Bagaimana tidak saat ini Andien masih saja ngekos seperti siswa yang tidak memiliki keluarga di Jakarta.


Rumah kost yang disewakan juga masih rumah di bawah rata-rata. Ibu dosen tidak tahu apa yang terjadi sehingga Andien yang memiliki latar belakang orang kaya memilih lokasi itu sebagai tempat kost. Tapi dia yakin ada alasan untuk itu.


"siapa yang kalian dengar seharusnya kalian itu tidak bergosip belajarlah yang pintar


jika kalian pintar tentu tahu Patricia Patricia itu ada Nugraha di belakang


tapi kalian lebih percaya gosip daripada kebenaran itu sendiri"


Yang paling terkecil di sini tentu saja Sari dan Yanti.Sejak di awal kuliah lagi mereka sudah mengenal Andien sebagai tetangga yang baik. Gadis kecil yang mencoba memenuhi kebutuhannya dengan bekerja di rumah makan Padang.


Tapi siapa sangka sebenarnya dia memiliki latar belakang yang wow.


"ibu dosen apa benar Andien itu gadis yang kaya, tapi kami itu tinggal di rumah kost yang sama dan tidak melihat Andien yang selalu bermewah-mewahan atau sebagainya.Apa mungkin ibu dosen yang salah informasi ?"tanya nya.


Ahhh


"Jadi...


"Sari kupikir aku sedang bermimpi ayo cubit aku ,cubit aku cepat" kata Yanti yang berbicara tetapi tidak bisa berkedip.


"tapi kupikir aku yang sedang bermimpi jadi kaulah yang menjemput aku, oke?" kata sari pula.


"Hah pantas saja dia bisa membayar hotel mahal untuk kita waktu di Bali oh tidak hotel itu saja milik keluarganya dia bisa meminta kamar manapun yang dia mau bukan?"


"Ahh kenapa aku jadi pusing ya...


Sementara para mahasiswa masih saja membicarakan masalah Andien yang notabene adalah keluarga Nugraha. Andien dan mobilnya bergerak cepat menuju ke rumah besar sekitar 40 menit kemudian mobil tiba dengan selamat di sana.


Segera saja Andien berlari masuk ke rumah yang dilihat langsung oleh security yang bertugas.


Karena tahu yang masuk adalah Katy atau kembarannya. Security sama sekali tidak menghentikannya untuk masuk.


Mungkin karena khawatir atau bagaimana pari sudah berdiri di depan pintu untuk menyambut pulangnya Andein.


"Patty"serunya dengan lega.


"Mama"Andien langsung memeluk pari dengan perasaan yang aneh.


"tadi Mama hampir saja pingsan mendengar kamu mengalami kecelakaan di Bali setelah ini kamu jangan kemana-mana ya lebih baik di rumah saja temanin Mama sepanjang hari?"kata pari pada Andien bersungguh-sungguh.


"Mama aku tuh kan masih pengen sekolah masak masih harus nemenin mama setiap hari"kata Andien pada mamanya dengan manja nya.


Andien sama sekali tidak memperdulikan Robert yang datang belakangan. dia terus saja bergeloit menjadi lengan mamanya seperti bayi.

__ADS_1


pari membelai rambut Andien dengan sayang dan berkata,"abis kamu itu mengkhawatirkan Mama dan papa terus menerus.Udah dari kecil hilang bertahun-tahun sekarang baru pulang malah kecelakaan lagi. lebih baik disimpan di rumah sampai menikah "


" siapa sih yang mau mengalami hal seperti itu sih mah, lagian aku pakai disimpan kayak uang aja lah disimpan ke bank"kata Andien.


Andi segera menarik mamanya untuk masuk ke dalam. diikuti oleh yang lain dari belakang. di dalam ruangan Abimanyu yang sudah tua duduk menunggu kepulangan Andien.


"Papa" sapa Andien yang langsung sungkeman pada Pria tua itu.


"kamu nggak apa-apa, Untung ada Robert yang jagain kamu. kalau tidak papa pikir kami akan kehilangan kamu lagi"kata Abimanyu yang tidak kalah khawatirnya dengan pari jika sudah menyangkut Andien.


Berbeda dengan Katty yang memang selalu berada di sisi mereka sejak kecil. Andien bahkan tidak sempat merasakan masa kanak-kanak bersama mereka.


Di sini mereka seolah-olah ingin mengganti semua kasih sayang yang hilang itu.


Karena perkataan Abimanyu pada akhirnya Andien tidak bisa membantah hanya bisa mengangguk dan mengakui kesalahannya saja.


Robert yang baru masuk langsung menyapa kedua orang tua Andien.


"apa kabar papah ,apa kabar mama?" katanya


Andien segera menerbitkan dahi mendengar sebutan Robert pada kedua orang tua kandungnya.


Tanpa malu Robert langsung menyapa mama dan papa. Itu pun tanpa izin dari Andien sendiri.


"duduk Robert ,Papa juga pengen bicara sama kamu pengen terima kasih karena udah jagain Andien yang nakal ini"kata Abimanyu yang anehnya tidak menolak sebutan papa itu.


"papa, aku udah bawa pulang si Pati jadi sekarang tugasku udah clear kan pah" kata Bima yang masuk bersama Yuki.


"dasar anak sableng jemput adik sendiri saja dibilangin tugas. duduk dulu minum sebentar"kata Abimanyu dengan nada marah.


Karena tidak mau papanya marah Bima terpaksa nurut dan duduk bersama Yuki.


Sementara itu pari menarik Andien untuk pergi ke kamarnya mengganti pakaian. di samping itu pari juga ingin menanyakan beberapa hal penting pada putrinya yang hilang. dia juga harus menjelaskan kenapa bisa terlibat dengan pria jahat itu.


Andien serba salah dan tidak tahu bagaimana cara menjelaskan kejadian ini. Jujur kejadian ini hanya dilatarbelakangi dengan emosi sesaat.


Jelas Andien melakukannya karena sedang marah dengan Robert saat itu. Jika saja dia tidak memiliki masalah emosional dengan Robert. Mungkin andien tidak akan gelap mata dan melakukan keputusan yang salah saat itu.


Tapi tidak mungkin juga kan jika dia berkata terus terang pada mamanya walaupun sedang dibawa introgasi atas nama kasih sayang.


Ini sangat memalukan sekali.


"Tapi Mama ingatkan kamu lagi kalau cari pasangan hidup itu jangan pilih yang tampan atau juga yang kaya. tapi pilihlah yang seseorang yang benar-benar mendampingimu sampai tua. jangan yang suka merokok ,main perempuan apalagi narkoba. hanya itu saja yang Mama minta dari semua anak-anak"kata pari dengan air mata.


"Ihh mama tentu saja aku akan cari pasangan yang bisa memberikan aku duit. aku udah capek miskin lo mah"kata Andini dengan bercanda dia tidak benar-benar serius dengan apa yang dikatakannya itu.


Tapi tidak begitu dengan pari, dia pikir Andien memang benar-benar sudah sulit dalam hal keuangan sejak muda jadi dia merasa bersalah.


Tapi walau bagaimanapun itu tidak bisa menjadikan sebab untuk Andien mencari pasangan hidup dengan alasan uang.


"sayang hari ini kamu bicara begitu karena kamu masih muda dan belum bisa melihat dunia secara luas. tampan dan kekayaan bisa hilang seiring waktu tapi karakter seseorang memang sudah terbentuk dari dalam rahim, jangan sampai kamu salah pilih suami"kata pari dengan serius.


"jadi calon yang cocok itu seperti apa menurut Mama? apa seperti Robert yang sekarang lagi di depan?" tanya Andien tertawa kecil.


Entah apa yang dilakukan oleh Robert yang jelas, Robert benar-benar bisa mencuri hati keluarganya sehingga keluarga Nugraha sama sekali tidak memiliki penolakan pada Robert.


"Hehehe pernikahan yang jalani itu kamu bukan mama atau papa .Tapi sepertinya Mama cukup cocok sama Robert. Karakternya baik dan keluarganya juga mama kenal" kata pari dengan lembut.


"Ah tapi mama lupa dia itu pernah melukai hati aku mah bahkan sampai menceraikan aku, jadi aku sulit untuk memaafkannya" kata Andien pelan.


"Mama tahu itu sulit tapi setiap orang memiliki hak untuk kesempatan kedua. ditambah lagi Mama bisa melihat jika dia benar-benar menyukai kamu dan tentu saja akan melindungi kamu. sebagai orang tua hanya itu yang Mama inginkan. bukan menantu kaya dan tampan seperti yang kau pikirkan sekarang"kata pari yang membantu Andien memilih pakaian di lemari.


Andien hanya diam mendengar ocehan mamanya itu. Tapi jauh di dalam hati dia juga mengakui ada kebenaran dalam kata-kata mama.


Sekarang Andien merasa memiliki kecocokan dengan Robert. jadi haruskah andien melupakan masa lalu dan memulai babak baru dengan Robert.

__ADS_1


Haruskah seperti itu.


__ADS_2