Cinta Tak Sempurna

Cinta Tak Sempurna
Ternyata...


__ADS_3

ibu siti tersenyum, "Maka dari itu. Dulu pernah 'kan Ibu bilang padamu? Jangan pernah meninggalkan Algi walau dalam keadaan apapun. Mereka itu keluarga terpandang yang sangat baik terhadap orang rendahan seperti kita ini. Dan lagi, suami kamu itu begitu baik selama ini kepada kita semua. Walau kamu pergi jauh. Ia tidak pernah lupa menjenguk kami dan selalu memeberikan kami bekal untuk kehidupan sehari-hari karena dia tau, jika Bapakmu tidaklah bisa bekerja keras lagi lantaran operasinya dulu.." Ujar ibu Siti dan diangguki oleh Tiara.


"Benar, maka dari itu Kakak tidak pernah sekalipun berniat ingin meninggalkannya. Kakak pergi hanya untuk memantaskan diri karena Kakak numpang hidup dengannya karena mereka keluarga terkaya saat ini,"


"Jangan pikirkan apa kata teman sekelas Algi itu. Kamu lihat sendiri 'kan bagaimana sekarang suami kamu itu?"


"Iya Bu, Kakak tau. Kakak sempat memintanya untuk mengucapkan kata keramat itu tetapi abang menolaknya. Katanya, sampai kapanpun ia tidak akan pernah melepaskan Kakak, Bu. Kakak salah padanya. Ingin sekali minta maaf. Tetapi saat ini belum waktunya. Kakak ingin sukses dulu. Agar teman sekelasnya itu yang merupakan calon masa depannya itu tidak mengatakan hal buruk lagi sama Kakak. Jika Kakak ingin bercerai darinya, maka Kakak tidak akan pernah pulang kesini lagi dan menyembunyikan kehamilan ini dari kalian semua."


"Tetapi tidak. Karena Kakak tau, Bang Algi sangat menginginkan gadis hina seperti kakak. Bang Algi itu istimewa. Abang itu bukan seperti pemuda di luar sana yang mudah terpancing dengan gadis lain seusia nya. Ia sangat kuat jika sudah berkomitmen begitu kata Papai dua bulan yang lau," Ujar Tiara sambail tertawa.


Ibu siti pun ikut tertawa. Algi. Lagi dan lagi terkejut mendengar ucapan Tiara. Alasan penyebab kenapa ia ingin pergi dari hidup Algi.

__ADS_1


Ternyata...


Baru sekarang ia baru tau. Dan setelah mengetahui ini, maka Algi akan lebih giat bekerja untuk kehidupan istri dan anak nya.


Anak?


Ck. Algi tidak tau apakah kehamilan Tiara itu kembar sama seperti Kinara saat ini atau cuma satu.


Betapa senangnya hati Algi. Ia terus saja tersenyum-senyum sendiri di belakang stand toko itu.


Bahkan ia tidak sadar, jika Tiara dan Ibu Siti sudah selesai berbelanja disana. Dan saat ini mereka berdua sedang makan siang di Resto Mami Alisa yang berada di dalam mall itu.

__ADS_1


Algi keluar saaat menyadari jika kedua orang yang di intainya sudah pergi meninggalkannya.


Ia terus berjalan dan melewati Resto yang ada di dalam mall itu yang membuat seseorang di dalam sana terkejut melihat nya.


Tiara tertegun melihat senyum manis Algi pada setiap karyawan yang menyapanya. Jantung Tiara berdebar tidak karuan saat ini.


Mata itu mengembun seiring dengan pergerakan dari perut Tiara yang semakin kencang saja saat merasakan kehadiran Algi di dekat mereka.


Sama saat seperti di dalam toko itu tadi. Tiara bisa merasakan jika Algi ada disana. Bau harum tubuh Algi begitu tercium di hidung nya yang begitu perasa sejak hamil anak-anak mereka.


Ingin sekali Tiara menemuinya dan memeluk tubuh Kurus yang sudah lumayan berisi itu. Wajah tampan yang memiliki kumis tipis di atas bibirnya begitu terlihat sangat memikat.

__ADS_1


Perut itu semakin tegang saja saat ini. Tiara meringis tetapi tidak mengalihkan perhatiannya dari Algi yang kini sedang berbicara dengan salah satu karyawan di mall Mami Alisa.


__ADS_2