
Berhari-hari mereka di Bandung. Semua tempat wisata mereka datangi. Semuanya bersuka cita sebelum mereka kembali ke Medan nantinya.
Puas dengan berjalan-jalan bersama keluarga, hati ini mereka akan pulang ke Medan kembali. Karena rencananya mereka akan menginap dirumah Kinara.
Semuanya tiba dengan selamat. Tidak kekurangan satu apapun. Mami dan Papi pulang kerumah Kinara untuk menginap disana.
Sedangkan Algi dan Tiara pulang kerumah Mami Alisa dan Papi Gilang. Mereka pun ingin menghabiskan waktu bersama setelah ini.
Hanya mereka berdua saja. Semuanya begitu manis. Dan sangat manis. Hingga...
Sebelas bulan berlalu.
Hari-hari yang mereka lewati tidak ada hambatan apapun dan juga masalah apapun. Tetapi tidak dengan Tiara.
Wajah itu murung sekali. Entah apa yang terjadi padanya. Algi pun tidak tau. Semenjak pulang sekolah bersama teman-teman nya Algi dan juga salah satu murid terkenal di sekolah itu kini Tiara lebih memilih diam.
Ia tidak ingin bicara apapun dan kepada siapapun. Termasuk Algi. Suaminya. Algi jadi bingung sendiri dibuatnya.
Saat ini Tiara sedang duduk di tepi jendela kamar Algi yang langsung berhadapan dengan taman bunga Mami Alisa.
__ADS_1
Algi mendekati nya. ''Sayang, kamu kenapa? Kok sedari tadi kamu murung terus sih? Ada yang salah ya sama aku?'' tanya Algi sembari duduk dan memeluk erat tubuh hangat Tiara.
Tiara bergeming. ''Kamu Kenapa sih?'' tanya Algi lagi merasa tidak nyaman dengan perubahan Tiara.
Tiara menoleh pada Algi. ''Tidak apa-apa. Aku hanya sedang berpikir. Setelah dari sini aku harus kemana? Apakah aku akan tetap bersama mu? Atau aku harus pulang kepada kedua orang tuaku? Secara kamu kan sudah memiliki calon lagi?''
Deg!
Deg!
Algi terkejut. ''Calon? Calon apa maksud mu?'' tanya Algi dengan menatap Tiara tidak berkedip
Deg!
Deg!
Lagi, Algi terkejut. ''Kamu kenapa? Cerita sama aku! Apa ada yang mengganjal di pikiranmu saat ini??''
Tiara menggeleng, ''Aku hanya ingin pulang kerumah Bapak dan ibu. Tolong.. Abang izinkan aku.'' lirihnya mendadak sendu.
__ADS_1
''Enggak! Aku nggak izinin kamu pulang kerumah Bapak sebelum kamu berbicara padaku. Sebenarnya ada masalah apa sih? Aku tuh bingung Sama kamu? Sedari tadi duduk melamun seorang diri dan juga kamu yang seperti tidak senang jika tinggal bersama ku? Ada apa Tiara? Jangan sembunyi kan apapun dariku!'' tegas Algi membuat Tiara menunduk
''Aku ingin pulang .. itu aja kok. Nggak ada yang lain..'' lirihnya masih dengan menunduk.
Kedua tangannya saling meremas saking takutnya melihat wajah Algi yang kini mungkin sedang marah padanya.
''Bohong!! Kamu bohong Tiara!!'' sentak Algi membuat Tiara terjingkat kaget.
Tiara semakin menunduk. Rambut hitam panjang nya tergerai ke sisi wajahnya. Tubuh Tiara bergetar karena takut.
Algi mengusap wajahnya. Sangat kasar. Ia berulang kali menguar rasa kesal dihatinya saat ini terhadap Tiara yang bersikap aneh padanya.
''Katakan! Sebenarnya kamu ini kenapa?? Apa ada yang salah denganku?? Calon. Calon apa maksudmu? Aku memiliki calon apa!'' serunya lagi masih dengan suara naik satu oktaf.
Tiara menunduk lagi. Semakin dalam ia tertunduk. Bibir itu bergetar hebat. Ia tau dirinya salah karena telah memancing keributan dengan sang suami.
Tetapi ia takut. Takut akan kenyataan yang baru saja ia dengar dari salah satu teman sekelas Algi, bahwa ada seorang gadis yang sudah di jodohkan dengan nya.
Tiara sempat terkejut mendengar nya. Dan lagi, calon Algi itu pun begitu ketus dan tidak suka pada kedekatan Tiara dan Algi.
__ADS_1
''Katakan Tiara! Sebenarnya kamu itu kenapa? Kamu sedari tadi menjadi aneh seperti ini. Semenjak kita pulang bersama tadi dengan teman sekelas ku, kamu berubah Ra. Ada apa? Apakah kamu tidak ingin mengatakan nya padaku?? Atau.. ada sesuatu yang kamu sembunyikan hingga kamu berubah seperti ini?? Katakan Tiara! Sebelum aku mencari taunya sendiri!'' tegas Algi membuat Tiara semakin bergetar tubuhnya.