
Mereka saat ini sudah tiba di kediaman Mami Alisa dan Papi Gilang setelah dua jam lebih di perjalanan menuju kediaman sang Mami.
Tiba disana sudah menunggu seluruh keluarga besar. Ada Kedua orang tua Tiara, Kedua adiknya, Kak Ira dan keluarga kecilnya, Kak Annisa dan juga keluarganya, dan Kinara yang kini sednag tersenyum lembut melihat kedatangan Tiara.
Ia mendekati kakak iparnya itu dan menyalimi sekaligus memeluknya. "selamata datang kembali di kediaman keluarga Bhaskara kakak ipar! Wauuaww triple A! Come baby hug aunty!" serunya smbari merentangakn kedua tangannya menyambut ketiga bocah itu.
"Onti Nara!!!!"
"Yea, i am! Uluh-uluh.. Udah besar sekarang ya? Udah sekolah belum?" tanya Kinara sembari melepaskan pelukannya di tubuh ketiga bocah itu dan membawa mereka masuk.
"Udah dong Onti! Tahun depan kakak masuk Sd!"
"Oh ya? Masa? Onti nggak percaya ah!" kilah Kinara berpura-pura
"Sekarang kakak tanya sama Onti. Adam, Ijal dan Alkira udah sekolah TK belum?"
"sudah!"
"Berapa umur mereka?"
"Lima memasuki enma, sama kayak kamu!" jawab Kinara mencubit pipinya.
"Nah. Itu onti tau. Berarti kan kami sama dong sekolahnya?"
__ADS_1
"Ya deh.. Onti nyerah. Ponakan cantik Onti ini memang pintar!" puji Kinara membuat Almira kembang kempis hidungnya.
Semua yang melihatnya tertawa. Satu persatu menyalami Tiara. Setelahnya baru mereka masuk karena waktu sudah menunjukkan waktunya bagi mereka makan siang.
Sementara hidangannya sudh tersedia di meja makan dan lesehan dilantai di depan ruang makan di dapur.
Semuanya ikut makan bersama dimana ketiga anak Algi ikut makan bersama semua sepupu mereka.
Mereka khusus diberikan satu ambal untuk makan bersama agar saling akrab. Ada Annisa dan Kinara yang mengawasinya.
Semua orang makan dalam suka cita. Setelah ini Algi baru akan mengatakan maksud dan tujuannya kepada mereka termasuk Tiara, istrinya.
Siang harinya.
Kediaman mami Alisa begitu riuh dengan suara cucu nya yang saling adu mulut dalam permainan. Siapa kepala regu dari biang rusush itu?
Argantara putra sulung Kak Ira. Untuk kakak sulungnya khusus menjaga adik kembarnya. Zizi tidak ikut main karena menunggu Rania dan Rasya yang sednag sibuk berlarian kesana kemari.
Ditambah lagi adik bungsunya yang lelaki itu.
Zizi bahkan tidak di izinkan untuk duduk sama sekali. Abi Raga dan Zizi kewalahan mengurus bocil itu.
Tetapi mereka tidak pernah mengeluh. Karena ada kebahagiaan tersendiri saat mengurus mereka semua.
__ADS_1
Lelah dan letih terbayar saat melihat tingkah mereka yang menggemaskan.
Algi dan tiara kini di kelilingi oleh seluruh saudaranya. Dan juga kedua orang tua mereka yang kini sednag membicarakan hal serius.
Hal yang sama akan Algi bahas setelah ini. "Ehm, baiklah. Papi dan Mmai sedang sibuk Dengan Bapak dan Ibu. Jadi ini waktunmya untuk Abang ngomong sama kalian semua."
"Apaan Dek? Jangan bilang kalau kamu udah nambah lagi?" sela Annisa di tengah ucapan Algi yang belum selesai.
Kinara menepuk ringan lengan kakak kesyanagannya itu. Annisa tertawa saja. Bang Tama terkekeh ia hanya bisa menggelengkan kepalanya saja melihat tingkah istri kecilnya yang sudah dewasa itu.
Algi pun ikut terkekeh. "Kejauhan kakak mikirnya. Kami belum ke tahap itu kok. giaman langsung nyetak sementara tiara aja belum resmi?" Algi terkekeh sedangkan Tiara menoleh padanya.
"Maksudnya? Bukannya kalin udah menikah ya? Dan si kembarkan anak kalian bertiga? Bagian mana nya sih yang belum resmi? Jika iya. Berarti kalian selama ini zina dong!" sungut Annisa tidak suka dengan ucapan Algi
"Hooh bener itu!" timpal Kinara dengan mulut terus mengunyah keripik buatan kak Ira itu.
Algi tertawa karena melihat tatapn semua saudaranya mengimimtidasi dirinya. "Jangan gitu napa natapnya? Serem ih!"
Mereka semua memutar bola mata malas. "cepat katakan Algiandra!" tegas Annisa dengan wajah dibuat sesangar mungkin
Algi semakin tertawa. "Kalian itu ya. Kalau udah jadi mak Mak, pasti bawaannya garang! Nggak kayak dulu, Kalem! Hadeuuhhh..."
"Adek..."
__ADS_1
"Algiandra..." ucapa kedua kakaknya bersamaan
Suami mereka hanya terkekeh saja. "iya, iya ih! Maksudnya itu ya. Dua hari dari sekarang kami akan menggelar resepsi pernikahan kami yang tertunda sekaligus akad ulang. Agar semua orang tau, Jika Mutiara Halim Kususma merupakan istri sah Algiandra sejak sembilan tahun yang lalu. Begitu!" jelasnya dan diangguki oleh Papi Gilang dan Mami Alisa yang kini sudah bergabung bersama mereka.