Cinta Tak Sempurna

Cinta Tak Sempurna
Cinta tak sempurna End


__ADS_3

Setelah acara resepsi itu selesai. Pukul sepuluh lebih dua puluh tiga malam, kini pengantin usang rasa baru itu sudah masuk ke kamar.


Untuk pertama kalinya keduanya duudk bersama diranjang yang sama. Selama di Bandung hingga ke Medan, mereka tidak sedekat ini karena inilah yang Algi inginkan.


Ia ingin mendekati sang istri setelah selesai menikah ulang atas namanya. Tiara tersenyum saat melihat Algi yang kini juga sedang tersenyum padanya.


"Maaf jika selama di Bandung Abang tidak tidur dan menyentuh kamu. Begitupun saat disini. Karena inilah rencana Abang yang sebenarnya."Jelas Algi membuat Tiara tersenyum dan mengangguk


"Tak apa. Aku paham kok. Untuk sekarang, Abang bisa memulainya. Lagipun kita kan sudah menikah ulang?"


Algi terkekeh, "Tentu. Sentuhan pertama setelah sentuhan terakhir kalinya di kamar mandi di Bandara dulunya!"


"Ya, sentuhan yang akhirnya membuahkan hasil si kembar Triple A!" balas Tiara dan membuat keduanya tertawa.


Algi pun memulai ritualnya bersama sang istri setelah enam tahun lamanya berpuasa. Dan malam ini, ia akan menuntaskan ha srat yang terpendam selama ini.


Si kembar Triple A dibawa pulang oleh Oma dan Neneknya. Karena mereka berdua paham, jika kedua orang tua si kembar saat ini butuh waktu untuk berdua setelah sekian lama.


Mereka akan berbulan madu selama seminggu di hotel milik Papi Gilang.


"Bismillahirrahmanirrahim.." Algi memulai ritual itu dengan membca doa terlebih dahulu.

__ADS_1


Keduanya sudah selesai dengan sholat isya dan disambung dengan sholat sunnah setelah menikah untuk yang kedua kalinya.


Dengan sanagt lembut Algi mulai memberikan sentuhan lembut yang sangat Tiara rindukan selama ini.


Sentuhan lembut yang selalu membuatnya sulit untuk melupakan sang suami. Ia mulai mengecup kening, kedua mata, hidung bangirnya dan terakhir putik ranum yang sangat ingin ia paguut dari pertama kali bertemu.


Tetapi Algi sadar, jika itu tidak mungklin. Walau sebenarnya tiara sah untuk ia sentuh, tetap saja. Algi ingin momen ini momen yang paling berharga dan akan terus teringat oleh mereka berdua nantinya.


Puas dengan mengecup, mengecap dan memaguut kini seluruh tubuh sang istri tak luput dari sentuhannya yang memabukkan hingga tiba di penghujung, Algi menyatukan dirinya dan Tiara.


Algi terdiam saat melihat Tiara memejamkan matanya saat pusat tubuhnya tertahan di depan pintu.


"Ini kamu apain sayang?"


Algi tertegun sejenak. Setelahnya ia tersenyum puas. "Terimaksih sayang. Ini benar-benar sempurna untukku!"


Tiara tersenyum lembut padanya. "Untukmu apapun akan aku lakukan suamiku. Aku rela melakukan semua perawatan tubuh ini hanya untuk mu. Jika dulu tubuhku tidak sempurna saat kamu masuki, tetapi kali ini aku memberikan kesempurnaan itu untukmu."


Algi tersenyum, "terimakasih sayangku. Terimakasih. Abang sangat, sangat mencintaimu Mutiara Halim kusuma. Gadis kecil berpakaian lusuh yang dulu selalu ku nanti dan ku sebut di dalam doaku, kini sudah menjadi pendamping hidupku untuk mencapai surga Nya Allah. Cup."


Algi memulai penyatuan nya setelah sekian lama. Mereka mereguk manisnya madu pernikahan setelah sekian lama terpisah.

__ADS_1


Butuh waktu bagi keduanya untuk bersatu seperti ini. Walau banyak halangan dan rintangan akhirnya Cinta keduanya bersatu untuk selama-lamanya.


~~~~~~~~~~~~


"Cinta itu tidak butuh kesempurnaan untuk melengkapinya. Tetapi kesempurnaan lah yang melengkapi Cinta. Tanpa cinta hidup ini Tidak sempurna. Begitu pun sebaliknya. Cintaku untuknya memanglah tidak sempurna terlepas kami berdua yang sudah ternoda disaat kami kecil dulu. Tetapi kami tidak sempurna jika kami tidak menyatu dan bersatu.


Mungkin bagi orang lain, kesucian seorang gadis itu perlu karena dengan gadis itu suci maka sempurnalah pernikahannya. Padahal tidak. Cinta tidak butuh sempurna. Tetapi cinta akan sempurna ketika dua insan yang berbeda karakter disatukan di dalam mahligai rumah tangga. Bagiku Tiara, istriku sangat sempurna untukku. Tanpanya Cintaku Tak sempurna untuk ku menjalani hidup. Karena dirinyalah yang melengkapi dan menyempurnakan kekuranganku karena kelebihannya. Begitupun dengan nya.


Untuk itu, janganlah hanya menuntut pasangan untuk menjadi sempurna dihadapan kita. Tetapi terimalah dirinya yang apa adanya. Karena dengan kita menerima kelebihan dan kekurangannya, maka Cinta itu lengkap dan sempurna karena dirinya.


Cinta ku tak sempurna bila tak ada dirinya. Karena dirinyalah yang membuatku menjadi seorang lelaki, seorang suami dan seorang ayah yang sempurna untuk keluarga kecilku.


Inilah kisahku yang Tak sempurna. Semoga kalian semua bisa mengambil hikmah dari setiap perjalanan rumah tangga kami.


Ingat! Perjalanan dan ujian di dalam rumah tangga seseorang itu berbeda. Jika aku di uji dengan ketidak sempurnaan istriku, maka orang lain pasti lain lagi. Pastilah mereka di uji dengan yang lain pada istrinya.


Kuncinya hanya satu. Ikhlas. Tanpa Ikhlas kamu tidak akan bisa menerima dirinya yang tidak sempurna.


Cukup sampai disini kisah perjalanan Cinta Tak sempurna Kami berdua. Semoga ke depannya kami bisa lebih menyempurnakan diri kami dalam menggapai ridho Nya Allah SWT untuk mencapai surga Nya. Amiieen.."


~ ALGIANDRA PUTRA BHASKARA ~

__ADS_1


THE END


__ADS_2