
Arshaka menatap Keynna dengan tajam, membuat Keynna sedikit terintimidasi.
"Kata bayi, jangan melotot. Nanti bola matanya jadi labu." celetuk Keynna.
Arshaka tersenyum tipis, "Labu?"
Keynna menyengir, "Gue bosen banget Saka. Makanya gue kesini. Kalau kerja gue kan gak bosan lagi."
Arshaka mendesah, "Tapi Lo lagi hamil dan kandungan Lo lagi lemah Keynna. Denger-dengeran kalau dibilangin tuh." omelnya kembali.
Keynna jengah, perempuan itu lekas menutup mulut Arshaka dengan tangannya, "Cerewet." komentarnya.
Arshaka melepas tangan Keynna di mulutnya lalu beralih menggenggamnya membuat jantung Keynna berdebar.
"Papa cuma kamu dan mama sehat, Nak." desahnya mengadu pada sang jabang bayi.
Keynna segera melepaskan genggaman Arshaka, "Jangan ngomong aneh-aneh ke anakku ya!"
"Dia juga anak gue, Keynna!" balas Arshaka.
"Aaaa!"
Keynna dan Arshaka terlonjak kaget ketika terdengar jeritan. Mereka berdua langsung menoleh dan mendadak pias mendapati Kieena menatap mereka dengan tatapan tak percaya.
"Anak? Mbak Key, hamil?" tanyanya mendekat. Rupanya Kieena mendengar ucapan Arshaka barusan.
Tim Jiana yang memang berada di depan pintu juga berlari ke dalam ketika Kieena menjerit kencang. Dan semuanya mendadak membeku mendengar pertanyaan Kieena.
"Ki, kapan kamu masuk? Kenapa gak ngetuk pintu dulu?" tanya Arshaka mencoba tenang.
"Aku gak pernah ketuk pintu karena aku calon istri kamu. Dan kalau aku ketuk pintu, aku mungkin gak akan denger tentang pengkhianatan kalian berdua!" balas Kieena sengit.
Perempuan itu lalu mendekati Keynna yang berdiri kaku.
Plak
Kieena menampar pipi Keynna dengan kencang, meninggalkan bekas kemerahan yang sangat nampak. Semua orang berseru kaget. Jiana bahkan menutup mulutnya saking syok.
"Dasar lacur! Menggoda calon suami orang bahkan hamil?" ucapnya tak percaya. "Selama ini kupikir hubungan kalian selesai dan lo gak akan ganggu lagi hidup Arshaka tapi gue salah, Lo lebih menjijikan dari seekor belatung! Ngomong ke gue, udah berapa kali Lo seranjang sama Arshaka!" seru Kieena penuh amarah. Perempuan itu menanggalkan ucapan aku-kamu saking marahnya.
Melihat Keynna yang tertunduk, Arshaka lekas melindungi Keynna di belakang punggungnya terlebih kini semua pegawai yang mendengar keributan langsung menonton mereka. Tim Jiana juga tak berani mendekat atau melerai karena melihat suasana yang sangat panas. Aura kebencian juga menguar dari tubuh Kieena. Mereka bersimpati namun juga tak tahu bagaimana awal mula ceritanya.
"Ki, tolong dengerin penjelasan aku dulu." ucap Arshaka sembari menyembunyikan tubuh Keynna ke belakang punggungnya.
Kieena semakin melotot, "Kamu berusaha lindungin dia? Terus aku gimana sebagai calon istri yang kamu sakitin!" teriak Kieena.
Semua orang mengangkat ponselnya masing-masing, merasa bahwa drama cinta segitiga ini akan menarik.
Tak berapa lama, Raffa datang setelah dikabari oleh sekretarisnya bahwa terjadi keributan di kantor Arshaka.
"Ada apa ini?" sela Raffa langsung maju ke tengah. Dia menatap Arshaka dan Kieena secara bergantian.
"Tidak ada, Raf. Hanya kesalahpahaman saja." jawab Arshaka tenang padahal dalam hatinya dia sudah khawatir begitu Kieena sudah mengetahui kehamilan Keynna. Dirinya takut Kieena tak hanya mencelakainya namun juga Keynna dan sang jabang bayi.
"Salah paham katamu? Jika kamu gak mau jelasin apapun dan tetap ngebela dia, maka siap-siap skandal ini akan tersebar!" ancam Kieena kemudian berlari pergi.
"Key? Gak papa?" tanya Keynna membalikkan tubuhnya menghadap Keynna. Arshaka tak menyusul Kieena pergi.
Keynna hanya diam dengan tangan gemetar, kemudian jatuh ambruk.
"Keynna!" seru Arshaka memeluk Keynna yang menutup matanya tak sadarkan diri.
***
Jiana dan timnya kembali ke ruangan setelah sempat meminta ikut ke rumah sakit. Terlepas dari kebingungan mereka, mereka khawatir akan kondisi Keynna.
__ADS_1
Desi mendesah pelan, dirinya menumpukkan dagu di atas meja, "Jadi, Keynna ada hubungan romantis sama pak Arshaka dan sekarang hamil anaknya?" celetuk Desi masih tak menyangka.
"Kalau denger dari ucapan Mbak Kieena sih gitu." balas Cika. "Tapi, kok bisa ya? Maksud gue, mereka gak pernah keliatan akrab sebelumnya. Kayak pegawai dan bos pada umumnya." lanjutnya.
Jiana mendesah, "Sekarang gimana ya keadaan Keynna? Pasti dia syok banget." gumamnya khawatir.
"Oh my God, mbak Jiana! Setelah yang terjadi, mbak masih khawatir sama Keynna? Yang jadi korban disini itu Mbak Kieena alias calon istri Pak Arshaka! Cintanya diselingkuhin!" seru Raffi berapi-api.
"Tapi kita kan gak tau mana kebenarannya. Dan terlepas dari itu semua, Keynna adalah rekan kita dan temen kita." tukas Desi.
"Kalau dipikir-pikir, malam saat kita liburan di Lombok, Keynna dan Pak Arshaka ngilang di malamnya. Pas paginya, gue ngecek ke kamar Keynna kan dan dia gak ada. Mungkin gak sih di waktu itu?" deduksi Cika.
"Jangan berasumsi macam-macam. Kita harus tunggu kebenarannya lebih dulu." tandas Jiana.
"Guys!" Jeremy berteriak heboh menghampiri meja mereka. Kemudian menampilkan tayangan berita yang sedang heboh.
Arshaka Juna Aldebaran, CEO Aldebaran Group diketahui telah berselingkuh dengan rekan kerjanya dan dikabarkan selingkuhannya tengah hamil. Kabar perselingkuhan itu dibongkar Kieena, calon istri Arshaka saat tak sengaja mendengar pembicaraan calon suami dan selingkuhannya di kantor. Arshaka tak bisa menjelaskan apapun mengenai situasinya pada Kieena hingga menyebabkan kemarahan bagi Kieena. Terungkap pula bahwa selingkuhannya merupakan Keynna Alsha Iskandar, gadis yang sama yang pernah dicium Arshaka di lorong hotel dan fotonya tersebar. Keynna diketahui merupakan mantan kekasih Arshaka di masa lalu. Terungkap bahwa Keynna merupakan putra dari Reon Iskandar , pengusaha batu bara ternama di Indonesia dan Kirana Adishaputri, seorang desainer grafis yang namanya telah harum di kancah dunia. Kakak laki-lakinya adalah Keenan Rio Iskandar, seorang CEO perusahaan start-up Nova Inc yang berfokus pada pengembangan apalagi game mobile. Tak hanya itu, satu fakta yang mengejutkan lainnya dari Keynna adalah bahwa terduga selingkuhan Arshaka tengah menjalin kasih dengan Regan, arsitek kenamaan, Regan Deova Lucas sekaligus sahabat dekat Arshaka.
Kelimanya tak ada yang memberi tanggapan baik untuk berbicara sepatah katapun. Mereka saling memandang, terlalu syok dengan fakta Keynna yang baru mereka ketahui.
"Jadi, Keynna itu anaknya Reon sama Kirana? Konglomerat itu?" celetuk Raffi.
"Gila gak sih? Papanya punya perusahaan dan abangnya juga tapi kenapa Keynna milih kerja di tempat orang? Apa benar ya karena hubungannya sama pak Arshaka?" tanya Desi.
"Satu fakta lain, jadi Keynna itu sebenarnya selingkuhan Pak Arshaka atau dia lagi deket sama Regan?" tambah Jeremy.
"Pusing. Hidup orang kok rumit banget." desah Cika menelungkupkan kepalanya ke atas meja.
***
Keynna terbangun dari pingsannya, perempuan itu merasakan tangannya digenggam seseorang. Dia menoleh ke samping dan mendapati Arshaka tertidur pulas di samping ranjangnya. Keynna mengelus surai hitam Arshaka, rambutnya sangat halus dan wangi.
Merasakan ada sentuhan di rambutnya, Arshaka seketika bangun. Dia mendapati Keynna yang tersenyum menatapnya.
"Key, udah bangun? Butuh sesuatu? Gue panggilin dokter." seru Arshaka.
Tak lama dokter pun datang.
"Kondisinya sudah jauh lebih baik. Bu Keynna bisa segera pulang setelah infus habis jadi nanti kemungkinan pagi harinya. Tapi ingat, jangan membuat Bu Keynna menanggung beban berat pikiran lagi atau kalau tidak, maka akan semakin memperparah kandungannya yang lemah." ucap Dokter.
"Baik, makasih dokter."
Dokter mengangguk, "Cepat sembuh, Bu." kemudian pergi dari ruangan.
Arshaka merangkum pipi Keynna yang tirus, "Bener apa kata dokter, Lo gak boleh punya banyak pikiran Key. Ibu hamil seharusnya naik berat badannya karena janin tapi Lo malah makin kurus." desah lelaki itu sedih.
"Saka, gue udah mutusin." ucap Keynna.
"Mutusin apa Key? Please, Lo jangan mikir berat-berat dulu, kasian anak kita ya." pinta Arshaka khawatir.
Keynna menggeleng, "Bayi gak papa. Justru dia pengen mamanya ngomong ini ke papanya." ucapnya mengelus perutnya.
Arshaka diam, menunggu Keynna berbicara.
Keynna membasahi bibirnya lebih dulu, dia agak ragu mengatakannya namun kalau bukan sekarang kapan lagi, "I love you, Arshaka." tandas Keynna.
Deg
Arshaka mematung.
"Bilang sekali lagi, Key." tuntut Arshaka.
"Gak ada pengulangan." balasnya usil.
Arshaka lalu memeluk Keynna erat, menyalurkan segenap rasa yang selama ini tertahan di lubuk hatinya untuk Keynna.
__ADS_1
"I love you too, Keynna Alsha. Baik dulu, kini dan nanti." bisik lelaki itu tulus.
Keynna membalas pelukan Arshaka, rasanya sungguh lega menyalurkan 3 kata yang selalu ingin dia ucapkan pada Arshaka sejak sepuluh tahun lalu.
Arshaka terus memeluknya, dan karena Keynna merasakan sesak, perempuan itu menepuk pundak Arshaka.
"Saka, udah dulu. Bayinya kegencet nanti."
Arshaka lekas melepaskan pelukannya lalu mengelus perut Keynna, "Maaf bayi, papa terlalu bahagia. Kamu baik-baik aja kan, Nak? Sebentar lagi kita akan bersama jadi keluarga kecil yang bahagia. Do'akan kami ya." ucapnya pada sang jabang bayi dengan lembut.
"Iya papa, aku doakan yang terbaik." sahut Keynna menirukan suara anak kecil.
Arshaka terkekeh kemudian mengelus surai Keynna dengan lembut.
Kebahagiaan sepertinya akan menyelimuti mereka untuk kedepannya.
***
Regan menatap kotak cincin ditangannya, lelaki itu tak hentinya menyunggingkan senyumannya.
"Cincin itu indah banget. Buat lamar pacar?" celetuk Rio, teman Regan yang datang bergabung di teras penginapan mereka.
"Tadinya gitu." jawab Regan.
"Terus? Dia nolak?"
Regan mengangguk, "Gue udah tiga kali lamar dia, dan semuanya ditolak." kekeh Regan miris. Tatapan lelaki itu menerawang ke angkasa malam Jogja.
"Kenapa?" tanya Rio penasaran.
"Kayaknya dia masih cinta sama mantannya." jawab Regan.
"Dan Lo nyerah gitu aja? Gak mau perjuangin dia? Lepasin dia dari kubangan masa lalu?"
"Kalau gue nyerah, gue gak mungkin lamar dia sebanyak 3 kali." tukas Regan.
"Dia spesial banget kayaknya. Dan gue yakin kalau dia yang jadi inspirasi Lo bikin rumah disini."
Regan mengangguk, "Kalau dia setuju kali ini buat nikah sama gue, maka gue bakal minta dia pindah kesini dan bangun rumah disini. Dibanding di Jakarta, pengap." ujar Regan tertawa.
"Dan siapa orang itu? Orang beruntung yang bisa menangis hati seorang Regan Deova?" tanya Rio.
Regan tersenyum, "Nanti Lo juga tau. Gue bakal ngenalin dia ke Lo sebagai istri gue kalau saatnya tiba."
"Good luck, bro." Rio menepuk pundak Regan menyemangati.
Tak lama teman mereka yang lain datang menghampiri mereka berdua di teras.
"Gan, Arshaka tuh temen Lo bukan sih?" tanya Andri pada Regan.
Regan mengangguk.
"Coba liat ini." Andri lalu menyerahkan ponselnya dan terputarlah sebuah tayangan video berita yang membuat Regan mendadak lemas.
Arshaka Juna Aldebaran, CEO Aldebaran Group diketahui telah berselingkuh dengan rekan kerjanya dan dikabarkan selingkuhannya tengah hamil. Kabar perselingkuhan itu dibongkar Kieena, calon istri Arshaka saat tak sengaja mendengar pembicaraan calon suami dan selingkuhannya di kantor. Arshaka tak bisa menjelaskan apapun mengenai situasinya pada Kieena hingga menyebabkan kemarahan bagi Kieena. Terungkap pula bahwa selingkuhannya merupakan Keynna Alsha Iskandar, gadis yang sama yang pernah dicium Arshaka di lorong hotel dan fotonya tersebar. Keynna diketahui merupakan mantan kekasih Arshaka di masa lalu. Terungkap bahwa Keynna merupakan putra dari Reon Iskandar , pengusaha batu bara ternama di Indonesia dan Kirana Adishaputri, seorang desainer grafis yang namanya telah harum di kancah dunia. Kakak laki-lakinya adalah Keenan Rio Iskandar, seorang CEO perusahaan start-up Nova Inc yang berfokus pada pengembangan apalagi game mobile. Tak hanya itu, satu fakta yang mengejutkan lainnya dari Keynna adalah bahwa terduga selingkuhan Arshaka tengah menjalin kasih dengan Regan, arsitek kenamaan, Regan Deova Lucas sekaligus sahabat dekat Arshaka.
"Dia selingkuh dan selingkuhannya lagi hamil?" seru Rio terkejut dan tak menyangka bahwa seorang CEO karismatik seperti Arshaka terlibat skandal menghebohkan seperti ini.
Rio dan Andri melirik Regan yang diam saja, "Lo tau bro?" tanya Rio.
Regan menggelengkan kepalanya.
"Gila, wow banget ya. Dia bener-bener pantas dijuluki Cassanova!" puji Andri terpukau.
Regan menelan ludahnya dengan susah payah. Berita tadi entah benar atau tidak mampu menghantam pikirannya dalam sekejap. Terlebih mengetahui bahwa Keynna hamil anak Arshaka. Regan tak habis pikir, sebanyak apakah peristiwa yang Regan lewati selama pekerjaannya di luar negeri?
__ADS_1
Tidak bisa, Regan harus terbang ke Jakarta sekarang dan menemui Keynna. Memastikan bahwa berita di video tadi tidaklah benar.
Regan menoleh pada Andri, "Ndri, penerbangan malam jam berapa?" tanyanya.