Cinta Tak Sempurna

Cinta Tak Sempurna
Prestasi yang membanggakan


__ADS_3

Hari-hari yang mereka berdua lewati semakin lengket saja. Tidak hanya disekolah, bahkan dirumah. Semuanya mereka berdua.


Tiara sudah tidak canggung lagi saat mandi bersama Algi. Algi pun demikian. Walau sering kepanasan sendiri saat melihat seluruh tubuh istrinya, tetapi ia tetap menhan godaan itu. Mereka masih kelas dua.


Dan hari ini merupakan ujian akhir kenaikan kelas. Setelahnya libur. Rencana Algi, kalau liburan kali ini ia ingin membawa Algi ke Bandung dan menunjukkan padanya tentang perusahaan mereka disana.


Selama seminggu ini mereka selalu bersama saat belajar. Dan hari ini adlah hari terakhir mereka ujian. Minggu depan baru pengambilan rapot kenaikan kelas mereka berdua.


''Alhamdulillah ya Bang. Hati ini ujian kita selesai. Kamu juga kan Dek?'' tanya Tiara pada Kinara.


Kinara tersenyum, mulutnya terus mengunyah bakwan jagung yang ia bawa dari rumah tadi pagi saat ia memasak karena begitu merindukan sang suami. Ali. Yang saat ini sedang merantau di perbatasan Papua sana.


''Mana mau adek ngomong sama kamu sayang. Lihat aja mulutnya itu penuh dengan bkawan jagung kesukaan suaminya? Saking enaknya makan, ia Samapi lupa kalau disini ada Abang dan kakak iparnya!'' sindir Algi hingga membuat Kinara yang sedang makan pun tersedak bakwan jagung kesukaan Ali itu.


''Uhuuk.. uhuukk.. Abang! ih.. uhukk..'' Kinara terbatuk-batuk karena mendengar sindiran Algi untuknya.


Tiara tertawa. ''Kamu ih Bang! Jangan begitu sama Adek! Ini minum dulu!'' katanya pada Kinara sambil menyerahkan minumannya yang ia bawa dari rumah tadi pagi. Botol pemberian Ali khusus untuk nya.

__ADS_1


Kinara menerima botol itu dan meminumnya segera. Kinara bernafas lega setelah tenggorokan basah oleh air. Sedangkan Algi tetap cuek aja. Dengan santainya ia mencomot bakwan jagung milik Kinara itu.


Tiara menggelengkan kepalanya. Ia terkekeh kecil melihat perdebatan kecil kedua saudara kembar itu. Ia bahagia karena Algi dan Kinara bisa akur seperti itu walau sering meledek.


Yang Tiara tidak habis pikir, kenapa seluruh anak Mami Alisa itu semuanya menikah muda? Apakah memang sudah sepeti itu jalan takdir mereka?


Mulai dari Kak Ira, Kak Annisa, kini Kinara dan Ali. Bang Rayyan pun demikian. Dan saat ini pemuda tampan mirip Papi Gilang itu sedang di Bandung saat ini mengurusi kuliah dan pekerjaan nya serta mengurusi kedua bayi kembarnya dibantu oleh dua babby sitter yang Papi Gilang cari.


''Ya sudah, kalau begitu mari kita pulang. Kaka Ira mau kerumah kan ya hari ini? Kamu kerumah kan Dek?'' tanya Tiara pada Kinara


Kinara tersenyum dan menggeleng. Adek harus bersiap ke Jakarta Kak ikut Papi. Mami tinggal. Jadi adek yang ikut. Abang pun tau itu. Papi yang minta sih sebenarnya. Kakak sama Abang jadi kan ya ke Bandung?''


''Oke!'' sahut Kinara.


Mereka pun bergegas pergi ke parkiran untuk mengambil motor masing-masing. Jika Kinara membawa motor sendiri, maka Algi membawa motor sang Mami untuk membawa Tiara ke sekolah.


Annisa Alisa tidak marah. Ia malah senang dengan hal itu.

__ADS_1


*


*


*


Satu Minggu berlalu.


Hari ini adalah hari pengambilan rapot Algi dan Kinara. Papi dan Mami Alisa pun hadir ke sekolah. Tiara bersama Pak Jaka yang akan mengambil rapot nya.


Kinara mendapat juara satu di kelasnya. Sedangkan Algi mendapatkan peringkat dua di kelasnya. Sedangkan Tiara juga sama sepeti Algi. Ia pun mendapat kan peringkat ke dua di kelas masing-masing.


Prestasi yang sangat membanggakan bagi kelurahan Mami Alisa dan Papi Gilang. Kedua orang itu tidak berhenti untuk memuji kecerdasan putra dan putrinya. Termasuk Tiara.


Sebagai hadiah Papi Gilang ingin membawa mereka bertiga jalan-jalan ke Bandung. Tidak jadi Kinara saja. Tetapi Algi dan Tiara pun ikut harus serta.


Ketiga anak seumuran itu bersorak girang. Kinara yang paling senang. Karena Tiara pun akhirnya ikut serta.

__ADS_1


Selama ini hanya Tiara yang selalu dekat dengan nya. Ada sahabat nya. Sahabat untuk di sekolah saja. Tapi untuk dirumah, Tiara lah yang sering bersamanya.


Kini ketiga anak itu akan berangkat ke Bandung besok pagi. Mereka akan ke tempat bBang Rayyan dan kedua anaknya.


__ADS_2