Cinta Tak Sempurna

Cinta Tak Sempurna
Si biang kerok


__ADS_3

''Hahaha... kekuking?? Kere Kurus ceKing??? hahaha... Abang ih! kok bisa sih buat gelar gitu si Dery itu??''


Ali tertawa mendengar ucapan Nara. ''Ya iyalah sayang. Kamu sendiri kan tau kayak apa si Dery itu? Kamu yang lebih tau dibandingkan Abang dan bang Lana! Kami aja menggeleng kan kepala saat melihat dia menyiksa singa betina dalam keadaan terikat! Bisa-bisa dia menyiksa binatang dalam keadaan terikat seperti itu! Ya jelaslah binatang itu tidak bisa melawannya, lah wong di ikat kuat begitu? Iya kan Bang??''


Lana mengangguk, ''Bener! Emang ya si kutu kupret itu memang dasar si biang rusuh dan si biang kerok! Abang baru dapat informasi dari pihak kepolisian tadi. Katanya, si kutu kupret ini memanglah biang kerok dianya! Tangannya itu sudah patah karena di patahkan oleh Husna! Anaknya teman Papi. Om Ipank! Haha.. Kasihan sekali anak itu! Udah tangan patah, kakinya pincang sebelah. Sekarang dia harus di hukum karena kejahatan nya! Sok! Rasain! Ternyata bukan Tiara saja korbannya. Sudah banyak gadis yang di bawah umur ia lecehkan! Menurut informasi dari kepolisian, si Dery ini ternyata pemakai barang haram yang seperti di sedot itu. Dua positif pengguna setelah melakukan tes urin tadi, dan kebetulan sekali polisi itu membawa si kutu kupret itu diruang sakit Abang. Baru aja mereka keluar. Sempat terlihat tadi saat Algi ngamuk. Ia tersenyum sinis pada Algi. Heran Abang sama bocah itu!''


''Udah tau dia salah, eh malah sok Sokan nuduh Algi juga yang telah menjebaknya. Padahal bukti tentang dia yang menabrak ayahnya sendiri sudah jelas ada. Ada seseorang yang menyimpan rekaman cctv itu. Katanya gadis itu berhutang Budi sama Tiara dan Algi yang telah menolongnya dari amukan si Dery! Saat kecelakaan itu terjadi, dia lah saksi kunci dari tabrak lari orang tuanya itu. Semuanya lengkap di rekaman itu. Kalian kenal si gadis itu kan ya?'' tanya Lana pada Algi dan Tiara.


Mereka berdua saling pandang. ''Siapa bang?? Kami tidak mengenal gadis itu! Apakah.. dia mengatakan seperti itu pada pihak kepolisian??'' tanya Algi


Lana kebingungan. ''Lah.. kata gadis itu dia sangat mengenal mu dan Tiara. Namanya kalau tidak salah... mu-muni.. munira?? Eh bukan! Mu-munis- apa sih?!''

__ADS_1


''Munzira??''


''Hah, iya! Munzira!! Benar! Itu dia namanya! Ck! Bisanya lidah Abang keseleo ingin nyebut nama cantik kayak gitu! Kayaknya Abang ini sudah terbiasa bergaul dengan tentara semua. Jadi.. giliran nyebut nama cantik aja lidah Abang keseleo! Ck!'' decak Lana pura-pura kesal.


Kinara tertawa mendengar ucapan Lana. Lana terkekeh melihat Kinara tertawa seperti itu. ''Kok bisa Munzira ada rekaman cctv itu ya sama dia?? Padahal setau Abang, tekanan itu sudah di hancurkan! Apakah semua ini karena di Dery yang sengaja menutup mulut Munzira? Makanya dulu, ketika berdua minta bukti itu katanya sudah ia hapus??'' kata Algi pada Tiara.


Tiara mengangguk mengiyakan. ''Bisa jadi Bang. Aku ingat dulu. Munzira ketakutan banget saat berhadapan sama si Dery. Saat itu Munzira sempat lari ke rumah kita kan ya? Karena di kejar di Dery??''


''Bukan sekali ini saja Dery menekan semua orang salah satunya kita berdua. Tapi sudah banyak teman kami yang lainnya dilakukan seperti itu. Seluruh sekolah sudah resah tentang dirinya. Dewan guru saja tidak ada yang berani menegur nya lagi, karena salah satu dari guru yang pernah menegurnya sempat di lecehkan olehnya. Begitu yang Abang dengar dari satpam sekolah kita.''


''Astaghfirullahal'adhimm... emang dasar yang si Dery ini?? Dasar si biang kerok! Dimana-mana dia saja yang Abang dengar mencari masalah! Tapi tak apa. Jika satu sudah berani bersuara, maka pasti akan ada korban lain yang akan ikutan membuka suara untuk menunjukkan bukti kalau si Dery ini bersalah. Mungkin, selama ini mereka korban si Dery sengaja diam karena takut akan ancaman si cebol itu. Tapi tidak dengan sekarang, mereka semua pasti berani buka suara! Abang yakin itu! Tadi aja polisi bilang, udah ada tiga orang korban Dery yang melaporkan nya ke kantor polisi.'' Ucap Lana membuat mereka mengangguk bersama.

__ADS_1


''Ya, si Dery ini memang sangat meresahkan masyarakat di sekitar Medan. Mereka tidak tau harus berbuat apa pada si Dery ini. Karena mereka pikir, jika bertindak gegabah maka anak atau cucu ataupun keponakan yang akan menjadi korban nya. Abang sangat berharap, hukum tidak berat sebelah dalam menangani kasus ini! Kalau sampai si Dery cuma di hukum lima tahun penjara, berarti hukum di dunia sudah timpang sebelah!'' tukas Algi


''Itu tidak mungkin terjadi. Abang Yang akan jamin! Kalau sampai pihak kepolisian berani melakukan hal itu, maka jangan salahkan Abang yang akan ikut campur dalam masalah ini. Abang punya kenalan seorang jendral yang terkenal tegas dalam menghukum penjahat! Kemarin aja sebelum Abang pulang, ada salah seorang penyusup ilegal yang melawan di hukum mati olehnya? Gimana sama yang ini?? Pastilah hukum yang sama ia berikan? Kita tunggu saja! Abang jamin, pihak kepolisian tidak akan berani! Karena mereka tau sedang berhadapan dengan siapa!'' tegas Lana pada Algi dan semua orang.


Semua yang ada disana menghela nafasnya. Memang benar, si Dery ini biang rusuh sedari dulu. Bukan sekali dua kali. Tapi sudah berulang kali si Dery melakukan hal seperti ini.


Ada yang mencoba menegur nya, tapi malah pelecehan yang ia dapat. Tidak tanggung-tanggung perbuatan si Dery ini. Ia bahkan berani memukul bahkan tidak segan-segan untuk membunuh orang yang berani melarangnya melakukan kejahatan.


Maka dari itu Algi tidak bisa berbuat apapun. Karena sasaran empuk kalau Algi berani membantah nya ialah Kinara dan Mami Alisa. Belum lagi kedua kakak nya yang lain.


Makanya selama ini Algi lebih memilih memberikan uang setiap minggunya agar ia tidak melakukan tindak asusila terhadap saudara dan Mami nya.

__ADS_1


Algi rela tubuhnya kurus seperti itu demi melindungi seluruh kerabat nya. Satu hal yang mereka semua tidak tau.


__ADS_2